Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dorong Transaksi Non-Tunai, Wagub Cok Ace Resmikan Tatanan Kehidupan Era Baru dan Digitalisasi di DW Blimbingsari

BALIILU Tayang

:

de
PANEN KAKAO: Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati panen kakao di Desa Wisata Blimgbingsari

Jembrana, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati  meresmikan Tatanan Kehidupan Era Baru dan Digitalisasi Desa Wisata Blimbingsari berbasis QRIS, pada Rabu (22/07-2020) siang di Niti Graha Kantor Perbekel Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, Jembrana.

Wagub yang akrab disapa Cok Ace tersebut mengatakan, Pemprov Bali sangat mendukung dan mendorong digitalisasi terlebih ketika Bali dengan tatanan kehidupan era baru dibuka. “Artinya pula seluruh aktivitas termasuk industri pariwisata harus sudah siap membuka kembali kunjungan wisatawan. Juga di dalamnya kawasan desa wisata seperti Blimbingsari,” katanya.

Transaksi non-tunai menurut Wagub menjadi bagian penting dalam protokol kesehatan Covid-19  yang telah disusun. “Aktifitas telah dibuka dan kita harus tetap taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam hal transaksi keuangan seperti QRIS yang gencar dilakukan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, ini harus terus didukung sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih produktif dan aman covid-19,” ujar Wagub Cok Ace

Selain itu menurutnya transaksi non-tunai sangat penting untuk pariwisata Bali di masa yang akan datang. “Turis akan malas membawa uang tunai dan segala macam kartu saat berwisata. Jika dimungkinkan nantinya setiap transaksi bisa menggunakan smart phone saja, bahkan untuk beli kelapa muda, atau beli kerajinan masyarakat. Jadi lebih aman dan minim sentuhan, sesuai yang ditekankan bapak Gubernur dalam tatanan kehidupan era baru,” Tandas penglingsir Puri Ubud ini.

Khusus untuk kawasan desa wisata seperti Blimbingsari, Wagub menyebut dengan dukungan masyarakat yang begitu kompak menjadi pilar utama dalam menuju terwujudnya era baru dalam industri wisata yang berbasis digital. “Dan yang paling penting dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat desa,” tukasnya.

Baca Juga  Denut Miliki ‘’Paksi Mas Denut’’, Berikan Fasilitasi Masyarakat Akses Pelayanan Online

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho menyebut, Desa Wisata Blimbingsari telah menerapkan metode transaksi pembayaran dengan berbasis digital menggunakan QRIS. “Digitalisasi ini menurutnya merupakan suatu keniscayaan dan wajib diimplementasikan di semua bidang kehidupan termasuk sektor pariwisata  Bali,” jelas Trisno.

Trisno menambahkan, penggunaan QRIS di Bali saat ini telah mencapai 105.580 merchant dimana sebaran terbesar kedua berada di Kabupaten Badung sebanyak 27.675 atau 27% dari total merchant QRIS di Bali atau meningkat sebesar 314% dibandingkan dengan awal tahun 2020.

Selain itu, selama pendemi Covid-19 sejak 6 Maret hingga 10 Juli ini, penambahan jumlah merchant QRIS di Bali meningkat hingga 60%.

Digitalisasi berbasis QRIS di Desa Wisata Blimbingsari sendiri telah diterapkan untuk pembayaran mulai dari bumdes, homestay, waterboom, panti asuhan sampai dengan donasi untuk persembahan di Gereja tertua di Bali.

Selain peresmian tersebut, Wagub Cok Ace juga turut panen buah kakao bersama Kelompok Tani Ternak (KTT) Mertha Abadi di Subak Abian Dana Amartha Sari yang berlokasi di Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. KTT Mertha Abadi  merupakan kumpulan petani yang memiliki komitmen mengembangkan kakao Jembrana dengan perlakuan organik.  Program pengembangan kakao organik yang dibina oleh Bank Indonesia tersebut dikuti oleh 30 petani kakao yang program yang telah  berjalan dalam  2 tahun terakhir.

Kakao yang dihasilkan kelompok tersebut sudah diakui pasar dunia dengan karakteristik yang unggul. Alhasil, komoditas yang bisa diolah menjadi berbagai hasil panganan tersebut telah menembus pasar ekspor.

Dalam acara tersebut juga diberikan bantuan berupa motor, sistem pengairan (sumur bor) dan renovasi rumah pengolahan kakao serta bantuan CSR dari Bank BPD Bali.

Baca Juga  Gubernur Koster Dukung Peresmian 121 Posyankumhamdes di Bali oleh Kemenkumham RI

Nampak pula dalam kesempatan itu,  Bupati Jembrana Putu Artha, anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, bersama kalangan perbankan. (*/gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

KPA Buleleng Dorong Kreativitas Pelajar Lewat Lomba Komika Digital

Published

on

By

KPA Buleleng Gelar Lomba Komik Digital Pelajar SMP
LOMBA KOMIK DIGITAL: Penyelenggaraan lomba komik digital yang melibatkan pelajar tingkat SMP di Kabupaten Buleleng via daring di Ruang BCC Dinas Kominfosanti Buleleng, Selasa (6/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Buleleng terus mendorong kreativitas generasi muda dalam memanfaatkan media digital secara positif. Salah satunya melalui penyelenggaraan lomba komik digital yang melibatkan pelajar tingkat SMP di Kabupaten Buleleng via daring di Ruang BCC Dinas Kominfosanti Buleleng, Selasa (6/10).

Sekretaris KPA Buleleng, Ni Nyoman Neli, yang juga menjabat sebagai Kasubag Kesejahteraan Sosial Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesra) Setda Buleleng, mengatakan lomba tersebut digelar sebagai wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan kreativitas mereka melalui media digital. “Lomba ini untuk menyalurkan kreativitas anak-anak melalui digital. Latar belakangnya karena aktivitas anak-anak sekarang lebih banyak bermain di dunia digital, sehingga kami ingin menginspirasi mereka untuk berkreasi melalui media sosial,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, lomba komik digital merupakan kegiatan pertama kalinya dilaksanakan KPA Buleleng dengan melibatkan 67 peserta tingkat SMP di Kabupaten Buleleng dan dewan juri dari unsur Perguruan Tinggi Negeri Undiksha Singaraja.

Disinggung terkait peran Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) di setiap sekolah, Nyoman Neli menyampaikan bahwasannya KPA Buleleng berencana membangun kembali komitmen bersama para kepala sekolah untuk mengaktifkan dan membentuk KSPAN di masing-masing sekolah. Kegiatan tersebut rencananya dilaksanakan pada 29 Oktober 2026. “Kami dari KPA bersama Kesra akan membuat komitmen bersama dengan kepala sekolah untuk membangkitkan kembali komitmen dalam membentuk KSPAN di sekolah masing-masing,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan KSPAN penting dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan edukasi dan kepedulian pelajar terhadap bahaya HIV/AIDS serta penyalahgunaan narkoba. KPA Kabupaten Buleleng bersama unsur Kesra Buleleng juga secara rutin melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah di setiap kecamatan. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan sekolah diberikan edukasi mengenai HIV/AIDS dan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga  Tak hanya Fokus pada Penanganan Covid-19, OPD Diminta Beri Perhatian pada Program Prioritas

Melalui sosialisasi itu, pihaknya optimis dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran generasi muda, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari stigma serta penyalahgunaan narkoba. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Terima Hibah Tanah dari KPK, Dorong Optimalisasi Aset untuk Kepentingan Masyarakat

Published

on

By

Bupati Sanjaya Terima Hibah Tanah dari KPK
TERIMA BMN: Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menerima Barang Milik Negara (BMN) eks barang rampasan negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang berlangsung di Graha Sewaka Dharma Gedung Pelayanan Publik Pemkot Denpasar, Selasa (6/10). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen pengelolaan aset negara agar memberikan manfaat bagi masyarakat diwujudkan melalui serah terima Barang Milik Negara (BMN) eks barang rampasan negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menghadiri kegiatan serah terima yang berlangsung di Graha Sewaka Dharma Gedung Pelayanan Publik Pemkot Denpasar, Selasa (6/10). Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Tabanan menerima hibah berupa tanah seluas 2.000 meter persegi yang berlokasi di Desa Marga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK RI, Mungki Hadipratikto, Wakil Walikota Denpasar, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Denpasar, Asisten III Setda Kabupaten Tabanan, serta Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkot Denpasar dan Kabupaten Tabanan. Serah terima tersebut menjadi bagian dari pengelolaan barang rampasan negara yang dilakukan melalui pemindahtanganan kepada pemerintah daerah untuk memberikan asas kemanfaatan bagi kepentingan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPK RI atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui hibah tanah tersebut. Menurutnya, hibah tersebut bukan sekadar proses administrasi, tetapi menjadi wujud sinergi dan kolaborasi antara lembaga penegak hukum dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan aset negara untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Tabanan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia yang telah memberikan kami hibah tanah seluas 2.000 meter persegi di Desa Marga. Bagi kami, ini merupakan wujud nyata kepercayaan besar dari KPK kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan yang sangat kami syukuri,” ujar Sanjaya.

Baca Juga  Gubernur Koster Dukung Peresmian 121 Posyankumhamdes di Bali oleh Kemenkumham RI

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa aset yang diterima akan dikelola secara optimal agar memberikan nilai tambah bagi daerah. Dengan karakteristik Tabanan sebagai salah satu daerah dengan potensi pertanian yang besar, pihaknya melihat lahan tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian yang saat ini terus didorong Pemerintah Kabupaten Tabanan. Hal tersebut sejalan dengan upaya menjaga produktivitas pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sanjaya juga mengatakan, optimalisasi aset menjadi hal penting dalam mendukung pembangunan daerah, terlebih Kabupaten Tabanan memiliki ruang fiskal yang terbatas. Untuk itu, melalui pengelolaan aset yang terdata dan terukur, aset daerah yang belum produktif akan terus diupayakan agar dapat memberikan nilai dan manfaat, baik melalui pengelolaan secara mandiri maupun kerja sama dengan pihak ketiga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Untuk itulah kami akan berkomitmen penuh untuk mengelola, merawat, dan memaksimalkan seluruh aset hibah ini agar dapat berdaya guna secara optimal, terintegrasi, dan tepat sasaran. Ini penting kami sampaikan untuk memastikan kepercayaan besar yang telah diberikan dapat kami jawab dengan sebuah langkah nyata untuk memastikan Tabanan Era Baru, Tabanan yang Aman, Unggul, Madani (AUM) dapat kami wujudkan,” imbuh Sanjaya.

Sementara itu, Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK RI, Mungki Hadipratikto, menjelaskan barang rampasan negara pada prinsipnya terlebih dahulu diupayakan melalui mekanisme lelang. Apabila tidak laku dilelang atau terdapat kepentingan penyelenggaraan pemerintahan, aset tersebut dapat dikelola melalui mekanisme lain sesuai ketentuan, salah satunya melalui pemindahtanganan kepada pemerintah daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan aset negara tetap memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Selain itu, Sanjaya juga berharap momentum serah terima tersebut semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada KPK RI serta seluruh pihak yang telah mendukung proses hibah tersebut, seraya berkomitmen menjaga dan memanfaatkan aset secara bertanggung jawab untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tabanan. (gs/bi)

Baca Juga  Atasi Kendala Pemasaran, Gubernur Luncurkan Program Pasar Gotong-Royong Krama Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ngopi Kamtibmas “Polisi Bersama Masyarakat”, Polresta Denpasar Rangkul Laskar Merah Putih Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Published

on

By

Polresta Denpasar Gelar Ngopi Kamtibmas Bersama Laskar Merah Putih
DIALOG: Polresta Denpasar menggelar dialog Kamtibmas bersama Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Jalan Diponegoro Nomor 110, Denpasar Barat, Selasa (6/10/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat terus dilakukan Polresta Denpasar melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas “Polisi Bersama Masyarakat”. Kali ini, Polresta Denpasar menggelar dialog Kamtibmas bersama Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Jalan Diponegoro Nomor 110, Denpasar Barat, Selasa (6/10/2026) mulai pukul 11.45 Wita hingga selesai.

Ngopi Kamtibmas ini menjadi ruang komunikasi dan silaturahmi antara jajaran Polresta Denpasar dengan organisasi kemasyarakatan, sekaligus sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Dalam kegiatan tersebut hadir Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiartha, S.H.,S.I.K.,M.H,. Dari jajaran Laskar Merah Putih turut hadir Ketua Markas Daerah LMP I Kadek Subagiana, Wakil Ketua Markas Daerah Jaya, Sekjen LMP I Nyoman Suardana, Komandan Brigade I Wayan Banyamin, Wakil Brigade LMP Raka Sugita serta sejumlah pengurus dan anggota LMP.

Suasana dialog berlangsung santai namun penuh dengan berbagai masukan terkait situasi Kamtibmas di Kota Denpasar. Melalui konsep Ngopi Kamtibmas, kepolisian memberikan kesempatan kepada organisasi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, informasi maupun permasalahan yang berkembang di tengah masyarakat.

Wakapolresta Denpasar dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas merupakan salah satu upaya Polresta Denpasar untuk membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Kegiatan serupa secara rutin dilaksanakan setiap hari Selasa dan Jumat sebagai sarana untuk menyikapi berbagai permasalahan Kamtibmas yang terjadi di Kota Denpasar.

“Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas ini kami berharap masyarakat dapat menyampaikan secara langsung berbagai keluhan, masukan maupun informasi yang berkaitan dengan situasi Kamtibmas. Apa yang disampaikan tentunya akan menjadi bahan bagi kepolisian untuk ditindaklanjuti bersama,” ungkapnya.

Baca Juga  Wabup Suiasa Bersama Undwi Gelar Bersih-bersih di Pantai Petitenget

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian, namun membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Organisasi kemasyarakatan seperti Laskar Merah Putih diharapkan dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam menciptakan suasana yang aman, tertib dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polresta Denpasar juga mensosialisasikan keberadaan layanan Call Center Polisi 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun membutuhkan bantuan kepolisian. Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan Polri Super App sebagai salah satu sarana pelayanan kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Wakapolresta Denpasar juga menyampaikan pentingnya membangun sosok kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang terbuka sekaligus menghilangkan jarak antara aparat keamanan dengan masyarakat.

Sementara itu, Sekjen LMP Daerah Bali I Nyoman Suardana menyampaikan bahwa Laskar Merah Putih merupakan organisasi yang memiliki perhatian terhadap kehidupan masyarakat, termasuk persoalan ketertiban dan keamanan di Kota Denpasar. Pihaknya berharap sinergi dengan kepolisian dapat terus diperkuat dalam rangka menjaga situasi yang kondusif.

Ia juga menyampaikan harapan agar jajaran kepolisian dapat lebih sering melaksanakan kegiatan sambang ke banjar-banjar. Menurutnya, kehadiran langsung polisi di tengah masyarakat akan semakin mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang baik sehingga tidak ada jarak antara Polri dengan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Markas Daerah LMP I Kadek Subagiana turut menyampaikan perjalanan terbentuknya LMP di Bali serta berbagai kegiatan sosial yang selama ini dilakukan organisasi tersebut. LMP, kata dia, turut berupaya membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, di antaranya membantu proses perabuan jenazah serta kegiatan bakti sosial ke panti jompo.

LMP juga telah menjalin kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Dalam struktur organisasi, LMP juga memiliki sejumlah purnawirawan serta dewan kehormatan dari unsur TNI dan Polri. Dalam dialog tersebut, pihak LMP juga menyampaikan rencana penguatan organisasi melalui pembentukan Brigade dan Provost LMP. Untuk itu, pihaknya berharap adanya dukungan serta pembinaan dari jajaran kepolisian sehingga keberadaan organisasi dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

Baca Juga  Bali Gelar Donor Plasma Darah Perdana, Terapi Plasma Darah Bantu Penyembuhan Pasien Covid Berat

Kegiatan Ngopi Kamtibmas tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialogis. Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat sinergi serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menciptakan Kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah hukum Polresta Denpasar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca