Tuesday, 16 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KRIMINAL

Polsek Denut Amankan Dua Pelaku Curanmor, Salah Satunya Pelajar SMP

BALIILU Tayang

:

curi
Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Putu Carlos Dolesgit, S.H.,M.H. didampingi Kasi Humas Iptu I Ketut Sukadi, saat konferensi pers Senin (31/10) di Mapolsek Denut. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara mengamankan seorang tukang parkir berinisial JS (18) bersama seorang pelajar SMP di Denpasar berinisial JCM (13) pada Jumat (21/10) karena melakukan pencurian sepeda motor Honda Supra Fit DK 6959 IW milik Putu Marie Saktia Dewi.

Menurut Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Putu Carlos Dolesgit, S.H.,M.H. didampingi Kasi Humas Iptu I Ketut Sukadi, Senin (31/10) mengatakan bahwa peristiwa pencurian tersebut terjadi di pinggir Jalan Jayakarta I Nomor 8, Denpasar Utara pada Kamis (20/10) sekitar pukul 16.30 Wita.

Korban Putu Marie mendatangi Polsek Denpasar Utara untuk melaporkan kejadian tersebut dan anggota Polsek Denpasar Utara langsung mendatangi lokasi TKP untuk melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan dari saksi dan video rekaman kamera CCTV di lokasi TKP, pelaku pencurian sepeda motor tersebut mengarah kepada kedua pelaku.

Berdasarkan rekaman kamera CCTV itu, aparat kepolisian melakukan penanganan terhadap kedua tersangka. Tersangka JS diringkus di rumahnya di Jalan Subak Dalem, Denpasar Utara. Setelah menangkap tersangka JS, polisi menangkap tersangka JCM di rumahnya di Denpasar.

Niat pelaku melalukan aksi pencurian tersebut terjadi secara mendadak, setelah melihat kunci motor korban nyantol pada jok.

“Tersangka JS yang bekerja sebagai tukang parkir 10 hari mengajak JCM untuk mengambil motor tersebut,” ucap Iptu Carlos.

Setelah sempat terjadi keragu-raguan dari keduanya, akhirnya motor tersebut diambil oleh JCM, selanjutnya kedua pelaku mengendarai motor tersebut ke Jalan Suli.

Di sana keduanya menawarkan sepeda motor tersebut kepada seseorang seharga Rp 500.000. Pembeli awalnya tidak mau membeli motor tersebut. Namun setelah kedua pelaku mengaku tidak punya uang untuk bayar kos akhirnya dibeli korban.

Baca Juga  Beraksi di 27 TKP, Empat Komplotan Curanmor Diamankan Polsek Kuta

“Motor tersebut dijual murah alasannya motor tersebut sudah tua. Kepada pembeli pelaku mengaku motor tersebut milik orang tua JS. Uang hasil penjualan sepeda motor itu sebagian digunakan untuk beli makan dan minum. Sisanya Rp 340.000 disimpan JS. Sementara JCM hanya diberikan es krim,” beber Iptu Carlos.

Tersangka bersama barang bukti berupa sepeda motor hasil curian dibawa ke Mapolsek untuk diperiksa. Terhadap kedua tersangka ditangani berbeda. Tersangka JS telah dilakukan penahanan. Sedangkan tersangka JCM tidak dilakukan penahanan sesuai ketentuan UU Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak Pasal 32 ayat (2). Tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 4e KUHP tentang Pencurian dengan ancaman tujuh tahun penjara. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KRIMINAL

Hendak Ambil Tempelan Sabu, Bocok Ditangkap Polisi

Published

on

By

Polres Gianyar
DITANGKAP: IWEP alias Bocok (41) asal Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar saat hendak mengambil tempelan narkotika jenis sabu di Jalan Bypass Dharma Giri, Banjar Celuk, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kamis (11/7/2024). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – IWEP alias Bocok (41) asal Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar saat hendak mengambil tempelan narkotika jenis sabu di Jalan Bypass Dharma Giri, Banjar Celuk, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kamis (11/7/2024). Pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Gianyar.

Kasi Humas Polres Gianyar Iptu I Nyoman Tantra, Jumat (12/7/2024) mengatakan bahwa kronologis awal ditangkapnya pelaku berawal saat petugas kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar yang dipimpin Kanit Opsnal Narkoba Ipda I Made Suteja pada Kamis (11/7/2024) pukul 19.00 Wita di Jalan Bypass Dharma Giri, Banjar Celuk, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh berhasil mengamankan seorang pria berinisial IWEP alias Bocok yang diduga sebagai pelaku narkotika.

Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku hendak mengambil tempelan paket sabu dengan patokan alamat Google Maps yang dilihatnya dari perangkat gawainya. Namun belum sempat berhasil mengambil paket sabu, pelaku keburu ditangkap petugas kepolisian.

“Petugas kemudian langsung melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan paket sabu yang dimasukkan dalam plastik bening berbentuk peluru dan ditanam di tanah didekat sebuah tiang telepon. Kepada polisi pelaku mengaku bahwa sabu tersebut dibelinya dari seseorang yang saat ini sudah berstatus DPO seharga 350 ribu rupiah dengan cara ditransfer,” ujarnya.

Setelah membayar sejumlah uang, baru pelaku diberikan alamat Google Maps untuk mengambil paket sabu yang telah dibeli. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sabu seberat 0,21 gram netto.

Kepada polisi, pelaku mengaku bahwa narkotika jenis sabu yang dibelinya akan digunakan sendiri. Bahkan dua hari sebelumnya, pelaku mengaku sempat mengonsumsi sabu di rumahnya. “Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres Gianyar untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Iptu I Nyoman Tantra.

Baca Juga  Polsek Sukasada Buleleng Ungkap Kasus Curanmor

Sementara itu, hasil profiling yang dilakukan polisi diketahui pelaku Bocok merupakan berstatus residivis dengan kasus yang sama. Ia pernah dihukum pada tahun 2019 dengan vonis 2,6 tahun di Rutan Kelas II B Gianyar.

Pelaku diancam dengan Pasal Pasal 112 ayat (1) Subs pasal 132 ayat (1) UU RI NO.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 4 hingga 12 tahun penjara. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Viral di Medsos, WNA Tabrak Pengendara di Sanur, Ini Penjelasan Kepolisian

Published

on

By

Polresta Denpasar
DIAMANKAN: Satuan Lantas Polresta Denpasar saat mengamankan WNA asal Inggris yang mengendarai mobil secara ugal-ugalan pada Kamis (11/7/2024) di wilayah Sanur. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Lantas Polresta Denpasar telah mengamankan WNA asal Inggris yang mengendarai mobil secara ugal-ugalan pada Kamis (11/7/2024) di wilayah Sanur. Tepatnya laka lantas terjadi di Depan Embung Sanur, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan. Kejadian ini sempat viral di media sosial karena direkam oleh warga.

WNA tersebut berinisial TJS (40) saat kejadian sekitar pukul  21.00 Wita datang dari arah Kuta menuju Sanur. Saat di TKP pelaku memutar arah di depan Embung Sanur, kemudian pelaku menabrak 3 korban yaitu dua pengendara sepeda motor dan satu pengendara mobil Avanza.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, pelaku TJS usai menabrak para korban langsung melarikan diri hingga berhasil diamankan warga di depan Kantor Tunas Jaya, Suwung Batan Kendal, Sesetan. Diketahui pelaku yang tinggal di Jalan Batur Sari Sanur Kauh ini saat kejadian mengendarai mobil HRV Nopol DK 1757 ACN.

Korban pertama yang ditabrak pelaku berinisial NRA (17) mengendarai sepeda motor Vario dan mobil Avanza dikendarai AS (25) datang dari arah timur Jalan By Pass Ngurah Rai Sanur menuju barat. Kemudian memutar arah di median menuju ke timur setibanya di TKP ditabrak oleh mobil Honda HRV yang dikendarai pelaku TJS yang melaju dari arah barat ke timur. Akibatnya korban pengendara Honda Vario menabrak mobil Toyota Avanza. Kemudian mobil Honda HRV melarikan diri dan kemudian dikejar oleh warga. Korban pertama mengalami luka pada dahi, wajah, lutut, dan tangan kiri patah sementara mobil Avanza mengalami kerusakan.

Selanjutnya pelaku mengarah ke Jalan Kutat Lestari Sanur. Korban ke-3 berinisial AW (25) mengendarai spm SYM bersama-sama mobil pelaku dari arah barat menuju ke timur dengan posisi mobil Honda HRV berada di depan, korban hendak mendahului mobil pelaku tetapi karena kurang hati-hati diserempet oleh mobil pelaku hingga sepeda motor korban mengalami kerusakan.

Baca Juga  Pelaku Curanmor Belasan Kali dan Kasus Penadahan Diamankan Polda Bali

“Saat ini pelaku TJS sedang dalam perawatan medis di rumah sakit dan saat diamankan dari pelaku tercium bau alkohol,” jelas Kasi Humas.

Sementara itu para korban saat ini sedang mendapatkan perawatan medis di RS Bali Mandara dan kejadian laka lantas tersebut sudah ditangani oleh Unit Laka Lantas Polresta Denpasar. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Dua Kali Curi Burung Beo, Pria Asal Subang Diamankan Unit Resmob Polsek Kuta

Published

on

By

Polsek Kuta
DIAMANKAN: Tersangka pelaku berinisial Rizal FN (27) pencuri burung beo diamankan Polsek Kuta. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Unit Reskrim Polsek Kuta mengamankan pria asal Subang, Jawa Barat karena telah mencuri dua ekor burung jenis beo milik korban Ketut Sukadana (47) yang tinggal di Jalan Segara Wangi Lingkungan Pengenderan, Kedonganan, Kuta, Badung.

Tersangka pelaku berinisial Rizal FN (27) diamankan tidak jauh dari TKP setelah berhasil membawa burung beo milik pelaku untuk yang kedua kalinya. Menurut Kapolsek Kuta AKP I Ketut Agus Pasek Sudina, S.I.K, M.H. kejadian pada Kamis (4/7/2024) sekira pukul 03.30 Wita, korban mengetahui burung beo yang berada di depan rumah berjumlah dua ekor dan hanya tersisa satu ekor. Setelah diperiksa di sekitar lokasi burung tidak ditemukan keberadaannya.

Kemudian pada Selasa (9/7/24) sekitar pukul 02.00 Wita korban mendengar seperti orang yang melompat dari tembok di depan rumahnya setelah beberapa saat korban kembali mendengar suara burung beo miliknya bersuara “koook” seperti ada orang menangkap. Lalu pelapor pun bangun dari tidurnya dan bergegas memeriksa sekitar kendang. Ternyata, burung beo yang berada di dalam kandang sudah tidak ada, dan sesaat kemudian terdengar suara sepeda motor knalpot brong keluar dari depan rumah pelapor.

Pasek Sudina mengungkapkan, korban berusaha mengejar pelaku dibantu warga sekitar dengan mengantongi ciri-ciri pelaku. Korban juga melaporkan hal tersebut ke Polsek Kuta. Dengan dibantu warga, tim opsnal dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Anggi Wahyu Romadhon, S.Tr.K mendatangi TKP dan melakukan pengecekan CCTV. Selanjutnya tak berselang beberapa lama pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti burung beo yang pelaku curi.

Saat dilakukan pemeriksaan pelaku mengakui perbuatannya mencuri dua ekor burung beo di TKP dan rencananya burung tersebut akan dipelihara sendiri.

Baca Juga  Ops Ketupat Agung 2024, Pos Uma Anyar dan Polsek Denut Bagi-bagi Takjil

“Atas kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 6 juta. Pelaku sudah diamankan di Polsek dan kami imbau kepada warga masyarakat silakan lapor ke hotline 110 bila mengalami atau mengetahui tindakan melawan hukum,” imbuh Kapolsek. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca