Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jumpa Pers Gubernur, Kapolda, Pangdam, dan Ketua PHDI Bali: Mari Tingkatkan Solidaritas-Kohesi Sosial Agar Covid-19 Segera Berakhir

BALIILU Tayang

:

de
KONFERENSI PERS COVID-19: Gubernur Bali bersama Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana dan Ketua PHDI Bali.

Denpasar, baliilu.com – Sejak Corona Virus Disease (Covid-19) muncul di Bali, penanganan telah dilakukan secara terpola dan terarah dengan cukup baik berkat adanya sinergi dan kerjasama antara Gubernur, Kapolda, dan Pangdam serta seluruh pemangku kepentingan di wilayah Bali karena sama-sama terpanggil dalam melaksanakan tugas untuk kemanusiaan dan untuk rakyat Bali.

‘’Sebagai Gubernur dan atas nama masyarakat Bali, saya mengapresiasi dan menghargai semua pihak yang telah menunjukkan komitmen dan upaya secara nyata dalam bergotong-royong menangani Covid-19. Marilah terus bekerja keras dengan tulus, meningkatkan solidaritas-kohesi sosial, kebersamaan dan gotong-royong agar Covid-19 di Provinsi Bali segera berakhir,’’ ujar Gubernur Bali Wayan Koster bersama Kapolda Bali Inspektur Jenderal Petrus Reinhard Golose, Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto dan Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali Prof. I Gusti Ngurah Sudiana saat menggelar video conference dengan bupati/walikota, dandim, kapolres dan PHDI kabupaten/kota se-Bali, Senin (20/4-2020) di Gedung PRG Mapolda Bali, Denpasar.

Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan terkait perkembangan pasien Covid-19 di Bali sampai 19 April 2020, jumlah komulatif pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 360 orang. Jumlah komulatif pasien positif Covid-19 sebanyak 135 orang, terdiri dari WNA sebanyak 8 orang (6%), WNI sebanyak 127 orang (94%). PMI/ABK asal Bali sebanyak 86 orang (64%). Terjangkit di daerah luar Bali sebanyak 16 orang (12%). Terjangkit di Bali sebanyak 25 orang (18%). Yang sudah sembuh sebanyak 38 orang (4 orang WNA dan 34 orang WNI) (28%).

Sedangkan yang meninggal sebanyak 3 orang (2 %) (2 orang WNA dan 1 orang (WNI). Jumlah pasien yang masih dirawat sebanyak 94 orang (70%).

Baca Juga  Satpol PP Denpasar kembali Amankan ODGJ

Penambahan pasien positif Covid-19 sebagian besar berasal dari PMI/ABK sebanyak 86 orang (64%), dan terjangkit di daerah luar Bali sebanyak 16 orang (12%), sedangkan yang terjangkit di Bali jumlahnya kecil sebanyak 25 orang (18%).

Sampai 19 April 2020 jumlah PMI/ABK yang sudah datang sebanyak 10.684 orang. Para PMI/ABK itu adalah warga Bali yang kembali karena dipulangkan oleh perusahaan di negara tempat mereka bekerja. Mereka itu sejatinya adalah penyumbang devisa yang besar bagi Bali dan Indonesia.

Gubernur Koster mengatakan kedatangan para PMI di bandara dan pelabuhan telah mengikuti prosedur pemeriksaan kesehatan yang sangat ketat meliputi; pemeriksaan sertifikat kesehatan, pemeriksaan suhu tubuh, dan rapid test Covid-19 yang dilaksanakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali.

Dalam penanganan PMI/ABK telah diatur pembagian tugas yaitu: pasien yang positif Covid-19 ditangani oleh Gugus Tugas Pemerintah Provinsi Bali, sedangkan pasien yang negatif Covid-19 ditangani oleh Gugus Tugas Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali.

Para PMI/ABK yang positif dirawat di rumah sakit rujukan. Para PMI/ABK yang negatif dikarantina di hotel atau fasilitas lain yang ditentukan oleh Gugus Tugas Kabupaten/Kota. Tempat karantina dijaga ketat oleh aparat keamanan. Para PMI/ABK harus tertib dan disiplin mengikuti protokol kesehatan tidak boleh keluar kamar.

Sehubungan dengan hal tersebut, Gubernur Bali bersama Majelis Desa Adat dan Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali telah mengeluarkan seruan kepada seluruh komponen masyarakat Bali untuk menerima tempat karantina bagi para PMI tersebut, dengan tidak melakukan gerakan penolakan dengan alasan apa pun juga.

‘’Marilah kedepankan nilai-nilai kemanusiaan, sikap sopan santun, menyama braya, paras paros, dan membangun kebersamaan dengan rasa suka-duka sesama sameton Bali sesuai dengan nilai-nilai budaya Bali,’’ ujar Koster.

Baca Juga  Live IG @toyadevasya, Arto Biantoro: Brand Harus Memiliki Kekuatan Identitas

Gugus Tugas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, saat ini tengah bekerja keras melakukan percepatan penanganan Covid-19 dengan menyiapkan berbagai upaya dan fasilitas kesehatan yang diperlukan agar Covid-19 segera berakhir.

‘’Kami kembali mengingatkan agar masyarakat mengikuti imbauan dan instruksi yang dikeluarkan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yaitu tetap tinggal di rumah, bekerja di rumah, belajar di rumah, dan membatasi aktivitas keluar rumah serta membatasi interaksi dengan masyarakat yang melibatkan banyak orang,’’ ujar Koster.

Bila ada kepentingan mendesak harus keluar rumah maka harus menggunakan masker, menjaga jarak, dan mengikuti Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

‘’Kami menyerukan kepada masyarakat Bali agar selalu mengikuti informasi yang resmi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, dengan tidak mudah mempercayai berita bohong (hoax), tidak mudah terprovokasi oleh siapa pun juga yang tidak bertanggung jawab,’’ kata Gubernur Koster.

‘’Kami mengajak seluruh komponen masyarakat Bali, pemerintah kabupaten/kota, desa adat, dan desa/kelurahan agar terus menjaga suasana yang kondusif dan aman bagi Bali sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sehingga penanganan Covid-19 dapat dilaksanakan dengan baik, karena ini merupakan tanggungjawab kita bersama,’’ ujarnya.

Bahwa penanganan Covid-19 yang sedang dilaksanakan oleh negara merupakan situasi dalam status Tanggap Darurat dan Bencana Nasional Bukan Alam yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, dan harus dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.

Dalam status demikian, negara berhak mengatur dengan tegas warganya agar tertib dan disiplin mengikuti arahan dan kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Bagi warga yang tidak tertib, tidak disiplin, dan/atau melanggar ketentuan maka aparat negara akan bertindak secara tegas.

Sementara itu, Kapolda Bali menegaskan sesuai Keppres No.7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dimana TNI-POLRI harus memback up Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Baca Juga  Update Covid-19 (8/9) di Bali, 12 Pasien Meninggal, Kasus Positif Bertambah 164 Orang, Sembuh Nambah 114 Orang

Polda Bali beserta seluruh jajarannya bekerja sama dengan BNPB/BPBD, TNI dan Pemerintah Daerah, melaksanakan operasi terpusat kontinjensi “Aman Nusa Agung – Penanganan Covid-19 Tahun 2020” di seluruh wilayah Provinsi Bali dengan mengedepankan langkah pencegahan dan penanggulangan serta mengambil langkah terakhir berupa tindakan penegakan hukum apabila terdapat individu atau kelompok yang mencoba memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi atau golongannya.

Semua lapisan masyarakat diharapkan bisa terlibat bekerjasama, bersama-sama memecahkan masalah pandemi Covid-19.

Dalam Penanganan Covid-19, Kapolda Bali membentuk Satgas Khusus yang berjumlah 226 personel guna mem-back up Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali. Dalam pelaksanaan tugasnya, Satgas Khusus mengenakan APD lengkap untuk membantu mengambil tindakan-tindakan yang bersifat urgent dan darurat.

Sedangkan Pangdam IX Udayana mengharapkan peran serta masyarakat dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di tingkat desa untuk ikut aktif melakukan pendataan dan menyampaikan laporan apabila terdapat warga luar Bali, PMI dan sebagainya yang masuk Bali namun belum melalui prosedur standar penanganan Covid-19 sehingga tidak terdata. Hal ini bertujuan untuk mapping (pemetaan) data warga, dan saat terdapat warga yang terdampak Covid-19 bisa segera dilacak penyebarannya. (*/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Putri Koster: Festival Seni Bali Jani Jadi Ruang Tumbuh Talenta Muda Bali

Published

on

By

Festival Seni Bali Jani
HADIRI FSBJ 2026: Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster saat menyaksikan pagelaran musik "Sang Surya Sampun Metangi: Menyongsong Indahnya Permata Khatulistiwa" yang dibawakan Sanggar Eka Mahardika Putra dalam rangkaian Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 di Taman Budaya Art Center Denpasar, Selasa (14/7). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster, menegaskan bahwa Festival Seni Bali Jani (FSBJ) memiliki peran strategis sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan kecintaan terhadap seni budaya Bali di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan saat menyaksikan pagelaran musik “Sang Surya Sampun Metangi: Menyongsong Indahnya Permata Khatulistiwa” yang dibawakan Sanggar Eka Mahardika Putra dalam rangkaian Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 di Taman Budaya Art Center Denpasar, Selasa (14/7).

Penampilan para seniman muda malam itu menghadirkan perpaduan musik pop modern dengan sentuhan etnik Bali. Selain menyuguhkan harmoni musik yang khas, pertunjukan juga mengangkat pesan pelestarian alam melalui ajakan untuk membiasakan pemilahan sampah berdasarkan sumber dan jenisnya.

Menyaksikan penampilan tersebut, Putri Koster mengaku bangga melihat kemampuan generasi muda Bali yang terus berkembang dan semakin berani mengekspresikan kreativitasnya melalui seni.

“Saya sangat senang melihat bakat talenta-talenta muda yang semakin terasah,” ujarnya.

Menurutnya, generasi muda tidak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik, tetapi juga perlu mengembangkan keterampilan nonteknis (soft skills), seperti kemampuan berkesenian, berkolaborasi, serta membangun kepercayaan diri melalui ruang-ruang kreatif.

Karena itu, Putri Koster menilai Festival Seni Bali Jani menjadi salah satu instrumen penting dalam menumbuhkan ekosistem seni yang sehat sekaligus memberi kesempatan bagi talenta muda untuk terus berkarya.

“Itulah salah satu tujuan Festival Seni Bali Jani, yakni mewadahi dan mengembangkan talenta-talenta muda agar tetap aktif dan berkreativitas di tengah gempuran gawai,” katanya.

Ia juga mengungkapkan harapannya agar semangat pembinaan yang dibangun melalui Festival Seni Bali Jani dapat dikembangkan hingga ke tingkat kabupaten/kota melalui penyelenggaraan festival maupun berbagai ajang kreativitas yang melibatkan generasi muda.

Baca Juga  Tekan Kasus Corona secara Masif, 188 Pedagang Pasar Pasah Pemecutan Di-Rapid Test

Menurut Putri Koster, perpaduan musik modern dengan kekayaan instrumen dan gamelan Bali yang ditampilkan para peserta membuktikan bahwa seni kontemporer dapat berkembang tanpa meninggalkan akar budaya.

“Ini merupakan perpaduan musik pop modern dengan nuansa Bali yang menghasilkan sajian musik yang unik. Unsur etnik, akar budaya, instrumen, dan gamelan Bali berpadu harmonis sehingga menghadirkan pengalaman musikal yang khas,” ujarnya.

Ia berharap Festival Seni Bali Jani terus menjadi ruang apresiasi, edukasi, dan regenerasi seniman muda Bali sehingga semakin diminati masyarakat serta mampu melahirkan karya-karya kreatif yang memperkuat identitas budaya Bali di tengah perkembangan zaman.

Dengan semangat tersebut, Festival Seni Bali Jani tidak hanya menjadi panggung pertunjukan seni, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun sumber daya manusia yang kreatif, berkarakter, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya Bali sebagai implementasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra Gelar Khitan Massal Gratis

145 Anak di Kota Bima Rasakan Manfaat Program Kepedulian

Loading

Published

on

By

pegadaian bali nusra
LAKSANAKAN TJSL: PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra saat melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan melalui kegiatan Khitan Massal Gratis dan Donor Darah yang diselenggarakan di Kantor Pegadaian Cabang Bima. (Foto: Hms PT Pegadaian)

Bima, NTB, baliilu.com – PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan Khitan Massal Gratis yang diselenggarakan di Kantor Pegadaian Cabang Bima. Antusiasme masyarakat begitu tinggi sehingga jumlah peserta meningkat dari target awal 120 anak menjadi 145 anak.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan melibatkan tenaga medis profesional, seluruh proses khitan dilaksanakan secara aman, nyaman, dan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra, Edy Purwanto, menyampaikan bahwa kegiatan khitan massal ini merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban keluarga.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami berharap program khitan massal ini tidak hanya membantu dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian PT Pegadaian (Persero) kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan,” ujar Edy.

Senada dengan itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa, Mustofa, mengatakan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa program sosial seperti khitan massal sangat dibutuhkan dan memberikan dampak positif bagi warga.

“Kami sangat bersyukur melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa kehadiran PT Pegadaian (Persero) tidak hanya dirasakan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui program-program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkap Mustofa.

Selain memberikan layanan khitan secara gratis, peserta juga mendapatkan pendampingan medis selama proses tindakan sehingga para orang tua merasa lebih tenang dan nyaman.

Baca Juga  Gubernur Koster Gelontorkan Stimulus, Bali yang Pertama Beri Bantuan untuk Usaha Koperasi

Sebagai rangkaian kegiatan sosial, PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra juga menggelar aksi donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bima yang diikuti oleh karyawan, mitra, serta masyarakat umum.

Melalui kegiatan ini, PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya menyediakan layanan keuangan yang mudah, aman, dan terpercaya, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Semangat “Melayani Sepenuh Hati, MengEMASkan Indonesia” menjadi landasan Pegadaian dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Targetkan Bali Bebas Pembangkit Tenaga Fosil, PLTS Jadi Andalan Menuju Net Zero Emission 2045

Published

on

By

gubernur koster
BUKA ISS 2026: Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka Indonesia Solar Summit (ISS) 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru Bali, Sanur, Denpasar, Selasa (14/7). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya menjadikan Bali mandiri energi berbasis energi bersih dengan menghentikan ketergantungan pada pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi strategi utama untuk mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) 2045, lima belas tahun lebih cepat dibandingkan target nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Koster saat membuka Indonesia Solar Summit (ISS) 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru Bali, Sanur, Denpasar, Selasa (14/7).

Menurut Koster, sebagai daerah yang bertumpu pada sektor pariwisata, Bali membutuhkan kualitas lingkungan yang baik serta sistem energi yang bersih, aman, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari implementasi Visi Pembangunan Daerah Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

“Untuk mewujudkan target tersebut, kami mempercepat pengembangan energi baru terbarukan, khususnya energi surya, memperluas penggunaan kendaraan listrik, mengembangkan pembangkit listrik berbasis energi bersih, serta membuka ruang investasi dan kolaborasi di sektor energi hijau,” ujar Koster.

Ia menegaskan, Bali harus memiliki kemandirian energi dengan memanfaatkan sumber energi yang tersedia di daerah sendiri. Ke depan, pembangkit listrik di Bali diharapkan tidak lagi menggunakan bahan bakar fosil agar sumber pencemaran udara dapat dihilangkan sehingga kualitas udara tetap terjaga.

“PLTS adalah pilihan terbaik karena sumber energinya berasal dari matahari. Saya mendorong pemanfaatan PLTS sebagai sumber energi masa depan Bali,” tegasnya.

Koster juga menyatakan Pemerintah Provinsi Bali siap mendukung masyarakat yang ingin memasang PLTS. Menurutnya, penggunaan energi surya tidak merugikan pemerintah, justru perlu difasilitasi sebagai bagian dari percepatan transisi energi bersih.

Baca Juga  Live IG @toyadevasya, Arto Biantoro: Brand Harus Memiliki Kekuatan Identitas

“Kalau masyarakat mau memasang PLTS, saya akan dukung. Pemerintah harus memfasilitasi karena ini memberi manfaat besar bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Sebagai bentuk implementasi, Pemprov Bali akan mengembangkan kawasan rendah emisi yang diawali dari Nusa Penida. Selanjutnya, program tersebut akan diperluas ke kawasan Nusa Dua, Kuta, Sanur, dan Ubud.

“Kami akan memulai dari Nusa Penida terlebih dahulu. Semoga program ini berjalan dengan baik dan menjadi contoh bagi kawasan lainnya di Bali,” ujarnya.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali telah menerbitkan sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 9 Tahun 2020 tentang Rencana Umum Energi Daerah, Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih, serta Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pemanfaatan PLTS Atap di Provinsi Bali.

Koster berharap Indonesia Solar Summit 2026 tidak hanya menghasilkan diskusi, tetapi juga melahirkan kemitraan strategis, investasi konkret, dan rekomendasi kebijakan yang mampu mempercepat terwujudnya target nasional pengembangan 100 gigawatt energi surya.

Sementara itu, CEO Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, mengatakan Indonesia Solar Summit merupakan forum nasional tahunan yang diselenggarakan IESR bersama kementerian dan lembaga pemerintah untuk mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.

ISS 2026 berlangsung pada 14–16 Juli 2026 di The Meru Sanur, Bali, dengan fokus pada percepatan target pembangunan 100 GW PLTS, pengurangan penggunaan pembangkit berbahan bakar diesel, strategi pembiayaan, serta penguatan ekosistem industri tenaga surya nasional.

Fabby mengungkapkan, sejak pertama kali digelar pada 2022, ISS selalu diselenggarakan di Jakarta. Tahun 2026 menjadi kali pertama forum tersebut berlangsung di luar ibu kota, dengan Bali dipilih karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengembangan energi bersih.

Baca Juga  Update Covid-19 (17/6) Bali, Kasus Positif dan Sembuh Tertinggi dalam Sehari, Didominasi Transmisi Lokal

“Energi surya bukan lagi sekadar wacana, tetapi telah menjadi agenda pembangunan nasional untuk mencapai kemandirian energi. Tantangan kita sekarang adalah mengubah potensi besar yang dimiliki Indonesia menjadi investasi nyata dan mempercepat terwujudnya ekonomi hijau,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca