Sunday, 14 April 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KRIMINAL

Kunci Nyantol Ditinggal Menuai Padi, Sepeda Motor Dibawa Kabur

BALIILU Tayang

:

polres buleleng
Kapolres Buleleng AKBP I Made Dhanuardana, SIK, MH saat konferensi pers akhir tahun pada Rabu, 28 Desember 2022 di Mapolres Buleleng. (Foto: ist)

Buleleng, baliilu.com – Kadek Someardana (35) kaget ketika melihat sepeda motornya dibawa kabur oleh seseorang saat diparkir di pinggir Jalan Pantai Segara Banjar Dinas Badung Desa Bungkulan Kecamatan Buleleng pada Sabtu, 24 Desember 2022 pukul 14.00 Wita. Melihat sepeda motornya dibawa kabur, Kadek sontak mengejar dengan meminjam kendaraan hingga pelaku tertangkap.

Kejadian ini bermula saat Kadek Someardana akan menuai padi memarkir sepeda motornya di pinggir jalan raya. Namun korban lupa mengambil kuncinya sehingga masih nyantol saat ditinggal menuai padi di tengah sawah yang berjarak hanya 15 meter. 

‘’Saat sedang menuai padi, terdengar sepeda motor milik korban ada yang menghidupkan. Setelah dilihat ternyata ada orang lain yang menghidupkannya dan orang tersebut sudah duduk di atas sepeda motor dan langsung membawa kabur menuju arah ke selatan,’‘ terang Kapolres Buleleng AKBP I Made Dhanuardana, SIK, MH saat konferensi pers akhir tahun pada Rabu, 28 Desember 2022 di Mapolres Buleleng.

Kapolres Made Dhanu mengungkapkan, seketika korban Kadek berteriak bahwa sepeda motornya dibawa kabur. Kemudian Luh Kertiasih yang juga ikut menuai padi dan membawa sepeda motor, langsung menyerahkan kunci sepeda motornya kepada korban agar korban bisa mengejar pelaku. 

Saat korban mengejar pelaku, terlihat oleh Gede Sukradana sehingga ikut membantu mengejar pelaku. Saat pengejaran tersebut pelaku tertangkap di sebelah timur SPBU yang ada di Desa Giri Emas bersama dengan barang bukti yang dibawanya berupa 1 (satu) unit sepeda motor jenis Honda Supra X Nopol DK 4978 VK, warna hitam strip hijau, kemudian pelaku diserahkan kepada petugas kepolisian yang ada di Pos Pantau Polsek Sawan.

Baca Juga  Kapolres Buleleng: Jadilah Srikandi Polri dan Esti Bakti Warapsari

Pelaku yang berinisial NR (43) berasal dari Banjar Dinas Kubukili Desa Sudaji Kecamatan Sawan. Niat pelaku mengambil sepeda motor tersebut ketika melihat sepeda motor terparkir dengan kunci kontak nyantol pada stop kontaknya. Karena situasi sepi dan dirasa aman, pelaku menghidupkan sepeda motor korban dengan membawanya pergi dengan cara mengendarainya dengan maksud untuk dimiliki.

‘‘Terhadap pelaku NR disangka telah melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,‘‘ ujar Kapolres. (eka/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KRIMINAL

Sepekan Polresta Denpasar Amankan Puluhan Pelaku Pencurian

Published

on

By

pencurian di denpasar
KONFERENSI PERS: Wakapolresta Denpasar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana, S.I.K., M.Si. didampingi Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Laorens Rajamangapul Heselo saat konferensi pers di Mapolresta, Senin (8/4/24). (Foto: Hms Polresta Denpasar)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Reskrim dan jajaran Polsek di wilayah Polresta Denpasar berhasil mengamankan 13 tersangka kejahatan jalanan yakni pencurian pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian biasa (cusa) selama sepekan terakhir (1-8 April 2024).

Hal ini disampaikan Wakapolresta Denpasar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana, S.I.K., M.Si. didampingi Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Laorens Rajamangapul Heselo di Mapolresta, Senin (8/4/24).

Wakapolresta menyebutkan dari 13 tersangka tersebut dibagi dalam 10 kasus di antaranya 1 kasus curat, 5 kasus curanmor, 4 kasus cusa.

“Ada dua pelaku curat yakni TR dan Ferd. Kemudian, tujuh pelaku curanmor yakni Mars, And, Mukh, Ilh, Did, Sep dan Sab. Kemudian, empat pelaku Cusa yakni Cindy A, Suan, Fah dan Yoga P,” ungkapnya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun, Pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun.

Untuk barang bukti yang diamankan dari para tersangka yakni sepeda motor 6 unit, kunci palsu 1 buah, HP  3 unit, kartu kredit 2 stel, uang tunai Rp 75.500.000 dan lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, karena hanya dalam kurun 1 minggu bisa mengungkap kasus kejahatan dengan maksimal mengungkapkan kasus 3C,” jelasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Laorens Rajamangapul Heselo, menambahkan pengungkapan kasus satu minggu terakhir ini atas arahan pimpinan Kapolri kepada Kapolda dan Kapolres jajaran yang meminta mengatensi kasus jalanan.

“Ini merupakan perintah pimpinan agar menekan kasus kejahatan jalanan atau 3C. Dan penangkapan kasus ini menjadi bukti keseriusan kami kepada masyarakat, bahwa Polisi menjamin keamanan dan keselamatan serta memberantas kejahatan di Polresta Denpasar,” ucapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Tim Gabungan Yustisi Buleleng Berikan Imbauan kepada Sektor Non-Esensial

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Curi Motor, ITH Diamankan Polsek Kuta

Published

on

By

pencurian motor di kuta
ITH, tersangka pelaku pencurian kendaraan sepeda motor di wilayah Kuta Badung. (Foto: Hms Polresta)

Badung, baliilu.com – Seorang pria berinisial ITH (26) berasal dari Kecamatan Praya Barat NTB diamankan Polsek Kuta karena mencuri kendaraan bermotor (curanmor). Peristiawa ini terjadi pada Jumat, 29 Maret 2024, pukul 09.00 Wita di Rumah Kos Jalan Mataram Gang Suli, Kuta Badung.

Kejadian berawal dari laporan korban bernama Hartadi (48) yang kehilangan sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol DK 4199 FDE yang dipinjam oleh keponakannya dan terparkir di kos Jalan Mataram Gg Suli Kuta. Korban mengakui saat terparkir telah mengunci stang sepeda motor tersebut sampai akhirnya korban mendatangi Mapolsek Kuta untuk melaporkan kejadian tersebut.

Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kuta langsung bergerak cepat begitu mendapatkan laporan dengan dipimpin Kanit Reskrim Kuta Iptu. Anggi Wahyu Romadhoni, S.TrK. Tim melakukan penyelidikan dan pada 30 Maret 2024 tim mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku yang melintas di Jalan By Pass IB Mantra.

Menurut Kapolsek Kuta I Ketut Agus Pasek Sudina, S I.K., M.H. saat tim melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga tiga orang, tim berhasil mengamankan satu pelaku ITH sedangkan dua rekan pelaku melarikan diri dan saat ini dalam status DPO. “Saat petugas mengamankan pelaku ITH sebelumnya pelaku dan dua rekannya melintas beriringan dengan 2 sepeda motor tetapi saat itu keduanya melarikan diri ke arah Pelabuhan Padangbai Karangasem,” jelas Kapolsek.

Kedua rekan pelaku berinisial DH dan S saat ini berstatus DPO sementara pelaku saat diamankan mengendarai sepeda motor beat hasil kejahatannya yang telah diganti plat nomornya. ”⁠Hingga saat ini, Unit Reskrim Polsek Kuta masih mencari keberadaan dari dua orang pelaku lainnya yang masih melarikan diri,” tambahnya.

Baca Juga  Diduga Putus Tali Tambat, Kapal Berbendera Malaysia Terdampar di Pantai Banyuasri

Menurut keterangan pelaku, motor tersebut diambil dengan menggunakan kunci palsu dan pelaku berperan membawa sepeda motor hasil curiannya hendak menuju Lombok dan dijanjikan akan diberikan upah sebesar Rp. 500.000 ketika sudah sampai di Lombok. Dari pelaku diamankan satu unit sepeda motor Honda Beat Hitam No. Pol DK 3648 FCZ (plat palsu) dan juga ditemukan sepasang plat DR 4861 US yang ditemukan di jok sepeda motor Honda Beat beserta ⁠1 buah kunci palsu. (gs/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

TNI AL Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal ke Malaysia, Empat WNA Diamankan

Published

on

By

Pekerja Migran Indonesia
GAGALKAN PMI: Tim Satuan Tugas (Satgas) TNI AL dari Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Batam, berhasil menggagalkan penyelundupan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Malaysia, Minggu (31/3). (Foto: tni.mil.id)

Batam, baliilu.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) TNI AL dari Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Batam, berhasil menggagalkan penyelundupan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Malaysia, Minggu (31/3).

Dalam pengungkapan kasus ini, delapan calon PMI ilegal diamankan. Masing-masing terdiri dari empat warga negara asing (WNA) Bangladesh, tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Lombok dan seorang tekong berinisial S alias A (30 tahun).

Dari informasi yang didapat oleh pihak TNI AL, untuk satu orang yang akan diberangkatkan ke Malaysia, dipatok biaya sebesar Rp 13 juta hingga Rp 18 juta untuk WNI dan 4 WNA Non-Prosedural asal Bangladesh diminta dana masing-masing sebesar 5.550 RM (total: 79 juta rupiah) oleh tekong yang berdomisili di Batam.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IV Batam, Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto, mengatakan, saat penggagalan itu mereka tengah berada dalam speedboat bermesin 40 dan 15 PK, yang keduanya berada di Pulau Pecong.

“Saat tim melakukan penyisiran di lokasi, terlihat secara visual, ada speedboat sedang melintas. Setelah dikejar, tim mengamankan 4 WNA Bangladesh dan 1 tekong,” terang Komandan Lantamal IV Batam yang dikutip dari laman tni.mil.id.

Lebih lanjut Danlantamal menjelaskan, awalnya tim Satgas menerima informasi akan ada pemberangkatan calon PMI secara ilegal dari pelabuhan rakyat Dapur 12 Sagulung menuju Pulau Geranting di Kecamatan Belakang Padang.

“Selanjutnya saat kembali melaksanakan pengintaian dan melihat adanya kapal boat bermesin 15 PK masuk mengarah ke dalam Sungai Dapur Arang dan langsung melakukan pengejaran,” tandasnya.

Adapun ke delapan orang yang diamankan yakni berinisial S, N, S, M, JI, R, ZK dan M. Selanjutnya ketiga calon PMI Non-Prosedural dan seorang tekong diserahkan kepada pihak Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), sementara pekerja WNA asal Bangladesh diserahkan kepada pihak Imigrasi.

Baca Juga  Pastikan Minyak Goreng tak Langka, Kapolres Buleleng Lakukan Pengecekan

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali telah menegaskan bahwa, seluruh jajaran prajurit TNI AL agar senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan operasi dan merespons cepat informasi yang diterima serta melaksanakan kerja sama dan bersinergi dengan instansi terkait, guna menjamin keamanan, terlebih di wilayah perbatasan. (gs/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca