Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Apresiasi Gubernur Koster di Wisuda XXIX ISI Denpasar

Wayan Koster Dinilai Memperhatikan Kebudayaan Sesuai Semangat Bung Karno Wujudkan Berkepribadian dalam Kebudayaan

Loading

BALIILU Tayang

:

isi
Sekjen PDI Perjuangan, Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, M.M., IPU. saat menyampaikan Orasi Ilmiah bertema ‘’Teguh Indonesia Berkepribadian’’ dalam acara Wisuda XXIX Sarjana Terapan, Magister, dan Doktor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendapatkan apresiasi dari Sekjen PDI Perjuangan, Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, M.M., IPU, karena perhatiannya yang totalitas terhadap kebudayaan Bali, yang sejalan dengan semangat Bung Karno untuk mewujudkan Indonesia Berkepribadian dalam Kebudayaan.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto saat menyampaikan Orasi Ilmiah bertema ‘’Teguh Indonesia Berkepribadian’’ dalam acara Wisuda XXIX Sarjana Terapan, Magister, dan Doktor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar serta Pembukaan Festival Nasional Bali Sangga Dwipantara III, sekaligus Peresmian Interior Auditorium Citta Kelangen di Lantai III ISI Denpasar pada, Selasa (Anggara Kliwon, Tambir) 28 Februari 2023.

Dalam sambutannya, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyampaikan salam dari Ibu Megawati Soekarnoputri kepada para wisudawan di ISI Denpasar, sekaligus memberikan apresiasi kepada ISI Denpasar yang telah menganugerahi penghargaan Bali-Bhuwana Mahottama Nugraha kepada Presiden ke-5 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Ibu Megawati Soekarnoputri pada tanggal 28 Juli 2022.

Hasto Kristiyanto juga mengapresiasi Gubernur Bali Wayan Koster. Kata Sekjen PDI Perjuangan ini, Gubernur Wayan Koster adalah kebanggaan kita semua, karena perhatiannya terhadap kebudayaan. Kemarin baru saja mendapatkan penghargaan dari TV One, karena perhatiannya terhadap kebudayaan, jadi hal ini merupakan semangat Bung Karno untuk mewujudkan Indonesia Berkepribadian dalam Kebudayaan.

Saat berorasi ilmiah, Hasto Kristiyanto menyampaikan Saya begitu mencintai Bali dan banyak belajar tentang spiritualitas disini. Bagi Saya pribadi, Bali menghadirkan dirinya sebagai manifestasi sempurna negeri spiritual. “Kalau naik gunung di Pura Lempuyang mungkin Saya sudah hampir 14 kali, Gunung Sang Hyang sudah 9 kali, di Gunung Agung sampai puncak sekali, dan hampir begitu banyak Pura Saya datangi di Bali, bahkan setiap malam tahun baru sejak Saya dipercaya menjadi Sekjen PDI Perjuangan dan saat Bulan Karno, Saya selalu berdoa menggali dan menemukan nilai-nilai spiritualitas yang luar biasa di Bali,” jelasnya.

Karena itulah setiap berada di Bali, selalu menemukan suasana berbeda dan ini menjadi bukti perpaduan spiritualitas yang hidup dan membumi dengan kebudayaan, dan keindahan alam rayanya. Bali juga menjadi titik temu peradaban dunia. Meskipun Bali tiada henti dibanjiri arus modernitas yang begitu hebat dari seluruh dunia, namun Bali selalu kokoh pada identitas kulturalnya.

Baca Juga  Belasan Ribu Pecalang Siap Jaga Bali Secara Sekala-Niskala

Sehingga dalam sejarah, Hasto Kristiyanto menjelaskan ketika Indonesia menghadapi masa genting akibat perang dingin, berbagai ancaman ditunjukkan kepada Bung Karno, sebab pemikiran geopolitik beliau mampu membangun kepemimpinan Indonesia atas Asia Afrika dan Amerika Latin, dan hal tersebut sangat mengkhawatirkan kaum Neo Kolonialisme-Imprealisme saat itu. Dalam periode itu, Bung Karno memperkenalkan konsep Trisakti, salah satu diantaranya adalah bagaimana mewujudkan Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan.

“Karena itulah, ketika tadi Pak Gubernur mengatakan, bagaimana ISI ini dibangun oleh campur tangan Pemerintah dengan komitmen Pak Gubernur, dan nanti beliau akan membangun Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, tentu saja ketika Pusat Kebudayaan Bali itu sudah dibangun, diharapkan gedung kebudayaan yang disini (Taman Werdhi Budaya Art Center) dapat dihibahkan ke ISI Bali,” tegasnya yang disambut tepuk tangan.

isi
Gubernur Bali Wayan Koster menerima penghargaan dari ISI Denpasar yang diserahkan Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan “Kun” Adnyana. (Foto: ist)

Mengakhiri pidatonya, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto berpesan kepada para lulusan atau wisudawan ISI Denpasar agar terus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai penopang berkembangnya kebudayaan nasional yang berkemajuan, namun tetap kokoh pada identitas kebudayaan bangsa. “Teruslah perkuat riset dan inovasi dari kebudayaan Bali, karena jika digali secara mendalam, ini akan menjadi sumber pengetahuan yang khas untuk Indonesia dan sangat penting bagi desain kebijakan masa depan. Gelorakan kebudayaan, mari bangun kepemimpinan Indonesia di dunia pada bidang kebudayaan,” pungkasnya dengan nada menggelora.

Gubernur Wayan Koster dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada ISI Denpasar atas diselenggarakannya Wisuda XXIX ISI Denpasar yang dirangkai dengan Festival Bali Sangga Dwipantara III tahun 2023. Semoga lembaga kebanggaan masyarakat Bali ini selalu jaya dalam mengemban misi penguatan dan pemajuan seni-budaya nusantara, khususnya Bali.

Wisuda adalah sebuah ritual yang sangat penting, sebagai kulminasi pencapaian perguruan tinggi dalam menjalankan salah satu tugas pokoknya, yaitu memberi layanan ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Wisuda menjadi mimbar publik yang terhormat bagi Perguruan Tinggi untuk menunjukkan sekaligus menyampaikan segala prestasi, dedikasi sosial kemasyarakatan, dan pengembangan ilmu pengetahuan kepada publik luas.

ISI Denpasar telah menetapkan haluan pengembangan keilmuan yang strategis, berorientasi pada pembelajaran seni dan desain berbasis tradisi, kearifan lokal, dan pemajuan seni budaya Bali-Nusantara. Karya cipta seni yang dihasilkan lulusan ISI Denpasar juga selalu mewarnai perhelatan seni budaya dalam berbagai even baik lokal, nasional, maupun internasional. Oleh sebab itulah Saya menyambut baik dan mendukung setiap upaya pengembangan kelembagaan ISI Denpasar dalam menjawab tantangan dan dinamika zaman. Hal ini tentu akan diiringi pula dengan pengembangan keilmuan seni yang lebih progresif, seperti desain, media baru, dan tata kelola digital seni.

Baca Juga  Tak Mau Warganya Sakit, Gubernur Koster: Kesehatan Masyarakat harus Jadi Budaya Hidup Krama Bali

Dalam memaknai wisuda kali ini diselenggarakan Festival Bali Sangga Dwipantara III dengan Tema: “Wahya Waruna Wasantara”, yang bermakna Mulia Samudra Nusantara Bangun Indonesia Gemilang. Berbagai ruang kreativitas dan diseminasi kekaryaan, seperti pergelaran, seminar, pameran, workshop, cipta karya, riset, mimbar maestro, dan beberapa skema kegiatan lain digelar dalam festival ini. Ruang kreativitas dan diseminasi seperti ini menjadi sangat penting untuk merekatkan akademisi dengan maestro, seniman, dan pekerja kreatif bertalenta, baik dalam skala lokal, nasional, maupun global.

Pemerintah Provinsi Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, telah menjadikan kebudayaan sebagai hulu Pembangunan Bali dengan komitmen untuk memajukan adat, tradisi, seni, budaya, dan kearifan lokal. Visi dan komitmen ini, telah dituangkan dalam Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali.

Dalam pelaksanaan visi tersebut, pastinya Pemerintah Provinsi Bali akan selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan ISI Denpasar, sebagai satu- satunya Perguruan Tinggi Seni di Bali. Platform kerja sinergi dan kolaborasi ini, antara lain meliputi: penciptaan karya seni baru yang kreatif-inovatif, rekonstruksi seni tradisi di Desa Adat, pembinaan lembaga seni, pengembangan SDM seni, pembangunan rumah desain, penyediaan tenaga ahli seni, manajemen seni, serta pemberdayaan ekosistem kreatif.

isi
Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: ist)

Titiang perlu menyampaikan, sebenarnya kalau diceck laboratorium, DNA orang Bali kira-kira memang seni, dan berbagai karya kreatif dan inovatif yang tampil saat ini sesungguhnya masih merupakan bagian kecil yang dimiliki masyarakat Bali yang ada di Desa Adat. Itulah sebabnya keberadaan ISI Denpasar sangat penting untuk menjadikan kebudayaan Bali sebagai kekuatan di dalam mewarnai kehidupan pembangunan Bali,” kata Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

ISI Denpasar sebagai agen perubahan yang memiliki kompetensi pencipta, pengkaji, pembina, dan pelaku wirausaha, lebih lanjut Gubernur Bali Wayan Koster mengharapkan ISI Denpasar agar menjadi garda terdepan di dalam penguatan dan pemajuan Kebudayaan Bali. “Dalam rangka implementasi penguatan dan pemajuan Kebudayaan Bali, Pemerintah Provinsi Bali sedang mengerjakan pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Kabupaten Klungkung,” kata orang nomor satu di Pemprov Bali ini.

Baca Juga  Briefing Pejabat Pemprov Bali, Gubernur Koster Minta Tancap Gas Percepat Pelaksanaan Program Pembangunan

Pada zona inti Kawasan Pusat Kebudayaan Bali, akan dibangun wahana seni- budaya terdiri dari 15 Fasilitas Pentas Seni, untuk seni tradisi dan seni modern, serta akan dibangun 12 Museum Tematik, yang berkarakter kearifan lokal Bali. Fasilitas seni ini tentu akan menjadi ruang pemanggungan dan apresiasi karya cipta seni berkelas dunia. Menyongsong berdirinya Kawasan Pusat Kebudayaan Bali ini, Saya mengajak seluruh civitas akademika ISI Denpasar, sejak dini untuk menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam praktek kekaryaan yang lebih kreatif, inovatif, dan berkualitas dengan pencapaian-pencapaian baru. Saya meyakini ISI Denpasar selalu siap dan mampu mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam bidang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Wayan Koster berharap supaya civitas akademika dan lulusan ISI Denpasar agar terjun mendedikasikan diri di tengah-tengah masyarakat, utamanya di Desa Adat, dan komunitas seni di seluruh Bali. “Hal ini bertujuan untuk menggerakkan kemajuan seni, tradisi, dan kearifan lokal Bali yang menjadi unteng kekuatan Bali,” jelas mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini seraya menandatangani Prasasti Peresmian Interior Auditorium Citta Kelangen Lantai III Institut Seni Indonesia Denpasar.

Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan “Kun” Adnyana menyampaikan terimakasih kepada Bapak Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, M.M.,IPU yang telah hadir bersama Gubernur Bali Wayan Koster dalam acara Wisuda Sarjana Terapan, Magister, dan Doktor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar XXIX serta Pembukaan Festival Nasional Bali Sangga Dwipantara III, sekaligus Peresmian Interior Auditorium Citta Kelangen di Lantai III ISI Denpasar. “Ada sebanyak 394 wisudawan ISI Denpasar yang diwisuda hari ini dan mereka merupakan lulusan program pembelajaran Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) semester gasal 2022/2023. Atas hal ini, Saya bangga dengan pencapaian para wisudawan yang diwisuda dalam kesempatan tersebut, dan dengan bangga kami melepas wisudawan generasi gemilang Indonesia,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Kasus Korupsi Batu Bara Urusan Oknum, Kejaksaan Agung dan Polri Solid Bekerja Secara Profesional

Published

on

By

korupsi batu bara
KONFERENSI PERS: Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Al Fath dalam Konferensi Pers Komisi III di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Al Fath menegaskan bahwa Polri dan Kejaksaan Agung solid dalam menangani dugaan korupsi batu bara yang melibatkan oknum aparat penegak hukum. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi modal penting untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan tuntas.

Pernyataan tersebut disampaikan usai Komisi III DPR RI melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Agung bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Pertemuan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR terhadap penanganan perkara yang tengah menjadi perhatian publik.

“Kami sangat melihat kekompakan antara dua institusi, dalam hal ini Polri dan Kejaksaan Agung. Jadi yang kita bicarakan hari ini adalah oknum kejaksaan dan ada dari pihak swasta yang kita anggap sedang melakukan perbuatan yang sangat keji karena korupsi. Di situ sudah sepakat dua lembaga ini menyatakan kompak untuk bareng-bareng membuka seluas-luasnya persoalan perkara korupsi ini,” ujar Rano dalam Konferensi Pers Komisi III di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

Legislator dari Fraksi PKB ini pun menegaskan bahwa perkara yang tengah ditangani tidak boleh dipandang sebagai persoalan kelembagaan, melainkan menyangkut dugaan perbuatan individu yang harus diproses sesuai ketentuan hukum. Karena itu, ia berharap sinergi antara Polri dan Kejaksaan Agung terus dipertahankan agar tidak menimbulkan persepsi adanya konflik antarinstitusi.

Menurutnya, kekompakan kedua lembaga penegak hukum tersebut juga menjadi pesan positif bagi masyarakat bahwa proses penanganan perkara dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan.

“Yang kita bicarakan hari ini adalah oknum kejaksaan dan ada dari pihak swasta yang kita anggap sedang melakukan perbuatan yang sangat keji karena korupsi,” tegasnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Apresiasi Gerak Cepat PLN Atasi Listrik Padam di Bali, Puji Sigap dan Responsif Dirut Darmawan

Lebih lanjut, Rano menyampaikan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap perkembangan penanganan perkara melalui Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Penegakan Hukum. Ia berharap koordinasi yang telah terjalin antara DPR, Polri, dan Kejaksaan Agung dapat memperkuat upaya pemberantasan korupsi sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Di situ sudah sepakat dua lembaga ini menyatakan kompak untuk bareng-bareng membuka seluas-luasnya persoalan perkara korupsi ini,” tandasnya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa penanganan perkara dugaan korupsi harus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarlembaga penegak hukum. Ia mengingatkan agar Polri, Kejaksaan Agung, dan TNI tetap menjaga soliditas karena perkara tersebut melibatkan dugaan perbuatan oknum, bukan mencerminkan institusi yang bersangkutan.

Komisi III DPR RI pun mengingatkan seluruh institusi keamanan dan penegak hukum, mulai dari Polri, Kejaksaan Agung, hingga TNI, untuk tetap menjaga soliditas, kekompakan, dan sinergi dalam menangani dugaan korupsi yang tengah menjadi perhatian publik.

Menurutnya, seluruh aparat penegak hukum harus memiliki visi yang sama dalam mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto memberantas korupsi tanpa kompromi. Ia juga menegaskan bahwa perkara tersebut melibatkan dugaan perbuatan oknum sehingga tidak boleh dipandang sebagai representasi dari institusi penegak hukum.

“Oleh karena itu, sama sekali tidak boleh ada konfrontasi atau konflik antarsektoral antarinstansi. Negara membutuhkan kekompakan aparat penegak hukumnya untuk bergerak maju,” kata Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menandaskan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jampidsus Febrie Mundur, Komisi III Bentuk Timwas Kawal Penanganan Kasus Hingga Tuntas

Published

on

By

Jampidsus Febrie
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com  – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan Komisi III DPR RI akan membentuk Tim Pengawas untuk mengawal penanganan perkara yang berkembang, menyusul dinamika terkait pengunduran diri Jampidsus Febrie Adriansyah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penegakan hukum tetap berjalan hingga tuntas dan memberikan kepastian hukum.

“Komisi III DPR RI berkomitmen penuh untuk mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas dan berkepastian hukum dengan membentuk Tim Pengawas,” ujar Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (11/6/2026) yang dikutip dari laman dpr.go.id.

Ia menegaskan, pengunduran diri tersebut tidak boleh mengendurkan ataupun menghentikan proses penegakan hukum yang sedang berlangsung. Menurutnya, seluruh tahapan penanganan perkara harus tetap berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Habiburokhman juga meminta seluruh institusi penegak hukum dan keamanan negara, mulai dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, hingga Tentara Nasional Indonesia, untuk tetap solid, kompak, dan memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas masing-masing.

Menurutnya, seluruh institusi tersebut harus memiliki visi yang sama dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto, khususnya komitmen pemberantasan korupsi secara tegas dan tanpa kompromi.

Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Gerindra ini menekankan bahwa dugaan tindak pidana korupsi merupakan perbuatan yang melibatkan personal atau oknum, sehingga tidak boleh dipandang sebagai representasi ataupun kebijakan institusi. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak terjadi konfrontasi maupun ego sektoral antarlembaga penegak hukum.

“Negara membutuhkan kekompakan aparat penegak hukumnya untuk bergerak maju. Kami di Komisi III akan terus memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal agar kerja sama antar-lembaga ini tetap kokoh dan berjalan di jalur yang benar,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Dukung Gateball Bali Naik Kelas, Targetkan Turnamen Internasional Lewat Gubernur Cup

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Komisi III DPR RI Apresiasi dan Dukung Kortas Tipikor Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara

Published

on

By

Kortas Tipikor Polri
RAPAT KOMISI: Rapat Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Komisi III DPR RI memberikan apresiasi dan dukungan terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dalam melakukan penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana korupsi terkait pemenuhan pasokan batu bara.

Dukungan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dihadiri seluruh fraksi Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.

Dalam kesempatan itu, Habiburokhman menyampaikan bahwa seluruh fraksi di Komisi III DPR RI memiliki kesamaan pandangan untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan aparat penegak hukum, termasuk langkah Kortas Tipikor Polri dalam mengusut dugaan korupsi batu bara.

“Komisi III DPR RI memberikan apresiasi dan sekaligus mendukung Kortas Tipikor Mabes Polri yang melakukan penegakan hukum pemberantasan korupsi dalam kasus korupsi batu bara,” ujar Habiburokhman.

Ia menegaskan, proses penanganan perkara tersebut harus berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan koridor hukum serta prinsip Presisi. Komisi III DPR RI juga menyatakan akan melakukan pengawasan agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Habiburokhman, dugaan korupsi batu bara menjadi perkara yang memiliki dampak luas karena tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian terhadap keuangan negara, tetapi juga berpengaruh terhadap kepentingan masyarakat, khususnya terkait gangguan pasokan listrik di sejumlah wilayah.

“Korupsi batu bara bukan hanya merugikan keuangan negara dalam jumlah yang sangat signifikan, tapi juga berdampak terjadinya pemadaman listrik di beberapa daerah yang menyusahkan masyarakat dan tentu membawa dampak kerugian ekonomi dan lain-lain bagi masyarakat,” kata Habiburokhman.

Polri saat ini telah melakukan serangkaian langkah penegakan hukum terkait dugaan korupsi pemenuhan pasokan batu bara yang berkaitan dengan terjadinya blackout di wilayah Sumatera.

Baca Juga  Gubernur Bali Minta Percepat Penerapan Usada Bali secara Sistematis dan Terstandar dalam Pelayanan Kesehatan

Dalam penanganan perkara tersebut, Kortas Tipikor Polri bekerja sama dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melalui skema joint investigation untuk memastikan proses penyidikan berjalan secara komprehensif.

Kakortas Tipikor Polri Irjen Totok Suharyanto menyampaikan bahwa penyidikan dilakukan terhadap sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang, termasuk perkara PLN terkait batu bara, perkara ASABRI periode 2020–2025, serta dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel.

Langkah penegakan hukum tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi secara profesional, transparan, dan akuntabel guna menjaga kepercayaan publik serta melindungi kepentingan masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca