Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Meriah, Pembukaan Turnamen Tarkam di Gianyar

BALIILU Tayang

:

pembukaan tarkam gianyar
Pelepasan Fun Run Gianyar, Rabu (17/4) di alun-alun Kota Gianyar. (Foto: gianyarkab.go.id) 

Gianyar, baliilu.com – Kabupaten Gianyar menjadi salah satu dari 2 kabupaten di Bali yang menyelenggarakan penyelenggaraan Turnamen Antar Kampung (Tarkam) oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Tak menyia-nyiakan kesempatan yang ada, Pemkab Gianyar membuka Turnamen Tarkam Kemenpora RI dengan sangat meriah yang diikuti oleh ribuan masyarakat Gianyar.

Acara diawali dengan Fun Run 5 Kilometer yang mengambil start di depan Puri Gianyar atau utara Alun-alun Kota Gianyar menuju jalan Bypass Darma Giri Gianyar, dan belok kiri di Pertigaan Warung Ting-ting menuju taman makam Pahlawan di Jalan Astina Selatan menuju Jalan Kapten Dipta dan finish di barat Alun-alun Gianyar. “Untuk peserta yang sudah mendaftar secara online 550 orang lebih, jadi ini sudah sangat jauh di atas dari minimal yang ditetapkan Kemenpora RI,” ujar Kadispora Gianyar I Wayan Wirasa disela pelepasan Fun Run Gianyar, Rabu (17/4) di alun-alun Kota Gianyar.

Pembukaan Turnamen Antar Kampung (Tarkam) di kabupaten Gianyar juga dimeriahkan dengan adanya tari pendet masal yang melibatkan 700 penari pendet serta senam masal yang juga melibatkan 700 orang. Tidak hanya itu, pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar juga mengikuti senam yang dilaksanakan di Alun-alun Kota Gianyar tersebut.

Sementara itu, Pj. Bupati Gianyar Dewa Tagel Wirasa dalam perayaannya menyampaikan bahwa di Kabupaten Gianyar, pelaksanaan kejuaraan/turnamen olahraga telah rutin dilaksanakan di setiap desa dengan nama Pordes (Pekan Olahraga Desa).

“Pordes merupakan kejuaraan atau turnamen olahraga di tingkat desa sebagai salah satu media yang tepat dalam rangka menggali potensi yang dimiliki seorang atlet. Selain itu juga sebagai ruang berekspresi bagi atlet khususnya generasi muda. Dengan demikian, generasi muda dapat diarahkan pada kegiatan-kegiatan positif, serta semakin menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan pada desa,” ucap Dewa Tagel.

Baca Juga  Pemkab Gianyar Luncurkan Program Jamsostek bagi Pekerja Rentan

Pj. Bupati Dewa Tagel berharap pelaksanaan kejuaraan Tarkam dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar. “Semua peserta yang diharapkan dapat senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding dan berlomba, sehingga tujuan akhir dari pelaksanaan kegiatan Tarkam ini dapat semakin mempererat dan menjaga kekompakan antar-semua komponen masyarakat di Kabupaten Gianyar,” harapnya.

Dirinya juga menekankan bahwa Pemkab Gianyar akan selalu menyediakan ruang dan memfasilitasi seluruh kegiatan yang diarahkan pada pengembangan olah raga di Kabupaten Gianyar. “Dengan demikian ke depannya akan lahir bibit-bibit atlet yang mampu mengharumkan nama Gianyar pada level yang lebih tinggi,” pungkas birokrat asal Tampaksiring tersebut.

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI. Komjen Pol. Purn. Dr. Rudy Sufahriadi menuturkan bahwa tahun 2023 Kemenpora menyelenggarakan kejuaraan Tarkam di 32 titik di seluruh Indonesia, dan untuk tahun ini Kemenpora menyelenggarakannya di 100 titik kabupaten kota di seluruh Indonesia.

”Kabupaten Gianyar merupakan titik pertama gelaran kejuaraan Tarkam pada tahun 2024. Oleh karena itu patut kita syukuri bahwa Kabupaten Gianyar dapat dipercaya menjadi contoh suksesnya kejuaraan Tarkam Tahun 2024,” terang Rudy Sufahriadi.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa kejuaraan Tarkam merupakan salah satu arahan langsung Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar pertandingan olahraga bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat yang ada di seluruh wilayah NKRI, termasuk yang ada di tingkat kabupaten/kota.

”Oleh karena itu, kami mencoba menggulirkan kejuaraan ini dengan harapan munculnya bibit-bibit atlet potensi yang ada di kecamatan maupun kelurahan. Selain itu, ini adalah bagian dari upaya kami dalam mengajak masyarakat untuk aktif berolahraga demi mewujudkan target bugar Indonesia tahun 2045, yang bertepatan dengan perayaan 100 tahun Indonesia merdeka,” lanjutnya.

Baca Juga  Sekda Gianyar Buka GSC, Dimeriahkan Penampilan Anak-anak TK

Rudy Sufahriadi juga mengajak seluruh atlet yang akan tampil pada kejuaraan Tarkam Kemenpora Tahun 2024 di Kabupaten Gianyar, agar semuanya bisa menampilkan permainan terbaiknya, karena tidak menutup kemungkinan dari ajang seperti ini bisa memunculkan atlet yang dapat diandalkan di level nasional maupun internasional.

Kejuaraan Tarkam di Kabupaten Gianyar juga mempertandingkan beberapa perlombaan seperti lomba senam SKJ dan Senam Sehat bugar, kejuaraan volly putra putri serta tenis meja beregu yang melibatkan sekitar 706 atlet dan pelatih. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Sanjaya Hadiri Koordinasi Pencegahan Korupsi, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Published

on

By

Bupati Sanjaya Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi
HADIRI RAKOR: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah sekaligus mendorong penyelamatan aset dan keuangan daerah melalui langkah-langkah pencegahan korupsi.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Bali yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda, Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali yang diwakili Kabid Pendapatan Hak dan Pendaftaran David Cristhian, Tim KPK RI, serta para Bupati dan Sekretaris Daerah se-Kabupaten/Kota di Bali.

Dalam sambutan Gubernur Bali yang disampaikan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, ditegaskan bahwa perbaikan tata kelola merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan korupsi. Ia mengapresiasi pendampingan dan arahan KPK yang selama ini mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan, salah satunya melalui capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) di wilayah Bali yang menunjukkan hasil tinggi.

“Tata kelola itu sifatnya dinamis. Maka, kita terus melakukan langkah-langkah dan penyempurnaan sesuai dengan perubahan regulasi, perkembangan keadaan, serta dinamika pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda menekankan pentingnya penyelamatan keuangan daerah melalui pengelolaan aset yang tertib dan akuntabel. Menurutnya, aset daerah memiliki nilai ekonomi yang harus dijaga agar tidak menimbulkan potensi kerugian keuangan daerah.

“Kalau aset-aset kita tidak ditangani dengan baik, apalagi bermasalah, upaya efisiensi dan penghematan yang dilakukan pemerintah tentu tidak akan memberikan hasil optimal. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa manfaat dan perbaikan bagi penyelamatan keuangan daerah di seluruh wilayah Bali,” ungkapnya.

Baca Juga  Tekan Inflasi, DKPKP Gelar Pangan Murah di Gianyar

Dalam koordinasi tersebut, pembahasan difokuskan pada progres sertifikasi aset milik pemerintah daerah, khususnya berupa tanah dan bangunan, serta penyelesaian tindak lanjut hasil review dan pendampingan KPK. Masing-masing pemerintah daerah juga diberikan kesempatan untuk memaparkan perkembangan penertiban dan sertifikasi aset sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan, tertib, dan bertanggung jawab.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan koordinasi tersebut. Menurutnya, sinergi dan komitmen seluruh pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam menjaga aset serta keuangan daerah demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Kami menyambut baik dan mendukung upaya pencegahan korupsi melalui penguatan tata kelola pemerintahan. Melalui koordinasi dan pendampingan ini, kami berharap pengelolaan aset dan keuangan daerah semakin tertib, transparan, serta akuntabel,” tegas Bupati Sanjaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Berbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Kunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi
KUNJUNGI SRT: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). (Foto: Pendam IX)

Karangasem, baliilu.com – Memberikan motivasi dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan kepada generasi muda, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Danrem 163/Wira Satya, Asintel, Aslog, Aster, Kapendam, dan Kazidam IX/Udayana. Kedatangan Pangdam beserta rombongan disambut langsung ole Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf I Putu Gede Widarta dan Wakil Kepala Sekolah Rakyat.

Mengawali kunjungannya, Pangdam menerima paparan dari Wakil Kepala Sekolah mengenai pembangunan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Selanjutnya, Pangdam meninjau secara langsung aktivitas para siswa, termasuk pelaksanaan makan siang bersama, serta melihat fasilitas asrama guna memastikan kondisi sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga berinteraksi langsung dengan para siswa melalui pengarahan dan perkenalan diri. Dalam arahannya, Pangdam menanamkan pemahaman tentang pentingnya keberanian, ketulusan, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal dalam meraih masa depan. Menurutnya, keberanian sejati lahir dari ketulusan hati, tidak memiliki kepentingan pribadi, serta tidak hanya memikirkan keselamatan diri sendiri.

Pangdam menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat melalui sistem pendidikan berasrama (boarding school). Pangdam juga mengingatkan bahwa pada masa perjuangan dahulu, keberadaan Sekolah Rakyat turut melahirkan generasi yang disiplin, rajin, dan memiliki semangat juang tinggi hingga mampu membawa bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

“Kita tidak bisa mencapai keberhasilan kalau tidak disiplin dan rajin belajar. Kita juga harus belajar menghargai satu sama lain, menghargai guru, menghargai lingkungan, serta selalu bersyukur atas apa yang telah kita capai hari ini,” tegas Pangdam.

Baca Juga  Dinas P3AP2KB Gianyar Sosialisasikan Peningkatan Partisipasi Perempuan

Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan bahwa para siswa patut bersyukur karena mendapatkan berbagai fasilitas pendidikan secara gratis, mulai dari kebutuhan makan, pakaian, buku-buku hingga perlengkapan penunjang pendidikan lainnya. Oleh karena itu, seluruh fasilitas tersebut hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan belajar sungguh-sungguh dan terus berusaha mengembangkan kemampuan diri.

“Rajin-rajinlah belajar untuk mencapai kesuksesan. Jadilah orang yang optimistis, berani bersaing, dan memiliki semangat untuk meraih cita-cita. Semua profesi itu bagus sepanjang dijalani dengan tulus, ikhlas, penuh tanggung jawab, dan sungguh-sungguh,” pesan Pangdam.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kebutuhan sekolah, Kodam IX/Udayana juga memberikan bantuan sumur bor guna mendukung ketersediaan air bersih bagi para siswa dan lingkungan sekolah. Selain itu, Pangdam turut memberikan uang saku secara langsung kepada para siswa sebagai bentuk motivasi dan penyemangat agar mereka semakin giat belajar, berprestasi, serta terus berjuang meraih cita-cita.

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan foto bersama dan yel-yel penuh semangat bersama para siswa, menciptakan suasana akrab dan penuh kegembiraan yang semakin mempererat kedekatan antara Pangdam dengan generasi muda penerus bangsa.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa kunjungan Pangdam IX/Udayana ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Bali merupakan wujud kepedulian dan komitmen TNI dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus menumbuhkan motivasi dan semangat generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa semakin percaya diri, memiliki karakter disiplin, tekun dalam belajar, serta optimistis dalam menggapai cita-cita. Dukungan terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda menjadi bagian dari upaya TNI dalam turut membangun sumber daya manusia yang unggul demi kemajuan bangsa dan negara. (gs/bi)

Baca Juga  Sekda Gianyar Buka GSC, Dimeriahkan Penampilan Anak-anak TK

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Festival Seni Budaya XV Tahun 2026, Langkah Nyata Pemkab Badung Lestarikan Seni dan Budaya Lokal

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Buka Festival Seni Budaya XV
PEMBUKAAN FESTIVAL SENI BUDAYA XV: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat pembukaan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung XV Tahun 2026 di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan kembali menggelar Festival Seni Budaya (FSB) Kabupaten Badung XV Tahun 2026. Pembukaan perhelatan akbar ini ditandai secara simbolis lewat prosesi penancapan kayonan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan jajaran Forkopimda Badung di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11).

FSB XV tahun ini diselenggarakan mulai tanggal 4 hingga 16 November 2026. Ajang tahunan ini mengangkat tema utama Sani Buddhayah Taya Ning Rat, sebuah frasa mendalam yang mengandung arti bahwa Seni Budaya Merupakan Sinar Bagi Hati dan Dunia.

Bupati seusai membuka acara memberikan apresiasi yang tinggi kepada para seniman, budayawan, serta seluruh panitia yang terlibat. Ia menegaskan bahwa festival ini merupakan langkah nyata Pemkab Badung dalam melestarikan seni dan budaya lokal. Kebijakan ini dinilai sangat strategis sebagai benteng pertahanan identitas diri di tengah gempuran arus globalisasi yang kian masif.

“Tentu saya berharap dengan kekuatan identitas budaya inilah kita bisa menjadi satu pertahanan yang kuat terutama dalam menjaga dan melestarikan budaya yang merupakan warisan daripada para leluhur kita ini. Festival ini kita jadikan sebagai momentum bagaimana kita berpihak kepada budaya lokal sekaligus juga memberikan ruang kepada para seniman, generasi muda untuk menunjukkan seni dan kreativitasnya hingga nanti di harapkan akan bermunculan hasil-hasil karya yang sekaligus bagian daripada pelestarian seni dan budaya itu sendiri,” jelas Adi Arnawa didampingi Bagus Alit Sucipta.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana menyampaikan bahwa FSB Badung tahun ini dikemas menarik dengan diisi berbagai metode penampilan. Diantaranya adalah Utsawa (Parade), Wimbakara (Lomba), Reksadana (Pagelaran), serta Kandarupa (Pameran).

Baca Juga  Bupati Mahayastra Serahkan Santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris Seniman Wija Kusuma

Sukadana menyebutkan festival kali ini tampil beda karena tidak hanya diikuti oleh seniman lokal di seantero Pulau Bali saja. Ajang ini juga diramaikan oleh sanggar dan seniman dari luar daerah, seperti sekaa kesenian dari Disbudpar Bandung, Jawa Barat, dan sanggar seni asal Provinsi Sumatera Barat.

“Pada kesempatan yang baik ini, perlu juga saya sampaikan mengenai peserta Festival Seni Budaya Kabupaten Badung tahun ini kurang lebih berjumlah 1.925 orang seniman. Berasal dari 1.421 seniman karawitan, 386 seniman tari, 78 seniman musik, 10 seniman seni rupa, dan 30 seniman partisipan dari luar Bali. Selain para seniman, peserta Festival ini diisi dengan 81 UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dari Kabupaten Badung,” jelasnya.

Acara pembukaan FSB turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Badung, Sekretaris Daerah IB Surya Suamba, beserta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua Organisasi kewanitaan beserta anggota, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif, Listibiya Badung, jajaran Camat se-Kabupaten Badung, Lurah, Perbekel, dan Bendesa Adat se-Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca