Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pentingnya Penyusunan Pelaporan Keuangan, Biro Perencanaan dan Keuangan Unud Gelar Bimtek

BALIILU Tayang

:

bpku unud
BIMTEK: Biro Perencanaan dan Keuangan (BPKU) saat menyelenggarakan Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2023, yang berlangsung Bali Dynasty Resort Kuta dari tanggal 23 s/d 25 November 2023. (foto: Hms Unud)

Badung, baliilu.com – Universitas Udayana (Unud) melalui Biro Perencanaan dan Keuangan (BPKU) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2023, yang berlangsung Bali Dynasty Resort Kuta dari tanggal 23 s/d 25 November 2023.

Para peserta yang hadir dalam Bimtek ini terdiri dari Koordinator Bagian Keuangan, Koordinator Bagian BMN, Koordinator Bagian Perencanaan, Sub-Koordinator Akuntansi dan Pelaporan, Sub-Koordinator PNBP dan Non-PNBP, Sub-Koordinasi Akuntansi dan Pelaporan BMN, Sub-Koordinator Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran, Sub-Koordinator Perencanaan Program dan Penganggaran, Bidang Manajemen Aset SPI, Auditor SPI, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran Pembantu Kantor Pusat, Staff keuangan, Staff BMN, Staf Perencanaan, Kepala Bagian Keuangan RS Unud, Kepala Bagian Umum RS Unud, Bendahara Pengeluaran Pembantu RS Unud, beserta staf USDI.

Kepala BPKU Drs. I Komang Teken saat membuka acara ini menyampaikan tentang pentingnya penyusunan laporan keuangan tahun anggaran 2023, dimana saat ini sudah memasuki bulan November yang merupakan akhir Tahun Anggaran 2023. Untuk itu kegiatan ini dilaksanakan dengan mengundang narasumber yang kompeten di bidangnya, sehingga nantinya laporan keuangan Universitas Udayana dapat memberikan kontribusi terhadap opini di tingkat kementerian. Nantinya diharapkan laporan keuangan yang disusun di Universitas Udayana mengikuti standar-standar akuntansi yang memang sudah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri Keuangan.

Terkait dengan penyusunan laporan keuangan ini tentunya mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang keuangan negara, bahwa menteri atau pimpinan lembaga sebagai pengguna anggaran dan barang mempunyai tugas antara lain yaitu menyusun dan menyampaikan laporan keuangan ke Kementerian Negara atau Lembaga yang dipimpinnya.

Jadi dalam hal ini Universitas Udayana sebagai salah satu entitas akuntansi di bawah Kemendikbudristek memiliki kewajiban untuk menyelenggarakan akuntansi dan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja negara, yang mana salah satu pelaksanaanya adalah dengan menyusun laporan keuangan berupa (1) laporan realisasi anggaran, (2) laporan perubahan saldo anggaran lebih, (3) neraca, (4) laporan operasional, (5) laporan perubahan ekoitas dan (6) catatan atas laporan keuangan.

Baca Juga  KUI Unud Laksanakan Finalisasi dan Sosialisasi POB Penerimaan Mahasiswa Asing Reguler Jenjang Magister dan Doktor

Selain itu penyusunan laporan keuangan tahun anggaran 2023 ini juga harus mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintahan dan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang sehat dalam pemerintahan. Dalam hal penyusunan laporan ini diharapkan kerja sama dari seluruh unit kerja yang mendukung seluruh data yang diperlukan oleh Sub-Bagian Akuntansi Keuangan dan Pelaporan (AKLAP), sehingga penyusunan laporan bisa berjalan dengan baik dan lancar serta tepat waktu sebagaimana yang diharapkan Kementerian.

Bimtek ini menghadirkan empat narasumber yang kompeten di bidangnya yakni Joko Santosa (Koordinator Keuangan dan BMN Setditjen Diktiristek), Rika Susanti (Subkoordinator Akuntansi dan Pelaporan Diktiristek), Angga Kusuma (Koordinator Umum dan Pengelolaan BMN Diktiristek), dan Indra Gunawan (Subkoordinator Pelaporan BMN Diktiristek). Dengan hadirnya narasumber ini diharapkan pelaporan keuangan yang akan disusun oleh Universitas Udayana nantinya tidak turun dari opini sebelumnya yaitu Opini Wajar yang telah diperoleh berturut-turut selama empat tahun. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita6136-Pentingnya-Pemahaman-Penyusunan-Pelaporan-Keuangan-Biro-Perencanaan-dan-Keuangan-Unud-Selenggarakan-Bimbingan-Teknis.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Tim SAR Evakuasi Lansia Terjatuh ke Jurang Sedalam 45 Meter di Sidemen Karangasem

Published

on

By

Tim SAR Evakuasi Korban Jatuh ke Jurang di Sidemen
EVAKUASI: Tim SAR saat mengevakuasi korban yang terjatuh di jurang, di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Sidemen Karangasem, Minggu (18/10/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem melaksanakan operasi SAR terhadap seorang warga lanjut usia yang ditemukan terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 45 meter di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (18/10/2026).

Informasi kejadian diterima oleh petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.15 Wita. “Kami di Pos SAR Karangasem menerima laporan dari Polsek Sidemen bahwa ada 1 orang warga terjatuh ke jurang kedalaman 45 meter, dan memohon bantuan evakuasi,“ jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.

Korban diketahui bernama I Made Rauh, laki-laki, berusia 70 tahun. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Menurut kronologi awal, korban meninggalkan rumah pada Minggu dini hari. Beberapa waktu kemudian, anak-anak yang sedang memetik buah manggis menemukan korban di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 45 meter. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 300 meter ke arah timur dari rumah korban.

Mengingat kondisi medan yang terjal dan jalur evakuasi yang sangat sulit dijangkau, pihak terkait kemudian melaporkan kejadian tersebut untuk meminta bantuan tim SAR dalam proses evakuasi jenazah korban.

Pada pukul 12.35 Wita, personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kendaraan Rapid Deployment Land SAR. Tim tiba di lokasi pada pukul 13.15 Wita dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk mempersiapkan proses evakuasi.

Setelah melakukan persiapan selama kurang lebih lima menit, mereka melaksanakan evakuasi dengan menggunakan sistem lifting atau pengangkatan korban dari dasar jurang. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, jenazah I Made Rauh berhasil dievakuasi pada pukul 13.50 Wita.

Baca Juga  20 Orang Perwakilan FTP Unud Berpartisipasi dalam B-Side Event G20

“Kendala yang kami hadapi yaitu di jurang yang kedalaman 45 meter dengan sudut 45 derajat,” terang Bhayangkara. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Operasi SAR ini melibatkan unsur dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Sidemen, Polres Karangasem, Babinsa Desa Sangkan Gunung, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10

Published

on

By

Duta Budaya Badung Hadiri Colours of Cultures Festival
HADIRI COCF: Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat hadiri Colours of Cultures Festival (CoCF) Ke-10 yang berlangsung di kawasan historis Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Jumat (16/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Seni budaya Kabupaten Badung kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Delegasi kesenian Tari Kecak Kabupaten Badung tampil memukau dalam ajang bergengsi Colours of Cultures Festival (CoCF) Ke-10 yang berlangsung di kawasan historis Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Jumat (16/10).

Kehadiran Badung dalam festival bertema “Tanda Mata Nusantara” ini menjadi bukti pengakuan luas terhadap kekayaan seni daerah. Festival tahunan yang berlangsung pada 16–18 Oktober ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara IndonesiaTIC dan FORKAPPSI, dengan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata RI, BUMN, BUMD, serta berbagai komunitas pecinta budaya tanah air. Pada tahun ini, CoCF telah resmi masuk dalam kalender eksklusif Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Penampilan ikonik Tari Kecak Badung disaksikan langsung oleh Duta Budaya Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, yang hadir memperkuat promosi pariwisata daerah didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Menteri Pariwisata, perwakilan Gubernur DKI Jakarta, Ketua FORKAPPSI, serta jajaran tokoh budaya nasional.

Selain mementaskan seni pertunjukan, rangkaian festival berskala nasional ini turut menghadirkan instalasi seni interaktif, pengalaman multisensori, pameran produk kerajinan dan cinderamata daerah, hingga eksibisi kuliner tradisional dari berbagai penjuru nusantara serta mancanegara.

Duta Budaya Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas performa luar biasa para seniman muda Badung di panggung utama CoCF 2026. “Tari Kecak bukan sekadar pertunjukan seni biasa, melainkan napas budaya leluhur kita yang terus hidup. Melalui ajang ini, kita tidak hanya memamerkan keindahan estetika seni Bali, tetapi juga menyampaikan pesan keragaman dan persatuan Nusantara. Semoga kehadiran Badung memperkuat posisi budaya kita di panggung nasional,” ujarnya.

Baca Juga  KUI Unud Laksanakan Finalisasi dan Sosialisasi POB Penerimaan Mahasiswa Asing Reguler Jenjang Magister dan Doktor

Melalui partisipasi aktif ini, Pemkab Badung berharap dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, sekaligus memperkuat citra positif Badung sebagai destinasi pariwisata dunia yang berwawasan budaya unggul. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Raih Penghargaan Nasional di ITMW 2026, Bupati Adi Arnawa Gagas Strategi Pariwisata Badung 5.0

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri Konferensi ITMW 2026
HADIRI ITMW 2026: Bupati Wayan Adi Arnawa saat acara The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week Conference 2026 di Ballroom Wantilan, Prama Sanur Beach Bali, Denpasar, Sabtu (17/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memaparkan visi besar transformasi pariwisata daerah dalam ajang The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) Conference 2026. Sesi khusus bertajuk The Resilience of Indonesia tersebut diselenggarakan di Ballroom Wantilan, Prama Sanur Beach Bali, Denpasar, Sabtu (17/10).

Dalam forum tahunan unggulan MarkPlus Tourism (MCorp) yang dibuka resmi oleh Gubernur Bali Wayan Koster ini, Kabupaten Badung sukses mengukir prestasi gemilang. Badung dianugerahi penghargaan Best Regency Destination Award 2026 untuk dua kategori sekaligus, yakni Excellence in Accessibility dan Excellence in Attraction. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Badung, Anak Agung Putri Mas Agung.

Saat menjadi pembicara, Bupati Wayan Adi Arnawa memaparkan materi bertema “Membangun Ekosistem Pariwisata 5.0, Integrasi Infrastruktur, Mobilitas dan Pemerataan Ekonomi Berbasis Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Konsep ini menekankan pergeseran pengelolaan pariwisata dari kuantitas jumlah kunjungan (mass tourism) menuju penciptaan nilai pariwisata berkualitas (quality tourism) yang berkelanjutan. “Tantangan pariwisata Badung ke depan bukan hanya mempertahankan daya tarik dan meningkatkan kunjungan, tetapi memastikan pergerakan wisatawan memberikan manfaat ekonomi merata bagi masyarakat, termasuk di wilayah tengah dan utara,” ujar Adi Arnawa.

Guna mewujudkan pemerataan tersebut, Bupati menelurkan strategi Beyond the South untuk mendiversifikasi pengalaman wisata agar tidak menumpuk di pesisir selatan. Potensi warisan sejarah, desa wisata, budaya, hingga agrowisata akan diintegrasikan melalui penguatan konektivitas infrastruktur.

Sejumlah rencana strategis yang dipaparkan meliputi pengembangan Jalan Lingkar Selatan (JLS), jalan pintas Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat, serta transportasi terpadu berupa trem pesisir, Water Taxi, dan bus pengumpan (feeder). Aksesibilitas ini dirancang untuk mengurai kemacetan sekaligus membuka jalur ekonomi bagi UMKM, sektor pertanian, dan pengelola homestay di desa wisata.

Baca Juga  Unud Sosialisasikan Permen PAN-RB RI Nomor 6/2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai ASN

Acara berskala nasional ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johanis Asadoma, anggota DPD RI Dapil Sumatera Barat Irman Gusman, Founder & Chair of MCORP Hermawan Kartajaya, para Bupati dan Walikota se-Indonesia, para Pimpinan Asosiasi dan Organisasi Pariwisata, para Pimpinan Perusahaan, Akademisi, dan Praktisi Pariwisata. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca