Saturday, 25 May 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Penutupan Bandara Dimulai 25 Maret Adalah Hoax, Dewa Indra: Wabah Corona Jangan Dimanfaatkan sebagai Bahan Bercanda

BALIILU Tayang

:

de
DEWA MADE INDRA: 25 Maret 2020 itu dalam kaitannya dengan Hari Suci Nyepi. (Foto:Ist)

Denpasar, baliilu.com – Belakangan merebak informasi di media sosial seolah Pemerintah Provinsi Bali sudah memutuskan menutup semua penerbangan domestik dan internasional dari dan ke Bali terkait virus corona. Penutupan Bandara akan dimulai 25 Maret 2020 mulai pkl. 01.00 Wita dan berakhir pkl. 06.00 Wita keesokan harinya (26/3). Ditekankan pada hari itu juga akan ada penutupan semua toko dan segala aktivitas di Bali.

Informasi ini menyebar dari pesan singkat di WA grup dan viral di media sosial. Masyarakat pun menjadi bertanya-tanya apakah ini benar informasi resmi dari Pemprov Bali.

Menyikapi hal ini, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra ditemui di kantornya (14/3-2020) memastikan bahwa berita itu hoax. “Tidak ada itu, Pemprov Bali belum memutuskan seperti itu. Baru kemarin Satgas Penanggulangan Covid-19 rapat untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil terkait penanganan dan pencegahan virus corona ini,” ujar Dewa Indra.

Dewa Indra tidak menampik pada 25 Maret 2020 akan ada penutupan bandara dan semua aktivitas masyarakat Bali. “Itu kan dalam kaitannya dengan Hari Suci Nyepi. Seharian masyarakat Bali tidak melaksanakan aktivitas, penerbangan tutup, toko tutup, masyarakat pun tidak bepergian dan bekerja. Siaran TV, radio sampai internet pun tidak aktif,” tegas Dewa Indra seraya mengingatkan agar masyarakat jangan terpancing dengan isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan serta berusaha mencari informasi dari sumber yang bisa dipercaya.

Menurut Dewa Indra, bisa jadi isu itu berkembang awalnya hanya bercanda antar teman di WA grup. Masyarakat Bali beragama Hindu tentu bisa menangkap maksudnya dalam kaitan Nyepi. Namun tentu akan diartikan lain oleh orang non-Hindu, terlebih dikaitkan dengan situasi saat ini di tengah merebaknya virus corona. “Sebaiknya hal-hal seperti ini jangan dimanfaatkan sebagai bahan bercanda. Bisa membuat masyarakat jadi tambah panik di tengah persoalan merebaknya virus corona,” pinta Dewa Indra.

Baca Juga  Putu Astiti Saraswati : Ayo Pacu Kreativitas dan Intip Peluang Usaha di Tengah Pandemi Covid-19

Sehari sebelumnya, Jumat (13/3) Dewa Indra selaku Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali telah melaksanakan rapat koordinasi terkait upaya penanggulangan penyakit yang telah ditetapkan sebagai pandemi global oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). Rakor melibatkan unsur kesehatan, pariwisata, keamanan dan pendidikan.

Dalam arahannya, Dewa Made Indra menekankan dua hal, pertama wabah Covid-19 telah memicu kegalauan dan kerisauan di berbagai belahan dunia. Diharapkan jajaran pemerintah dan aparat keamanan harus tetap tenang, tak ikut panik dan takut berlebihan. Karena dalam ketenangan, dapat bertindak tepat dan rasional. Kedua, pembentukan Satgas ini merupakan langkah proaktif Gubernur Bali Wayan Koster untuk meningkatkan upaya penanganan potensi penyebaran Covid-19. Satgas diharapkan dapat melakukan langkah yang cepat, terukur dan terkendali. Dalam melaksanakan tugas, Satgas harus mematuhi protokol yang telah ditetapkan pemerintah yang meliputi lima hal yaitu protokol komunikasi, area pendidikan, area publik dan transportasi khususnya pintu masuk Indonesia dan protokol kesehatan. Seluruhnya harus bekerja mengacu pada protokol yang ditentukan pusat.

Menurut Dewa Indra, secara garis besar ada lima hal yang mendesak yang harus segera dilakukan oleh Satgas Covid-19 Pemprov Bali.

Pertama, peningkatan kapasitas penanganan penyakit, khususnya di fasilitas kesehatan, dalam hal ini rumah sakit. Pastikan fasilitas kesehatan mempunyai kapasitas yang memadai untuk mengantisipasi peningkatan eskalasi penyebaran Covid-19. Dewa Indra meminta supaya faskes memiliki kapasitas ruang isolasi dalam jumlah mencukupi dan standar yang memadai. Selain itu, tim medis dengan kualifikasi yang memadai juga harus dipastikan jumlahnya agar bisa mengantisipasi peningkatan pasien Covid-19. Sebab di situ nantinya pasien ditangani. Ketersediaan faskes dengan dukungan tim medis yang memadai akan membangun kepercayaan masyarakat. Sampai hari ini, kapasitas faskes dan dukungan tenaga medis masih cukup dan memadai.

Baca Juga  Gubernur Bali I Wayan Koster, Secara Prinsip Dukung Amandemen UUD 1945

Kedua, memastikan ketersediaan sarana yang berkaitan dengan pencegahan dan penularan Covid-19 seperti masker, hand sanitizer dan disinfektan. “Barang ini harus dipastikan tersedia, sebab kalau kosong akan memicu kepanikan,” tegas Dewa Indra.

Ketiga, menurut Dewa Indra, peningkatan kapasitas deteksi dini dan pencegahan di pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan. Karena virus ini datang dari luar. Kalau pintu masuk aman, risiko bisa dieliminir.

Keempat, meningkatkan upaya pengendalian penyebaran virus dengan melakukan pembatasan kegiatan yang melibatkan orang banyak dan kelima, menggencarkan kampanye dan edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Gubernur, Bupati/Walikota membuat video durasi pendek yang bisa memberi informasi terkait Covid-19 dan cara pencegahannya. Sebab penyakit ini bisa dikendalikan melalui PHBS.

Menurut Dewa Indra, lima hal itu nantinya akan dijabarkan dalam rencana operasional yang lebih teknis untuk memulihkan psikologis masyarakat dalam menghadapi situasi yang berkaitan dengan Covid-19.

Terkait dengan faskes yang menjadi rujukan bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini ada empat RS yaitu RSUP Sanglah, RSUD Sanjiwani Gianyar, RSUD Tabanan dan RSUD Singaraja.

Rakor juga menyepakati gerakan penyemprotan disinfektan secara serentak di seluruh Bali pada Minggu, 15 Maret 2020 mulai pukul 08.00 Wita. Penyemprotan akan dipimpin langsung oleh Bupati / Walikota masing-masing diharapkan dapat menjangkau tempat sebanyak mungkin, khususnya yang berpotensi sebagai objek penyebaran virus antara lain bandara, pelabuhan, objek wisata dan hotel. “Untuk di Provinsi akan dipimpin langsung Gubernur Bali dengan mengambil tempat di Pantai Sanur tempat Penyeberangan ke Nusa Penida,” jelas Dewa Indra.

Sementara itu, Wakapolda Bali Brigjen (Pol) I Wayan Sunartha pada kesempatan rakor itu menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 di Provinsi Bali. Polda Bali telah memerintahkan anggotanya untuk menindak tegas oknum yang menimbun alat kesehatan seperti masker, hand sanitizer dll. (*/balu1)

Baca Juga  Wakil Walikota Jaya Negara Mendem Pedagingan di Candi Gelung Pura Luhur Uluwatu

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ketua GOP TKI Denpasar Ny. Widnyani Wiradana ‘’Launching’’ ACK Kids

Published

on

By

launching ACK Kids
ACK KIDS: Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOP TKI) Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana berfoto bersama anak-anak di acara launching program ACK Kids. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOP TKI) Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana mewakili Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara meresmikan peluncuran program ACK Kids. Acara yang diselenggarakan oleh ACK Fried Chicken bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar ini juga dimeriahkan dengan kegiatan Lomba Menggambar yang berlangsung di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung Sabtu (25/5).

Dengan mengambil tema ‘’Wujudkan Denpasar Kota Layak Anak”, kegiatan lomba menggambar ini diikuti oleh sekitar 1.500 anak-anak dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana menyampaikan bahwa program ACK Kids merupakan bentuk kepedulian swasta dalam terhadap dunia pendidikan. “Kita mendorong agar dunia swasta ikut berinvestasi di dunia pendidikan untuk wujudkan generasi emas yang kita cita-citakan,” harap Ny. Widnyani Wiradana.

Dikatakannya, melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi ajang kegiatan anak yang melibatkan orang tua di dalamnya. Dimana, keterlibatan orang tua dalam kegiatan ini bertujuan agar orang tua dapat secara aktif dalam pendidikan anak anak mereka dan membantu tumbuh kembang anak. Adapun bentuk pelibatan orang tua dalam pendidikan seperti, parenting, kelas inspirasi dan kegiatan bersama lainnya perlu terus dikembangkan untuk mengoptimalkan keberhasilan pendidikan mereka.

“Terwujudnya kegiatan itu kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar mengucapkam terima kasih kepada ACK Fried Chiken yang merupakan perusaha lokal yang bergerak di bidang makanan mampu bersaing dengan brand yang sudah sangat terkenal, hal ini patut diapresiasi,” ujarnya.

Baca Juga  Pasien Positif Covid-19 di Denpasar Bertambah 3 Orang, Berdomisili di Kelurahan Sumerta Dentim

Founder ACK Frien Chiken I Made Artana mengatakan selaku brand lokal, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar atas dukungan support bisa melaksanakan ACK Kids ini. Dimana, ACK Kids merupakan suatu wadah atau komunitas bagi anak-anak dan orang tua untuk berkegiatan baik secara formal maupun informal. Kegiatan tersebut akan dilakukan di beberapa outlet ACK untuk memberikan rasa keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Adapun kegiatan awal yang akan dilakukan oleh ACK Kid’s adalah, belajar mewarnai, belajar menggambar, belajar tari-menari, belajar membaca dan menulis, belajar bahasa Inggris, lomba mewarnai dan menggambar secara reguler diselenggarakan di ACK.

Lomba tari Bali yang sudah dilakukan setiap tahun di ACK, Lomba pidato bahasa Inggris dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.

“Kami berharap ACK Kids bisa selalu bersinergi dan selalu di dukung Pemerintah Kota Denpasar, kami juga cita-cita besar dari brand lokal ini bisa go nasional bahkan go internasional,” harapnya.

Selain itu ACK juga ingin berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak menjadi generasi penerus bangsa yang kuat. Sesuai Visi ACK yaitu “Menjadi merek pilihan terbaik bagi masyarakat yang bisa memberikan manfaat terbaik kepada masyarakat di dunia”.

Berdasarkan visi tersebut pihaknya ingin membuat suatu karya nyata dalam memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat dengan membuat suatu komunitas kegiatan bagi anak-anak.

Untuk itu ia mengaku dalam program ini ada dua katagori lomba tingkat PAUD/Tk lomba diikuti 500 mewarnani dan kategori menggambar diikuti 1.000 orang anak tingkat SD. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kendalikan Inflasi, Pemkot Denpasar Kembali Gelar Pasar Murah

Warga Antusias Buru Aneka Kebutuhan Pokok

Published

on

By

pasar murah denpasar
PASAR MURAH: Pasar murah dihadiri Sekda IB Wiradana di kawasan Dusun Manut Negara, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Sabtu (25/5) pagi. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam usaha pengendalian inflasi, Pemerintah Kota Denpasar, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali bersinergi dengan Pertamina, Perum Bulog dan Perumda Sewaka Jaya menggelar Pasar Murah. Dilaksanakan di kawasan Dusun Manut Negara, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Sabtu (25/5) pagi, keberadaan pasar murah ini ramai diserbu para warga.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana tampak meninjau untuk memastikan stok berbagai bahan pokok yang dijual, pihaknya mengatakan kegiatan pasar murah ini akan gencar dilakukan untuk menjaga inflasi dan menekan harga bahan pangan pokok tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat. “Pemkot Denpasar akan selalu berkomitmen untuk mengendalikan laju inflasi, agar bahan pokok dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat” tuturnya.

Sesaat setelah para penjual menjajakan dagangan, para warga tampak memenuhi lokasi pasar murah itu. Adapun komoditas yang menjadi incaran warga meliputi Gas LPG 3 kg dan juga Beras SPHP.

Ditemui di lokasi Pasar Murah, Kepala Disperindag, Ni Nyoman Sri Utari mengatakan, selain sebagai usaha pengendalian inflasi, gelaran pasar murah ini sendiri juga diperuntukkan untuk menyikapi kelangkaan penjualan gas elpiji 3 kilogram di pasaran.

“Dalam kegiatan ini, kami menyediakan Gas LPG 3 kg sebanyak 150 tabung gas, dan untuk beras SPHP sebanyak 1 Ton,” ungkap Sri Utari.

Lebih lanjut, Sri Utari menguraikan, penyelenggara pasar murah akan diadakan secara berkelanjutan dan juga tetap melibatkan unsur UMKM. Hal ini menurutnya juga untuk membantu para UMKM di Kota Denpasar agar dengan mudah memasarkan produknya.

“Kita akan terus selenggarakan pasar murah semacam ini, secara berkelanjutan, dan juga dengan pelibatan UMKM setempat di dalamnya. Selain itu, kedepannya kami akan menggandeng Dinas Tenaga Kerja yang akan membuka satu stand untuk penyediaan informasi lowongan kerja,” tuturnya.

Baca Juga  Satgas Penanggulangan Covid-19, Pintu Masuk Bali Dijaga Sangat Ketat

Sebagai informasi, Pasar Murah ini juga menyediakan aneka ragam kebutuhan pokok seperti, beras premium Pertiwi dengan harga Rp 70 ribu (ukuran 5 kg) dan Rp 150 ribu (ukuran 10 kg), Minya Kita kemasan botol berukuran 1 liter seharga Rp 15 ribu, cabai rawit harga Rp 9 ribu (1/4 kg), bawang merah harga Rp 20 ribu (1/2 kg) dan bawang putih Rp 21 ribu (1/2 kg).

Salah seorang warga, Sudewi mengaku senang dan terbantu dengan keberadaan Pasar Murah ini. “Saya sangat terbantu sekali, bisa mendapatkan Gas LPG 3 kg dengan harga Rp 18 ribu disini, tentu ini lebih murah dibandingkan dengan di pasaran pada umumnya. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus reguler dilaksanakan,” harapnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Alit Wiradana Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan Se-Kota Denpasar

Gaungkan Sinergitas Dukung Kelancaran Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024

Published

on

By

pelantikan Panwaslu denpasar
HADIRI PELANTIKAN: Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri Pelantikan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan se-Kota Denpasar untuk Pilkada Serentak Tahun 2024 di Hotel Inna Sindu Beach, Sanur, Sabtu (25/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana melantik secara resmi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan se-Kota Denpasar untuk Pilkada Serentak Tahun 2024 di Hotel Inna Sindu Beach, Sanur, Sabtu (25/5). Pelaksanaan pelantikan yang dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis tersebut disaksikan Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Forkopimda Kota Denpasar, Ketua MDA Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana, Ketua KPU Kota Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggreni, Komisioner Bawaslu Kota Denpasar serta undangan lainnya.

Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana dalam sambutannya menjelaskan, Pilkada merupakan tonggak penting kehidupan berdemokrasi. Sehingga menjadi penting bagi semua pihak termasuk masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada ini.

Lebih lanjut dijelaskan, Bawaslu dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk Panwaslu Kecamatan memiliki peran yang sangat vital dalam menentukan keabsahan pelaksanaan tahapan pilkada. Sehingga dengan tugas dan tanggung jawab sebagai pengawas, diharapkan seluruh proses Pilkada dapat berjalan secara adil, transparan dan demokratis.

Pihaknya menekankan, jajaran Bawaslu termasuk Panwaslu Kecamatan dituntut bekerja secara profesional, mempunyai integritas, jujur, adil, dan senantiasa menjaga netralitas. Hal ini mengingat netralitas pengawas pemilu merupakan modal yang sangat penting dan berharga dalam mengawal tegaknya demokrasi.

“Kami mengingatkan agar Panwaslu Kecamatan bersama jajaran agar meneguhkan integritas, sehingga dapat menempatkan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan. Mari kita bekerjasama dengan semangat tinggi dan tanggung jawab dalam menjaga demokrasi, serta memastikan pilkada berlangsung lancar, adil, jujur, aman dan transparan,” ujarnya.

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan, Pilkada Tahun 2024 akan dilangsungkan secara serentak untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota atau Bupati dan Wakil Bupati pada tanggal 27 November 2024.  Pihaknya memberikan apresiasi kepada Bawaslu Kota Denpasar. Hal ini lantaran telah mampu melaksanakan tahapan dengan menuntaskan seleksi calon anggota Panwaslu Kecamatan, sehingga pada saat ini dapat dilaksanakan pelantikannya.

Baca Juga  Satgas Penanggulangan Covid-19, Pintu Masuk Bali Dijaga Sangat Ketat

Dikatakannya, dengan telah dilantiknya Panwaslu Kecamatan, diharapkan segera dapat melaksanakan tugasnya sesuai tahapan pemilu yang telah direncanakan, dengan harapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 dapat terselenggara dengan baik dan sukses.

“Dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam (Menyama Braya), semangat kebersamaan dan gotong-royong menjadi filosofi kuat dalam menyongsong Pilkada Serentak Tahun 2024. Semoga Panwaslu Kecamatan yang baru saja dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik, dan mari kita dukung dan sukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca