Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dosen Wajib Mengisi Rencana Kinerja dan Laporan Kinerja melalui SISTER

BALIILU Tayang

:

de
SOSIALISASI: Sosialisasi Penyegaran dan Persamaan Persepsi Asesor BKD Universitas Udayana yang berlangsung secara hybrid dari titik lokasi utama Hotel Syhala Ubud, Senin (24/1/2022). (Foto: Ist)

Gianyar, baliilu.com – Universitas Udayana melalui Bagian Sumber Daya Manusia Biro Umum menggelar Sosialisasi Penyegaran dan Persamaan Persepsi Asesor BKD Universitas Udayana yang berlangsung secara hybrid dari titik lokasi utama Hotel Syhala Ubud, Senin (24/1/2022).  Sosialisasi ini dilaksanakan berkaitan dengan surat Direktur Sumber Daya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi nomor 1584/E4/KK.00/2021 tentang Pelaksanaan Pedoman Operasional Beban Kerja Dosen (PO-BKD) tahun 2021. 

Prof. Dr. dr. Anak Agung Wiradewi Lestari, S.Ked, Sp.PK selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan  sesuai dengan surat Direktur Sumber Daya Kemendikbudristek tanggal 2 Februari 2021 bahwa PO-BKD tahun 2021 diterapkan mulai Juni 2021 dan paling lambat pada Ferbuari 2022 atau semester ganjil 2021/2022. 

Dalam hal ini setiap dosen diwajibkan melakukan pengisian rencana kinerja dan laporan kinerja melalui SISTER perguruan tinggi masing-masing. “Kami selaku TIM BKD Unud mendapatkan tugas untuk mempersiapkan pelaksanaan ketentuan tersebut yang salah satu bentuk kegiatannya adalah sosialisasi yang diselenggarakan pada hari ini,” ujar Wiradewi Lestari. 

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Biro Umum Ni Made Pertami Susilawati menyampaikan tujuan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan akuntabilitas para dosen dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.  Melalui sosialisi ini diharapkan para dosen mendapatkan ilmu dalam melakukan pengisian BKD. 

Hadir Tim BKD dari Kemendikbudristek sebagai narasumber yaitu Iwan Winardi selaku Koordinator Karier Pendidik dan Tenaga Kependidikan dengan materi ‘’Arah Kebijakan BKD Tahun 2021’’, Prof. Eko Hadi Sujiono dengan materi ‘’Matrik Pedoman Operasional BKD Tahun 2021’’, Rizky Tito Prasetyo dengan materi ‘’Aplikasi SISTER BKD’’, Santi Sayanti Agustina dengan materi ‘’Pengantar Tes Calon Asesor BKD’’, dan Puput Puspita – Rakhman selaku pemandu tes kompetensi, tes keterampilan, dan administrasi kegiatan Calon Asesor BKD. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita4309-Dosen-Wajib-Mengisi-Rencana-Kinerja-dan-Laporan-Kinerja-Melalui-SISTER-.html (gs/bi)

Baca Juga  "Festival Fronteira 2023" di Timor Leste

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ketua WHDI Badung Hadiri Upacara “Melaspas” Tapakan Ida Batara di Pura Dalem Merta Ening Manik Galih

Published

on

By

Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta menyerahkan punia saat menghadiri Upacara Melaspas Tapakan Ida Batara di Pura Dalem Merta Ening Manik Galih, Bongkasa, Kamis (30/7).
SERAHKAN PUNIA: Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta serahkan punia saat menghadiri Upacara “Melaspas” Tapakan Ida Batara di Pura Dalem Merta Ening Manik Galih, Banjar Kambang, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Kamis (30/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Upacara Melaspas Pralingga/Tapakan Ida Batara di Pura Dalem Merta Ening Manik Galih, Banjar Kambang, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Kamis (30/7). Upacara suci tersebut dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Bongkasa.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan karya suci tersebut, Ny. Yunita Alit Sucipta mepunia sebesar Rp 5 juta diterima Penyarikan Pura Wayan Gasek.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Yunita Alit Sucipta menyampaikan bahwa kehadirannya sebagai upasaksi sekaligus wujud sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura Dalem Merta Ening Manik Galih.

“Kami merasa bersyukur dapat tangkil dan mengikuti rangkaian upacara suci ini sebagai cihna bhakti kepada Sesuhunan yang berstana di Pura Dalem Merta Ening Manik Galih. Semoga melalui pelaksanaan karya suci ini kita semua senantiasa dianugerahi kesehatan, kerahayuan, serta keharmonisan lahir dan batin. Kami juga berharap jagat Badung selalu berada dalam keadaan tentram, kerta raharja, gemah ripah loh jinawi, serta masyarakat senantiasa hidup paras paros, segilik seguluk salunglung sabayantaka,” ujarnya.

Sementara itu, Penyarikan Pura, Wayan Gasek, menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir dan ikut mendoakan pelaksanaan karya di Pura Dalem Merta Ening Manik Galih berjalan labda karya. Ia juga melaporkan rangkaian upacara yang telah dilaksanakan, di antaranya Upacara Melaspas, Melasti, serta sejumlah prosesi lainnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa puncak karya akan dilaksanakan pada 1 Agustus mendatang. Pelaksanaan karya ini merupakan wujud sradha bhakti krama kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan harapan seluruh krama senantiasa dianugerahi kesehatan, kerahayuan, dan keseimbangan alam semesta.

Baca Juga  "Festival Fronteira 2023" di Timor Leste

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plt. Camat Abiansemal, Perbekel Desa Bongkasa, Bendesa Adat Bongkasa, para tokoh masyarakat, serta pengempon Pura Dalem Merta Ening Manik Galih. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Hadiri “Uleman Karya” di Pura Kayu Gede Kastuba, Kerobokan Kaja

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri uleman Karya Mamungkah dan Ngenteg Linggih di Pura Kayu Gede Kastuba, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Kamis (30/7).
HADIRI ULEMAN KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri uleman Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, dan Pedudusan Alit di Pura Kayu Gede Kastuba, Banjar Gadon, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Kamis (30/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian adat dan budaya yang menjadi fondasi utama pariwisata di Kabupaten Badung, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri uleman Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, dan Pedudusan Alit di Pura Kayu Gede Kastuba, Banjar Gadon, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Kamis (30/7).

Dalam sambrama wacana-nya, Bupati Wayan Adi Arnawa menjelaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam kegiatan adat dan keagamaan bukan sekadar agenda seremonial. Kehadiran ini merupakan bentuk tanggung jawab nyata pemerintah untuk mendampingi masyarakat dalam menjaga serta melestarikan warisan leluhur secara turun-temurun.

“Pariwisata Bali, khususnya di Kabupaten Badung, hidup dan berkembang karena ditopang oleh adat, budaya, dan tradisi yang bernafaskan agama Hindu. Tugas pemerintah adalah memastikan kebudayaan ini tetap terawat tanpa membebani ekonomi karma. PAD Badung yang sebagian besar bersumber dari sektor pariwisata harus kembali dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah mengarahkan berbagai program bantuan untuk meringankan beban warga dalam menjalankan kewajiban adat dan keagamaan,” ucap Bupati.

Bupati menegaskan, keberlanjutan pariwisata Bali tidak dapat dipisahkan dari keberlangsungan adat dan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Apabila nilai-nilai budaya mengalami kemunduran, sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat juga akan terdampak.

“Jika adat dan budaya tidak kita jaga bersama, pariwisata akan terganggu dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, PAD kita kembalikan penuh untuk meringankan beban krama,” kata Bupati Badung.

Selain bantuan untuk kegiatan keagamaan, Pemerintah Kabupaten Badung juga menjalankan sejumlah program sosial bagi masyarakat. Program tersebut antara lain bantuan tunai Rp 2 juta per kepala keluarga menjelang Hari Raya Galungan, insentif Rp 3 juta bagi warga lanjut usia berusia 75 tahun ke atas di setiap ulang tahunnya, serta bantuan Rp 1 juta per bulan bagi penyandang disabilitas dan warga yang menderita sakit menahun (bedridden). Di sektor pembangunan, Pemkab Badung juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Baca Juga  Dosen Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Raih Gelar Doktor Linguistik di FIB Unud

“Fokus saya untuk pembangunan saat ini diarahkan pada penguraian kemacetan di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan Kuta Utara yang menjadi salah satu titik padat aktivitas pariwisata. Dumogi bantuan yang diberikan bermanfaat memberikan kesejahteraan bagi kita semua sehingga karya berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia AA Putu Mayun menyebutkan mewakili krama dan pengempon Pura Kayu Gede Kastuba menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah.

“Atas nama pribadi dan mewakili krama pengempon Pura, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemkab Badung, kepada Bapak Bupati Badung atas bantuan yang diberikan kepada kami, dimana sangat membantu penyelenggaraan karya utama yang membutuhkan pembiayaan besar, sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” jelasnya.

Hadir pada acara tersebut Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Bendesa Adat Kerobokan Kaja beserta pengurus dan krama pengempon Pura. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

“Karya Agung” di Pura Segara Bengiat, Bupati Badung Tanda Tangani Prasasti

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menandatangani prasasti saat menghadiri Karya Agung di Pura Segara Bengiat, Desa Adat Peminge, Kuta Selatan, Rabu (29/7/2026).
TANDA TANGAN PRASASTI: Bupati Wayan Adi Arnawa menandatangani prasasti saat menghadiri “Karya Agung“ di Pura Segara Bengiat, Desa Adat Peminge, Kecamatan Kuta Selatan, Rabu (29/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Melaspas, Mendem Pedagingan, Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung Menawa Ratna dan Tawur Balik Sumpah di Pura Segara Bengiat, Desa Adat Peminge, Kecamatan Kuta Selatan, Rabu (29/7).

Kehadiran Bupati yang bertepatan dengan rahina Purnama Sasih Karo ini dirangkaikan dengan persembahyangan bersama krama pengempon pura. Sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam pelestarian adat dan budaya Bali, Bupati Adi Arnawa juga menandatangani prasasti pura setempat.

Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat gotong-royong warga yang tulus ikhlas melaksanakan karya suci bernilai sakral ini. “Kami sangat mengapresiasi semangat krama yang telah melaksanakan karya suci ini. Semoga seluruh rangkaian upacara berjalan lancar, memberikan kerahayuan bagi seluruh masyarakat, serta menjadi momentum untuk semakin memperkuat sradha dan bhakti kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujar Adi Arnawa.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung berkomitmen penuh untuk meringankan beban yadnya masyarakat. Pada kesempatan tersebut, ia juga memaparkan sejumlah program prioritas daerah. Di antaranya adalah pembangunan jalan pengurai kemacetan, pengelolaan sampah berbasis sumber, hingga program beasiswa penuh bagi siswa SMA dari keluarga berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan.

Sementara itu, Ketua Panitia Karya, I Ketut Koder, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran Bupati Badung sebagai upasaksi dalam upacara tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembangunan Pura Segara Bengiat ini menelan dana total lebih dari Rp 7 miliar.

“Pembangunan ini didukung oleh dana hibah dari Pemkab Badung sebesar Rp 1 miliar pada tahun 2024, serta urunan mandiri dari krama pengempon pura yang mencapai lebih dari Rp 6 miliar. Untuk puncak karya agung ini sendiri akan jatuh pada tanggal 26 September 2026 mendatang,” jelasnya.

Baca Juga  Dosen Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Raih Gelar Doktor Linguistik di FIB Unud

Turut hadir mendampingi Bupati dalam acara tersebut, anggota DPRD Kabupaten Badung I Wayan Luwir Wiana, Camat Kuta Selatan Kadek Laksana, Bendesa Adat Peminge, serta sejumlah tokoh masyarakat pengempon Pura Segara Bengiat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca