Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Komit Bangun SDM Bali Unggul, Gubernur Koster Perkuat Akses Pendidikan Tinggi Lewat Program SKSS

BALIILU Tayang

:

gubernur koster
SERAHKAN PROGRAM SKSS: Gubernur Bali Wayan Koster saat menyerahkan Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2025 dilaksanakan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar, Selasa (23/12). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Bali yang unggul melalui pelaksanaan Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2025. Penyerahan bantuan program tersebut dilaksanakan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar, Selasa (23/12).

Program SKSS merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Bali dan mungkin menjadi program pertama di Indonesia yang secara khusus memperluas akses pendidikan tinggi bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem. Dalam pelaksanaannya, Pemprov Bali menggandeng 26 perguruan tinggi negeri dan swasta di Bali sebagai mitra program.

“Program Satu Keluarga Satu Sarjana ini adalah komitmen saya untuk memastikan anak-anak Bali dari keluarga tidak mampu tetap bisa mengenyam pendidikan tinggi. Pendidikan adalah kunci utama membangun SDM Bali yang unggul dan berdaya saing,” tegasnya.

Pada Tahun 2025, Program SKSS mencanangkan 3.000 mahasiswa, namun kurangnya sosialisasi serta waktu yang terbatas, terdaftar sekitar 1000 calon mahasiswa dari 9 kabupaten/ kota se Bali. Dari 1.000 calon mahasiswa tersebut terdapat calon mahasiswa yang sudah menerima bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) dan akhirnya tahun 2025 ini SKSS diberikan kepada 500 mahasiswa dari seluruh kabupaten/kota di Bali.

Gubernur Koster menjelaskan, bantuan yang diberikan mencakup biaya hidup bulanan sebesar Rp 1,4 juta bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di Denpasar dan Badung, serta Rp 1,2 juta bagi mahasiswa di kabupaten lainnya. Khusus mahasiswa Universitas Terbuka (UT), bantuan biaya hidup sebesar Rp 750 ribu per bulan karena tidak memerlukan biaya kos. Selain itu, Pemprov Bali juga memberikan dukungan Uang Kuliah Tunggal (UKT) maksimal Rp1 juta per semester serta biaya pendaftaran maksimal Rp 300 ribu.

Baca Juga  Deklarasi Menuju Bali Emisi Nol Bersih 2045 Pertegas Komitmen Visi Pembangunan “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”

“Program ini memang belum sepenuhnya menjawab seluruh kebutuhan, tetapi setidaknya meringankan beban biaya hidup dan pendidikan mahasiswa. Pemerintah Provinsi Bali juga bekerja sama dengan perguruan tinggi agar biaya kuliah bisa ditekan dan lebih terjangkau,” jelasnya.

Gubernur Koster menambahkan, respons perguruan tinggi mitra terhadap Program SKSS sangat positif. Pemprov Bali berkomitmen untuk melakukan sosialisasi lebih awal mulai tahun 2026 agar program ini dapat menjangkau lebih banyak keluarga sasaran secara optimal.

“Mulai 2026, sosialisasi kita lakukan lebih awal supaya lebih banyak keluarga miskin dan miskin ekstrem yang bisa memanfaatkan program ini. Prinsipnya jelas, satu keluarga ditanggung satu sarjana oleh Pemerintah Provinsi Bali,” ujar Gubernur Koster.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster juga membagikan pengalaman pribadinya yang berasal dari keluarga tidak mampu. Sejak usia sekolah, ia telah terbiasa bekerja membantu orang tua. Kerja keras, disiplin, dan semangat belajar mengantarkannya meraih pendidikan hingga Institut Teknologi Bandung (ITB) dan mengabdi sebagai anggota DPR RI tiga periode dan Gubernur Bali dua periode.

“Kekayaan yang paling abadi adalah kekayaan di kepala. Ilmu pengetahuan tidak akan pernah hilang. Hidup harus dipecahkan dengan pikiran sendiri, menjadi mandiri, mampu memecahkan masalah, berkualitas, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Bali juga menyiapkan akselerasi pendidikan hingga jenjang S2 dan S3 sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan SDM Bali. Gubernur Koster mendorong mahasiswa penerima SKSS untuk tidak berhenti pada jenjang sarjana dan terus meningkatkan kapasitas diri menghadapi kompetisi yang semakin ketat.

“Saya doakan kalian semua dapat mengikuti perkuliahan dengan baik, rajin belajar, tekun, dan meraih prestasi setinggi-tingginya. Jadilah putra-putri terbaik Bali yang tidak hanya membanggakan keluarga dan daerah, tetapi juga membanggakan Indonesia,” pungkasnya.

Baca Juga  Belasan Ribu Pecalang Siap Jaga Bali Secara Sekala-Niskala

Kegiatan dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, kepala dinas pendidikan kabupaten/kota se-Bali, serta pimpinan perguruan tinggi mitra Program SKSS Tahun 2025. Secara simbolis, bantuan diserahkan kepada mahasiswa dari sembilan kabupaten/kota yang menempuh pendidikan di antaranya di Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), STKIP Agama Hindu Amlapura, Universitas Terbuka, Primakara University, ITKES Bali, Poltekkes Denpasar, serta Institut Agama Hindu Mpu Kuturan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Adi Arnawa Potong Tumpeng Perayaan HUT Ke-59 Banjar Mumbul, Apresiasi Aplikasi Sikap Mumbul

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa
HADIRI HUT: Bupati Adi Arnawa saat menghadiri perayaan HUT Banjar Mumbul ke-59 Tahun sekaligus launching Aplikasi Sikap Mumbul, Senin (29/6) bertempat di Balai Banjar Mumbul (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Banjar Mumbul ke-59 Tahun sekaligus launching Aplikasi Sistem Krama dan Prajuru Adat Mumbul (Sikap Mumbul), Senin (29/6) bertempat di Balai Banjar Mumbul. Turut hadir dalam kesempatan ini Anggota DPRD Badung I Wayan Sukses, Perwakilan Camat Kuta Selatan, Perwakilan Lurah Benoa, Bendesa Adat, Kaling, Kelian Adat I Wayan Sumo, tokoh serta masyarakat setempat.

Perayaan HUT Banjar Mumbul mengangkat tema “Dharma Raksita, Mumbul Wjaya Jagadhita” yang berarti dengan tetap menjaga dan melestarikan nilai- nilai dharma sebagai landasan kehidupan, Banjar Mumbul terus melangkah menuju kejayaan, kemajuan, serta mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi seluruh krama.

Dalam sambutannya Bupati Adi Arnawa, menyampaikan rasa syukur dapat ikut merayakan wanti warsa Banjar Mumbul ke-59 yang bertepatan rahina Purnama Kasa. Semoga krama Banjar Mumbul semakin kompak, sukses dan jaya selalu. Bupati juga sangat mengapresiasi terbangunnya aplikasi Sikap Mumbul.

“Ini luar biasa sekali, ke depan dapat dikembangkan lagi, tidak hanya untuk krama adat saja, namun aplikasi ini juga dapat dipakai untuk banjar dinas terutama untuk masyarakat pendatang. Jadi kita mengetahui data pasti berapa jumlah penduduk pendatang yang ada di Kabupaten Badung khususnya yang ada di Banjar Mumbul ini,” terangnya.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, untuk menopang sektor pariwisata serta mengatasi persoalan kemacetan dan keterbatasan akses jalan di Badung, Pemkab Badung telah melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan baru sehingga mempercepat waktu tempuh masyarakat. Selain itu, Pemkab Badung juga telah dan akan menggulirkan berbagai program bantuan kepada masyarakat. Mulai dari beasiswa S1 gratis untuk keluarga berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan, bantuan bagi lansia yang mencapai usia 75 tahun, dibantu 3 juta pada saat hari ulang tahun dan ada program bantuan hari raya keagamaan sebesar 2 juta per KK. Di tahun 2026 ini pihaknya juga akan memberikan beasiswa “Nak Badung” untuk anak-anak SMA Negeri maupun swasta yang bersekolah di Badung. Untuk penyandang difabel dibantu sebesar 1 juta per bulan. Hal ini untuk meringankan beban keluarga setidaknya untuk kebutuhan makan bagi penyandang difabel. Ada pula program tertib administrasi akte kematian dibantu sebesar 10 juta.

Baca Juga  Diganjar Penghargaan, Pemprov Bali Tingkatkan Implementasi Perda KTR

Sementara itu, Ketua Panitia I Ketut Sulandra mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung berserta jajaran yang telah berkenan hadir dan memberi dukungan kepada krama banjar dalam perayaan HUT Banjar Adat Mumbul tahun ini. Dikatakan, perayaan ini bukan sekedar sebuah peringatan perjalanan waktu, tetapi menjadi momentum untuk mengenang sejarah, menghargai perjuangan para pendahulu dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Banjar Mumbul yang kita cintai.

Disampaikan bahwa sejarah banjar Mumbul berasal dari terbentuknya sebuah organisasi kepemudaan pada tahun 1963 yang diberi nama Rukun Pemuda Mumbul. Organisasi ini menjadi wadah pemersatu generasi muda pada masa itu sekaligus menjadi cikal bakal lahirnya Banjar Mumbul. Adapun tokoh penting pemrakarsa dari organisasi kepemudaan “Rukun Pemuda Mumbul” sekaligus pemrakarsa terbentuknya Banjar Mumbul yaitu Almarhum Bapak Ir. I Nyoman Gelebet, M.Si. Beliau merupakan sosok visioner yang memiliki semangat pengabdian yang tinggi terhadap masyarakat. Berkat pemikiran, dedikasi dan perjuangan Beliau bersama para tokoh lainnya, fondasi kebersamaan dan persatuan masyarakat Mumbul dapat terbangun dengan kokoh hingga berkembang seperti saat sekarang.

“Perayaan HUT Banjar Mumbul ke-59 ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, melestarikan warisan para pendahulu, serta mewujudkan Banjar Mumbul yang semakin maju, mandiri dan sejahtera,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Badung Terima Kunjungan Bupati Kendal

Published

on

By

Alit Sucipta
TERIMA KUNKER: Wabup Bagus Alit Sucipta saat menerima kunjungan kerja Bupati Kendal, Jawa Tengah Dyah Kartika Permanasari beserta jajaran di Puspem Badung, Selasa (30/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menerima kunjungan kerja Bupati Kendal, Jawa Tengah Dyah Kartika Permanasari beserta jajaran terkait dengan optimalisasi pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD) sektor pajak dan retribusi yang terkait dengan Industri Hospitality di Kabupaten Badung, bertempat di Ruangan Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Selasa (30/6).

Pada kesempatan ini, Wabup didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Badung I Made Agus Aryawan beserta OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung.

Wabup Bagus Alit Sucipta dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada Bupati Kendal beserta rombongan di Kabupaten Badung. Menurutnya, kunjungan kerja tersebut menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat sinergi dan saling berbagi pengalaman dalam tata kelola pemerintahan, khususnya terkait optimalisasi PAD.

“Sektor pariwisata masih menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Badung sehingga optimalisasi pajak dan retribusi daerah terus dilakukan melalui penguatan sistem digital, peningkatan pengawasan, serta membangun kepatuhan wajib pajak. Untuk itu, bersama Bapak Bupati memperkuat pembangunan infrastruktur untuk menangani beberapa masalah seperti kemacetan, sampah dan lainnya. Untuk menjaga pariwisata Badung berkualitas,” ujarnya.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari dalam sambutannya menyampaikan bahwa secara geografis, Kabupaten Kendal hampir sama dengan Kabupaten Badung. Namun, PAD Kabupaten Kendal sangat jauh dari Kabupaten Badung. Dijelaskan lebih lanjut, di Kabupaten Kendal terdapat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal industri yang berdampak untuk pertumbuhan ekonomi Kendal yang tumbuh hingga 7,99%.

“Terima kasih kepada Bapak Wabup beserta jajaran yang telah menerima kami. Tujuan kami yaitu silaturahmi karena kami percaya bahwa silaturahmi membawa kemanfaatan. Selain itu, kami juga ingin belajar tentang bagaimana meningkatkan PAD kami dengan pemberdayaan desa wisata untuk meningkatkan perekonomian. Kami ingin bertukar pikiran untuk program yang bisa diadopsi oleh Kabupaten Kendal dan juga berharap pertemuan ini bisa membuka peluang kerja sama ekonomi antara Kabupaten Badung dan Kendal,” ucapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Belasan Ribu Pecalang Siap Jaga Bali Secara Sekala-Niskala

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Hadiri Rakor Monitoring Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos di Kemendagri

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa
HADIRI RAKOR: Bupati Adi Arnawa saat menghadiri Rakor Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos, bertempat di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian beserta jajaran, Selasa (30/6). (Foto: Hms Badung)

Jakarta, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Perluasan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos), bertempat di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian beserta jajaran, Selasa (30/6).

Rapat ini juga dihadiri langsung Gubernur Bali I Wayan Koster beserta Bupati/Wali Kota se-Bali, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan secara daring oleh para Bupati/Walikota daerah perluasan piloting, serta kementerian dan lembaga terkait.

Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari monitoring terhadap pelaksanaan perluasan piloting digitalisasi bansos di 43 kabupaten/kota. Selain mengevaluasi perkembangan implementasi di masing-masing daerah, pertemuan juga membahas kesiapan rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia untuk meninjau progres pelaksanaan piloting digitalisasi bansos, sekaligus mempersiapkan agenda rapat terbatas mengenai percepatan transformasi pemerintahan digital.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat untuk mempercepat transformasi digital, khususnya pada tata kelola penyaluran bantuan sosial. Menurutnya, digitalisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

“Pemkab Badung siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam menyukseskan implementasi digitalisasi bantuan sosial. Melalui sistem yang terintegrasi, diharapkan penyaluran bantuan semakin efektif, transparan, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Bupati Adi Arnawa menambahkan, keikutsertaan Kabupaten Badung dalam perluasan piloting digitalisasi bansos menjadi wujud komitmen daerah dalam mendukung agenda transformasi digital nasional. Sinergi antar-pemerintah diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif, modern dan berorientasi pada pelayanan publik yang semakin berkualitas. “Melalui sinergitas ini, mudah-mudahan memperkuat tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Badung,” ujarnya. (gs/bi)

Baca Juga  Deklarasi Menuju Bali Emisi Nol Bersih 2045 Pertegas Komitmen Visi Pembangunan “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca