Thursday, 22 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sejak 22 Maret 9.647 PMI Pulang, Dewa Indra: Ke Depan Masih Ada yang akan Datang

BALIILU Tayang

:

de
SEKDA BALI DEWA MADE INDRA

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Bali Dewa Made Indra melalui konferensi pers, Jumat (17/4-2020) di kantor Dinas Kominfos Provinsi Bali Renon, Denpasar memaparkan sejak 22 Maret hingga Kamis (16/4-2020) sudah sebanyak 9.647 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bali yang pulang, termasuk  yang datang dari Pelabuhan Benoa Kamis (16/4) sebanyak 117 orang yang setelah di-rapid test semuanya negatif.

Namun sesuai informasi yang didapatkan dari Kementerian Luar Negeri, kata Dewa Indra, masih ada PMI yang akan pulang dalam waktu ke depan ini. ‘’Kami masih mendapatkan informasi dari Kementerian Luar Negeri tentang kepulangan beberapa sahabat-sahabat kita baik melalui Bandara Ngurah Rai maupun melalui Pelabuhan Benoa,’’ ujar Dewa Indra.

Untuk Pelabuhan Benoa, lanjut Dewa Indra, mendapat informasi ada 4 kapal yang merapat. Kamis (16/4), kemudian Jumat (17/4) sebanyak 51 orang, 17 di antaranya dari Bali. Sabtu (18/4) besok akan merapat 1 unit kapal, dan kemudian lusa akan merapat lagi 1 unit kapal. ‘’Untuk sementara dari Pelabuhan Benoa itu dulu, kita tunggu lagi arahan dari Pemerintah Pusat. Mengenai lagi berapa PMI yang akan pulang, ini bagian yang sangat sulit kami identifikasi, termasuk Kementerian Luar Negeri juga tidak bisa mendapatkan data yang pasti,’’ imbuh Dewa Indra.

Mengapa, ungkap Dewa Indra, karena para PMI ini mereka berangkat dengan melamar langsung pada agen-agen yang mengirim mereka ke kapal pesiar. Jadi pemerintah tidak memiliki data yang pasti. ‘’Ini menjadi pelajaran bagi kita ke depan harus diatur mekanisme agar agen-agen yang memiliki tenaga kerja ke kapal pesiar agar melaporkan berapa, siapa, darimana yang dikirim tersebut. Sehingga kita punya data. Ini pelajaran penting yang harus kita ambil,’’ ujarnya.

Baca Juga  Wagub Cok Ace: Semua Pihak Tetap Waspada Sikapi Situasi Wabah Virus Corona

Terkait transmisi lokal,  Dewa Indra menegaskan ada yang terjangkit dari PMI yang sedang dirawat, dari orang yang pernah terjangkit di daerah lain, dan juga ada yang terjangkit dari warga negara asing. Yang terpapar dari daerah terjangkit misalnya di Jembrana ada seorang pegawai negeri yang melaksanakan tugas ke Jakarta, mereka tidak tahu terinfeksi, lalu pulang kemudian istrinya terinfeksi.

Kemudian ada lagi PNS Pemprov Bali yang tugas ke luar daerah tidak tahu dirinya terinfeksi lalu pulang kemudian anaknya satu orang terinfeksi. Tapi ada juga yang di rumah sakit. Kita sudah tahu ada 2 orang tenaga medis yang terinfeksi karena menangani pasien Covid-19.

Dewa Indra menyampaikan sampai hari ini penyebaran Covid-19 baik di Bali, di Indonesia maupun di dunia masih terus berlanjut. Belum menunjukkan tanda-tanda yang menggembirakan. Salah satu sumber resiko yang berpotensi menimbulkan peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di Bali adalah sahabat kita yang memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri. Oleh karena itu maka strategi yang terus dilakukan adalah menguatkan terus-menerus proses screening, proses pemeriksaan di pintu masuk strategis kita adalah Bandara Ngurah Rai baik di kedatangan internasional maupun di kedatangan domestik.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali ini baik dari unsur pemerintah daerah, unsur TNI, Polri, dari unsur pemerintah pusat yakni KKP, otoritas Bandara Ngurah Rai dengan segenap unsur yang ada di bandara, bersama-sama bersinergi melakukan upaya-upaya pemeriksaan yang semakin ketat.  ‘’Kita evaluasi terus-menerus apa pun yang kita temukan hari ini sebagai kelemahan maka kita evaluasi untuk kita sempurnakan lagi,’’ ujar Dewa Indra.

Tujuannya adalah untuk memastikan agar semua orang yang datang dari luar negeri, baik itu warga negara asing yang sekarang ini sudah mulai sangat menurun jumlahnya, maupun saudara-saudara kita atau sahabat-sahabat kita yang pernah bekerja di luar negeri, harus dipastikan sebelum pulang ke kampung halamannya mereka negatif Covid-19.

Baca Juga  Update Covid-19 di Denpasar (31/8), kembali 1 Pasien Covid-19 Meninggal

Oleh karena itu, penyempurnaan pemeriksaan terus dilakukan. Dalam 4 hari mulai Kamis (16/4), hari ini, besok dan lusa, atas amanah dari Gugus Tugas Nasional kita juga menerima PMI yang pulang di Pelabuhan Benoa. Ini adalah amanah yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Nasional agar Provinsi Bali memfasilitasi kepulangan para pekerja migran kita di Pelabuhan Benoa.

Untuk itu, upaya screening juga akan dilakukan di Pelabuhan Benoa. Seluruh PMI yang berada di kapal pesiar yang akan berlabuh di Pelabuhan Benoa, dilakukan rapid test dengan baik untuk mengetahui atau mengidentifikasi yang mana positif, yang mana negatif. Sesuai dengan kesepakatan bupati/walikota se-Bali yang positif menjadi tanggung jawab provinsi, yang negatif dikembalikan ke  kab/kota di bawah pengawasan pemerintah kab/kota.

Untuk PMI yang tidak berasal dari Bali maka sudah berbagi tugas, pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Nasional bersama kepala BP3TKI dengan agen kapal pesiar untuk memfasilitasi kepulangan PMI ini secepat mungkin.

Kita terus mengupayakan PMI yang berasal dari luar Bali tiba di Benoa untuk mengikuti proses pemeriksaan tes yang ketat, dan kemudian difasilitasi untuk segera pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Jika pada hari itu mereka mendapatkan tiket pesawat ke kampung halamannya maka hari itu diberangkatkan, jika belum ada penerbangan paling lambat besoknya terkirim. Jadi tidak akan ada PMI asal daerah lain yang lama-lama di Bali, tidak akan ada dan ini sudah menjadi komitmen antara Gubernur Bali dengan Gugus Tugas Nasional.

‘’Oleh karena itu, tentu kami mengharapkan pemahaman dan juga dukungan semua pihak. Perbedaan-perbedaan pendapat adalah hal yang biasa, tetapi ketika pemerintah sudah mengambil keputusan maka sebagai aparat pemerintah kita harus melaksanakan dengan sebaik-baiknya,’’ ujar Dewa Indra.

Baca Juga  Ajak Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan, Kelurahan Sumerta Giatkan Monitoring di Pasar Ketapian

Terkait jumlah kasus positif masih memperlihatkan angka pertambahan dari hari ke hari, baik yang disumbangkan dari PMI yang pulang dari berbagai negara, maupun karena transmisi lokal, atau karena datang dari daerah terjangkit maka semua masyarakat Bali harus tetap waspada.

Waspada untuk melindungi diri kita, waspada untuk melindungi anggota keluarga kita, untuk melindungi masyarakat kita. Karena itu kami tidak akan pernah bosan untuk menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Bali, untuk selalu menggunakan masker terutama sekali ketika berkomunikasi dengan orang lain, tetap harus rajin mencuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir, kemudian disiplin menjaga jarak fisik dalam berkomunikasi, dalam berinteraksi dengan orang lain serta sebisa mungkin mengurangi aktivitas di luar rumah.

Ini penting sekali karena ini adalah cara-cara yang mudah, cara-cara yang mudah dipahami, cara-cara yang tidak membutuhkan biaya mahal, cara-cara yang tidak menimbulkan resiko yang tinggi, tetapi kalau dilakukan dengan penuh disiplin maka akan efektif untuk meredam penyebaran Covid-19.

Terkait ketersediaan alat pelindung diri (APD), Dewa Indra menegaskan persediaan rapid test, masker bedah maupun masker N95 semuanya masih dalam keadaan cukup untuk satu minggu kedepan. ‘’Bukan berarti setelah satu minggu kita akan kehabisan, tidak. Karena kita juga selalu menambah ketersediaan APD, rapid test dan lain-lain yang kita butuhkan untuk memastikan bahwa proses penanganan kawan-kawan kita yang positif tetap berjalan dengan baik dan aman,’’ pungkas Dewa Indra. (*/gs)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Kantor SAR Denpasar Gelar Donor Darah Peringati HUT Ke-52 Basarnas

Published

on

By

basarnas denpasar
DONOR DARAH: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar saat menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan instansi terkait dan juga stakeholder pada Kamis pagi, 22 Februari 2024. (Foto: Hms SAR)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-52 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan instansi terkait dan juga stakeholder pada Kamis pagi, 22 Februari 2024. Dalam kegiatan ini Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali dan melibatkan beberapa tenaga medis.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya TNI Kusworo, S.E., M.M. yang membuka kegiatan donor darah secara virtual mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan simbol kepedulian dan keberanian kita berbagi untuk berbagi.

“Donor darah itu tindakan mulia yang sederhana namun berdampak luar biasa, setiap tetes darah yang bapak-ibu sumbangkan pada hari ini sangat berarti untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, S.E. mengatakan kegiatan donor darah ini dilaksanakan secara serentak di seluruh UPT di Indonesia dan dilakukan rutin setiap tahunnya dalam rangka peringatan HUT Basarnas.

Ditambahkannya, dari 70 orang peserta yang ikut berpatisipasi, kita berhasil mengumpulkan 55 kantong darah. “Target kita 52 kantong darah, syukur kita mendapatkan lebih. Semoga darah yang dikumpulkan dapat bermanfaat bagi banyak orang,” terangnya.

Dalam kegiatan ini Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar juga menyerahkan piagam ucapan terima kasih kepada PMI Provinsi Bali yang telah berkontribusi dalam kegiatan donor darah tahun ini. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ajak Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan, Kelurahan Sumerta Giatkan Monitoring di Pasar Ketapian
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sebanyak 469 Peserta Ikuti Seleksi Pakibraka 2024 Badung

Published

on

By

kengbangpol
Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Badung I Nyoman Trisna Aditya Warma. (Foto: Kominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sedang melaksanakan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Pakibraka) di tingkat Kabupaten melalui pendaftaran online.

Sebanyak 469 peserta calon Paskibraka yang terdiri dari 297 laki-laki dan 172 perempuan, mendaftarkan dirinya di website paskibraka.bpip.co.id.

Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Badung I Nyoman Trisna Aditya Warma mengatakan, seleksi Paskibraka Kabupaten Badung sampai saat ini sudah berjalan sampai dengan pendaftaran online, dan sedang dilaksanakan pendataan untuk dipanggil kembali dan melaksanakan tes selanjutnya.

“Sesuai dengan arahan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), awalnya yang kami laksanakan sosialisasi pembukaan pendaftaran kepada seluruh SMA/SMK di Kabupaten Badung. Kami juga sudah memasang baliho guna mendukung sosialisasi tersebut,” ujarnya, Rabu (21/2/2024).

Ia menjelaskan, seleksi Paskibraka ini memiliki beberapa tahapan antara lain, seleksi administrasi, seleksi Pancasila dan wawasan kebangsaan, lanjut ke seleksi intelegensia umum, seleksi kesehatan, seleksi parade, seleksi baris-berbaris dan kesamaptaan serta seleksi kepribadian.

Setelah dinyatakan lolos seluruh tahapan tersebut, maka akan diumumkannya hasil akhir dari tes tersebut.

“Nantinya kita mencari calon Paskibraka sejumlah 70 orang dengan 35 orang laki-laki dan juga 35 perempuan yang akan dididik dan dilatih di lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Mereka juga akan melaksanakan tugas pengibaran di tempat yang sama,” tambahnya.

Untuk calon Paskibraka yang lolos, akan mendapatkan fasilitas baju latihan, hotel dan Pusdiklat selama 14 hari sebelum pengibaran, sehingga diharapkan calon Paskibraka dapat lebih fokus dan semangat dalam mengabdi kepada negara melalui bidangnya.

“Saya berharap semoga kita bisa mempersiapkan anak muda yang lebih kreatif dan juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi serta mempunyai rasa bela negara, menuju generasi emas 2045 mendatang,” harapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Wawali Jaya Negara jadi Sangging Upacara Metatah Massal di Yayasan Natar Agung LapLap

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lomba Debat dan IAPI Bali Award

Sekda Dewa Indra Harap Tim Pengadaan Tingkatkan Kompetensi dan Kredibilitas

Published

on

By

IAPI Bali Awards 2023
BUKA LOMBA: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat membuka acara Lomba Debat Pengadaan Barang/Jasa dan Ikatan Anugrah Pengadaan Indonesia (IAPI) Bali Awards 2023 di Wantilan Kantor DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (21/2). (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra berkesempatan untuk membuka acara Lomba Debat Pengadaan Barang/Jasa dan Ikatan Anugrah Pengadaan Indonesia (IAPI) Bali Awards 2023 di Wantilan Kantor DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (21/2).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Dewa Indra menyampaikan apresiasi atas acara inovatif yang digelar oleh IAPI Bali, dimana Lomba Debat Pengadaan Barang/Jasa merupakan pertama kalinya ditemui oleh Dewa Indra. Untuk itu, Ia berharap lomba debat  ini tidak hanya saling beradu argumen dengan suara yang kencang, namun debat ini merupakan debat yang adu pikiran dan logika yang kuat.

Menurut Dewa Indra, saat ini Pengadaan Barang dan Jasa baik di lingkungan Pemerintahan Daerah maupun Pusat semakin kompleks dan semakin tidak mudah karena tuntutan transparansi, akuntabilitas, kredibilitas yang semakin tinggi serta kesadaran masyarakat atas hukum juga semakin meningkat untuk itu tuntutan kompetensi dan profesionalitas tim pengadaan harus semakin kompeten. Sehingga tim pengadaan tidak cukup hanya membaca aturan sendiri namun perlu bertukar pikiran sesama stakeholder pengadaan lintas instansi.

“Untuk itu saya mengapresiasi dan menyambut baik lomba debat ini, saya rasa ini sangat keren karena selain memberikan kesempatan pada tim untuk beradu argumen dan logika pikiran juga memberikan ilmu pengetahuan baru dalam bidang pengadaan barang/jasa. Untuk itu saya harap peserta lomba tidak hanya beradu argumen yang tidak ada isinya namun harus didasari dengan logika yang kuat,” ucapnya.

Diakhir sambutannya, Sekda Dewa Indra juga mengucapkan selamat kepada tokoh yang mendapatkan IAPI Awards 2023 semoga kontribusinya dapat digetok tularkan kepada rekan sejawat maupun junior-juniornya sehingga  terjadi saling kesinambungan regenerasi.

Baca Juga  Cegah Virus Corona, Cok Ace Gelar Penyemprotan Disinfektan di Penyeberangan Pantai Sanur dan Kawasan ITDC Nusa Dua

Sementara itu, Ketua DPD IAPI Bali I Dewa Agung Gede Manu, menyampaikan bahwa pihaknya membuat suatu inovasi baru dalam event tahunan kali ini, yaitu lomba debat pengadaan barang dan jasa. Para peserta debat berasal dari Tim UKPBJ Provinsi Bali, Tim UKPBJ Kota Denpasar, Tim UKPBJ Kabupaten Badung, Tim UKPBJ Kabupaten Buleleng, Tim UKPBJ Gianyar, dan Tim UKPBJ Kabupaten Klungkung. Selain itu, IAPI Juga memberikan life time achievement atau IAPI Award kepada para tokoh yang berkontribusi dalam pengadaan barang dan jasa. Diharapkan, keberadaan tim Pengadaan Barang dan Jasa  selalu dapat mendukung program pemerintah.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPP  IAPI, Deputi LKPP-RI, Kepala Biro PBJ serta para Dewan Juri. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca