Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Panen Jagung Manis Golden Boy di Subak Intaran Barat, Lahan Bera Hasilkan 3,21 Ton

BALIILU Tayang

:

jagung golden boy
PANEN JAGUNG: Dinas Pertanian Kota Denpasar melaksanakan panen jagung manis varietas Golden Boy di lahan seluas 20 are yang merupakan bagian dari pemanfaatan lahan bera seluas 1 hektare di Subak Intaran Barat, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Kamis (2/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam mengoptimalkan lahan pertanian yang sementara tidak dimanfaatkan kembali membuahkan hasil. Melalui program pemanfaatan lahan bera, Dinas Pertanian Kota Denpasar sukses melaksanakan panen jagung manis varietas Golden Boy di lahan seluas 20 are yang merupakan bagian dari pemanfaatan lahan bera seluas 1 hektare di Subak Intaran Barat, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Kamis (2/7).

Panen tersebut dihadiri Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian Kota Denpasar, I GAN Anggreni Suwari, SP., M.Si., perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, jajaran Dinas Pertanian Kota Denpasar, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Pekaseh Subak Intaran Barat, serta para petani setempat yang selama ini terlibat dalam pengelolaan lahan.

Kepala Bidang TPH, I GAN Anggreni Suwari, menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan bera merupakan salah satu strategi untuk mengoptimalkan lahan pertanian yang sementara tidak ditanami agar tetap produktif. Selain meningkatkan nilai ekonomi lahan, program ini juga diharapkan mampu menambah pendapatan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Program pemanfaatan lahan bera di Subak Intaran Barat dilaksanakan pada areal seluas 1 hektare dengan sistem penanaman secara bertahap. Pola tanam ini diterapkan agar masa panen berlangsung berkesinambungan, sehingga pasokan jagung manis ke pasar tetap stabil dan tidak terjadi penumpukan hasil panen dalam satu waktu,” ujarnya.

Pada panen tahap ini, lahan seluas 20 are mampu menghasilkan sekitar 3,21 ton jagung manis atau setara dengan produktivitas 16,02 ton per hektare. Capaian tersebut menunjukkan bahwa lahan bera memiliki potensi yang sangat baik apabila dikelola dengan penerapan teknologi budidaya yang tepat dan didukung sinergi antara petani, penyuluh, serta pemerintah.

Baca Juga  Distan Denpasar Gandeng Yayasan BAWA Sisir Anjing Liar di Kelurahan Serangan, Lakukan Vaksin Rabies dan Sterilisasi

Melalui program ini, Dinas Pertanian Kota Denpasar berharap semakin banyak lahan bera yang dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga keberlanjutan usaha tani, serta memperkuat ketahanan pangan di Kota Denpasar.

“Kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus melahirkan inovasi pertanian yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI

Published

on

By

Wakil Walikota Denpasar Arya Wibawa menjadi Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar.
INSPEKTUR UPACARA: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar, Minggu (17/8) sore. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar, Minggu (17/8) sore.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta undangan lainnya.

Pelaksanaan apel berlangsung tertib dan khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan pasukan hingga prosesi penurunan Sang Merah Putih yang diikuti seluruh peserta dengan penuh penghormatan. Momentum tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Denpasar, yang tahun ini diwarnai berbagai kegiatan kebersamaan dan partisipasi masyarakat.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan peringatan kemerdekaan hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan semangat gotong-royong, persatuan, kepedulian, serta kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga dengan mengisinya melalui kerja nyata dan pengabdian. Bagi Pemerintah Kota Denpasar, mengisi kemerdekaan diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, pembangunan infrastruktur yang optimal, program-program yang berpihak kepada masyarakat, serta berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” ujar ujarnya.

Wawali Arya Wibawa menambahkan, pembangunan Kota Denpasar akan terus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan pelayanan publik yang responsif, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas lingkungan, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan kemerdekaan dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Panen Jagung di Subak Guming Penarungan

“Pembangunan harus memberikan manfaat dan menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. Karena itu, semangat kemerdekaan kita maknai dengan terus meningkatkan pelayanan, memperkuat infrastruktur, membuka ruang bagi masyarakat untuk berkembang, serta menghadirkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat. Inilah bentuk pengabdian kita dalam melanjutkan perjuangan para pendahulu,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa atas nama masyarakat dan Pemerintah Kota Denpasar juga menyampaikan rasa empati dan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong-royong serta turut mendoakan keselamatan dan ketabahan bagi saudara-saudara yang tengah menghadapi dampak bencana tersebut.

“Di tengah kita memperingati kemerdekaan, mari kita juga menyisihkan perhatian dan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa di NTT. Semoga diberikan keselamatan, ketabahan, serta proses pemulihan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa mengajak seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk terus menjaga persatuan, toleransi, gotong-royong, dan semangat kebersamaan sebagai kekuatan dalam mengisi kemerdekaan. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat sesuai dengan peran masing-masing.

Apel penurunan bendera kemudian ditutup dengan tertib setelah seluruh rangkaian prosesi selesai dilaksanakan. Momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan kerja, pelayanan, kepedulian, dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Dari Kota Denpasar, semangat kemerdekaan diteguhkan melalui komitmen bersama untuk terus bergerak membangun kota yang maju, inklusif, berbudaya, dan semakin sejahtera, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” ujar Arya Wibawa. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ajak Masyarakat Jaga Persatuan, Bupati Badung Tutup Darmasaba Village Festival III

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa menutup rangkaian kegiatan Darmasaba Village Festival III di Lapangan Umum Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal.
TUTUP DAVEST III: Bupati Adi Arnawa menutup rangkaian kegiatan Darmasaba Village Festival (Davest) III Tahun 2026 di Lapangan Umum Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, Minggu (16/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup rangkaian kegiatan Darmasaba Village Festival (Davest) III Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Umum Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, Minggu (16/8). Dalam kesempatan itu, Bupati yang didampingi istri, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, turut mengunjungi stand-stand UMKM dan berdialog dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan serta apresiasi terhadap partisipasi warga dalam mensukseskan festival.

Dalam sambutannya, Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa bahagia dapat hadir secara langsung pada malam penutupan Darmasaba Village Festival III. Ia mengapresiasi konsistensi Pemerintah Desa Darmasaba yang terus melaksanakan festival tersebut sebagai wadah hiburan, kreativitas masyarakat, sekaligus ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.

“Saya berbahagia sekali selaku Bupati Badung bersama istri bisa hadir di Darmasaba. Selama Festival Darmasaba ini, saya tidak pernah absen, termasuk malam ini. Saya sangat sayang dan dekat dengan warga masyarakat Darmasaba,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai momentum Darmasaba Village Festival yang bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga semangat persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan positif yang turut memberikan ruang bagi UMKM lokal memperkenalkan produknya.

“Saya atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Tentu saya berharap Darmasaba Festival ini tetap berlanjut dan terus dikembangkan. Kepada seluruh masyarakat yang menyaksikan festival ini, saya juga meminta agar tetap menjaga ketertiban dan kebersihan,” tegasnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Darmasaba Ida Bagus Prabhawa Manuaba dalam laporannya menyampaikan bahwa Darmasaba Village Festival merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Pelaksanaan Daves III tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat serta mengembangkan potensi desa di berbagai bidang. Pihaknya berterima kasih atas kehadiran Bupati sejak awal.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Panen Jagung di Subak Guming Penarungan

“Dari Davest pertama tahun 2022 sampai tahun 2026, Bapak Bupati selalu hadir memberikan dukungan. Bahkan pada Davest I ketika hujan deras dan kondisi lapangan becek, Bapak tetap hadir. Pada hari terakhir Davest 2026 ini pun Bapak kembali hadir. Ini menjadi kebanggaan bagi kami masyarakat Desa Darmasaba,” ungkapnya.

Sejak hari pertama, Davest III telah diisi dengan berbagai perlombaan yang melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak TK hingga lanjut usia. Tercatat 14 jenis perlombaan diselenggarakan sebagai ruang bagi masyarakat untuk berkreativitas. Pemdes Darmasaba juga bersinergi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil, Dinas Perhubungan, Badung Peduli, kepolisian, serta Pecalang dua desa adat.

Mengusung tema “Mula Wreddhi, Nawa Lestari: Mengakar pada Tradisi, Melaju dengan Inovasi Berkelanjutan”, Darmasaba Village Festival III menjadi wadah menggali warisan budaya. Berbagai tradisi dikemas secara modern dengan melibatkan generasi muda, khususnya Karang Taruna Desa Darmasaba, untuk menjaga identitas budaya.

“Darmasaba Village Festival kami harapkan menjadi wadah bersama untuk mempererat rasa persaudaraan. Sesuai dengan tema yang kami usung, kami ingin terus menggali dan mengembangkan warisan serta potensi yang dimiliki Desa Darmasaba melalui inovasi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Pelaksanaan festival sejalan dengan visi Desa Darmasaba sebagai desa yang religius, berbudaya, dan aman, dengan komitmen melestarikan budaya desa. Berakhirnya Daves III diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dan menumbuhkan pemberdayaan UMKM berkelanjutan.

Turut hadir anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Sekarini, Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan, Bendesa Adat Darmasaba serta Kelihan Adat dan Dinas Darmasaba. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Badung

Bupati Adi Arnawa Ajak Jajaran Fokus Menuju Indonesia Emas 2045

Loading

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa menyerahkan bingkisan tali kasih kepada perwakilan LVRI dan penyandang disabilitas usai Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Puspem Badung.
SERAHKAN BINGKISAN: Bupati Wayan Adi Arnawa menyerahkan bingkisan tali kasih kepada perwakilan LVRI dan penyandang disabilitas se-Kabupaten Badung usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (17/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selaku Inspektur Upacara Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, yang berlangsung di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (17/8).

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, momen bersejarah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD Badung, Forkopimda, Sekretaris Daerah IB Surya Suamba, serta seluruh pimpinan Perangkat Daerah. Hadir pula Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Organisasi Kewanitaan, para pejuang yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Badung, unsur TNI/Polri, ASN, hingga barisan siswa sekolah.

Seusai memimpin jalannya upacara, Bupati Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa upacara ini merupakan bentuk penghormatan mendalam kepada para pahlawan bangsa. Mereka telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini.

“Tentu kemerdekaan ini dibarengi dengan tantangan-tantangan yang cukup berat. Tidak saja kita melaksanakan kegiatan yang sifatnya seremonial, tapi yang paling penting adalah peringatan ini dijadikan satu momentum untuk kita bersama-sama melakukan refleksi terhadap capaian-capaian yang sudah kita bisa lakukan. Sebagaimana amanah daripada para pejuang bangsa kita ini untuk membawa masyarakat Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur yang berdasarkan Pancasila dan UUD NKRI 1945,” ujarnya.

Menyikapi amanah besar tersebut, Bupati menambahkan bahwa generasi penerus wajib mengambil langkah nyata untuk melanjutkan perjuangan. Dalam konteks daerah, Pemkab Badung mempertegas komitmennya pada dua sektor krusial, yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengentasan kemiskinan.

“Oleh karena itu, pemerintah pusat hingga pemerintah daerah dengan berbagai regulasi yang dikeluarkan berupaya meminimalisir kemiskinan. Saya selaku Bupati Badung mengajak dan mengimbau kepada seluruh jajaran dan masyarakat untuk saling bahu-membahu. Semangat kebersamaan, semangat gotong-royong harus terus ditingkatkan. Sinergitas antarinstansi harus dibangun untuk bagaimana kita fokus satu menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Baca Juga  Antisipasi Penyebaran Rabies, Distan Denpasar Gencar Lakukan Vaksinasi dan Sosialisasi kepada Pemilik Anjing

Sebagai wujud kepedulian sosial di Hari Kemerdekaan, Pemkab Badung turut menyerahkan bingkisan tali kasih kepada perwakilan LVRI dan penyandang disabilitas se-Kabupaten Badung sesaat setelah upacara usai.

Rangkaian peringatan HUT Ke-81 RI di Kabupaten Badung ini akan dilanjutkan dengan Upacara Penurunan Bendera pada pukul 16.00 Wita, sebelum ditutup dengan acara syukuran bersama di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca