Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Hadiri Rapat Tim BRIDA Badung, Sekda Adi Arnawa Ingin Wujudkan Brand Beras Badung

BALIILU Tayang

:

litbang
Sekda Adi Arnawa saat menghadiri rapat Tim Perumus dan Evaluasi BRIDA Pemkab Badung di ruang pertemuan Balitbang, Puspem Badung, Selasa (7/2). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rapat Tim Perumus dan Evaluasi Kebijakan, Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Pemkab Badung di ruang pertemuan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Puspem Badung, Selasa (7/2). Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Setda Badung, Cok Raka Darmawan, Kepala Balitbang I Wayan Suambara, serta Tim BRIDA Badung.

Dalam arahannya, Sekda Adi Arnawa menyampaikan terima kasih atas terbentuknya Tim perumus dan evaluasi kebijakan, riset dan inovasi daerah yang dilakukan oleh Balitbang. Diharapkan tim perumus dapat memberi pemikiran serta membantu Pemkab badung dalam membuat sebuah program yang benar-benar dapat mengatasi beberapa permasalahan yang ada di kabupaten badung.

Adi Arnawa menyebutkan, bahwa kehidupan di Kabupaten Badung masih tergantung pada sektor pariwisata. Tidak dapat dipungkiri dengan perkembangan pariwisata berdampak pada alih fungsi lahan yang tidak bisa dibendung. Terlebih sekarang ini sudah terjawab isu ancaman akan terjadinya krisis ekonomi global di 2023 salah satunya krisis pangan. Dibutuhkan sebuah terobosan untuk mengatasi dampak dari krisis ekonomi global ini. Salah satu misi yang ingin diwujudkan di badung yakni menjaga ketersediaan pangan salah satunya beras sebagai upaya menekan laju inflasi daerah.

Dengan kondisi tersebut, Pemkab Badung melalui Perumda Pasar atau Perumda Pangan Badung berkeinginan untuk membeli gabah petani. Setelah diambil Perumda Pangan, akan ada proses penyosohan gabah dan sasaran penyaluran beras untuk sementara bagi ASN dengan produk beras premium dibawah harga standar.

“Kami ingin melakukan sesuatu di badung dengan mempunyai brand beras badung. Dengan terobosan ini, dimata petani akan ada kepastian bahwa gabahnya dibeli pemerintah. Hal ini juga akan berpengaruh semakin meningkatnya pendapatan petani. Kami sudah melakukan pertemuan dengan instansi terkait dan pada Oktober nanti masuk pada anggaran perubahan sudah kami siapkan dana 31 M untuk kegiatan tersebut,” tegasnya.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Terima Kunja Pemerintah Kota Kotamobagu Sulawesi Utara

Disamping itu Adi Arnawa akan mendorong desa di badung membuat sebuah inovasi untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Inovasi maupun prestasi yang dimaksud mulai dari inovasi di bidang ketahanan pangan, pengelolaan sampah, pelayanan publik, tata ruang dan lainya, karena pemkab dapat memberikan dana insentif  kepada desa berbasis prestasi. Untuk itu Tim Pengkaji Balitbang diharapkan dapat mengkaji program tersebut sehingga nantinya dapat dikemas dalam sebuah lomba yang belum pernah diimplementasikan lewat mangupura award.

“Ternyata ada ruang dalam pemberian insentif dana desa melalui penyisihan hasil pajak dan retribusi, sekarang diberikan dari total secara akumulasi, 10 persen dapat diarahkan berbasis prestasi. Ini akan dapat memotivasi desa untuk membuat inovasi dan berprestasi di semua bidang,” tambahnya.

Sementara Kepala Balitbang Wayan Suambara menyampaikan, dalam rangka menjawab tantangan-tantangan tugas di bidang riset dan inovasi daerah, maka mulai tahun 2023 Majelis Pertimbangan Kelitbangan dan Tim Kelitbangan Kabupaten Badung dinyatakan tidak dibentuk lagi. Selanjutnya akan dibentuk Tim BRIDA, karena dari informasi yang didapat dari pemerintah pusat khususnya Kemendagri tahun 2024 direncanakan akan ada penilaian berkenaan dengan indeks kualitas kebijakan daerah dan indeks kepemimpinan kepala daerah.

“Secara filosofis pengukuran indeks tersebut berangkat dari dokumen perencanaan. Perencanaan lahir tentu latar belakangnya adalah satu kajian yang dilakukan. Oleh karena itu hemat kami diperlukan satu tim untuk kita ajak diskusi sebelum menetapkan suatu kebijakan,” jelasnya.

Ditambahkan, Tim BRIDA akan dibagi tiga pokja yaitu bidang hukum dan pemerintahan, bidang ekonomi dan pembangunan serta bidang riset dan inovasi. Ada 8 (delapan) isu strategis yang perlu dikaji tahun 2023 diantaranya; insentif bagi petani, merger/akuisisi bagi, corporate farming, dampak pembangunan pasar induk terhadap pengendalian inflasi di badung, kurangnya produksi pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di badung, strategi membangun inovasi di kalangan masyarakat, pola produksi dan pemasaran patriot serta pentingnya literasi Bung Karno untuk menguatkan mental dan karakter generasi bangsa. (gs/bi)

Baca Juga  Sekda Badung Tutup Turnamen Bulu Tangkis Mangupura Cup VII 2023

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Wamendikdasmen Hadir di Tabanan, Tinjau Pembangunan dan Revitalisasi Beberapa Sekolah

Published

on

By

Wamendikdasmen
DAMPINGI WAMEN: Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan di beberapa sekolah di Kabupaten Tabanan, Kamis (4/6). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan terus diperkuat di Kabupaten Tabanan. Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan di beberapa sekolah di Kabupaten Tabanan, Kamis (4/6). Turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan, Wakapolres Tabanan, pimpinan perangkat daerah terkait, serta undangan lainnya.

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Tabanan, pihaknya melaksanakan Peresmian SMP Muhammadiyah 1 Tabanan, juga meninjau pembangunan SDN 3 Sembung Gede di Mandung, Sembung Gede, Kerambitan dan resmikan revitalisasi SMP Negeri 6 Tabanan, Penandatanganan Mock Up Revitalisasi Sekolah dan Ramah Tamah di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Adat Kota Tabanan, serta mengunjungi Sekolah Rakyat Tabanan di Sentra Mahatmiya Kediri, Tabanan. Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan atas dukungan dan pelayanan yang cepat dalam proses pengajuan sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

“Saya sangat mengapresiasi semangat inklusivitas dari pemerintah daerah Kabupaten Tabanan. Tentu ini mencerminkan semangat keterbukaan pemerintah daerah dan kesadaran bahwa urusan pendidikan tidak bisa dipikul sendiri oleh pemerintah pusat juga oleh pemerintah daerah,” ujar Riza.

Sementara itu, Bupati Tabanan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wabup Dirga, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pihak terkait atas kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta pembangunan karakter umat dan bangsa di Kabupaten Tabanan.

Wabup Dirga juga menegaskan bahwa kehadiran sekolah tersebut merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta berakhlak mulia.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mendukung setiap setiap upaya yang dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas,” imbuh Dirga.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas BPD Se-Kecamatan Mengwi

Lebih lanjut, Wabup Dirga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran Wamendikdasmen di Kabupaten Tabanan. Menurutnya, perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan akan semakin memperkuat langkah bersama dalam mewujudkan generasi Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.

Diharapkan dengan turun ke lapangan agar memastikan bahwa kualitas pelayanan makin hari makin baik. Intinya bagaimana program-program Bapak Presiden, baik revitalisasi sekolah maupun MBG, bisa mengena pada sasaran dan memperbaiki ekosistem pendidikan kita, dengan memastikan infrastruktur pendidikan semakin baik, gizi anak-anak terjamin, dan kesejahteraan guru melalui program PPG.

Wamendikdasmen bersama Wakil Bupati Tabanan, dan jajaran dalam kunjungannya di Sekolah Rakyat Tabanan di Sentra Mahatmiya, bertemu dengan para siswa sekaligus meninjau ruang kelas dan laboratorium IPA. Pada kesempatan itu, diserahkan bantuan mikroskop sebagai sarana pendukung pembelajaran guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan potensi peserta didik. Kunjungan tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan pemerataan akses pendidikan serta peningkatan mutu layanan pendidikan bagi seluruh anak bangsa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat Unit Lantas Polsek Kutsel, Kecelakaan di Jalan Goa Gong Diselesaikan secara Kekeluargaan

Published

on

By

kecelakaan di goa gong
RESPONS LAPORAN: Unit Lalu Lintas Polsek Kuta Selatan bergerak cepat merespons laporan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan roda empat di Jalan Goa Gong, Jimbaran. (Foto: Hms Polresta Dps)  

Badung, baliilu.com – Unit Lalu Lintas Polsek Kuta Selatan bergerak cepat merespons laporan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan roda empat di Jalan Goa Gong, Jimbaran.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penanganan awal dengan mengamankan situasi, mengatur arus lalu lintas, serta mengumpulkan keterangan dari para pihak yang terlibat. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, peristiwa tersebut terjadi saat salah satu kendaraan tidak kuat menanjak sehingga bergerak mundur dan menyenggol kendaraan yang berada tepat di belakangnya.

Akibat kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Insiden hanya mengakibatkan kerusakan ringan pada kendaraan yang terlibat dengan kerugian bersifat material.

Dengan mengedepankan pendekatan humanis dan problem solving, petugas Unit Lantas Polsek Kuta Selatan memfasilitasi komunikasi antara kedua pengemudi. Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dan saling menerima hasil kesepakatan yang telah dibuat.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H.,M.H., kehadiran personel Polri di lokasi mendapat apresiasi dari masyarakat karena mampu memberikan pelayanan secara cepat, profesional, dan humanis sehingga situasi tetap aman serta kondusif tanpa menimbulkan kemacetan maupun perselisihan berkepanjangan.

Polri akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kecelakaan lalu lintas dan permasalahan di jalan raya, guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polsek Kuta Selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas BPD Se-Kecamatan Mengwi
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat 110, Satpolairud Polresta Denpasar Evakuasi Pemancing yang Terjebak di Rumah Apung Perairan Serangan

Published

on

By

Polresta Denpasar
EVAKUASI: Personel Satpolairud Polresta Denpasar berhasil evakuasi seorang pemancing yang terjebak di sebuah rumah apung di Perairan Serangan, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Kamis (4/6/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kesigapan personel Satpolairud Polresta Denpasar kembali terbukti dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seorang pemancing yang terjebak di sebuah rumah apung di Perairan Serangan, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, berhasil dievakuasi dengan selamat oleh personel Pos Serangan Satpolairud Polresta Denpasar pada Kamis (4/6/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama Sielma Claudia Fortuna (26), warga Kabupaten Gianyar, yang saat itu sedang memancing bersama dua rekannya di rumah apung yang berada di Perairan Serangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 00.30 Wita korban bersama dua temannya berangkat menuju rumah apung menggunakan jukung sewaan yang dikemudikan oleh saksi Rois Akhmadi. Saat sedang memancing, sekitar pukul 02.30 Wita, korban menggunakan cahaya lampu telepon genggam untuk menerangi permukaan laut guna melihat ikan.

Namun akibat guncangan ombak, telepon genggam milik korban terjatuh ke laut. Karena nomor kontak pengemudi jukung yang akan menjemput mereka tersimpan di perangkat tersebut, korban tidak dapat menghubungi pemilik jukung untuk kembali ke daratan. Dalam kondisi tersebut, korban kemudian menggunakan telepon genggam milik temannya untuk menghubungi layanan darurat Call Center 110 Polresta Denpasar guna meminta bantuan.

Mendapat laporan dari operator 110, personel Pos Serangan Satpolairud Polresta Denpasar yang sedang melaksanakan piket langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Mengingat kondisi perairan saat itu tidak memungkinkan menggunakan kapal patroli dan demi mempercepat waktu respons, petugas memanfaatkan boat sekoci milik warga setempat untuk melakukan penyelamatan.

Dua personel Pos Serangan Satpolairud Polresta Denpasar, yakni Aipda I Wayan Eka Suartama dan Bripda Ngakan Gede Agus Oka Purnama, segera menuju titik lokasi yang dikirimkan korban melalui fitur berbagi lokasi. Setelah tiba di rumah apung, petugas langsung melakukan evakuasi terhadap korban beserta dua rekannya dan membawa mereka kembali ke tepi pantai dengan aman.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Buka Turnamen Ceki Repuder Cup I

Berkat respons cepat dan koordinasi yang baik, proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala. Korban dan kedua rekannya berhasil diselamatkan dalam keadaan sehat serta tidak mengalami luka-luka. Setelah dievakuasi, ketiganya langsung kembali ke rumah masing-masing.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H. mengapresiasi kesigapan personel Satpolairud yang dengan cepat merespons laporan masyarakat dan berhasil melakukan evakuasi secara aman.

“Kejadian ini menunjukkan pentingnya layanan Call Center 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk meminta bantuan dalam kondisi darurat. Begitu laporan diterima, personel Satpolairud langsung bergerak cepat melakukan evakuasi sehingga korban bersama dua rekannya dapat diselamatkan dengan selamat,” ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah perairan agar selalu mengutamakan keselamatan dan mempersiapkan sarana komunikasi cadangan saat berada di laut.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di perairan, termasuk memastikan alat komunikasi dalam kondisi aman dan dapat digunakan sewaktu-waktu. Polri akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama 24 jam,” tambahnya.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti nyata komitmen Polresta Denpasar dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan situasi darurat di wilayah perairan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca