Monday, 4 July 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Hari Suci Kuningan, Walikota Jaya Negara dan Wawali Agus Arya Wibawa Hadiri ‘’Piodalan’’ di Pura Sakenan

BALIILU Tayang

:

walikota
Walikota Jaya Negara dan Wawali Agus Arya Wibawa sembahyang bersama saat hadiri ‘’Piodalan’’ di Pura Sakenan. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Rahina Suci Kuningan yang jatuh setiap Saniscara Kliwon Wuku Kuningan ini merupakan hari besar bagi umat Hindu yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Tepat pada Hari Suci Kuningan ini juga dilaksanakan piodalan di Pura Kahyangan Jagat Sakenan, Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, Sabtu (18/6).

Sejak pagi tampak silih berganti para pemedek sudah mendatangi area Pura Sakenan serangkaian Karya Bhakti Pujawali di Pura Sakenan. Digelarnya piodalan ini tentu menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu terkait program Pemkot Denpasar tentang pengurangan penggunaan kantong plastik pun diterapkan selama piodalan berlangsung dengan mengimbau para pemedek agar membawa pembungkus canang yang ramah lingkungan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut ngaturang bhakti Gubernur Bali Wayan Koster, Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradhana yang didampingi Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, serta OPD Pemkot Denpasar terkait lainnya.

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara usai persembahyangan mengatakan pelaksanaan Bhakti Piodalan ini merupakan wujud sradha bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk menciptakan kerahayuan jagat.

“Diharapkan kepada masyarakat khususnya Kota Denpasar agar tetap menjaga protokol kesehatan selama pelaksanaan persebahyangan dikarenakan masih dalam situasi pandemi Covid-19 namun dengan tidak mengurangi makna dalam prosesi upacara,” ujar Jaya Negara.

Ketua Panitia Karya, IB Gede Pidada mengatakan pelaksanaan Pujawali di Pura Sakenan Kota Denpasar ini rutin dilaksanakan setiap enam bulan sekali yang bertepatan dengan Hari Suci Kuningan. Namun karena kali ini masih dalam situasi pandemi maka kami wajibkan tetap menerapkan protokol kesehatan yakni pemedek wajib  menggunakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan dengan sabun . Meski  menerapkan prokes, piodalan tetap dilaksanakan dengan tidak mengurangi makna yang terkandung dalam upacara seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Tinjau PTM di Kota Denpasar, Ingatkan Penerapan Prokes

“Secara tatwa pelaksanaan upakara tetap sama, hanya tata pelaksanaannya dengan menerapkan  protokol kesehatan mengingat saat ini masih di masa penanganan pandemi Covid-19 sehingga dapat menekan terjadinya penularan virus Covid-19,” kata IB Gede Pidada.

Setelah di Pura Dalem Sakenan Walikota Jaya Negara didampingi Ny. Antari Jaya Negara juga melaksanakan persembahyangan  di Pura Susunan Wadon, Kelurahan Serangan Denpasar Selatan. (rim/eka)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru

BUDAYA

Duta Kota Denpasar Sukses Torehkan Prestasi di Ajang Jantra Tradisi Bali II Tahun 2022

Published

on

By

Duta Kota Denpasar
Penampilan Duta Kota Denpasar pada Jantra Tradisi Bali II tahun 2022 di Kawasan Lapangan Puputan Renon Denpasar beberapa waktu lalu. (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Duta Kota Denpasar sukses mendulang prestasi pada gelaran Jantra Tradisi Bali II tahun 2022. Kota Denpasar sukses keluar sebagai Juara I di tiga kategori yakni, Lomba Metajog (Enggrang), Lomba Balok Balik Balok dan Lomba Deduplak. Sedangkan untuk Lomba Megala-Gala (Hadang) Duta Kota Denpasar meraih Juara III.

Kabid Dokumentasi Perfilman dan Pemuseuman Dinas  Kebudayaan  Kota Denpasar AA Gede Dharma Putra saat dikonfirmasi Senin (4/7) menjelaskan, sejumlah lomba olahraga tradisional digelar di Lapangan Puputan Renon, Denpasar untuk memeriahkan agenda Jantra Tradisi Bali  yang diikuti perwakilan duta Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. Jantra Tradisi Bali menjadi salah satu agenda penanda Pesta Kesenian Bali (PKB) Era Baru, sehingga dalam PKB juga digabung dengan ajang Jantra Tradisi Bali dan Bali World Culture Celebration (BWCC).

“Terimakasih atas semangat  seluruh Duta Kota Denpasar yang ikut lomba dengan optimal, sehingga kita mendapatkan juara di masing-masing kategori lomba,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Pemkot Denpasar melalui Forum Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) terus berkomitmen melestarikan permainan tradisional. Karenanya, selain kegiatan, pembinaan juga dilaksanakam secara berkelanjutan.

“Tentu dengan torehan prestasi ini tidak membuat kita cepat puas, melainkan terus mengasah diri agar lebih baik ke depanya, semoga permainan tradisional tetap lestari sebagai warisan budaya,” kata Dharma Putra. (eka/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Baca Juga  Gali Potensi Atlet Billiard Putri Denpasar, Walikota Jaya Negara Resmi Buka Kartini Cup Ladies 9 Ball Perdana
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Sekda Adi Arnawa Buka Lomba Bapang Barong dan Mekendang Tunggal di Desa Mambal

Ajak Para Yowana Untuk Melestarikan Seni dan Budaya

Published

on

By

Sekda Adi Arnawa
Sekda Wayan Adi Arnawa saat membuka acara Pesta Seni Budaya Yowana Abiansemal di Warung Semana, Desa Mambal, Sabtu (2/7). (Foto : Ist)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung membuka acara Pekan Seni dan Budaya Yowana Abiansemal yang dirangkaikan dengan lomba Bapang Barong dan lomba Mekendang Tunggal se-Badung bertempat di Warung Semana, Desa Mambal, Sabtu (2/7).

Acara ini mengambil tema “Taksuning Urip, Menjadikan Hidup Berguna dan Bermanfaat Bagi Semua Orang” ini turut dihadiri Ketua DWP Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Kadis Kebudayaan Badung I GD Eka Sudarwitha, Kepala BPBD I Wayan Darma, Camat Abiansemal Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, Perbekel Mambal I Nyoman Sugiarta, Perbekel Sibang Kaja Ni Nyoman Rai Sudani, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Badung Anak Agung Putu Sutarja, Bendesa Adat Umahanyar I Ketut Nuridja, Bendesa Adat Mambal IB Anom Darmawan, Owner Warung Semana Ida Bagus Pada Kusuma beserta tokoh masyarakat setempat.

Sekda Badung Adi Arnawa dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi kepada para yowana se-Kecamatan Abiansemal, yang sudah melaksanakan sekaligus melestarikan seni, budaya yang ada di wilayah Bali khususnya di Badung ini.

Ini merupakan langkah baik yang dilakukan oleh para yowana di wilayah Kecamatan Abiansemal, untuk itu pihaknya juga mengajak kepada para yowana, untuk terus melestarikan seni dan budaya di Bali khususnya di wilayah Badung ini. Disamping itu kepada para yowana agar tidak lepas dari ajaran agama dan budaya yang ada di Bali, karena Bali merupakan wilayah destinasi pariwisata yang di dalamnya adanya seni, agama, dan budaya seperti dalam hal ini, perlombaan bapang barong dan lomba mekendang tunggal.

“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Badung tetap men-support kegiatan yang dilakukan oleh yowana kita, di samping tetap melestarikan seni dan budaya yang ada di wilayah Kabupaten Badung,” ungkapnya.

Baca Juga  Hari Raya Kuningan, Polsek Densel Laksanakan Pengamanan ‘’Pujawali’’ di Pura Sakenan

Lebih lanjut dikatakan, jika berbicara pariwisata dengan adanya wabah pandemi Covid-19, hanya ada satu sektor yang masih bisa bertahan dalam situasi pandemi Covid-19 yakni sektor pertanian. Maka dari itu Sekda mengajak untuk introspeksi diri agar tidak terlepas dari budaya pertanian dan budaya seni.

“Untuk itu perlu dilakukannya perubahan pola kebijakan pembangunan dari sektor pariwisata ke sektor pertanian. Dimana Covid-19, sudah memberikan banyak pelajaran terhadap kita semua. Dalam situasi Covid-19 ada satu sektor yang mampu memberikan pertumbuhan ekonomi yaitu sektor pertanian dan UMKM,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Sekda Adi Arnawa menyerahkan dana Pemkab.Badung sebesar Rp 20 juta kepada Ketua Panitia disaksikan oleh seluruh masyarakat setempat.

Sementara itu Ketua Panitia IB Agung Adhitya melaporkan acara pekan seni dan budaya ini bertujuan untuk membangkitkan kembali potensi seni dan budaya di Kecamatan Abiansemal, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan ini dikemas dengan pola modern, mulai dari progress perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.

Sebagai salah satu penentuan juara favorit, berdasarkan interaksi atau like di sosial media pemilihan UMKM Warung Semana, dengan harapan mampu mengkolaborasikan kegiatan seni budaya dan UMKM yang utamanya digeluti oleh generasi muda di Kecamatan Abiansemal.

Dalam acara lomba ini yowana Abiansemal ingin mengembangkan potensi seni dan budaya dari generasi muda dari Badung Utara hingga Badung Selatan khususnya bapang barong dan mekendang tunggal. Sebagai salah satu Trend of bebas yang diikuti 20 peserta ini, terdiri dari kategori umur 14 sampai dengan 25 tahun. Adapun materi lomba yang diperlombakan yakni Topeng, Condong, Guak Macok, Sanggar Bhuana Giri Suara Desa Adat Batur Rening.

Lebih lanjut juga dikatakan, Adapun sponsor yang mendukung kegiatan ini yakni Five Elements, Bank BRI, PT. Tirta Investama Aqua, Pegadaian, KSP Satya Bhakti, Karya Tangan Indah, PT. BPR Santi Pala, PT. Bank Perkreditan Rakyat Mambal, Wars Production, PT. Yuda Pratama Sejati, Putra Busana Anyar Blahkiuh, Agung tedung, E P Milu Tuung, PDAM Tirta Mangutama, Yayasan Bali Lestari, Gemuh Sari, Jujung Multimedia, Bank BPD Bali, Prima Vapor, PT. Bali Es Atlas, Cahya Enterprise goUp, CV. Saren Grup, UD. Mulawarman, Raja Boga, Puri Lanang Prewedding Venue, Angga Design, Latu Koi Bali dan Sanggar Seni Sudamala. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Piodalan Pura Dalem lan Pura Prajapati Desa Adat Auman

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Membludak, Penampilan Gong Kebyar Duta Kabupaten Tabanan Disambut Antusiasme Ribuan Penonton

Published

on

By

Membludak, Penampilan Gong Kebyar
Penampilan Gong Kebyar Duta Kabupaten Tabanan disambut antusiasme ribuan penonton, Sabtu (02/7). (Foto : Ist)

Tabanan, baliilu.com – Pentas di depan ribuan penonton dalam ajang bergengsi merupakan impian bagi seorang seniman, apalagi jika penampilannya sukses memukau para penonton. Seperti halnya, Sekaa Gong Kebyar Dewasa Sanggar Seni Gurniga Kusuma Desa Tangguntiti, Selemadeg Timur dan sekaa Gong Kebyar Anak – anak Sanggar Haridwipa Gamela Group Desa Dauh Peken Tabanan yang pentas dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022, Sabtu (2/7) malam di Arda Candra Art Center, disaksikan langsung oleh ribuan pengunjung.

Istimewanya lagi, Sekaa Gong Kebyar duta terbaik Kabupaten Tabanan itu penampilannya disaksikan langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, didampingi Ny. Rai Wahyuni Sanjaya. Tak tanggung-tanggung dalam memberikan dukungan, Bupati Sanjaya juga bersama Wakil Bupati I Made Edi Wirawan didampingi Ny.Widiartini Wirawan, beserta beberapa anggota DPRD, jajaran Forkopimda, Sekda, para Asisten, para OPD dan beberapa staf masing-masing OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

Bupati Sanjaya mengaku sangat bangga bisa menyaksikan secara langsung aksi dari putra-putri terbaik Tabanan. Di mana pada kesempatan itu, Gong Kebyar Dewasa Sanggar Seni Gurniga Kusuma Desa Tangguntiti, Selemadeg Timur dan Sekaa Gong Kebyar Anak – anak Sanggar Haridwipa Gamela Group Desa Dauh Peken Tabanan tampil bersamaan serta silih berganti menunjukan kemampuan olah gamelan dan tarian yang maksimal.

Gong Kebyar Dewasa Sanggar Seni Gurniga Kusuma Desa Tangguntiti, menampilkan aksi yang menawan dengan Tabuh andalan Tabuh Pat Lelambatan Kreasi “Anglelana Lamuk”.

Mengalir dari hulu ke hilir, bermuara di laut lepas. Begitupun dengan Gong Kebyar Anak – anak Sanggar Haridwipa Gamela Group Desa Dauh Peken Tabanan, menampilkan aksi yang serupa dengam tabuh andalan “Tabuh Lima Gambur Anglayang”, sehingga kerap kali mendapat sambutan tepuk tangan yang meriah dari penonton.

Baca Juga  Nekat Buka Lewati Pukul 20.00 Wita, Walikota Peringatkan Satu Pengelola Minimarket

“Kami sangat berbangga sekali melihat penampilan duta Kabupaten Tabanan, walaupun masih transisi pandemi tetapi kesenian kita khususnya Tabanan dalam PKB ini sangat luar biasa. Kami harap, para seniman Tabanan khususnya seniman tabuh agar terus berkarya, sehingga ke depannya mampu mengharumkan nama Tabanan,” ujar Sanjaya usai pementasan.

Sanjaya juga sangat memuji semangat para penabuh, dan seluruh pihak yang terkait di dalamnya. Dikatakannya juga ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya meskipun dengan keterbatasan karena efek dari pandemi. Hal ini membuktikan bahwa, seniman Tabanan sangat berkompeten dan juga mempunyai kualitas yang tidak kalah bagus dengan Kabupaten/Kota di Bali.

“Harapan kita ke depan, mari kita songsong PKB tahun selanjutnya dengan lebih baik lagi. Sudah barang tentu, kami akan selalu memberikan support, baik itu menyangkut dari sisi perhatian, anggaran dan lain-lain kepada seniman Tabanan untuk pentas di ajang bergengsi seperti PKB ini. Sekali lagi, sangat luar biasa penampilan dari penabuh kita. Ini sangat membanggakan dan semoga hal ini menjadi awal bukan menjadi akhir,” harap Sanjaya. (gs/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Lanjutkan Membaca