Thursday, 22 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Bali Bantah Ada Pungutan Biaya Karantina dan Tes Swab PMI

BALIILU Tayang

:

de
DIMEDIASI: Bayu Maulana ketika dimediasi oleh Dinar relawan Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) Bali di tempat menginap / karantina.

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali Made Rentin, Kamis (4/6-2020) malam melakukan klarifikasi adanya pemberitaan di beberapa media terkait PMI dari Myanmar yang sedang menjalani karantina dipungut biaya.

Sebelumnya ramai diberitakan, salah satu Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dari Myanmar bernama Bayu Maulana (23) asal Banyuwangi, Jawa Timur yang tiba di Bali melalui Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 30 Mei 2020 pukul 13.40 Wita mengatakan dikenakan biaya untuk karantina serta tes swab (PCR).

Rentin menjelaskan, pada waktu itu tiba sebanyak 48 orang PMI dari Myanmar,  dimana hanya 1 orang berasal dari Buleleng, Bali dan sisanya non-Bali. PMI asal Bali sudah langsung ditangani (karantina – red) oleh Tim GTPP Kabupaten Buleleng. Ia merinci ke-47 PMI non-Bali tersebut, 27 orang bekerja di perusahaan bor minyak, 12 orang bekerja di perusahaan pengolahan limbah industri, 1 orang bekerja di perusahaan elektronik, 3 orang bekerja di perusahaan lainnya dan 4 orang merupakan PPLN, termasuk Bayu Maulana.

Sesuai dengan kebijakan protokol kesehatan, Pemerintah Provinsi Bali melalui GTPP Covid-19 Provinsi Bali mewajibkan setiap orang yang akan memasuki Bali melalui bandara harus melengkapi berbagai persyaratan. Bagi kru pesawat udara cukup dipersyaratkan dokumen rapid test negatif yang berlaku 7 hari sejak penerbitannya. ASN / TNI / Polri dalam rangka penugasan karena sesuatu hal tidak bisa mendapatkan PCR test diperbolehkan dengan dokumen rapid test negatif yang masih berlaku.

Bagi calon panumpang dari suatu wilayah / daerah yang tidak ada fasilitas pelayanan PCR test, boleh dengan dokumen rapid test dengan surat pernyataan bersedia di swab PCR test dan karantina dengan biaya dari yang bersangkutan. Sedangkan bagi penumpang transit yang turun di Bali dan melanjutkan perjalanan (moda darat/laut/udara) dalam waktu tidak lebih 24 jam diperbolehkan cukup rapid test saja dan jika menginap di hotel yang telah ditentukan (isolasi mandiri).

Baca Juga  Warga Serokadan Di-rapid, Dewa Indra: Covid-19 Tanggung Jawab Bersama

“Kebijakan kita untuk PMI atau ABK orang Bali, maka kita tanggung semuanya. Nah untuk yang PMI atau ABK non-Bali, kita fasilitasi mereka untuk melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing. Karena Bayu Maulana ini termasuk dalam PPLN non-Bali, maka dia harus melaksanakan karantina atau isolasi dengan biaya sendiri di hotel yang telah ditentukan. Untuk PMI atau ABK yang lainnya sudah ditanggung oleh perusahaan atau agen masing-masing sebelum nantinya mereka melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing,” ungkap Rentin yang juga Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali ini.

Birokrat asal Mengwi ini menambahkan, sejatinya Bayu Maulana ini meski PPLN, namun untuk biaya selama karantina telah ditanggung oleh relawan Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) Bali. Namun karena tidak ada konfirmasi terlebih dahulu oleh Bayu Maulana dengan pihak terkait lainnya, sehingga ada miss komunikasi.

“Kenapa mereka dikarantina dan dilakukan tes swab, karena ke-48 PMI / PPLN ini sama sekali tidak ada yang membawa surat keterangan sehat dari Myanmar. Jelas ini menjadi perhatian kita gugus tugas di Bali, sehingga saat ini mereka menjalani karantina di dua hotel, yang telah ditentukan,” imbuhnya.

Sementara Bayu Maulana yang dikonfirmasi langsung terkait permasalahan ini oleh Tim GTPP Covid-19 Provinsi Bali dan relawan KPI Bali ke tempat karantina, mengakui adanya miss komunikasi dan ketidaktahuannya terkait protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

“Saya atas nama Bayu Maulana menyatakan permasalahan ini terjadi karena miss komunikasi saja, antara saya dengan pihak terkait khususnya tim KPI dan Gugus Tugas. Dan Saya sudah tidak bayar untuk pembayaran karantina, sekaligus untuk test swab karena sudah dibantu oleh pihak KPI dan Gugus Tugas. Kami menyelesaikan masalah ini dengan cara kekeluargaan. Masalah ini sudah selesai dari saya sendiri dan pihak terkait,” ujarnya.

Baca Juga  Program PLH Kodim 1611/Badung, Suiasa Serahkan Tong Sampah kepada Dandim

Menyadari kekeliruannya, Bayu Maulana meminta maaf dan pengertian masyarakat. “Saya pribadi meminta maaf, terutama kepada ibu Dinar (relawan KPI Bali – red) dan pihak pemerintah provinsi, gugus tugas, pihak KPI,  Armada Hotel, Den Bukit Hotel atas semua yang terjadi karena miss komunikasi,” ungkap Bayu seraya mengucapkan terima kasih atas pengertian berbagai pihak yang telah membantunya.

Saat ini Bayu Maulana menunggu hasil tes swab untuk kemudian akan melanjutkan perjalanannya ke tempat asalnya di Banyuwangi. “Semua biaya sudah ditanggung pihak agen yang difasilitasi relawan KPI Bali. Jadi tidak benar bila Bayu Maulana ini diminta membayar hotel tempat karantina dan tes swabnya,” ujar Rentin seraya meminta media tidak membesar-besarkan persoalan ini. (*/gs)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Giri Prasta Terima Audiensi Ketua IMI Bali

Published

on

By

ketua imi bali
AUDIENSI: Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat menerima audiensi Ketua IMI Bali I Gusti Ngurah Anom dan Indo Pajero Community Bali di Rumah Jabatan Bupati Puspem Badung, Kamis (22/2). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menerima audiensi Ketua IMI Bali I Gusti Ngurah Anom yang akrab disapa Ajik Krisna bersama Indo Pajero Community Bali yaitu komunitas otomotif di bawah naungan IMI bertempat di Rumah Jabatan Bupati Puspem Badung, Kamis (22/2).

Pada kesempatan itu, dihadapan Bupati Badung, Ajik Krisna bersama Yogi selaku Ketua Indo Pajero Community Bali membeberkan rencana program Bakti Sosialnya (Baksos) berupa pembagian sembako dan bedah rumah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Giri Prasta menyambut baik dan mengapresiasi program dari Ketua IMI Bali bersama Komunitas Pajero Bali. Dirinya bahkan mengungkapkan akan turut membantu pelaksanaan kegiatan positif tersebut.

“Kita tidak ada salahnya memperbanyak berbuat kebaikan, karena berbuat kebaikan pasti hasilnya baik. masyarakat juga harus mampu mencontoh Ajik Krisna bagaimana kegigihannya dalam berusaha dan bekerja serta figurnya yang sangat apa adanya dan selalu menjadi diri sendiri,” ujarnya. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pospam GBB Sanur Terima Kunjungan Tim Kemenko Polhukam
Lanjutkan Membaca

NEWS

Silaturahmi Bersama Ketua Ikatan Keluarga Sumba

Published

on

By

Ikatan Keluarga Sumba
PERTEMUAN: Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H., selaku Kabid Humas Polda Bali melakukan pertemuan dengan Ketua Ikatan Keluarga Sumba (IKKES) Fredik Billy, Rabu (21/2/2024). (Foto: Hms Polda Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H., selaku Kabid Humas Polda Bali menyampaikan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Ketua Ikatan Keluarga Sumba (IKKES) Fredik Billy, Rabu (21/2/2024).

Pertemuan tersebut dilakukan terkait beberapa peristiwa akhir-akhir ini sudah cukup membuat resah akibat ulah oknum warga Sumba terlibat masalah hukum di Wilkum Polda Bali.

‘’Dalam pertemuan itu kami minta kepada bapak Fredik Billy selaku Ketua Ikatan Keluarga Sumba, yang saat itu didampingi para pengurus IKKES dan perwakilan warga Sumba, agar selalu mengingatkan dan memberikan arahan serta ketegasan terhadap warga Sumba khususnya yang ada di Bali untuk ikut menjaga kamtibmas di Bali, dimana tempat mereka beraktivitas dan melakukan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainnya,‘‘ ujar Jansen.

‘‘Selain itu untuk oknum warga Sumba yang sedang bermasalah kami pastikan akan diproses dengan tegas dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,‘‘ sambungnya.

Jansen berharap dengan adanya pertemuan antara IKKES dengan kepolisian, dapat memberikan efek positif bagi warga Sumba yang lain untuk dapat menyadari betapa pentingnya menjaga situasi kamtibmas.

Selesai pertemuan tersebut, Fredik Billy bersama pengurus dan perwakilan warga Sumba langsung membuat video imbauan dan ajakan kepada seluruh warga Sumba untuk ikut berperan menjaga keamanan Bali dan bersama memastikan Bali tetap damai dan tertib. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Baca Juga  Warga Serokadan Di-rapid, Dewa Indra: Covid-19 Tanggung Jawab Bersama
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kantor SAR Denpasar Gelar Donor Darah Peringati HUT Ke-52 Basarnas

Published

on

By

basarnas denpasar
DONOR DARAH: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar saat menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan instansi terkait dan juga stakeholder pada Kamis pagi, 22 Februari 2024. (Foto: Hms SAR)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-52 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan instansi terkait dan juga stakeholder pada Kamis pagi, 22 Februari 2024. Dalam kegiatan ini Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali dan melibatkan beberapa tenaga medis.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya TNI Kusworo, S.E., M.M. yang membuka kegiatan donor darah secara virtual mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan simbol kepedulian dan keberanian kita berbagi untuk berbagi.

“Donor darah itu tindakan mulia yang sederhana namun berdampak luar biasa, setiap tetes darah yang bapak-ibu sumbangkan pada hari ini sangat berarti untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, S.E. mengatakan kegiatan donor darah ini dilaksanakan secara serentak di seluruh UPT di Indonesia dan dilakukan rutin setiap tahunnya dalam rangka peringatan HUT Basarnas.

Ditambahkannya, dari 70 orang peserta yang ikut berpatisipasi, kita berhasil mengumpulkan 55 kantong darah. “Target kita 52 kantong darah, syukur kita mendapatkan lebih. Semoga darah yang dikumpulkan dapat bermanfaat bagi banyak orang,” terangnya.

Dalam kegiatan ini Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar juga menyerahkan piagam ucapan terima kasih kepada PMI Provinsi Bali yang telah berkontribusi dalam kegiatan donor darah tahun ini. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Baca Juga  Warga Serokadan Di-rapid, Dewa Indra: Covid-19 Tanggung Jawab Bersama
Lanjutkan Membaca