Monday, 20 May 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Polri Usulkan Pemda Bali Berlakukan WFH Urai Kemacetan Saat WWF

BALIILU Tayang

:

wwf bali
Kasatgas Walrolakir Operasi Puri Agung 2024 Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso saat memberikan keterangan pers. (Foto: Hms Polri)

Denpasar, baliilu.com – Polri usulkan Pemda Bali memberlakukan work from home (WFH) dan belajar dari rumah untuk mengurai kemacetan saat pelaksanaan World Water Forum (WWF) di Bali pada 18-25 Mei mendatang.

Kasatgas Walrolakir Operasi Puri Agung 2024 Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso, mengaku telah mengkoordinasikan hal tersebut ke Pemda. Namun keputusan tersebut berada di tangan Pemda baik provinsi maupun kabupaten/kota.

“Itu masih kita usulkan. Kita mendorong Pemda setempat baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk mengurangi kepadatan yang ada pada tanggal pelaksanaan World Water Forum. Namun keputusan masih kita tunggu,” kata Brigjen Slamet, Senin (13/5/2024).

Untuk kondisi jalur yang nantinya akan dilewati tamu negara, Slamet mengatakan cukup baik. Tidak ada pembangunan yang membuat adanya penutupan. Kemudian ada beberapa putaran balik, pertigaan dan perempatan jalan yang diantisipasi mencegah kepadatan lalu lintas.

“Termasuk adanya pasar atau pusat oleh-oleh kita antisipasi. Kondisinya baik tinggal hari ini kita Latpraops menentukan cara bertindak pada kerawanan yang tadi,” kata pria yang juga Dirgakkum Korlantas Polri ini.

Untuk kantong parkir, pihaknya juga sudah menyiapkan beberapa tempat di lokasi penyelenggaraan. Sebagai contoh tempat di Nusa Dua sudah disiapkan dengan berbagai kapasitas. Di sana nantinya ada penanggungjawab yaitu perwira dan beberap personel.

Slamet juga menuturkan, nantinya akan ada rekayasa lalu lintas berupa buka tutup jalur agar arus lalu lintas tamu negara dapat berjalan lancar.

“Buka tutup tidak selamanya tapi pada saat rombongan yang lewat kita tutup. Kalau sudah lewat kita buka lagi. Sehingga ini kita harapkan tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan wisawatan yang datang ke Bali,” katanya.

Baca Juga  Polri: Tren Kasus Kejahatan Turun di Akhir Pekan Kemarin

Sebagai informasi, Polri menggelar Operasi Puri Agung 2024 guna mengamankan perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024. Salah satu Satgas dalam Operasi ini yakni Satgas Pengawalan, Rute, Patroli dan Parkir (Walrolakir).

Korlantas Polri menyiapkan 2.446 personel dan 80 kendaraan listrik dan fosil yang terdiri dari roda dua dan roda empat. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
idul fitri
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Buka World Water Forum Ke-10 di Bali, Presiden Jokowi Serukan Kolaborasi Global

Published

on

By

pembukaan world water forum
Presiden Joko Widodo resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Senin, 20 Mei 2024. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Badung, baliilu.com – Presiden Joko Widodo resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Senin, 20 Mei 2024. Presiden menyerukan kepada para pemimpin dunia dan pemangku kepentingan internasional untuk memperkuat kolaborasi dalam mengelola sumber daya air secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan bahwa hanya 1 persen dari air di Bumi yang dapat diakses untuk konsumsi manusia. Presiden Jokowi pun mengingatkan tentang pentingnya pengelolaan air yang efektif di tengah proyeksi kekeringan yang akan mempengaruhi 500 juta petani kecil pada tahun 2050.

“Tanpa air, tidak ada makanan, tidak ada perdamaian, tidak ada kehidupan. No water, no life, no growth. Oleh sebab itu, air harus dikelola dengan baik karena setiap tetesnya berharga,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden menggarisbawahi kekayaan kearifan lokal Indonesia dalam pengelolaan air, seperti sistem pengairan subak di Bali yang telah berlangsung sejak abad ke-11. Sistem ini tidak hanya mendukung irigasi tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual dan budaya, yang penting bagi keberlanjutan hidrologis.

Forum yang bertema “Air bagi Kemakmuran Bersama” tersebut diharapkan menjadi platform penting untuk dialog dan kerja sama internasional, dengan fokus pada penghindaran persaingan, pemerataan, kerja sama inklusif, dan mendukung perdamaian serta kemakmuran bersama melalui air.

“Ketiganya hanya bisa terwujud dengan sebuah kata kunci, yaitu kolaborasi,” tegas Presiden Jokowi.

“Dengan berkumpulnya kita hari ini di Bali, tentu Indonesia berharap dunia dapat saling bergandengan tangan secara berkesinambungan untuk dapat memperkuat komitmen kolaborasi dalam mengatasi tantangan global terkait air,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi mengumumkan kehadiran dan dukungan untuk Presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang akan melanjutkan upaya Indonesia dalam komitmen global untuk pengelolaan air. Kehadiran Prabowo di forum ini menandai transisi kepemimpinan yang diharapkan akan mempertahankan momentum Indonesia dalam agenda pengelolaan air global.

Baca Juga  Puslitbang Polri Gelar Penelitian di Polresta Denpasar, Wujudkan Polri yang Profesional

Presiden Jokowi menutup sambutannya dengan seruan untuk menjaga sumber air sebagai upaya bersama memastikan kemakmuran bersama di masa depan, mencerminkan komitmen Indonesia dalam menghadapi tantangan global yang dihadapi oleh seluruh umat manusia.

“Air adalah sumber kehidupan. Air juga merupakan simbol keseimbangan dan keharmonisan. Namun jika tidak dikelola dengan baik, air dapat menjadi sumber bencana,” tutupnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
idul fitri
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Buka High Level Meeting KTT World Water Forum Ke-10, Tekankan Solidaritas Global dalam Tata Kelola Air

Published

on

By

high level meeting wwf
BUKA HLM: Presiden Joko Widodo membuka Sesi Pertemuan Tingkat Tinggi atau High Level Meeting Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Senin, 20 Mei 2024. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Badung, baliilu.com – Presiden Joko Widodo membuka Sesi Pertemuan Tingkat Tinggi atau High Level Meeting Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 dengan menekankan urgensi kolaborasi global dalam mengelola sumber daya air untuk menghadapi tantangan yang makin kompleks di masa depan. Dalam sambutannya, Presiden menggambarkan air sebagai “the next oil”, menyoroti pentingnya air untuk keberlanjutan ekonomi dan ekologi global.

“Bank Dunia memperkirakan, kekurangan air bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen hingga tahun 2050,” ungkap Presiden di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Senin, 20 Mei 2024.

“Kelangkaan air juga dapat memicu perang serta bisa menjadi sumber bencana. ’Too much water’ maupun ’too little water’, keduanya dapat menjadi masalah dunia,” lanjutnya.

Dalam forum tersebut, Presiden Jokowi memaparkan upaya Indonesia dalam memperkuat infrastruktur airnya selama dekade terakhir, termasuk pembangunan 42 bendungan, 1,18 juta hektare irigasi, 2.156 kilometer pengendali banjir dan pengaman pantai, serta merehabilitasi 4,3 juta hektare jaringan irigasi.

“Air juga kami manfaatkan untuk membangun PLTS Terapung Waduk Cirata sebagai PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menegaskan bahwa Forum Air Sedunia ke-10 ini sangat strategis untuk merevitalisasi aksi nyata dan komitmen bersama dalam mewujudkan manajemen sumber daya air terintegrasi. Untuk itu, Presiden Jokowi mendorong tiga hal secara konsisten, yakni meningkatkan prinsip solidaritas dan inklusivitas, berdayakan hydro-diplomacy yang konkret dan inovatif, serta memperkuat kepemimpinan politik dalam kerja sama internasional terkait air.

Indonesia juga mengusulkan empat inisiatif baru dalam forum ini, yakni penetapan World Lake Day, pendirian Center of Excellence di Asia Pasifik untuk ketahanan air dan iklim, tata kelola air berkelanjutan di negara pulau kecil, dan penggalangan proyek-proyek air. Inisiatif-inisiatif tersebut menunjukkan komitmen Indonesia dalam memimpin upaya global dalam tata kelola air yang berkelanjutan.

Baca Juga  Satgas Polri Sudah Tangkap 7.566 Tersangka Kasus Narkoba

Acara ini dihadiri oleh para pemimpin negara, pimpinan organisasi internasional, dan delegasi dari berbagai negara, menandai pentingnya kerja sama internasional dalam mengatasi tantangan pengelolaan sumber daya air di masa depan. Presiden Jokowi menutup sambutannya dengan mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air.

“Air bukan sekedar produk alam, tapi merupakan produk kolaborasi yang mempersatukan kita sehingga butuh upaya bersama untuk menjaganya,” tandasnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
idul fitri
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Jokowi Gelar Pertemuan Bilateral dengan Presiden Sri Lanka di Bali

Published

on

By

pertemuan bilateral presiden
PERTEMUAN: Presiden Joko Widodo mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, di sela-sela KTT World Water Forum ke-10 yang berlangsung di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Senin, 20 Mei 2024. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Badung, baliilu.com – Presiden Joko Widodo mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 yang berlangsung di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Senin, 20 Mei 2024. Pertemuan tersebut menandai momen penting dalam hubungan bilateral kedua negara.

Dalam sambutan pembukanya, Presiden Jokowi mengapresiasi kehadiran Presiden Wickremesinghe pada Forum Air Sedunia ke-10. “Saya juga menghargai dukungan Sri Lanka terhadap deklarasi menteri yang akan diadopsi pada forum ini,” ujar Presiden Jokowi.

Sementara itu, Presiden Wickremesinghe menyampaikan penghargaannya atas undangan Presiden Jokowi dan menegaskan kedekatan hubungan historis antara Indonesia dan Sri Lanka, yang telah berlangsung sejak era Konferensi Asia Afrika di Bandung. Ia juga mengapresiasi upaya Presiden Jokowi dalam memperkuat hubungan antara Indonesia dan Sri Lanka.

“Saya datang ke sini juga untuk mengucapkan terima kasih atas apa yang telah Anda lakukan untuk hubungan Sri Lanka dan Indonesia,” ucap Presiden Wickremesinghe.

Di samping itu, Presiden Wickremesinghe menekankan pentingnya kerja sama di bidang pengelolaan sumber daya air dan menyatakan komitmennya terhadap deklarasi menteri yang diusulkan dalam forum tersebut. Ia juga mengapresiasi upaya Indonesia dalam memperkuat hubungan bilateral dan berbagi pandangan tentang pentingnya meningkatkan sumber daya melalui blended finance, sebuah inisiatif yang Indonesia dukung.

Pertemuan ini tidak hanya mengukuhkan hubungan kedua negara tetapi juga memperkuat dialog regional mengenai isu-isu penting seperti pengelolaan sumber daya air, yang krusial bagi kedua negara dan wilayah secara luas. Presiden Wickremesinghe menutup sambutannya dengan menyatakan rasa terima kasihnya atas kepemimpinan Indonesia dalam menyelenggarakan forum penting tersebut dan berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam dialog dan kerja sama regional di masa mendatang.

Baca Juga  Kapolri Ungkap Indonesia Mampu Hadapi Situasi Global, Ingatkan Pentingnya Penguatan SDM

“Kami mengapresiasi World Water Forum dan dengan latar belakang ini kami datang ke sini untuk berpartisipasi dalam pertemuan puncak yang sangat penting bagi Sri Lanka,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
idul fitri
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca