Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 Jumat (17/4) Lagi-lagi yang Positif Bertambah, Dewa Indra: Tak Perlu Saling Menyalahkan

BALIILU Tayang

:

de
KETUA HARIAN GUGUS TUGAS COVID-19 DEWA MADE INDRA

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Bali Dewa Made Indra melalui konferensi pers, Jumat (17/4-2020) di kantor Dinas Kominfos Provinsi Bali Renon, Denpasar memaparkan wabah pandemi Covid-19 bukan persoalan Bali dan nasional, tetapi adalah persoalan di seluruh dunia. Karena itu, kita tidak perlu saling menyalahkan satu sama lain.

‘’Yang harus kita bangun adalah gotong-royong dan kebersamaan untuk memahami persoalan ini, lalu saling berkontribusi untuk memberikan upaya-upaya yang saling bersinergi satu sama lain untuk bisa menyelesaikan persoalan ini dengan baik, mengurangi, menekan atau bahkan meniadakan transmisi lokal ini dengan sebaik-baiknya,’’ ujar Dewa Indra yang juga Sekda Bali.

Dewa Indra mengajak kita bersama-sama berkontribusi untuk meyakinkan masyarakat bahwa Covid-19 ini bisa dicegah penularannya melalui disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, jaga jarak dan kurangi keluar rumah jika tidak penting.

Dewa Indra juga menyampaikan kabar gembira karena Jumat ini rumah sakit melaporkan ada 4 pasien dinyatakan sembuh atau pulih dari covid-19. Mereka adalah dua orang yang tadinya positif karena imported case dan dua orang lagi karena terjangkit dari daerah lain.

‘’Itu menggembirakan, karena ternyata bisa sembuh. Tentunya yang sembuh ini karena disiplin mengikuti perawatan, disiplin menjaga kesehatannya sehingga bisa sembuh. Astungkara untuk jumlah kasus yang meninggal tidak ada tambahan. Cukup dua orang asing itu saja. Kita berharap warga kita tidak ada yang sampai meninggal,’’ ujar Dewa Indra.

Sementara yang masih dalam perawatan, lanjut Dewa Indra, berjumlah 86 orang tersebar di 11 rumah sakit dan juga di tempat karantina yang dikelola Pemerintah Provinsi Bali. ‘’Untuk kasus yang positif sampai hari ini ada penambahan 11 orang. 11 orang ini adalah dari pekerja migran Indonesia (PMI)  8 orang (imported case-red), kemudian 2 orang dari transmisi lokal, dan 1 orang dari daerah terjangkit,’’ ujar Dewa Indra.

Baca Juga  Ny. Putri Suastini Koster: Betapa Kuatnya Peran Perempuan di Tengah Pandemi Covid-19

Sehingga secara akumulatif jumlah kasus positif terinfeksi Covid-19 menjadi 124 orang. 124 orang ini termasuk WNA bertambah 1 orang, atau total WNA menjadi 8 orang. 1 orang ini adalah orang yang kemarin dalam investigasi. Ia adalah pilot maskapi penerbangan tiba di Bali setelah diperiksa positif dan sudah kembali ke negaranya. 

Dari 5 orang kasus positif yang diinvestigasi, 1 orang pilot yang sudah balik ke negaranya, tim investigasi sudah memastikan bahwa 4 orang lagi adalah WNI asal Bali yakni 1 orang pekerja migran yang punya riwayat perjalanan ke luar negeri, dan 3 orang lagi transmisi lokal.

Kemudian warga negara Indonesia yang positif Covid-19 sebanyak 116 orang, terdiri dari imported case sebanyak 81 orang.  81 orang imported case ini terdiri dari 77 orang PMI dan 4 orang non-PMI, yang non-PMI maksudnya bukan PMI tapi orang yang bekerja atau sedang bertugas di luar negeri.  Terkait penambahan kasus imported case dari PMI, menjadi tugas Pemerintah Provinsi Bali untuk terus-menerus mempertebal lapisan pengawasan di pintu-pintu kedatangan.

Kemudian yang berasal dari daerah terjangkit dari daerah luar Bali sebanyak 14 orang, selanjutnya dari transmisi lokal menjadi 21 orang. ‘’Karena angka transmisi lokal ini memperlihatkan tanda-tanda peningkatan, maka saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Bali, mari kita komit untuk menjaga supaya transmisi lokal ini tidak bertambah lagi. Karena transmisi lokal ini terjadi melalui kontak antara yang positif dengan yang lainnya, maka cara menghindarinya adalah tentu dengan menghindarkan diri kontak dengan orang lain, bisa dilakukan dengan menjaga jarak, dengan menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan mengurangi aktivitas di luar rumah.

‘’Mudah-mudahan kita bisa terus-menerus melakukan meskipun sudah lama dan tidak pernah bosan untuk mengikuti arahan ini. Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa memberkati kita semua sehingga penyebaran Covid-19 di Bali ini bisa dikendalikan dengan baik dan masyarakat bisa selamat, selanjutnya kehidupan bisa pulih kembali dan segala penderitaan ketidaknyamanan masyarakat bisa diakhiri dalam waktu yang tidak lama lagi. (*/gs)

Baca Juga  Buka Pasar Gotong-Royong, Gubernur Koster: Harapkan Jadi Media Pasarkan Produk Petani

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

101 Atlet SEA Games Ingin Jadi Anggota Polri, Kapolri: Kami Beri Kesempatan

Published

on

By

atlet polri
PEMBERIAN PENGHARGAAN: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat acara pemberian penghargaan kepada atlet SEA Games 2025 di The Tribrata Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut sebanyak 101 atlet peraih medali SEA Games 2025 menyatakan minat bergabung sebagai anggota Polri. Ia menegaskan institusinya siap memberikan kesempatan bagi atlet berprestasi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Kapolri usai acara pemberian penghargaan kepada atlet SEA Games 2025 di The Tribrata Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

“Kami memberikan apresiasi kepada sekitar 101 atlet non-Polri yang memiliki cita-cita untuk bergabung menjadi anggota Polri,” ujar Kapolri.

Kapolri menjelaskan, atlet berprestasi dapat direkrut melalui jalur pencarian bakat atau talent scouting. Menurutnya, Polri membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di ajang internasional.

Ia menuturkan, capaian atlet Indonesia di SEA Games 2025 sangat membanggakan, dengan perolehan sekitar 100 medali emas, belum termasuk medali perak dan perunggu.

“Berdasarkan prestasi tersebut, kami membuka peluang bagi mereka untuk bergabung melalui rekrutmen proaktif atau talent scouting,” katanya.

Kapolri menambahkan, skema ini diharapkan mampu memacu semangat atlet untuk terus berprestasi dan tidak berhenti setelah ajang SEA Games. Ia juga mengapresiasi atlet Bhayangkari yang berhasil meraih medali emas.

“Masih banyak ajang internasional ke depan. Kami berharap para atlet terus berprestasi, mengibarkan Merah Putih, serta mengharumkan nama bangsa dan institusi,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pemkot Denpasar dan Brighton and Hove City, Siap Kolaborasi di Denfest 2020
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolri Beri Apresiasi ke Atlet Polri dan Non-Polisi yang Berprestasi di Sea Games 2025

Published

on

By

Kapolri
MALAM APRESIASI: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia di The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atau reward kepada seluruh atlet Polri yang meraih prestasi di ajang Sea Games tahun 2025. Setidaknya ada 38 personel kepolisian yang meraih medali serta mengharumkan nama Bangsa Indonesia di kancah dunia.

Ada kurang lebih 38 personel yang mendapatkam prestasi sea games 2025. Oleh karena itu hari ini, malam ini kita berikan apresiasi kepada personel Polri yang kebetulan menjadi atlet berprestasi di sea games untuk mendapatkan reward, apresiasi baik dalam bentuk kenaikan pangkat baik dalam bentuk kesempatan promosi sekolah, maupun ikuti ataupun mendapatkan promosi jabatan, kata Sigit di Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia di The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Selain personel kepolisian, Sigit juga memberikan reward kepada 101 atlet yang meraih prestasi luar biasa di cabang olahraganya masing-masing. Menurut Sigit, ratusan atlet tersebut memiliki keinginan besar untuk bergabung ke dalam keluarga besar Korps Bhayangkara.

Oleh karena itu, Sigit memberikan kesempatan kepada ratusan atlet tersebut untuk bergabung sebagai personel Polri. Nantinya mereka bakal diproses melalui jalur Rekrutmen Pro-aktif atau Talent Scouting. Bahkan, salah satunya ada atlet yang meraih 100 medali.

“Sehingga kami memberikan kesempatan mereka bergabung menjadi keluarga besar Polri melalui jalur rekrutmen proaktif atau talent scouting. Tentunya ini juga menjadikan kesempatan bagi mereka untuk terus berprestasi namun nanti di satu titik mereka berlatih menjadi keluarga besar Polri,” ujar Sigit.

Selain itu, Sigit menyebut, ada juga atlet yang merupakan Bhayangkari meraih prestasi atau medali emas di ajang Sea Games 2025. “Baru saja kami juga mendapatkan informasi masih banyak dari atlet yang prestasi ingin bergabung menjadi keluarga besar Polri,” ucap Sigit.

Baca Juga  Dari Audiensi FKUB Jakarta, Gubernur Koster: Bali Fokus Membangun Alam, Manusia dan Kebudayaan Bali

Dengan adanya kegiatan ini, Sigit berharap seluruh atlet Indonesia ke depannya terus menjaga dan meningkatkan prestasinya. Apalagi masih akan banyak event internasional yang akan berlangsung.

Sigit menegaskan, atlet Polri maupun yang tidak, harus terus berlatih secara maksimal agar bisa tetap mengharumkan nama Bangsa Indonesia di kancah dunia.

“Tentunya harapan kami seluruh atlet semakin terus menjaga prestasinya. Ke depan masih banyak event internasional tentunya kita titip kepada mereka untuk terus menjaga agar Sang Merah Putih kita kibarkan di event internasional,” tegas Sigit.

Dan kita menitipkan bagaimana mereka terus berkiprah terus menjaga membawa harum nama bangsa dan tentunya menjaga membawa harus nama institusi Polri, tambah Sigit sekaligus mengakhiri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dede Yusuf Imbau Masyarakat Urus Mandiri Sertipikat Tanah

Published

on

By

sertipikat tanah
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi. (Foto: dpr.go.id)

Bekasi, Jabar, baliilu.com  – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi mendorong masyarakat untuk melakukan pengurusan sertipikat tanahnya secara mandiri, dengan langsung mendatangi Kantor Pertanahan (Kantah) Badan Pertanahan Nasional (BPN) di wilayahnya masing-masing. Hal ini agar terhindar dari praktek percaloan ataupun mediator yang justru kerap memungut biaya tinggi dalam pengurusan sertipikat tanah.

Hal ini disampaikan Dede Yusuf kepada media usai Komisi II meninjau langsung pelayanan pertanahan di Kantor Pertanahan ATR/BPN di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (15/1/2026).

“Hari ini saya melihat langsung bagaimana prosedur dan mekanisme pengurusan sertipikat tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi dilayani dengan baik oleh para petugas. Bahkan saya tanya langsung ke Kepala Kantah mengenai biayanya dan dijelaskan bahwa semua layanan sudah ada tarifnya secara transparan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 128 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat ini mengaku sering mendengar keluhan dari masyarakat bahwa biaya pengurusan baik untuk balik nama atau pengurusan sertifikat hak milik itu harganya mahal. Contohnya ada masyarakat yang memiliki luas tanah 400 meter namun saat mengurus sertipikat tanahnya dikenakan tarif hingga puluhan juta, tentu biaya sebesar itu tidak masuk akal.

“Lalu apa yang menyebabkan biaya sebesar itu? Menurut Kepala Kantah tadi sudah menyampaikan biasanya karena masyarakat tersebut menggunakan biro jasa. Jasa itu bisa seperti PPAT, bisa juga mediator, atau calo. Bahkan kalau di daerah untuk bayar PBB saja biasanya menggunakan mediator dari aparat dusun. Dari desa yang kadang-kadang belum tentu terbayarkan. Itu sering saya temui masalah seperti itu,” terang Dede Yusuf.

Baca Juga  Dari Audiensi FKUB Jakarta, Gubernur Koster: Bali Fokus Membangun Alam, Manusia dan Kebudayaan Bali

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat II ini menengarai alasan masyarakat enggan mengurus mandiri sertipikat tanah dikarenakan tidak mau repot atau tidak tahu cara dan tahapannya. “Nah inilah yang mungkin perlu disosialisasikan oleh ATR BPN bahwa mengurus sendiri itu jauh lebih cepat dan murah karena ini sudah ada aturan mainnya,” pesannya

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi, Muh. Rizal pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa mahalnya biaya pengurusan sertipikat tanah seringkali terjadi karena ulah nakal oknum PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) yang bahkan mencatut nama pejabat BPN.

Modusnya adalah Oknum PPAT yang menahan sertipikat yang sebenarnya sudah selesai dan meminta sejumlah uang dengan dalih untuk biaya pengurusan.

“Oleh karena itu saya juga mengimbau agar masyarakat sebaiknya meluangkan waktunya untuk mengurus sendiri sertipikat tanahnya, sehingga bisa lebih cepat dan terhindar dari praktek percaloan ataupun mediator yang meminta biaya mahal,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca