Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Grand Final Jegeg Bagus Udayana, Penutup Rangkaian Porseni Dies Natalis Ke-61 Unud

BALIILU Tayang

:

Grand Final Jegeg Bagus Udayana
MALAM ANUGERAH: BEM Unud menyelenggarakan Malam Anugerah Prestasi sekaligus Grand Final Jegeg Bagus Udayana tahun 2023 sebagai akhir dari rangkaian Dies Natalis ke-61 Universitas Udayana bertempat di Auditorium Widya Sabha Kampus Unud Jimbaran, Minggu (8/10/2023). (Foto: ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (Unud) menyelenggarakan Malam Anugerah Prestasi sekaligus Grand Final Jegeg Bagus Udayana tahun 2023 sebagai akhir dari rangkaian Dies Natalis ke-61 Universitas Udayana bertempat di Auditorium Widya Sabha Kampus Unud Jimbaran, Minggu (8/10/2023).

Hadir dalam acara ini, Rektor Universitas Udayana, didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, para Dekan, Kepala Biro beserta jajaran pimpinan di bidang kemahasiswaan, Ketua dan Sekretaris Dies, Ketua BEM beserta jajaran, Ketua DPM beserta Jajaran, Ketua BEM/Senat Mahasiswa Fakultas; Ketua DPM/BPM Fakultas serta mahasiswa-mahasiswi Universitas Udayana.

ketua bem unud dalam Grand Final Jegeg Bagus Udayana
Ketua BEM Unud I Putu Bagus Padmanegara. (Foto: ist)

Ketua Panitia I Wayan Tresna Suwardiana melaporkan bahwa kegiatan Porseni tahun ini menghadirkan 12 cabang pertandingan, dan saat ini menyelesaikan 11 perlombaan, dan perlombaan terakhir adalah Grand Final Jegeg Bagus Udayana. Persiapan Porseni dilakukan kurang lebih selama dua bulan dan pelaksanaan Porseni ini sudah berlangsung selama satu bulan ini. Suwardiana mewakili panitia mohon maaf atas kekurangan dalam penyelenggaraan Porseni tahun ini, dan akan menjadi evaluasi dalam pelaksanaan berikutnya. Serta ucapan terimakasih disampaikan kepada seluruh pihak yang mendukung telaksananya Porseni tahun 2023 ini.

Harapannya Porseni ini dapat memberikan kebermanfaatan dan moment euforia bagi mahasiswa Unud sekaligus momen refleksi. Siapapun yang menjadi Juara Umum nantinya bisa bersama-sama merasakan kebersamaan, dan jangan terlalu larut dalam euforioa, sehingga menimbulkan gesekan antarfakultas. Harapannya agar gesekan yang terjadi selama sebulan dapat diredakan dan kita menjadi satu dalam satu Universitas Udayana.

Selaku Ketua BEM Unud I Putu Bagus Padmanegara menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada 13 Fakultas yang telah hadir tanpa melihat apapun hasil akhir perlombaan Porseni ini. Dalam kesempatan ini Padma juga menyampaikan kekecewaannya karena tiap tahun ada sedikit penurunan dan beberapa mahasiswa yang hadir hanya karena ingin mendapatkan SKP atau hanya adu gengsi antarfakultas, dan juga terkait terjadinya perselisihan antarfakultas yang tentunya akan merugikan panitia dan adik-adik tingkat selanjutnya yang akan sulit mendapatkan ijin kegiatan. Padahal Porseni Dies ini bertujuan untuk mencari atlet terbaik atau bibit baru. Esensi Dies adalah untuk mengembangkan ruang antarfakultas untuk mendapatkan para altit dan seniman.

Baca Juga  Prodi Sastra Jepang FIB Unud Jadi Tuan Rumah Workshop Pengajaran Kaiwa
rektor unud dalam Grand Final Jegeg Bagus Udayana
Rektor Universitas Udayana Prof. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU. (Foto: ist)

Sementara Rektor Universitas Udayana Prof. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU. menyampaikan ungkapan rasa syukur karena rangkaian acara dies yang puncaknya pada tanggal 29 September 2023 yang lalu sudah berjalan sesuai harapan, serta ucapan terimakasih kepada semua pihak serta civitas akademika atas dukungan dalam pelaksanaan Dies tahun 2023.

Rektor berterimakasih karena Perayaan Dies Natalis ke 61 ini melibatkan semua pihak mahasiswa, dosen, pegawai, alumni, para mitra kerja sama semua bersinergi dalam acara kekeluargaan. Dan saat ini tibalah dalam acara yang sangat bergengsi dan menarik di kalangan mahasiswa yaitu Porseni salah satunya perlombaan Jegeg Bagus Udayana. Mudah-mudahan lomba ini tidak hanya memberikan arti yang besar bagi para pesertanya, akan tetapi juga bagi civitas akademika Unud. Siapapun yang menang nantinya bisa membawa misi baik ke tingkat provinsi, nasional bahkan dunia, dimana acara ini lahir dan digagas oleh para mahasiswa. 

Mari tetap bersemangat untuk mempersembahkan prestasi di berbagai bidang untuk menghormati almamater kita. Menanggapi laporan dari ketua panitia terkait gesekan antar fakultas yang disebabkan karena fanatisme, Rektor berpesan bahwa fanatisme pada fakultas masing-masing memang perlu untuk membangkitkan kompetisi tapi jangan kebablasan, sehingga hal ini dapat merugikan institusi kita. Saat ini memang sarana prasarana belum memadai dan mudah-mudahan realisasi sarana prasarana dapat diwujudkan di waktu mendatang. Rektor menerima masukan untuk perbaikan dan kemajuan Universitas Udayana ke depannya, dan agar Unud tidak tertinggal dari perguruan tinggi lainnya karena hanya fokus di internal, mari tingkatkan komunikasi antarperguruan tinggi baik yang ada di Bali maupun di tingkat nasional.

Rektor berharap mahasiswa dapat memanfaatkan program-program pemerintah yang bergengsi yang ditawarkan seperti IISMA, MBKM untuk mengeksplore kemampuan mahasiswa. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita6023-Grand-Final-Jegeg-Bagus-Udayana-Penutup-Rangkaian-Porseni-Dies-Natalis-ke-61-Universitas-Udayana.html (gs/bi)

Baca Juga  RS Unud ‘’Goes to Campus’’ Dalam Rangka Dies Natalis Ke-61 Unud dan‘’World Heart Day 2023’’

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Polri Mutasi 146 Pati dan Pamen, Untung Widyatmoko Ditunjuk sebagai Kadivhubinter

Published

on

By

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir memberikan keterangan pers terkait mutasi 146 Pati dan Pamen Polri.
Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P. memberikan keterangan pers, Jumat (31/7). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri melakukan mutasi terhadap 146 personel Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) pada Juli 2026. Mutasi tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram (ST) tertanggal 31 Juli 2026, yakni ST/1584/VII/KEP./2026 sebanyak 119 personel dan ST/1585/VII/KEP./2026 sebanyak 27 personel.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang dilakukan untuk penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta optimalisasi pelaksanaan tugas.

“Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri. Ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya penyegaran dan penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan semakin optimal,” ujar Irjen Pol. Johnny Edison Isir, Jumat (31/7).

Dari 146 personel yang dimutasi, sebanyak 105 personel mendapatkan promosi atau flat. Rinciannya, satu personel menduduki jabatan PJU Mabes Polri, yakni Brigjen Pol. Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., yang diangkat sebagai Kadivhubinter Polri.

Selanjutnya, terdapat 4 personel yang mendapatkan promosi jabatan IB/Irjen Pol., 24 personel promosi jabatan IIA/Brigjen Pol, 48 personel promosi jabatan IIB/Kombes Pol, 1 personel promosi jabatan IIB/Kapolrestabes/Tro/Ta, 12 personel promosi jabatan IIIA1/AKBP, serta 11 personel promosi jabatan IIIA2/Kapolres.

Dalam mutasi kali ini, terdapat pula 4 personel Polisi Wanita (Polwan) yang mendapatkan promosi, yakni Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F. sebagai Karodokpol Pusdokkes Polri, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. sebagai Wadirbinmas Polda Sumsel, AKBP Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K. sebagai Kapolres Padang Pariyaman Polda Sumbar, serta AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum, S.H., S.I.K., M.A. sebagai Kapolres Purworejo Polda Jateng.

Selain promosi dan flat, mutasi juga mencakup 6 personel selesai pendidikan, 1 personel berangkat pendidikan, 7 personel kukuh, serta 23 personel yang memasuki masa pensiun.

Baca Juga  Siapkan Mahasiswa Terjun ke Masyarakat, LPPM Unud Adakan Pembekalan Umum dan Khusus

Kadivhumas menegaskan, setiap personel yang mendapat amanah dalam jabatan baru diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.

“Kami berharap seluruh personel yang mendapatkan amanah dalam jabatan baru dapat segera beradaptasi dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Setiap jabatan adalah amanah yang harus dijalankan secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Anak Nasional 2026 di Jembrana, Bupati Kembang Tegaskan Pentingnya Karakter dan Budaya di Era Teknologi

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Gedung Kesenian Ir. Soekarno.
HADIRI HAN: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Gedung Kesenian Ir. Soekarno. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar acara Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Gedung Kesenian Ir. Soekarno. Kegiatan ini diikuti oleh para pelajar dari berbagai tingkatan, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, hingga siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Jembrana.

Peringatan HAN tahun ini diisi dengan beragam rangkaian kegiatan positif dan inklusif. Acara diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial, serta penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba video edukatif.

Selain itu, pada momen ini juga dilaksanakan pelantikan kepengurusan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Jembrana, sebagai wadah partisipasi anak dalam menyampaikan aspirasi dan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak boleh sekadar menjadi momentum seremonial belaka, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.

“Peringatan ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa anak-anak adalah harapan dan masa depan kita. Tugas kita bersama adalah membentuk mereka menjadi pribadi yang baik, berkarakter, memiliki cita-cita tinggi, serta berani mencoba hal-hal baru,” ujar Bupati Kembang.

Menghadapi pesatnya perkembangan zaman, Bupati Kembang juga menyoroti perubahan pola belajar anak di masa depan yang makin akrab dengan teknologi. Menurutnya, adaptasi teknologi harus tetap berjalan selaras dengan penguatan identitas budaya lokal.

“Hari ini anak-anak kita mungkin masih belajar menggunakan buku. Ke depan, mereka akan lebih banyak belajar melalui ponsel, teknologi, hingga Artificial Intelligence (AI). Namun, harapan saya, kemajuan teknologi ini tidak boleh membuat mereka lupa atau keluar dari akar budaya dan tradisi kita,” tambahnya.

Baca Juga  FEB Unud Terima Kunjungan FEB Unpad dan University of Economics Ho Chi Minh City

Terakhir, Bupati Kembang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik dan mengimbau para orang tua untuk senantiasa memberikan pendampingan terbaik bagi anak-anak mereka dalam mengarungi era digital. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kolaborasi Lintas OPD Jadi Kunci Buleleng Raih Swasti Saba Padapa 2027

Published

on

By

Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Buleleng dihadiri jajaran OPD.
RAKOR: Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Buleleng, Kamis (23/7/2026) lalu. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng memperkuat langkah menuju penghargaan Swasti Saba Padapa Tahun 2027 melalui Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Buleleng, Kamis (23/7/2026) lalu. Pertemuan tersebut menghadirkan Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Bali bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Provinsi Bali dan Buleleng sebagai upaya menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor.

Dikonfirmasi, Jumat (31/7), Ketua Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Kabupaten Buleleng yang diwakili Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Buleleng, Arya Mataram menegaskan bahwa penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat sejatinya bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan membangun daerah yang mampu memberikan rasa nyaman, aman, dan sehat bagi masyarakat.

“Penilaian Kabupaten/Kota Sehat bukan sebuah ajang perlombaan. Ini adalah langkah bersama untuk mewujudkan Kabupaten Buleleng yang memberikan kenyamanan, keamanan, dan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Penghargaan hanyalah konsekuensi dari kerja bersama yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Mataram.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat tidak dapat dibebankan kepada satu perangkat daerah saja. Program ini merupakan gerakan lintas sektor yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh OPD, pemerintah desa, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa penghargaan Swasti Saba diberikan setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil. Oleh karena itu, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Buleleng untuk melakukan penguatan kelembagaan, melengkapi data dukung, serta meningkatkan capaian pada sembilan tatanan Kabupaten/Kota Sehat sebagai bekal menghadapi penilaian tahun 2027.

“Waktu kita tidak panjang. Tahun ini adalah masa pembenahan. Seluruh OPD harus bergerak bersama karena setiap tatanan memiliki indikator yang saling berkaitan. Kolaborasi menjadi kunci untuk meningkatkan nilai Kabupaten Buleleng sehingga mampu meraih penghargaan Swasti Saba pada tahun 2027,” katanya.

Baca Juga  RS Unud ‘’Goes to Campus’’ Dalam Rangka Dies Natalis Ke-61 Unud dan‘’World Heart Day 2023’’

Kabid Mataram juga mengingatkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam penilaian sebelumnya bukan hanya pada pelaksanaan program, tetapi juga kualitas bukti dukung, validasi data, serta koordinasi antar-OPD. Karena itu, ia mendorong seluruh perangkat daerah menjadikan Kabupaten/Kota Sehat sebagai bagian dari budaya kerja, bukan sekadar kegiatan yang dilakukan menjelang penilaian.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi forum evaluasi terhadap capaian Kabupaten Buleleng pada penyelenggaraan KKS sebelumnya. Berdasarkan hasil verifikasi tingkat pusat tahun 2025, beberapa indikator masih memerlukan penguatan agar seluruh tatanan mampu memenuhi standar penilaian Swasti Saba.

Sementara itu, Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Bali, Dewa Alit, mengajak seluruh anggota Tim Pembina, Forum KKS, dan perangkat daerah untuk menjaga semangat kolaborasi dalam mengejar target penghargaan Swasti Saba Padapa.

Menurut Dewa Alit, peluang Buleleng untuk meraih penghargaan tersebut sangat terbuka apabila seluruh pihak mampu bekerja lebih terintegrasi, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap indikator didukung data yang valid.

“Target untuk Buleleng sudah semakin dekat. Karena itu saya mengajak seluruh OPD, Forum KKS, kecamatan hingga desa untuk bergerak dalam satu irama. Kabupaten/Kota Sehat bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan atau Bappeda, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. Dengan kolaborasi yang solid, saya optimistis Buleleng mampu mencapai penghargaan Swasti Saba Padapa pada tahun 2027,” ujar Dewa Alit.

Ia menambahkan, setiap perangkat daerah memiliki kontribusi strategis sesuai tugas dan fungsi masing-masing dalam memenuhi indikator sembilan tatanan Kabupaten/Kota Sehat yaitu 1. Tatanan kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, 2. Tatanan permukiman dan fasilitas umum, 3. Tatanan satuan pendidikan, 4. Tatanan pasar, 5. Tatanan perkantoran dan perindustrian, 6. Tatatan pariwisata, 7. Tatanan transportasi dan dan tertib lalu lintas di jalan, 8. Tatanan perlindungan sosial, 9. Tatanan penanggulangan bencana. Selain itu penilaian utama KKS masyarakat memiliki jamban. ”Capaian Open Defecation Free atau stop buang air besar sembarangan baru mencapai 90% di tahun 2025, kalau di Swastisaba kita sudah kategori Padapa, namun ada indikator lainnya yang harus dipenuhi,” terangnya.

Baca Juga  FEB Unud Terima Kunjungan FEB Unpad dan University of Economics Ho Chi Minh City

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Buleleng, Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Bali, Forum Kabupaten/Kota Sehat, serta seluruh pemangku kepentingan, diharapkan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat tidak hanya mampu meningkatkan nilai penilaian, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang semakin bersih, aman, nyaman, sehat, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Buleleng. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca