Thursday, 18 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sejak 22 Maret 9.647 PMI Pulang, Dewa Indra: Ke Depan Masih Ada yang akan Datang

BALIILU Tayang

:

de
SEKDA BALI DEWA MADE INDRA

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Bali Dewa Made Indra melalui konferensi pers, Jumat (17/4-2020) di kantor Dinas Kominfos Provinsi Bali Renon, Denpasar memaparkan sejak 22 Maret hingga Kamis (16/4-2020) sudah sebanyak 9.647 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bali yang pulang, termasuk  yang datang dari Pelabuhan Benoa Kamis (16/4) sebanyak 117 orang yang setelah di-rapid test semuanya negatif.

Namun sesuai informasi yang didapatkan dari Kementerian Luar Negeri, kata Dewa Indra, masih ada PMI yang akan pulang dalam waktu ke depan ini. ‘’Kami masih mendapatkan informasi dari Kementerian Luar Negeri tentang kepulangan beberapa sahabat-sahabat kita baik melalui Bandara Ngurah Rai maupun melalui Pelabuhan Benoa,’’ ujar Dewa Indra.

Untuk Pelabuhan Benoa, lanjut Dewa Indra, mendapat informasi ada 4 kapal yang merapat. Kamis (16/4), kemudian Jumat (17/4) sebanyak 51 orang, 17 di antaranya dari Bali. Sabtu (18/4) besok akan merapat 1 unit kapal, dan kemudian lusa akan merapat lagi 1 unit kapal. ‘’Untuk sementara dari Pelabuhan Benoa itu dulu, kita tunggu lagi arahan dari Pemerintah Pusat. Mengenai lagi berapa PMI yang akan pulang, ini bagian yang sangat sulit kami identifikasi, termasuk Kementerian Luar Negeri juga tidak bisa mendapatkan data yang pasti,’’ imbuh Dewa Indra.

Mengapa, ungkap Dewa Indra, karena para PMI ini mereka berangkat dengan melamar langsung pada agen-agen yang mengirim mereka ke kapal pesiar. Jadi pemerintah tidak memiliki data yang pasti. ‘’Ini menjadi pelajaran bagi kita ke depan harus diatur mekanisme agar agen-agen yang memiliki tenaga kerja ke kapal pesiar agar melaporkan berapa, siapa, darimana yang dikirim tersebut. Sehingga kita punya data. Ini pelajaran penting yang harus kita ambil,’’ ujarnya.

Baca Juga  Bali Terima Bantuan Dua Ventilator, Gubernur Koster Ajak Astra Financial Ikut Kampanyekan Taat Prokes

Terkait transmisi lokal,  Dewa Indra menegaskan ada yang terjangkit dari PMI yang sedang dirawat, dari orang yang pernah terjangkit di daerah lain, dan juga ada yang terjangkit dari warga negara asing. Yang terpapar dari daerah terjangkit misalnya di Jembrana ada seorang pegawai negeri yang melaksanakan tugas ke Jakarta, mereka tidak tahu terinfeksi, lalu pulang kemudian istrinya terinfeksi.

Kemudian ada lagi PNS Pemprov Bali yang tugas ke luar daerah tidak tahu dirinya terinfeksi lalu pulang kemudian anaknya satu orang terinfeksi. Tapi ada juga yang di rumah sakit. Kita sudah tahu ada 2 orang tenaga medis yang terinfeksi karena menangani pasien Covid-19.

Dewa Indra menyampaikan sampai hari ini penyebaran Covid-19 baik di Bali, di Indonesia maupun di dunia masih terus berlanjut. Belum menunjukkan tanda-tanda yang menggembirakan. Salah satu sumber resiko yang berpotensi menimbulkan peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di Bali adalah sahabat kita yang memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri. Oleh karena itu maka strategi yang terus dilakukan adalah menguatkan terus-menerus proses screening, proses pemeriksaan di pintu masuk strategis kita adalah Bandara Ngurah Rai baik di kedatangan internasional maupun di kedatangan domestik.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali ini baik dari unsur pemerintah daerah, unsur TNI, Polri, dari unsur pemerintah pusat yakni KKP, otoritas Bandara Ngurah Rai dengan segenap unsur yang ada di bandara, bersama-sama bersinergi melakukan upaya-upaya pemeriksaan yang semakin ketat.  ‘’Kita evaluasi terus-menerus apa pun yang kita temukan hari ini sebagai kelemahan maka kita evaluasi untuk kita sempurnakan lagi,’’ ujar Dewa Indra.

Tujuannya adalah untuk memastikan agar semua orang yang datang dari luar negeri, baik itu warga negara asing yang sekarang ini sudah mulai sangat menurun jumlahnya, maupun saudara-saudara kita atau sahabat-sahabat kita yang pernah bekerja di luar negeri, harus dipastikan sebelum pulang ke kampung halamannya mereka negatif Covid-19.

Baca Juga  Bertemu Wagub Cok Ace, Youtuber ‘Tina Bule’ Bantu Promosikan Bali

Oleh karena itu, penyempurnaan pemeriksaan terus dilakukan. Dalam 4 hari mulai Kamis (16/4), hari ini, besok dan lusa, atas amanah dari Gugus Tugas Nasional kita juga menerima PMI yang pulang di Pelabuhan Benoa. Ini adalah amanah yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Nasional agar Provinsi Bali memfasilitasi kepulangan para pekerja migran kita di Pelabuhan Benoa.

Untuk itu, upaya screening juga akan dilakukan di Pelabuhan Benoa. Seluruh PMI yang berada di kapal pesiar yang akan berlabuh di Pelabuhan Benoa, dilakukan rapid test dengan baik untuk mengetahui atau mengidentifikasi yang mana positif, yang mana negatif. Sesuai dengan kesepakatan bupati/walikota se-Bali yang positif menjadi tanggung jawab provinsi, yang negatif dikembalikan ke  kab/kota di bawah pengawasan pemerintah kab/kota.

Untuk PMI yang tidak berasal dari Bali maka sudah berbagi tugas, pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Nasional bersama kepala BP3TKI dengan agen kapal pesiar untuk memfasilitasi kepulangan PMI ini secepat mungkin.

Kita terus mengupayakan PMI yang berasal dari luar Bali tiba di Benoa untuk mengikuti proses pemeriksaan tes yang ketat, dan kemudian difasilitasi untuk segera pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Jika pada hari itu mereka mendapatkan tiket pesawat ke kampung halamannya maka hari itu diberangkatkan, jika belum ada penerbangan paling lambat besoknya terkirim. Jadi tidak akan ada PMI asal daerah lain yang lama-lama di Bali, tidak akan ada dan ini sudah menjadi komitmen antara Gubernur Bali dengan Gugus Tugas Nasional.

‘’Oleh karena itu, tentu kami mengharapkan pemahaman dan juga dukungan semua pihak. Perbedaan-perbedaan pendapat adalah hal yang biasa, tetapi ketika pemerintah sudah mengambil keputusan maka sebagai aparat pemerintah kita harus melaksanakan dengan sebaik-baiknya,’’ ujar Dewa Indra.

Baca Juga  Dari Webinar, Wabup Suiasa Paparkan Percepatan Transformasi Digital di Badung

Terkait jumlah kasus positif masih memperlihatkan angka pertambahan dari hari ke hari, baik yang disumbangkan dari PMI yang pulang dari berbagai negara, maupun karena transmisi lokal, atau karena datang dari daerah terjangkit maka semua masyarakat Bali harus tetap waspada.

Waspada untuk melindungi diri kita, waspada untuk melindungi anggota keluarga kita, untuk melindungi masyarakat kita. Karena itu kami tidak akan pernah bosan untuk menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Bali, untuk selalu menggunakan masker terutama sekali ketika berkomunikasi dengan orang lain, tetap harus rajin mencuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir, kemudian disiplin menjaga jarak fisik dalam berkomunikasi, dalam berinteraksi dengan orang lain serta sebisa mungkin mengurangi aktivitas di luar rumah.

Ini penting sekali karena ini adalah cara-cara yang mudah, cara-cara yang mudah dipahami, cara-cara yang tidak membutuhkan biaya mahal, cara-cara yang tidak menimbulkan resiko yang tinggi, tetapi kalau dilakukan dengan penuh disiplin maka akan efektif untuk meredam penyebaran Covid-19.

Terkait ketersediaan alat pelindung diri (APD), Dewa Indra menegaskan persediaan rapid test, masker bedah maupun masker N95 semuanya masih dalam keadaan cukup untuk satu minggu kedepan. ‘’Bukan berarti setelah satu minggu kita akan kehabisan, tidak. Karena kita juga selalu menambah ketersediaan APD, rapid test dan lain-lain yang kita butuhkan untuk memastikan bahwa proses penanganan kawan-kawan kita yang positif tetap berjalan dengan baik dan aman,’’ pungkas Dewa Indra. (*/gs)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Walikota Jaya Negara Berikan Penghargaan ASN Purnabhakti

Apresiasi Semangat, Kerja Keras dan Inovasi untuk Kota Denpasar

Published

on

By

Walikota Jaya Negara
SERAHKAN PENGHARGAAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menyerahkan penghargaan kepada ASN Kota Denpasar yang akan memasuki masa purnabhakti/pensiun di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Kamis (18/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan penghargaan sebagai wujud apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkot Denpasar. Penghargaan sebagai wujud apresiasi dan ucapan terimakasih ini diserahkan serangkaian Gathering Calon Pensiunan Pemerintah Kota Denpasar di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Kamis (18/7). Tercatat sebanyak 109 ASN menerima penghargaan ini lantaran akan memasuki masa pensiun Periode 1 Juli – 1 November 2024.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, Kepala BPD Bali Cabang Utama Denpasar, I Made Sudharma, Kepala Taspen Wilayah Denpasar, serta undangan lainnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, pensiun atau purnabhakti merupakan sesuatu yang pasti tiba dalam setiap pengabdian. Dimana, setiap yang mengabdi pasti akan memasuki masa purnabhakti atau pensiun, tak terkecuali ASN di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan, pengabdian maksimal yang telah diberikan untuk Kota Denpasar sangatlah penting untuk diapresiasi. Penghargaan ini merupakan bentuk semangat agar seluruh ASN yang akan memasuki masa pensiun dapat tetap produktif.

“Kami sangat menyadari, bahwa kontribusi bapak/ibu dalam pembangunan Kota Denpasar sangatlah besar, capaian dan keberhasilan saat ini merupakan kerja keras bapak/ibu sekalian, sehingga dapat kami sampaikan bahwa pensiun adalah soal administrasi, tapi sumbangsih pemikiran dan masukan serta saran sangat kami harapkan untuk bersama-sama membangun Kota Denpasar ini, dan tentu kami sangat mengapresiasi kerja keras, semangat serta inovasi untuk Denpasat tercinta ini,” ujarnya.

Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana menjelaskan, kegiatan Gathering Calon Pensiunan Pemerintah Kota Denpasar ini rutin dilaksanakan bagi ASN yang hendak pensiun. Hal ini dilaksanakan dengan memberikan pembekalan dari Bank BPD Bali, PT. Taspen hingga Pisikolog untuk kesiapan mental pasca purnabhakti.

Baca Juga  Pemprov Bali Raih Penghargaan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2019

Dikatakannya juga, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi bagi ASN yang telah mengabdi bagi Kota Denpasar. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan informasi awal tentang hak-hak yang diperoleh pasca-pensiun nanti. Dari 109 ASN yang menerima penghargaan sekaligus mengikuti kegiatan ini, secara detail jumlah tersebut terdiri atas Pejabat Eselon II sebanyak 1 orang, Pejabat Eselon III sebanyak 5 orang, Pejabat Eselon IV sebanyak 3 orang, Pejabat Fungsional sebanyak 67 orang dan Pejabat Fungsional Umum sebanyak 33 orang.

“Semoga ASN Kota Denpasar yang memasuki masa pensiun dapat terus produktif dan berkontribusi untuk kemajuan Kota Denpasar,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri Sosialisasi Regulasi Pembinaan Kesadaraan Bela Negara Kemenhan RI

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa
HADIRI SOSIALISASI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri pelaksanaan Sosialisasi Regulasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang digelar Kementerian Pertahanan RI di Hotel Grand Mega, Kamis (18/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri pelaksanaan Sosialisasi Regulasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang digelar Kementerian Pertahanan RI di Hotel Grand Mega, Kamis (18/7).

Gelaran sosialisasi ini menggelorakan semangat untuk mewujudkan kesadaran bela negara, pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus saling bersinergi, sebagai upaya negara untuk menangkal radikalisme dan membangun semangat nasionalisme pada generasi muda.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa di sela-sela kegiatan sosialisasi, menyambut baik sosialisasi regulasi pembinaan kesadaran bela negara di Kota Denpasar. Melalui sosialisasi ini, diharapkan rasa cinta kepada negara bisa dibentuk kepada seluruh warga dan diwujudkan dalam kesediaan untuk melindungi, mempertahankan dan memajukan kehidupan bersama.

“Kami menyambut gembira dilaksanakannya kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan ajang peningkatan kesadaran kita terhadap nilai-nilai dasar bela negara. Kesadaran bela negara sangat penting guna mengatasi dan mengantisipasi ancaman yang dapat merusak tatanan kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Sementara, Direktur Bela Negara Dirjen Pothan Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI G. Eko Sunarto menegaskan, ada 3 ancaman yang harus dicegah agar negara tetap utuh bersatu dan maju, baik itu berupa ancaman militer, non-militer maupun hibrida. Ancaman hibrida itu sendiri sangat perlu diantisipasi dikarenakan bisa berpotensi menimbulkan kericuhan, perpecahan dan menghancurkan negara, seperti berita hoax, narkoba, pencurian data siber dan lainnya.

Ditargetkan setiap tahun akan lahir 43 ribu kader bela negara di Indonesia, untuk menjaga NKRI tetap utuh dan pemerintah lancar. Dibutuhkan komitmen bersama dalam pembinaan kesadaran bela negara baik di lingkungan masyarakat, pekerja, maupun pendidikan. Di samping itu, dibutuhkan peran aktif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk bersinergi mewujudkan pembinaan kesadaran bela negara bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga  Polsek Kuta Beri Pengamanan Pawai Kirab Pemilu 2024

Hoax di media sosial merupakan salah satu bentuk ancaman dan bisa menjadi potensi kerusuhan, apabila kita tidak menanamkan rasa cinta kepada tanah air, bangga berbangsa dan bernegara, serta setia kepada Pancasila, kita tidak tahu bangsa ini akan jadi seperti apa, ” tutur Brigjen TNI G. Eko Sunarto. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sambangi Kediaman Warga, Ny. Antari Jaya Negara Serahkan PMT bagi Lansia dan Balita

Published

on

By

TP PKK Denpasar
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara, menyerahkan bantuan saat menyambangi beberapa kediaman warga di wilayah Kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Selatan, Kamis (18/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar bersama TP PKK Kota Denpasar kembali menyerahkan sejumlah bantuan Pemberian Makan Tambahan (PMT), kepada lansia dan juga balita. Penyerahan ini diserahkan langsung Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, yang menyambangi beberapa kediaman warga di wilayah Kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Selatan, Kamis (18/7).

Maksud pembagian PMT ini adalah untuk pencegahan dan pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Denpasar. Adapun paket bantuan yang diberikan kali ini berupa beberapa kebutuhan pokok seperti biskuit, telur, susu, dan juga daging ayam segar.

Hadir bersama Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara menyebut sebagai mitra pemerintah, TP PKK Kota Denpasar tidak hentinya melakukan sinergitas dan kolaborasi, untuk dapat bersama mengentaskan kasus kemiskinan ekstrem dan juga upaya persoalan stunting di Kota Denpasar.

“Berbagai program yang dilaksanakan TP PKK Kota Denpasar, salah satunya pemberian PMT ini. Selain sebagai upaya menurunkan stunting, ini juga adalah langkah dalam pengentasan kemiskinan ekstrem,” ucap Ny. Antari Jaya Negara.

Lebih lanjut, Ny. Antari Jaya Negara juga berpesan kepada masyarakat Kota Denpasar, khususnya yang memiliki balita agar secara rutin mengikuti kegiatan posyandu sebagai deteksi awal kesehatan dan tumbuh kembang anak.

“Saya berpesan kepada orang tua, agar tidak bosan untuk selalu mengecek kesehatan dan tumbuh kembang anak, sejak dari dalam kandungan sampai lahir, dan bertumbuh nanti,” lanjutnya lagi.

Sementara itu, Plt. Camat Denpasar Selatan, Ketut Sri Karyawati pada kesempatan yang sama mengatakan, usaha untuk mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya, terus gencar dilakukan. Pelaksanaan Posyandu di banjar-banjar, merupakan salah satu upaya yang kerap dilaksanakan secara rutin.

Baca Juga  Keluarga Jadi Klaster Baru, Rai Mantra Tekankan Disiplin Prokes dan VDJ saat di Rumah

“Kami bersinergi dengan para lurah dan perbekel, dan juga kader PKK, untuk secara aktif melaksanakan pelayanan Posyandu bagi warga. Hal ini yang kita harapkan akan bisa menjadi upaya percepatan penurunan stunting dapat optimal,” terangnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca