Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Peringati Hari Ibu Lewat Sosialisasi dan Aksi Sosial di Marga 

BALIILU Tayang

:

peringatan hari ibu tp pkk tabanan
SERAHKAN BIBIT: Ketua TP PKK Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya, S.H., M.M., menyerahkan bibit cabai saat menghadiri peringatan Hari Ibu ke-95 di Kecamatan Marga, Senin (18/12). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Siap menjadi garda terdepan dalam menyehatkan serta menyejahterakan ibu-ibu, anak dan keluarga di Tabanan, khususnya kali ini dalam memerangi penyakit kanker, Ketua TP PKK Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya, S.H., M.M., jadikan peringatan Hari Ibu Ke-95 sebagai ajang menjadikan Ibu Sehat Bebas Kanker Serviks, Senin (18/12).

Peringatan Hari Ibu ke-95 tahun 2023 mengusung Tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” yang memiliki makna, perempuan harus memiliki keberanian untuk bersuara, menyampaikan aspirasi, gagasan, dan ide-ide untuk kemajuan bangsa. Perempuan tidak hanya berdaya secara ekonomi, namun juga secara sosial budaya dan kemampuan untuk mengambil peran dalam pengambilan keputusan melalui karya-karya nyata.

Di mana, dalam kepeduliannya mengatasi berbagai isu dalam kehidupan bermasyarakat, perempuan telah mengambil peran, serta berkontribusi dalam setiap perubahan dan dinamika untuk kemajuan bangsa. Peringatan Hari Ibu tahun ini di Kabupaten Tabanan, diisi oleh ragam kegiatan sosialisasi dan aksi sosial yang diinisasi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan berkolaborasi dengan TP PKK Kecamatan Marga, PPTI, YKI, K3S, Perumda Dharma Santika dan Dinas Pertanian.

Kegiatan yang dilakukan antara lain, sosialisasi pencegahan kanker serviks dan pemeriksaan IVA gratis kader PKK, penyerahan bantuan sembako kepada penyandang disabilitas, penderita kanker dan tuberkulosis, penyerahan bibit cabai secara simbolis dalam rangka Gertam (Gerakan Tanam Cabai) sebagai langkah antisipasi meningkatnya harga cabai dimana cabai merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi.

Hadir saat itu, jajaran OPD terkait dan jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, Camat Marga beserta Ketua TP PKK Marga, dan seluruh Perbekel bersama Ketua TP. PKK Desa se-Kecamatan Marga, Kepala Puskesmas Marga 1 dan 2 beserta tim dan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Kembali Salurkan Bantuan Langsung kepada Penyandang Disabilitas

Penyerahan bantuan berupa sembako (beras, beras merah, telur, minyak goreng, gula pasir, kacang hijau, kopi, sarden, susu dan masker) ditargetkan kepada 30 penyandang disabilitas, 4 orang penderita kanker, 2 orang penderita tuberkulosis, juga disertai penyerahan bantuan 2 kursi roda dan tongkat / tripod. Bunda Rai juga menyerahkan secara simbolis 2.000 bibit cabai kepada Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Tabanan, dimana masing-masing ketua mendapatkan 200 bibit cabai.

“Pada hari ini, saya hadir di tengah-tengah masyarakat di Kecamatan Marga, untuk memberi support khususnya kepada saudara kita yang menyandang disabilitas dan saat ini sedang diberi cobaan menderita kanker dan tuberkolusis. Bantuan yang kami berikan hari ini, jangan dilihat dari jumlahnya tapi ini adalah bentuk perhatian pemerintah agar saudara tetap menjalani pengobatan, tetap berkarya dan jangan pernah putus asa,” jelas Bunda Rai dengan hangat dan semangat.

Bunda Rai seraya mengimbau 316 peserta sosialisasi yang terdiri dari 16 orang ketua TP PKK Desa, 284 kader PKK Banjar Dinas se-Kecamatan Marga dan 16 orang peserta pemeriksaan kanker gratis, agar dapat terus berperan aktif, melaksanakan tes IVA yang sudah disediakan. Hal ini sangat diharapkan dapat mengingatkan Kader PKK terhadap bahaya kanker serviks dan lakukan deteksi dini. Informasi juga sangat penting terus diaebarluaskan agar bisa mengedukasi ibu-ibu untuk melakukan langkah prefentif dalam pencegahan kanker dan juga melakukan pemeriksaan IVA secara berkala.

Ny. Ni Wayan Primayani selaku Ketua TP PKK Kecamatan Marga menyampaikan ungkapan terima kasihnya atas dukungan dan support yang terus diberikan oleh Ibu Bupati. “Kami juga mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih oleh Bapak dan Ibu Bupati sebagai juara 1 Nasional dalam penanganan kasus stunting tingkat Nasional. Dan kami juga mengucapkan selamat atas pengukuhan Duta Orang Tua Hebat tingkat Nasional untuk penanganan kasus stunting,” sebutnya bangga. (gs/bi)

Baca Juga  Bunda Rai Gelorakan Aksi Bergerak dan Berbagi di Kerambitan dan Penebel

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, DKPKP Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

By

pasar murah
PANGAN MURAH: Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) saat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan 25 peserta dari unsur UMKM, BUMD, kelompok tani, bulog, dan pelaku usaha pangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Kepala DKPKP Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya. Stabilitas pangan menjadi prioritas agar masyarakat merasa tenang dan daya beli tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan,” tegasnya.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dampingi Pj. Ketua Dekranasda Bali Sambangi IKM Kediri

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejak pagi hari, warga tampak memadati area kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. Karena permintaan masyarakat, GPM akan dilaksanakan 2 hari (11-12 Juni 2026) khusus untuk buah – buahan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tersedianya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, serta masyarakat dapat menyambut dan menyelenggarakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan aman, nyaman, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelepasan Siswa Kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng, Tampilkan Pameran Vokasi dan Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Published

on

By

slb negeri 1 buleleng
PELEPASAN: SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pendidikan para siswa sekaligus menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Keberagaman tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Lebih lanjut disampaikan, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah memiliki fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Asrama tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah, dengan syarat telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai. Kehadiran asrama diharapkan dapat mendukung akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng maupun wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Winarsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa agar tidak pernah merasa putus asa dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.

Melalui pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan, para siswa menunjukkan berbagai kemampuan di bidang seni, keterampilan, dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi dan berkarya apabila diberikan kesempatan, dukungan, serta lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Baca Juga  Bupati Sanjaya dan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dinobatkan Sebagai Duta Orang Tua Hebat Tingkat Nasional

Kegiatan pelepasan ini berlangsung penuh kebanggaan, tidak hanya bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang mereka. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memberikan perhatian serta dukungan terhadap pendidikan inklusif guna mewujudkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satgas Anti-Mafia Bola akan Kembali Diaktifkan, Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026

Published

on

By

mafia bola
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia tersebut.

“Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” ujar Kapolri usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.

Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas,” tegasnya.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian,” ujarnya.

Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.

Baca Juga  Bupati Sanjaya dan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dinobatkan Sebagai Duta Orang Tua Hebat Tingkat Nasional

Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.

“Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca