Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ibu Putri Koster Ajak Kaum Perempuan Teladani Semangat Kartini untuk Perbaiki Tata Kelola Sampah

BALIILU Tayang

:

TALKSHOW: Ketua TP PKK Provinsi Bali yang juga menjabat sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS) Ibu Putri Koster saat menghadiri talkshow “Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Peran Kartini Masa Kini” yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (21/4/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali yang juga menjabat sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS) mengajak perempuan Bali meneladani semangat R.A. Kartini untuk mewujudkan tata kelola sampah yang lebih baik. Ajakan tersebut disampaikan di hadapan ribuan peserta dalam talkshow “Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Peran Kartini Masa Kini” yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (21/4/2026).

Mengawali paparannya, Ibu Putri Koster mengapresiasi inisiatif TP PKK Badung yang menggelar kegiatan talkshow dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026. “Melalui kegiatan ini, kita ‘mengecas’ pikiran dan perasaan agar lebih semangat dalam meneladani gerakan Kartini,” ujarnya.

Menurutnya, sosok Kartini menginginkan kaumnya tidak terkungkung oleh adat yang menghambat kemajuan. “Beliau mendobrak dan memperjuangkan agar perempuan mendapatkan hak yang sama dalam mengenyam pendidikan. Dengan pengetahuan, kita bisa berbuat lebih banyak untuk kehidupan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, 21 April merupakan momentum untuk mengenang perjuangan Kartini, terlebih tantangan yang dihadapi perempuan masa kini jauh lebih kompleks. Salah satunya adalah perkembangan dunia digital yang membuat kebebasan berpendapat seolah tanpa batas. 

“Tantangan kita saat ini adalah mendidik generasi Z dan generasi Alpha. Namun, saya yakin perempuan Bali mampu melakukannya dengan baik karena dikenal memiliki etos kerja tinggi,” ucapnya.

Selanjutnya, Ibu Putri Koster menyoroti peran perempuan dalam upaya memperbaiki tata kelola sampah yang saat ini menjadi perhatian pemerintah, baik daerah maupun pusat. Ia menilai perempuan, khususnya sebagai ibu rumah tangga, memiliki peran penting dalam mengubah pola pikir terkait pengelolaan sampah.

“Puluhan tahun kita terjebak pada pola keliru dalam penanganan sampah, yaitu kumpul, angkut, dan buang. Akibatnya, sampah menumpuk di TPA dengan sistem ‘open dumping’ yang memicu pencemaran lingkungan serius. Hal ini terjadi di berbagai daerah di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga  Percepat Penanganan Sampah, Ny. Putri Koster Gencarkan Koordinasi dengan Organisasi dan Komunitas Lingkungan

Ia mengingatkan, jika tidak segera dilakukan perubahan, dalam 50 tahun ke depan dikhawatirkan semakin banyak kawasan yang mengalami kondisi serupa dengan TPA Suwung. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mendukung langkah pemerintah dalam mewujudkan tata kelola sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Dalam paparannya, perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua TP Posyandu Provinsi Bali ini turut menekankan pentingnya penanganan sampah organik berbasis sumber. Hal ini krusial mengingat produksi sampah didominasi oleh sampah organik yang mencapai lebih dari 60 persen.

“Total sampah yang dihasilkan setiap hari mencapai 3.436 ton. Terbanyak di Denpasar sebesar 1.005 ton, sedangkan Badung mencapai 547 ton,” ungkapnya.

Ia optimistis, apabila sampah organik dapat ditangani sejak dari sumber, mulai dari rumah tangga hingga TPS3R, Bali mampu mewujudkan tata kelola sampah yang lebih baik.

Talkshow berlangsung semarak karena Ibu Putri Koster berhasil menghidupkan suasana melalui interaksi dengan para pelajar yang turut hadir. Siswa SMPN 3 Abiansemal, I Gusti Ngurah Gede Iswarma, tampil ke atas panggung untuk memaparkan sistem pengolahan sampah berbasis sumber yang telah diterapkan di sekolahnya. Kemampuan komunikasinya mendapat apresiasi dari Ibu Putri Koster yang memberinya hadiah berupa uang tunai.

Putu Mega Prasetyawati dari SMAN 1 Petang juga mendapat kesempatan berinteraksi di atas panggung. Menjawab pertanyaan Ibu Putri Koster, ia mampu menjelaskan sejumlah regulasi terkait tata kelola sampah dengan lugas.

Talkshow ini juga menghadirkan dua narasumber lainnya, yaitu Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, dan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung, Made Rai Warastuthi. Keduanya memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan untuk mewujudkan tata kelola sampah yang lebih baik di Kabupaten Badung serta mengurangi ketergantungan pada TPA dengan sistem “open dumping”.

Baca Juga  Ibu Putri Koster Turun Langsung Gotong-royong Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat Desa Adat Batuyang

Usai menjadi pembicara kunci, Ibu Putri Koster didampingi Ketua TP PKK Badung, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, serta Sekretaris I TP PKK Badung Ny. Yunita Oktarini Alit Sucipta, meninjau pameran yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini Tahun 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Propam Polsek Denpasar Selatan Cek Handphone Personel, Cegah Judi Online dan Pinjaman Online

Published

on

By

Propam Polsek Denpasar Selatan Cek HP Cegah Judi Online
PEMERIKSAAN HANDPHONE: Unit Propam Polsek Denpasar Selatan melaksanakan pemeriksaan handphone personel yang dipimpin langsung Kanit Propam Aiptu Ida Bagus Putu Dwitama, S.H., Selasa (8/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Unit Propam Polsek Denpasar Selatan melaksanakan pemeriksaan handphone personel yang dipimpin langsung Kanit Propam Aiptu Ida Bagus Putu Dwitama, S.H., sebagai langkah pengawasan dan pencegahan terhadap keterlibatan anggota dalam aktivitas judi online maupun pinjaman online ilegal, Selasa (8/9/2026).

Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pembinaan internal untuk memastikan seluruh personel menggunakan perangkat komunikasi secara bijak serta tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun mencoreng citra institusi Polri.

Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap personel yang terbukti terlibat judi online maupun pinjaman online ilegal. “Ini merupakan langkah pencegahan sekaligus pengawasan internal. Saya tegaskan, tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat judi online maupun pinjaman online ilegal. Apabila ditemukan pelanggaran, akan dilakukan pemeriksaan dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk penerapan sanksi disiplin maupun kode etik sesuai tingkat pelanggarannya,” tegas Kapolsek.

Kapolsek juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas, disiplin dan kehormatan institusi. “Jangan sampai kesalahan pribadi berdampak pada tugas dan nama baik institusi. Gunakan teknologi secara bertanggung jawab, jauhi judi online dan pinjaman online ilegal. Polsek Denpasar Selatan akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan pembinaan secara konsisten,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ny. Putri Koster Terima Kunjungan IIKM ke PKB
Lanjutkan Membaca

NEWS

Enam Kebakaran Terjadi dalam Sehari, Damkar Buleleng Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Published

on

By

Damkar Buleleng Tangani Enam Kebakaran dalam Sehari
PEMADAMAN: Personel Dinas Damkarmat Buleleng saat melakukan pemadaman api di salah satu rumah penduduk yang terbakar. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Enam kejadian kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Buleleng dalam sehari, Senin (7/9/2026). Peristiwa tersebut masing-masing terjadi di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Desa Pangkung Paruk dan Ularan di Kecamatan Seririt; Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar; Jalan Jalak Putih LC Baktisraga, serta Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Buleleng bergerak cepat melakukan penanganan untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, Gede Arya Suardana, dikonfirmasi Selasa (8/9/2026), mengatakan enam kejadian tersebut memiliki karakteristik berbeda. Tiga kejadian merupakan kebakaran lahan, masing-masing seluas sekitar 50 are di Desa Ularan dan 30 are di Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa dan di Desa Pangkung Paruk. Sementara tiga kejadian lainnya merupakan kebakaran rumah di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, dengan bagian yang terbakar meliputi dapur dan bangunan rumah, kemudian di Jalak Putih LC 8 Blok B yang terbakar atap, rumah, kompor dan pakaian, lalu kebakaran rumah di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Kecepatan respons menjadi hal penting dalam penanganan kebakaran, terutama pada kondisi kemarau dan ketika angin cukup kencang karena api sangat mudah membesar dan merambat,” ujar Arya.

Ia menjelaskan, dalam penanganan enam kejadian tersebut, petugas menggunakan total sekitar 5 tangki air. Sebanyak satu tangki digunakan untuk memadamkan kebakaran lahan di Ularan, tiga tangki di lokasi kebakaran lahan Banjar Dinas Konci, Tigawasa serta Pangkung Paruk, dan satu tangki untuk penanganan kebakaran rumah di Gitgit.

“Dari laporan yang kami terima, petugas dapat melakukan pemadaman dalam waktu relatif cepat setelah tiba di lokasi. Untuk kebakaran lahan di Ularan, pemadaman berlangsung sekitar satu jam, di Tigawasa sekitar satu jam 40 menit, sedangkan kebakaran rumah di Gitgit dan LC serta di Desa Bengkel dapat ditangani sekitar 45 menit,” ungkap Arya.

Baca Juga  Ngobrol Bareng Santai, Ny. Putri Koster Sosialisasikan 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru Pertanian Kerthi Bali

Menurut Arya, respons cepat tersebut penting untuk memastikan api tidak menjalar ke area lain maupun bangunan di sekitar lokasi. Terlebih, kebakaran lahan di wilayah pedesaan berpotensi meluas apabila kondisi vegetasi kering disertai hembusan angin.

“Kami terus mengingatkan seluruh personel untuk mengutamakan kecepatan, keselamatan dan ketepatan dalam melakukan penanganan. Tujuannya bukan hanya memadamkan api, tetapi juga melokalisir agar tidak meluas,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari tiga kejadian tersebut tidak terdapat laporan korban jiwa. Kerugian material juga dapat ditekan karena petugas segera melakukan pemadaman setelah menerima informasi. Untuk itu, masyarakat diminta segera menghubungi Damkarmat apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Musim kemarau saat ini, kami mengimbau masyarakat agar benar-benar berhati-hati terhadap sumber api. Jangan membakar sampah atau lahan sembarangan, pastikan kompor dan peralatan listrik dalam kondisi aman, serta jangan meninggalkan api tanpa pengawasan. Kondisi angin kencang sangat mudah membuat api kecil menjadi kebakaran besar. Segera laporkan apabila terjadi kebakaran agar petugas dapat bergerak cepat,” pungkas Arya dikutip dari laman bulelengkab.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ikuti Evaluasi Provinsi, Ketua TP. Posyandu Badung Paparkan Transformasi Layanan 6 SPM

Published

on

By

Ketua TP Posyandu Badung Ikuti Lomba Posyandu Provinsi
IKUTI WAWANCARA: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat mengikuti sesi presentasi dan wawancara Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Denpasar, Selasa (8/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengikuti sesi presentasi dan wawancara Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Denpasar, Selasa (8/9).

Kegiatan ini berfokus pada penilaian kesiapan daerah dalam melakukan transisi besar menuju Integrasi Layanan Primer (ILP) dan penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Selain itu, tim juga menilai kemampuan daerah dalam mengintegrasikan kearifan lokal Bali untuk mengatasi isu kesehatan krusial, seperti penanganan stunting dan kesehatan lansia.

Proses penilaian ini diuji langsung oleh Tim Penilai Provinsi Bali yang terdiri dari perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi memaparkan secara rinci konsep, strategi, dan implementasi nyata transformasi Posyandu yang telah berjalan di Kabupaten Badung.

Ditemui seusai acara, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar ajang penilaian kompetisi, melainkan forum diskusi berharga untuk menyamakan persepsi mengenai penerapan transformasi Posyandu 6 SPM di tingkat akar rumput.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi kita semua. Kita pastikan apakah pemahaman dan pelaksanaan Posyandu 6 SPM ini sudah berjalan serentak dan sama di setiap desa, kelurahan, hingga kecamatan di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan inovasi unggulan yang dikembangkan di Badung, yaitu program Badung Peduli Residu serta pelaksanaan rutin Temu Wirasa Kader yang merata hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Langkah inovatif ini dirancang untuk memperkuat pemahaman, sinkronisasi, dan memperkokoh kapasitas seluruh kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat demi mewujudkan warga Badung yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Putri Koster Dorong Penguatan Sinergitas Dalam Implementasikan Program Kerja

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca