Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pangdam IX/Udayana Tekankan Disiplin dan Pembinaan Teritorial di Upacara 17-an

BALIILU Tayang

:

Kodam IX/Udayana
PIMPIN UPACARA: Komandan Korem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra saat memimpin jalannya upacara Bendera 17-an di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Jalan PB Sudirman Denpasar. yang diikuti seluruh Prajurit dan PNS TNI AD se-Garnizun Denpasar. (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com –  Kodam IX/Udayana melaksanakan Upacara Bendera 17-an di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Jalan PB Sudirman Denpasar. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Korem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra memimpin jalannya upacara yang diikuti seluruh Prajurit dan PNS TNI AD se-Garnizun Denpasar dengan penuh khidmat dan semangat.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang dibacakan Danrem 163/WSA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Prajurit dan ASN TNI AD atas dedikasi sehingga berbagai program strategis seperti TMMD ke-126, pembentukan satuan baru, hingga Apel Dansatkowil Terpusat dapat terlaksana aman dan lancar. Meski demikian, Kasad menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar tidak ada program yang terlewat serta mencegah potensi kerugian dalam kegiatan rutin, latihan, maupun operasi.

Kasad juga menegaskan komitmen TNI AD dalam menjaga kepercayaan masyarakat melalui peningkatan efektivitas program, tertib administrasi, kepatuhan pada aturan, serta transparansi penggunaan anggaran. Pengadaan barang/jasa, lanjut Kasad, harus mengikuti perkembangan terbaru termasuk penerapan P3DN dan e-purchasing guna memperkuat industri pertahanan nasional dan memastikan efisiensi anggaran.

Di akhir amanatnya, Kasad mengajak seluruh Prajurit dan ASN TNI AD untuk meningkatkan kualitas kinerja, menjaga lingkungan kerja yang harmonis, serta menghindari segala bentuk kekerasan yang tidak mencerminkan nilai-nilai keprajuritan. “Pembinaan harus membentuk karakter, bukan merusak,” tegasnya. Kasad juga menekankan pentingnya peran sosial TNI AD sebagai solusi bagi masyarakat serta menjaga netralitas dan sinergi antar lembaga.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam mengumumkan bahwa Korem 163/Wira Satya meraih peringkat terbaik tingkat TNI AD dalam bidang Pembinaan Teritorial. Pangdam menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas pencapaian tersebut.

Baca Juga  Syukuran HUT Ke-54 KORPRI, Pangdam Tekankan Profesionalisme ASN Kodam IX/Udayana

Pangdam menegaskan bahwa fungsi teritorial kini menjadi salah satu fungsi utama TNI Angkatan Darat di samping tugas tempur. Oleh karena itu, seluruh jajaran Kodam IX/Udayana diminta meningkatkan pembinaan teritorial di wilayah masing-masing. Ia menekankan agar kegiatan teritorial benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

Selain itu, Pangdam juga menyoroti pentingnya pembinaan keluarga bagi seluruh prajurit dan PNS. Ia menekankan agar menjaga keharmonisan rumah tangga, memastikan pendidikan anak-anak berjalan baik, dan mempersiapkan kebutuhan penting seperti rumah tinggal sebagai bekal memasuki masa pensiun.

Dalam aspek disiplin, Pangdam memberikan penekanan tegas: prajurit yang memiliki masalah diminta melapor kepada atasan agar dapat dibantu penyelesaiannya secara berjenjang. Pangdam menegaskan agar seluruh prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana menghentikan segala bentuk pelanggaran, khususnya judi online maupun permainan digital yang mengarah pada perjudian.

Menutup pengarahannya, Pangdam mengimbau seluruh prajurit dan PNS untuk menjaga kesehatan, membina fisik secara rutin, serta mempersiapkan diri mengikuti pendidikan dalam rangka pengembangan karier.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa

Kegiatan Upacara 17-an hari ini bukan hanya rutinitas, tetapi merupakan sarana konsolidasi seluruh jajaran agar tetap berada pada jalur pembinaan yang benar. Penekanan Pangdam IX/Udayana menjadi pedoman bagi kita semua untuk meningkatkan disiplin, memperkuat pembinaan teritorial, dan menjaga keharmonisan keluarga prajurit,” ujar Kapendam.

Lebih lanjut Kapendam menambahkan bahwa keberhasilan Korem 163/Wira Satya meraih peringkat terbaik dalam pembinaan teritorial merupakan bukti nyata kerja keras seluruh prajurit di jajaran Kodam IX/Udayana.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi satuan lainnya untuk terus meningkatkan kinerja, inovasi, dan kedekatan dengan masyarakat. Kodam IX/Udayana berkomitmen menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat dan menjaga kepercayaan publik melalui tindakan yang profesional, humanis, dan berintegritas,” tegasnya.

Baca Juga  Pangdam IX/Udayana Hadiri Penyambutan Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Dunia di Lebanon

Kegiatan upacara dan pengarahan Pangdam turut dihadiri Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam IX/Udayana serta para Komandan dan Kepala Badan Pelaksana Kodam IX/Udayana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pansus DPRD Badung Gelar Rapat, Masukkan Unsur Budaya Bali dalam Ranperda Ormas

Published

on

By

ranperda ormas badung
RAPAT PANSUS: Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung saat menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung pada Senin, 20 April 2026. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung pada Senin, 20 April 2026 menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Pansus menekankan pentingnya sinkronisasi antara regulasi nasional dengan kearifan lokal Bali.

Rapat yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung tersebut, dipimpin Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara juga dihadiri Wakil Ketua Pansus I Made Ponda Witawan, Sekretaris Pansus I Wayan Puspa Negara dan Anggota Pansus di antaranya I Made Rai Wirata, I Wayan Sandra, I Putu Sika Adi Putra, I Made Yudana, I Made Tomi Martana Putra, serta I Putu Dendy Astra Wijaya. Turut hadir OPD terkait, Tim Penyusun Naskah Akademik, Tim Ahli Komisi dan Tim Ahli Bapemperda.

Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara menyatakan bahwa regulasi ini bertujuan untuk memastikan peran Ormas sejalan dengan program pembangunan daerah. Ia menegaskan agar keberadaan Ormas tidak justru mengganggu stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Badung.

Lanang menyebutkan Bali hanya memiliki sektor pariwisata, terlebih khusus sektor pariwisata itu 80%-nya ada di Kabupaten Badung. Oleh karena itu, pariwisata itu perlu keamanan dan kenyamanan. Sehingga sangat urgent sekali membentuk ranperda tentang pemberdayaan Ormas ini.

“Kita tidak ingin organisasi kemasyarakatan yang tujuannya membantu Pemerintah justru melakukan hal-hal yang tidak diinginkan sehingga mengganggu stabilitas,” ujar Lanang Umbara.

Lebih lanjut, Lanang menjelaskan bahwa penyusunan Ranperda ini wajib berlandaskan pada undang-undang yang lebih tinggi. Namun, ia memberikan catatan khusus mengenai penerapan prinsip Tri Hita Karana dan kearifan lokal sebagai syarat pendaftaran maupun rekomendasi berdirinya sebuah Ormas di Badung.

“Jangan sampai Ormas yang berdiri di Badung tidak mengenali budaya dan kehidupan sosial kita. Jika tidak selaras dengan kearifan lokal, potensi benturan dan gesekan akan besar. Inilah yang kita sinkronisasikan,” katanya.

Baca Juga  Wujud Sinergitas Kodam IX/Udayana dengan Pemkab Badung

Selain aspek pendaftaran, Pansus juga menyoroti pengaturan sanksi bagi Ormas yang melanggar ketentuan.

Selain merujuk pada PP No. 58 tentang sanksi pembekuan hingga pembubaran, Perda ini nantinya akan memasukkan komponen pelanggaran terhadap kearifan lokal sebagai salah satu dasar pemberian hukuman (punishment).

Melalui regulasi ini, DPRD Badung berharap Ormas dapat tumbuh menjadi mitra pemerintah yang harmonis dengan adat dan budaya Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia

Published

on

By

Presiden Prabowo
PENGARAHAN: Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Magelang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. Acara KPPD ini mengusung tema “Memperkuat peran pimpinan DPRD provinsi/kabupaten/kota guna mendukung Asta Cita menyongsong Indonesia emas 2045.”

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan laporan dari Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia, TB. Ace Hasan Syadzily mengenai pelaksanaan dan tujuan penyelenggaraan KPPD tahun 2026.

“KPPD ini telah berlangsung lima hari Bapak Presiden, sejak tanggal 15 sampai dengan esok hari tanggal 19 April 2026, bertempat di Lembah Tidar Akademi Militer Magelang, tempat para pemimpin nasional ditempa dan digembleng, yang dihadiri oleh 503 Ketua DPRD,” ucap Gubernur Lemhanas.

Setelahnya, turut ditayangkan video dokumentasi kegiatan KPPD yang menggambarkan proses pembelajaran, pembinaan kepemimpinan, serta dinamika interaksi antarpeserta selama mengikuti program.

Dalam pengantar arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kehadiran Kepala Negara didasarkan pada pertimbangan peran strategis dari Ketua DPRD. Forum ini juga menjadi momentum bagi Presiden untuk menyampaikan pandangannya secara langsung kepada para pemimpin legislatif daerah.

“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” ujar Presiden Prabowo.

Bukan hanya sebagai Kepala Negara, tetapi Presiden Prabowo berbicara sebagai sesama anak bangsa. Presiden menyoroti keberagaman latar belakang para peserta, mulai dari daerah asal, suku, pendidikan, hingga partai politik sebagai kekuatan yang menyatukan dalam semangat kebangsaan.

Baca Juga  Wujud Sinergitas Kodam IX/Udayana dengan Pemkab Badung

“Sebagai anak bangsa, hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati, saya ingin bicara apa adanya,” tutur Kepala Negara.

“Saya berpendapat sebagai anak bangsa, sebagai patriot, karena saya datang ke sini, saya jumpa saudara-saudara dengan satu praanggapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot,” lanjutnya.

Melalui forum ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya ditentukan di pusat, tetapi justru bertumpu pada kepemimpinan yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat di seluruh daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Kembang Padukan Pembangunan Infrastruktur dan Edukasi Sampah Berbasis Sumber di Baler Bale Agung

Published

on

By

Pemkab Jembrana
TINJAU RENCANA PROYEK: I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), saat meninjau langsung rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mempercepat peningkatan infrastruktur wilayah sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan berbasis masyarakat. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), melakukan peninjauan langsung terhadap rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4).

Proyek peningkatan jalan sepanjang 600 meter ini akan menggunakan pengaspalan jenis hotmix. Pengerjaan fisik dijadwalkan mulai berjalan pada awal Juni 2026 dengan memanfaatkan alokasi anggaran sebesar Rp 900 juta yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali.

Dalam tinjauannya, Bupati menekankan pentingnya aspek teknis untuk kenyamanan pengguna jalan. Rencananya, jalan yang semula hanya memiliki lebar 3,5 meter akan ditingkatkan menjadi 5 meter melalui teknis penutupan saluran drainase menggunakan plat beton di titik-titik kritis. Hal ini dilakukan guna memastikan aksesibilitas kendaraan roda empat tetap lancar saat berpapasan.

“Pembangunan infrastruktur ini harus diimbangi dengan kepedulian lingkungan. Saya mengajak masyarakat agar rutin melaksanakan gotong-royong agar kawasan ini tetap asri dan terawat,” tegas Bupati di sela-sela peninjauan.

Usai meninjau lokasi infrastruktur, Bupati dan Wabup Ipat melanjutkan agenda dengan kegiatan ngampik (berkunjung) ke salah satu rumah warga sekitar. Dalam suasana kekeluargaan yang hangat, Bupati tidak hanya berdialog mengenai kondisi infrastruktur, tetapi juga memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber.

Bupati mengajak warga untuk mulai disiplin memilah sampah dari rumah tangga. Langkah ini kata Bupati penting mengingat kemajuan fisik daerah harus berjalan beriringan dengan kesadaran ekologis masyarakat khususnya persoalan sampah.

“Kesuksesan pembangunan jalan ini tidak akan lengkap tanpa lingkungan yang bersih. Dengan memilah sampah dari sumbernya, kita tidak hanya menjaga kebersihan di Baler Bale Agung, tapi juga membantu keberlanjutan lingkungan di seluruh Kabupaten Jembrana,” tambahnya.

Baca Juga  Pangdam IX/Udayana Dukung Langkah Terpadu Pemda Bali–NTT Jaga Stabilitas dan Keharmonisan Masyarakat

Melalui perpaduan pembangunan fisik dan penguatan kesadaran masyarakat ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap kualitas hidup masyarakat di tingkat lingkungan dapat meningkat, mendukung program kebersihan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca