Wednesday, 28 September 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Penanaman Pohon Mangrove Serangkaian Badung Education Fair 2022

BALIILU Tayang

:

Penanaman pohon Mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai serangkaian acara Badung Education Fair 2022, Jumat (29/7). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Kepala Disdikpora Kabupaten Badung yang diwakili Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Disdikpora Badung Rai Twistyanti Raharja, menghadiri acara Penanaman pohon mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai serangkaian acara Badung Education Fair 2022, Jumat (29/7).

Dalam kesempatan ini didampingi oleh Kepala Satuan Polisi Kehutanan Agus Santoso, serta para guru dan siswa SD dan SMP di Kecamatan Kuta dan Kecamatan Kuta Selatan.

Kepala Disdikpora Badung dalam kesempatan ini diwakili Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Disdikpora Badung, Rai Twistyanti Raharja, menyampaikan terkait acara serangkaian dari Badung Education Fair 2022 yang bekerja sama dengan pihak Green School Bali.  Kegiatan ini mengajak rekan-rekan guru, siswa di Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan untuk hadir dalam acara penanaman mangrove. Acara ini merupakan serangkaian acara dari Badung Education Fair 2022.

“Pada kali ini, kami bekerja sama dengan pihak Green School Bali yang mana Pihak Green School Bali memiliki satu lot lahan dalam rangka G20 akan ditanami mangrove. Kami sudah bekerja sama dengan pihak dan rekan-rekan dari Kementerian Lingkungan Hidup di Taman Raya Hutan Ngurah Rai ini.  Di sini kami harap menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran anak-anak serta guru semua terhadap pentingnya ekosistem mangrove. Jadi, di sini kita belajar di alam sebagaimana yang biasa dilaksanakan di mangrove.  Belajar bisa dimana saja dan juga untuk memperluas wawasan rekan-rekan guru dalam rangka implementasi Kurikulum Merdeka. Dalam Kurikulum Merdeka ada project-project yang harus kita laksanakan. Saya harap rekan-rekan guru semakin kreatif mencari ide-ide project seperti ini. Untuk kali ini, sementara sekolah yang dilibatkan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan supaya tidak terlalu jauh akses bagi para siswa datang untuk ikut berpartisipasi dalam penanaman pohon mangrove, tetapi kami berharap tidak berhenti di sini saja, kami harap ini akan menjadi program yang berkelanjutan. Jadi sekolah-sekolah bisa datang kesini untuk bekerja sama dengan pihak Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai,” ungkapnya.

Lebih lanjut terkait keikutsertaan ruang lingkup kecamatan lainnya, acara ini baru hanya menginisiasikan dalam rangka Badung Education Fair, jadi hanya ruang lingkup kecil dulu. Tapi untuk berikutnya, jika ada yang berminat bisa informasikan ke Disdikpora Badung, dan nanti akan difasilitasi untuk menyalurkan idenya ke Tahura.

Sementara itu,  Kepala Satuan Polisi Kehutanan Agus Santoso menyampaikan harapannya terkait pelaksanaan kegiatan penanaman pohon mangrove, sesuai dengan fungsi daripada Taman Hutan Raya sendiri di sini adalah kawasan pelestarian alam yang salah satu fungsinya adalah untuk pendidikan lingkungan.

“Jadi bagaimana kita bisa mengajarkan sejak dini kepada masyarakat khususnya adik-adik pelajar untuk paling tidak paham dan mengerti terhadap arti pentingnya sebuah pendidikan lingkungan. Harapan kami mudah-mudahan dengan melakukan kegiatan pendidikan lingkungan dengan cara penanaman mangrove ini secara real, kami berharap bisa disebarluaskan kepada masyarakat banyak, minimal yang ada di sekitar yang tadi melakukan, tetangga-tetangga dan sebagainya bahwa bagaimana kita mencintai alam itu akan memberikan sebuah efek terhadap kebaikan lingkungan dan alam,” ungkapnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

621 Personel Polda Bali Amankan Kegiatan “Agriculture Minister Meeting”

Published

on

By

Kepala Biro Operasi Polda Bali Kombes Pol. Firman Nainggolan, S.H, M.H., yang bertindak sebagai Karendal Ops Gapura Agung-XIII 2022 saat memimpin apel. (Foto: Ist)

Nusa Dua, Badung, baliilu.com – Gelaran kegiatan Agriculture Ministers Meeting (AMM) G20 Indonesia, AMM akan dimulai dengan side event Global Forum. Kegiatan berbentuk panel diskusi ini akan membahas secara khusus tentang pertanian digital.

Sebagai bentuk dukungan terhadap ajang internasional tersebut, Polda Bali dan jajaran melaksanakan Apel Kesiapan Pasukan Ops Gapura Agung-XIII dalam rangka pengamanan Kegiatan Agriculture Minister Meeting (AMM) yang berlokasi di Central Parkir ITDC, Nusa Dua, Selasa (27/9/2022).

Apel dimulai pukul 09.00 Wita dan yang bertindak sebagai pemimpin apel pada gelar kesiapan tersebut Kepala Biro Operasi Polda Bali Kombes Pol. Firman Nainggolan, S.H, M.H, yang bertindak sebagai Karendal Ops Gapura Agung-XIII 2022.

Dalam arahannya, Karendal Ops Gapura Agung-XIII 2022 ini menyampaikan bahwa kekurangan pengamanan pada operasi-operasi sebelumnya untuk benahi dan ditingkatkan, sebab pengamanan dalam rangkaian G-20 ini masih panjang.

“Mari kita benahi apa yang menjadi kekurangan dalam pengamanan operasi sebelumnya, karena rangkaian pengamanan yang berkaitan dengan G-20 masih ada lagi beberapa event Internasional setelah ini,” ucapnya.

Pada kesempatan itu pula, Karo Ops Polda Bali menyampaikan kepada seluruh personel yang terlibat untuk menyiasati agar tetap menjaga kesehatan saat bertugas, sehingga tugas yang diemban dapat berjalan baik.

“Saya minta setiap personel yang terlibat untuk tetap menjaga kesehatan, untuk itu silahkan rekan-rekan dalam bertugas di lapangan menyiasatinya, silahkan bergantian istirahat, jangan sampai tidak ada personel di tempat yang terploting,” tutupnya.

Agriculture Minister Meeting akan berlangsung dari tanggal 27 sampai 29 September 2022 yang melangsungkan pertemuan di hotel Intercontinental Jimbaran. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ungkap Jaringan Narkoba, Polresta Denpasar Terima Penghargaan dari BNNP Bali

Published

on

By

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas, S.H.,S.I.K.M.Si. menerima penghargaan dari Kepala BNNP Bali. (gs/bi)

Denpasar, baliilu.com – Polresta Denpasar menerima penghargaan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali (BNNP) khususnya kepada personel Satresnarkoba, Rabu (28/9/22) di Mapolresta.

Hal ini berdasarkan keputusan kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali nomor : KEP /07/IX/ Ka / HM.05/ 2022/ BNNP-BALI tentang pemberian penghargaan memperkuat hubungan kerjasama penanganan P4GN dengan instansi terkait.

Adapun personel yang menerima penghargaan 21 personel Polresta Denpasar di antaranya :

  1. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, S.H.,S.I.K.M.Si.
  2. Wakapolresta AKBP I Wayan Jiartana, S.H.,S.I.K.,M.Si.
  3. Kasat Narkoba AKP Mirza Gunawan,S.I.K.
  4. Kanit Idik I AKP I Wayan Sujana, S.H.,M.H.
  5. Kasubdit Idik II Ipda Alpran Prabaswara Pradana,S.Tr.K.
  6. Kasubdit Idik I Ipda I Wayan Sudarsana, S.H.
    dan 15 personel Sat Resnarkoba Polresta Denpasar.

Adapun berdasarkan data penanganan narkoba oleh Sat Resnarkoba Polresta Denpasar selama tahun 2021 sebanyak 298 perkara dengan 382 tersangka dengan barang bukti narkoba jenis sabu 4.375 gram, ganja 38.320 gram, hasis 488 gram, ekstasi 1.528 butir dan tembakau gorila 367 gram.

Sedangkan penanganan narkoba awal tahun 2022 sampai saat ini yaitu sebanyak 229 perkara dengan 297 tersangka serta barang bukti narkoba jenis sabu 20.393 gram, ganja 22.597 gram, ganja cair 384 gram, ekstasi 2.148 gram dan tembakau gorila 67 gram.

Ka BNNP Bali Brigadir Jendral Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, S.H.,M.Si. mengatakan pemberian penghargaan ini merupakan bentuk dukungan BNN kepada Polresta Denpasar dan jajaran dimana saat ini Indonesia sedang mengalami darurat narkoba, dan kejahatan narkoba merupakan salah satu kejahatan ekstaordinary selain Terorisme dan Korupsi, pelaku penyalahgunaan narkoba di Indonesia hampir mencapai 3,5 juta dan di Bali mencapai 15 ribu, hampir setiap hari Kepolisian maupun BNN melakukan pengungkapan kasus narkoba dan lebih dari 50 % kasus penuntutan merupakan kasus Narkoba begitu pula di persidangan.

Sehingga BNN selaku badan yang dibentuk Presiden untuk menangani kasus Narkoba secara konprehensif mengkoordinir tugas-tugas yang dilakukan aparat penegak hukum narkoba dan ini dipandang perlu mengambil langkah tepat dan ekstrem sehingga generasi muda kita mendatang yang bebas narkoba dapat tercapai.

“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan Polresta Denpasar yang luar biasa, berhasil mengungkap kasus dan jaringan besar dengan harapan ini akan bisa memutus mata rantai penyebaran narkoba, untuk itu koordinasi dan bersama saling bahu-membahu dalam penanganan narkoba akan terus ditingkatkan,” ucap Kepala BNNP Bali.

Sementara itu Kapolresta Denpasar menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polresta Denpasar dan khususnya kepada personel yang mendapatkan penghargaan, ini menjadi momentum terbaik dan semoga ini dapat menjadi motivasi personel lainnya untuk terus meningkatkan kinerja yang professional yaitu polri yang presisi.

Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan yang terus ada dan terus berkembang seiring perkembangan jaman, sehingga Polresta Denpasar melalui Sat Resnarkoba dan Polsek jajaran terus berbagai upaya untuk menangani melakukan penyalahgunaan narkoba baik melalui penyuluhan, imbauan bahkan penegakan hukum.

“Polresta Denpasar siap untuk berelaborasi terkait apa yang menjadi tugas baik preemtif, preventif maupun refresif dalam rangka memerangi narkoba dan selamat kepada personel yang menerima penghargaan, teruslah berkompetisi dan berprestasi yang sehat untuk diri sendiri dan institusi Polri,” ucap Kapolresta Denpasar. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Bersama Menparekraf Tanam Mangrove di Kawasan Pelabuhan Benoa

Published

on

By

Wawali
Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa bersama Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno saat melaksanakan penanaman mangrove di kawasan Jalan Raya Menuku Pelabuhan Benoa, Selasa (27/9). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno melaksanakan penanaman pohon mangrove serangkaian kegiatan pohon kolektif gogreener yang digelar di kawasan  Jalan Raya Menuku Pelabuhan Benoa, Selasa (27/9).

Turut mendampingi kegiatan tersebut  Kepala Bank Indonesia Perwakilan  Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali  Made Teja, VP Public Policy and Goverment Relation Gojek, Tricia Iskandar, CEO dan Founder Jejakin, Arfan Arlanda serta undangan lainnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, penanaman bibit bakau atau mangrove ini merupakan bentuk keberlanjutan di dalam rencana net zero kedepannya. Di samping itu pula untuk meningkatkan eco pariwisata berkelanjutan.

“Pariwisata berkelanjutan bermanfaat untuk menyerap banyak tenaga kerja, sehingga mendorong ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Inisiatif ini merupakan salah satu upaya kerja sama antara pelaku sektor industri dan pemerintah,” katanya.

Dia menambahkan, konsep pariwisata berkelanjutan merupakan salah satu fokus utama pemerintah untuk memastikan pengembangan pariwisata secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan dan memelihara keberlangsungan ekosistem lingkungan.

Sementara Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi gerakan penanaman pohon mangrove tersebut. Pihaknya juga mengingatkan kepada komunitas mangrove ranger untuk merawat pohon mangove tersebut.

Disamping itu pihaknya berkomitmen terus menjaga hutan mangrove. Adapun hal yang telah dilakukan seperti bekerjasama dengan nelayan yang ada dipesisir dengan memberikan subsidi kepada nelayan untuk membersihkan mangrove.  “Ini merupakan bentuk kolaborasi kita di dalam menjaga ekosistem khususnya pohon mangrove,” ujarnya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Teja  mengungkapkan, ekosistem bakau tidak hanya dapat menyerap emisi karbon, namun juga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar.

“Hutan Mangrove memiliki potensi ekowisata begitu besar yang diharapkan dapat mendorong pemulihan pariwisata Bali. Kami sangat mendukung inisiatif yang dilakukan Gojek yang bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memelihara ekosistem pariwisata kita,” ujar dia.

VP Public Policy and Goverment Relation Gojek, Tricia Iskandar mengatakan pihaknya menyadari bahwa sektor swasta memiliki peran penting untuk mendorong industri pariwisata yang ramah lingkungan serta bertanggung jawab, sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan pemerintah. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca