Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rapat Paripurna DPRD Badung Sepakati APBD Perubahan 2025 dan KUA-PPAS 2026

BALIILU Tayang

:

DPRD Badung
TANDA TANGAN: Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti menandatangani dokumen Perubahan APBD 2025 serta disepakati dokumen KUA-PPAS 2026 yang dituangkan dalam Nota Kesepakatan Bersama pada Rapat Paripurna Tahapan Terakhir Pengambilan Keputusan Bersama di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Jumat, 15 Agustus 2025. (Foto: Hms DPRD Badung)

Badung, baliilu.com – DPRD Badung menyepakati Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara atau KUA-PPAS 2026 pada Rapat Paripurna Tahapan Terakhir Pengambilan Keputusan Bersama di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Jumat, 15 Agustus 2025.

Rapat Paripurna langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti didampingi Wakil Ketua I, Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, Wakil Ketua II Made Wijaya dan Wakil Ketua III Made Sunarta serta sejumlah anggota DPRD Badung.

Hadir dari pihak eksekutif, yakni Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Sekda Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba, perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Badung, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Tenaga Ahli DPRD Badung serta undangan lainnya.

Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti menyatakan Rapat Paripurna ini sebagai Tahapan Terakhir Pengambilan Keputusan atas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 dan Rancangan KUA-PPAS 2026.

“Jadi, sudah sangat jelas, bahwa ada kenaikan APBD 2024 kemarin sekitar Rp 400 miliar lebih,” kata Anom Gumanti.

Hal tersebut dikarenakan proyeksi pendapatan meningkat terhadap pemilihan yang sangat urgent dan prioritas menyangkut tiga hal, yakni insfratruktur guna mengatasi kemacetan dan masalah air bersih serta fokus penanganan sampah dengan pembelian incenerator.

“Ada juga penambahan sarana prasarana untuk mengatasi permasalahan sampah,” tambahnya.

Mengenai penanganan sampah diimbangi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Anom Gumanti menyebutkan DPRD Badung sangat berhati-hati dalam membuat anggaran untuk penanganan sampah.

“Jadi, tidak berbanding luruslah, ketika kita membeli alat incenerator harus ada SDM yang jumlahnya telah ditentukan sekian,” paparnya.

Baca Juga  Komisi II DPRD Badung Gelar Raker, Bahas Bangunan Bermasalah di Pantai Balangan dan Melasti

Hal itu berarti berbanding lurus terhadap kemampuan SDM untuk mengoperasionalkan alat incenerator bukan masalah jumlahnya.

“Jadi, sebisa mungkin, karena Pemerintah Pusat sudah melaksanakan itu, sebisa mungkin kita harus melakukan seleksi SDM yang memang betul-betul sesuai dengan keinginan atau kebutuhan yang kita miliki. Jika untuk dua orang, ya dua orang jumlahnya. Jangan ditambah lagi,” urainya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Badung Made Wijaya yang membacakan Hasil Pembahasan Dewan menyebutkan dokumen penganggaran dan produk hukum daerah tersebut adalah Rancangan tentang Perubahan APBD Tahun 2025 dan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2026.

Menurutnya, satu dokumen penganggaran daerah telah dibahas melalui Rapat Fraksi-Fraksi dan Badan Anggaran DPRD Badung dengan TAPD serta satu produk hukum daerah telah dibahas dengan rangkaian kegiatan: (1) Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Bupati Badung,  Senin, 11 Agustus 2025; (2) Rapat Fraksi-Fraksi DPRD Badung, Senin, 11 Agustus 2025; (3) Rapat Paripurna Pemandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi, Rabu, 13 Agustus 2025; (4) Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Pemerintah (Japem)  terhadap Pemandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi DPRD Badung, Kamis, 14 Agustus 2025; (5) Rapat Kerja Banggar dengan TAPD, Kamis, 14 Agustus 2025; (6) Rapat Paripurna membahas, menyetujui dan menetapkan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2026 dan Raperda Perubahan APBD 2025,  Jumat, 15 Agustus 2025.

Setelah dokumen rancangan penganggaran dan satu produk hukum tersebut dibahas, Made Wijaya menyatakan hasilnya, yaitu  Rancangan tentang Perubahan APBD Tahun 2025, Pendapatan Daerah semula Rp 10,6 triliun bertambah menjadi Rp 11,1 triliun yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) semula Rp 9,68 triliun bertambah menjadi Rp 10,18 triliun. Selanjutnya, Pendapatan Transfer semula Rp 982,3 miliar berkurang menjadi Rp 979 miliar.

Baca Juga  Peringati HPSN 2026, Bupati Badung Pimpin Korve Bersih Sampah di Pantai Kuta

Bahkan, Belanja Daerah Rp 10,58 trilin bertambah menjadi Rp 12,79 trilyin yang terdiri atas Belanja Operasi semula Rp 6,02 triliun bertambah menjadi Rp 6,5 triliun, Belanja Modal semula Rp 2,89 triliun bertambah menjadi Rp 4,4 triliun.

Kemudian, Belanja Tidak Terduga semula Rp 237 miliar berkurang menjadi  Rp 183,2 miliar, Belanja Transfer semula Rp 1,42 triliun  bertambah menjadi Rp 1,68 triliun. Total surplus semula Rp 84,2 miliar menjadi defisit Rp 1,63 triliun.

Selain itu, juga dilaporkan, bahwa Penerimaan Pembiayaan Rp 115,7 miliar bertambah menjadi Rp 1,83 triliun, Pengeluaran Pembiayaan Rp 200 miliar tetap Rp 200 miliar, pembiayaan netto (defisit) Rp 84,2 miliar surplus menjadi Rp 1,63 triliun. Sisa lebih Pembiayaan Anggaran Daerah tahun berkenaan Rp 0.

Mengenai dokumen Rancangan KUA-PPAS 2026, dilaporkan, bahwa Pendapatan Daerah Rp 12,38 triliun dan Belanja Daerah Rp 13,29 triliun, dengan total defisit Rp 910,8 miliar.

Menurutnya, Penerimaan Pembiayaan Rp 1,5 triliun, Pengeluaran Pembiayaan Rp 629 miliar, pembiayaan netto Rp 910,8 miliar. Sisa lebih Pembiayaan Anggaran Daerah tahun berkenaan Rp 0.

“Demikianlah laporan hasil pembahasan terhadap satu dokumen penganggaran daerah Kabupaten Badung dan satu produk hukum daerah tersebut, untuk dijadikan bahan keputusan/ketetapan,” jelasnya.

Kemudian, laporan hasil pembahasan atas satu dokumen penganggaran daerah Kabupaten Badung dan satu produk hukum daerah untuk dijadikan Bahan Keputusan atau Ketetapan.

Sebagai tindak lanjut persetujuan, lanjutnya Raperda Perubahan APBD 2025 tersebut akan disampaikan ke Gubernur Bali Wayan Koster untuk dilakukan evaluasi sesuai dengan amanat Peraturan Perundang-undangan.

Setelah diundangkan dalam lembaran daerah, diharapkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan percepatan proses pelaksanaan anggaran kegiatan agar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Badung.

Baca Juga  Rapat Evaluasi Kegiatan Pemberian Bantuan kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Demikian pula, lanjutnya  dokumen KUA-PPAS 2026 bisa dijadikan dasar tahapan pengalokasian pelaksanaan anggaran di setiap SKPD dengan harapan kegiatan seoptimal mungkin dapat dilaksanakan dengan tetap mengedepankan transparansi, akuntabel, efisien dan efektif menuju tata kelola Pemerintahan yang baik.

“Banyak hal yang kita rancang dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, termasuk  insfratruktur dan mendorong persiapan atasi sampah. Mudah-mudahan dengan Penetapan Perubahan APBD 2025 yang dilakukan sekarang ini, bisa atasi masalah insfratruktur, masalah sampah dan air di Kabupaten Badung,” tandasnya.

Pada kesempatan yang baik ini, pihaknya menyampaikan penghargaan dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung beserta jajarannya telah mengikuti seluruh proses pembahasan yang telah mencerminkan semangat kebersamaan melalui Penandatanganan Peraturan Daerah (Perda) sebagai dasar dan pedoman dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pada Perubahan APBD tahun 2025 dan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Badung 2026.

“Serangkaian proses pembahasan telah rampung tepat waktu. Persetujuan Pimpinan dan Anggota Dewan atas Raperda Perubahan APBD 2025 untuk menjadi dokumen Perubahan APBD 2025  dituangkan dalam suatu Berita Acara Persetujuan bersama antara Bupati Badung serta disepakati dokumen KUA-PPAS 2026 yang dituangkan dalam Nota Kesepakatan Bersama,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Adi Arnawa Buka Lomba Senam Porsenides Tibubeneng

Bangun Kebersamaan dan Semangat Sportivitas

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Lomba Senam Aerobik Porsenides Tibubeneng di Lapangan Bola Voli Br. Canggu Permai.
BUKA LOMBA: Bupati Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat membuka Lomba Senam Aerobik serangkaian Porsenides Tibubeneng tahun 2026 di Lapangan Bola Voli Br. Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Sabtu (29/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Lomba Senam Aerobik serangkaian Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) Tibubeneng tahun 2026 di Lapangan Bola Voli Br. Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Sabtu (29/8). Acara tersebut dihadiri Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa beserta Tripika Kecamatan Kuta Utara serta Bendesa Adat se-Tibubeneng.

Atas nama Pemkab. Badung, Bupati menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, Porsenides tidak semata untuk mencari juara, namun sebagai wadah mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan dan menggali potensi masyarakat serta menumbuhkan semangat sportivitas dan kreativitas di tingkat desa.

“Melalui porsenides, kita ingin membangun masyarakat yang tidak hanya aktif dan produktif, tapi juga sehat, bugar, kreatif, disiplin serta memiliki rasa kebersamaan yang kuat,” terangnya.

Khusus lomba senam aerobik yang diikuti ibu-ibu PKK, Bupati menilai kegiatan ini sangat positif. Senam tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh, juga menjadi sarana meningkatkan semangat kebersamaan kaum perempuan dalam mendukung pembangunan desa.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan. Mari kita jadikan olahraga sebagai bagian kehidupan sehari-hari dan membangun budaya hidup sehat mulai dari keluarga serta lingkungan masing-masing,” terangnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tibubeneng dan seluruh masyarakat Tibubeneng. Semoga Porsenides menjadi momentum semakin memperkuat gotong-royong, persatuan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa Tibubeneng dan Kabupaten Badung.

Perbekel Desa Tibubeneng I Made Kamajaya menjelaskan, lomba senam aerobik merupakan rangkaian kegiatan Porsenides Tibubeneng tahun 2026. Lomba senam aerobik diikuti ibu-ibu PKK dari 13 banjar se-Tibubeneng. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kebersamaan, kesehatan dan kreativitas PKK Desa Tibubeneng. (gs/bi)

Baca Juga  Terima Audiensi Masyarakat, Ketua Dewan Putu Parwata akan Kaji Usulan Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gelorakan Semangat Kebugaran, TP. PKK Badung dan Gerakan Badung Peduli Sukses Gelar ‘Ayo Sehat Bersama’

Published

on

By

Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat aksi hidup sehat Ayo Sehat Bersama di depan Gedung Kominfo, Puspem Badung.
AYO SEHAT BERSAMA: Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat aksi hidup sehat bertajuk “Ayo Sehat Bersama” di depan Gedung Kominfo, Kawasan Puspem Badung, Sabtu (29/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Badung berkolaborasi dengan Gerakan Badung Peduli menggerakkan ratusan masyarakat dalam aksi hidup sehat bertajuk “Ayo Sehat Bersama”. Berpusat di depan Gedung Kominfo, Kawasan Puspem Badung, Sabtu (29/8), kegiatan ini mengkombinasikan jalan sehat, senam bersama, aneka lomba, hingga pembagian kupon undian berhadiah sebagai stimulus untuk membangun fondasi kesehatan keluarga yang bugar.

Aksi sosial yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat ini dipimpin langsung oleh Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Kehadirannya di tengah-tengah warga menjadi komitmen nyata bahwa pemeliharaan kesehatan merupakan hak sekaligus kewajiban kolektif yang harus dimulai dari lingkungan terkecil.

“Tubuh yang sehat dan jiwa yang bugar adalah kekayaan paling berharga. Melangkah pagi, bergerak berirama, dan bernapas segar bersama warga, tidak hanya membuat kita lebih kuat secara fisik, tetapi juga membuat hati semakin dekat dan persaudaraan antar-masyarakat semakin erat,” ujar Nyonya Rasniathi Arnawa di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa agenda ini sengaja dirancang secara sederhana agar ramah dan dapat dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia. Melalui gerakan “Ayo Sehat Bersama”, TP. PKK Badung ingin menciptakan ruang sosial yang inklusif untuk saling menyapa, saling mengajak, dan memupuk rasa peduli sesama.

Pemerintah Kabupaten Badung melalui gerakan ini berharap esensi menjaga kebugaran tubuh dapat membudaya di tengah masyarakat. Dengan tubuh yang sehat, persatuan dan kebersamaan masyarakat Badung diyakini akan semakin kokoh untuk mendukung pembangunan daerah ke depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Buka Musrenbang RKPD 2027, Bupati Badung Tekankan Pembangunan Infrastruktur untuk Pariwisata Berkualitas
Lanjutkan Membaca

NEWS

Badung Modernisasi Pertanian Melalui Metode PMAAS

Bupati Adi Arnawa Targetkan Produktivitas Padi Tembus 12 Ton Per Hektar

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat Gerakan Tanam Padi metode PMAAS di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Abiansemal.
GERAKAN TANAM PADI: Bupati Adi Arnawa saat acara Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai modernisasi sektor pertanian lewat Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/8).

Langkah konkret ini dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa sebagai strategi taktis mendongkrak produktivitas pangan, menjaga keberlanjutan lahan, dan memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah keterbatasan lahan yang kian nyata. Aksi penanaman ini dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana dengan Subak Tanah Yeng selaku offtaker (penjamin pasar).

Pada momen tersebut, Bupati Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan benih padi kepada Pekaseh dan pupuk kepada Pangliman sebagai modal awal budidaya berbasis teknologi baru ini. “Astungkara, pada hari yang baik ini kita dapat melaksanakan penanaman padi berbasis teknologi baru melalui PMAAS. Saya minta setelah menanam, jangan kemudian ditinggalkan. Ini harus dikawal terus oleh seluruh pihak untuk mengantisipasi tantangan lapangan dan memastikan teknologi ini memberikan hasil riil,” tegas Bupati Adi Arnawa saat memberikan sambutan di Jaba Pura Puseh Desa Adat Sedang.

Adi Arnawa menceritakan bahwa proyek ini lahir dari gagasan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung. Menyadari urgensinya, ia langsung memberikan garansi penuh terkait intervensi anggaran daerah. Bagi Pemkab Badung, keberhasilan pertanian tidak hanya dihitung dari angka produksi, tetapi juga kenyamanan para petani.

Sebagai bentuk keberpihakan, Pemkab Badung telah menggulirkan berbagai program insentif, mulai dari beasiswa kuliah (S1) untuk anak petani, pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga akses kesehatan dan pendidikan gratis. Bupati menginstruksikan aparatur desa, penyuluh, dan pengurus subak untuk memastikan informasi program ini terserap merata oleh para petani penggarap.

Baca Juga  Anggota DPRD Badung Made Suwardana Hadiri Peringatan HDI di Badung

Terkait hilirisasi, Bupati menegaskan bahwa Perumda Pasar wajib hadir sebagai penyerap hasil panen dengan harga yang menguntungkan petani. “Perumda Pasar harus menyiapkan anggaran untuk menyerap produk petani kita. Ini ekosistem pasar yang pasti,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, menjelaskan bahwa PMAAS merupakan program sinergis antara Kementerian Pertanian RI, Pemprov Bali, Pemkab Badung, kelembagaan petani, serta BBRMP Bali.

Secara teknis, metode modern ini menerapkan standarisasi ketat. Pengolahan dan kesiapan lahan yang presisi, Tata kelola air digital dan terukur, pemupukan, pemeliharaan, dan pengendalian hama berbasis data satelit/sensor, pengawasan intensif dari penyuluh lapangan hingga tahapan panen. “Dengan pengawalan ketat ini, kami menargetkan produktivitas padi melonjak hingga 10-12 ton per hektar,” ungkap Raka Sukadana.

Gerakan tanam di Subak Tanah Yeng kali ini mencakup luasan 50 hektar dengan proyeksi hasil mencapai 500-550 ton Gabah Kering Panen (GKP). Sebagai ruang edukasi, Pemkab Badung juga telah membangun demplot percontohan masing-masing seluas 5 are di seluruh Kecamatan se-Badung yang dipandu langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Guna memperluas daya jangkau teknologi ini, keberlanjutan program telah dipetakan lewat dua sumber dana besar pada tahun 2026 yakni APBD Perubahan Badung 2026 dengan alokasi Rp 1 Miliar untuk pengembangan lahan seluas 40 hektar di 4 kecamatan (Kecamatan Abiansemal 16 ha, Mengwi 10 ha, Kuta Utara 10 ha, dan Petang 4 ha). APBN Kementerian Pertanian RI 2026 mulai di rencanakan perluasan masif seluas 194 hektar di wilayah Badung.

Melalui integrasi hulu-hilir ini, PMAAS diproyeksikan menjadi kiblat baru model pertanian modern berkelanjutan di Bali yang menyeimbangkan antara swasembada pangan dan kesejahteraan petani secara nyata.

Baca Juga  Tinjau Pustu Pecatu, Graha Wicaksana Ingatkan Agar Dilengkapi Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD Badung I Gede Budiyoga (mewakili Ketua DPRD), Ketua Komisi II DPRD Badung Made Sada, perwakilan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Asisten Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, pimpinan OPD terkait, Kepala BBRMP Bali, Direktur Utama Perumda Pasar, Majelis Madya Subak, serta jajaran Tripika, Perbekel, dan Bendesa Adat Sedang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca