Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Siap Beroperasi Januari 2026, Pemkot Denpasar Bangun Dua TPS-3R Baru

BALIILU Tayang

:

TPS-3R Denpasar
OLAH SAMPAH: Kegiatan pengolahan sampah di TPS-3R di wilayah Desa Sidekarya, Kecamatan Denpasar Selatan. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar terus memantapkan langkah antisipatif menghadapi rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Suwung. Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah percepatan pembangunan dua Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) baru yang berlokasi di Pemecutan Kaja dan Desa Sidekarya.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, menegaskan bahwa dua TPS-3R tersebut harus sudah dapat beroperasi pada Januari tahun 2026. Hal ini disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi penanggulangan sampah yang digelar Pemkot Denpasar, Sabtu (20/12), di Aula Mahotama Graha Sewaka Dharma.

“Pembangunan dua TPS-3R baru harus segera dituntaskan dan dapat beroperasi pada Januari 2026. Ini menjadi langkah penting untuk memastikan pengelolaan sampah di Kota Denpasar tetap berjalan optimal,” ujar Jaya Negara.

Rapat koordinasi ini menjadi ruang konsolidasi lintas perangkat daerah, camat, hingga perbekel dan lurah, guna memastikan pengelolaan sampah dapat dilaksanakan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Pj. Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, para asisten, serta OPD terkait.

Lebih lanjut, Jaya Negara menjelaskan bahwa fokus utama diarahkan pada penguatan pengelolaan sampah organik di sumbernya (hulu), optimalisasi pengolahan di tingkat menengah, serta peningkatan kapasitas pengolahan di hilir. Di sektor hulu, Pemkot Denpasar menggenjot pembangunan teba vertikal atau teba modern serta penyediaan tabung komposter. Warga yang memiliki lahan diarahkan memanfaatkan teba vertikal, sementara yang tidak memiliki lahan difasilitasi tabung komposter. Program ini didukung penganggaran dari APBD dan APBDes serta wajib mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku. ASN dan non-ASN juga diminta menjadi teladan dalam pemilahan dan pengolahan sampah mandiri.

Baca Juga  Operasional TPST Tahura 1 Denpasar Terus Dikebut, Ditarget Olah Sampah 200 - 300 Ton/Hari

Sementara Kadis DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa menyampaikam, pada tahun 2024 telah terealisasi 240 unit teba vertikal melalui anggaran DLHK Kota Denpasar. Sementara pada tahun 2025, desa dan kelurahan mengadakan 5.213 unit teba vertikal dan 11.949 unit tabung komposter.

Ditambahkan, pengadaan oleh perangkat daerah juga mencapai 727 unit teba vertikal dan 236 unit tabung komposter. Dengan demikian, total pengadaan mencapai 5.717 unit teba vertikal/teba modern dan 12.669 unit tabung komposter. Ke depan, kebutuhan ideal diproyeksikan mencapai 345.833 unit dengan asumsi dua unit per kepala keluarga.

“Untuk tahun 2026, direncanakan pengadaan 1.911 unit teba vertikal dan 2.013 unit tabung komposter. Pada pengelolaan sampah di tingkat menengah, melaksanakan optimalisasi TPS-3R agar pemasukan sampah disesuaikan dengan kapasitas olah, bukan semata volume. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemilahan dan daur ulang,” ujarnya.

Sementara di hilir, peningkatan kapasitas dilakukan melalui optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). TPST Padangsambian Kaja saat ini mampu mengolah hingga 35 ton sampah per hari, didukung berbagai mesin pengolah, mulai dari gibrig, pengolah plastik menjadi paving, pencetak pelet organik, hingga mesin pengolah sampah menjadi energi baru terbarukan (EBT). TPST Kesiman Kertalangu tengah menjalani uji coba dengan kapasitas 14 ton per hari dan ditargetkan meningkat menjadi 35 ton per hari setelah perakitan mesin EBT rampung. Adapun TPST Tahura 1 direncanakan memiliki kapasitas hingga 75 ton per hari dan saat ini masih dalam tahap uji jalan serta komisioning mesin.

“Penguatan TPS-3R, pembangunan TPS-3R baru, pemutakhiran data swakelola di desa dan kelurahan, serta sosialisasi pemilahan sampah sesuai Perwali Nomor 76 Tahun 2019 menjadi langkah strategis yang harus dijalankan bersama. Desa dan kelurahan berperan sebagai koordinator, dengan camat sebagai pengawas,” pungkasnya. (eka/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster: Menteri LH Setuju Perpanjangan Penutupan TPA Suwung hingga November 2026

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Putri Koster Tekankan Kebersihan Lingkungan sebagai Fondasi Kesehatan Masyarakat dan Pariwisata Bali

Published

on

By

Putri Koster Serahkan Bantuan di Desa Songan A
SERAHKAN BANTUAN: Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyerahkan bantuan saat mendampingi kunjungan kerja Tim Pembina Posyandu Pusat dalam rangka asistensi penguatan peran Posyandu dalam mendukung penanganan sampah di Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Selasa (20/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Bangli, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai fondasi kesehatan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pariwisata Bali. Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi kunjungan kerja Tim Pembina Posyandu Pusat dalam rangka asistensi penguatan peran Posyandu dalam mendukung penanganan sampah di Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Selasa (20/10/2026).

Dalam arahannya di hadapan 150 kader Posyandu dari 15 banjar di Desa Songan, Putri Koster menyampaikan bahwa lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental masyarakat. Karena itu, kepedulian terhadap kebersihan perlu dibangun sebagai kebiasaan bersama, dimulai dari lingkungan keluarga.

Putri Koster secara khusus mengingatkan pentingnya pemilahan sampah berdasarkan jenisnya sejak dari sumber. Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik merupakan langkah nyata untuk mencegah pencemaran lingkungan dan meminimalkan risiko penyakit. Ia juga mendorong para orang tua menanamkan kesadaran menjaga kebersihan kepada anak-anak sejak dini agar tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Putri Koster menegaskan bahwa persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga berdampak terhadap kelestarian lingkungan, kehidupan masyarakat, dan kebudayaan Bali. Oleh karena itu, penerapan kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber serta pembatasan penggunaan plastik sekali pakai perlu terus diperkuat melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk kader Posyandu.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Umum Tim Pembina Posyandu Pusat, Safriati Safrizal, menekankan bahwa kebersihan lingkungan merupakan salah satu modal utama dalam menjaga daya tarik Bali sebagai destinasi pariwisata dunia. Menurutnya, kenyamanan dan kesehatan lingkungan menjadi faktor penting yang turut memengaruhi keputusan wisatawan untuk berkunjung.

Baca Juga  Gubernur Koster: Menteri LH Setuju Perpanjangan Penutupan TPA Suwung hingga November 2026

Safriati mengingatkan bahwa citra Bali sebagai destinasi wisata unggulan harus didukung dengan kondisi lingkungan yang bersih, sehat, dan terbebas dari persoalan sampah, khususnya sampah plastik sekali pakai. Apabila kebersihan tidak terjaga, kondisi tersebut dapat menurunkan kenyamanan wisatawan sekaligus berdampak terhadap citra pariwisata Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Safriati juga menyampaikan apresiasi Tim Pembina Posyandu Pusat kepada Provinsi Bali atas pelaksanaan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui Posyandu. Menurutnya, Bali telah menunjukkan kemajuan dalam penguatan peran Posyandu dibandingkan dengan sejumlah daerah lain yang belum melaksanakan keenam bidang SPM secara menyeluruh.

Meski demikian, Safriati mengingatkan agar pelaksanaan enam bidang SPM melalui Posyandu tidak dilakukan secara kaku. Posyandu diharapkan mampu mengembangkan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan, karakteristik, serta potensi masing-masing wilayah, tanpa mengesampingkan pelayanan dasar yang menjadi tugas utamanya.

Khusus bagi Bali yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata, Safriati mencontohkan bahwa kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat dikembangkan melalui pelatihan keterampilan bagi generasi muda, seperti pelatihan pemandu wisata, fotografi, maupun peningkatan kemampuan bahasa asing. Pengembangan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sesuai dengan potensi ekonomi daerah.

Selain pengembangan kegiatan pemberdayaan, Safriati menekankan pentingnya penguatan pendataan masyarakat oleh kader Posyandu. Data yang telah dihimpun perlu direkapitulasi, diperbarui, dan ditindaklanjuti melalui koordinasi antarsektor agar kebutuhan masyarakat pada enam bidang SPM dapat teridentifikasi secara lebih menyeluruh.

Ia juga mendorong para kader Posyandu menerapkan pendekatan pelayanan proaktif atau jemput bola dengan mendatangi masyarakat secara langsung. Langkah ini dinilai penting untuk menjangkau warga yang mengalami keterbatasan akses pelayanan, termasuk masyarakat yang sedang sakit, kelompok rentan, maupun warga yang belum memahami mekanisme penyampaian kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi.

Baca Juga  Kapolresta Denpasar Tinjau Langsung TPA Suwung, Pastikan Situasi Kondusif Pasca Viral di Medsos

Safriati berharap kader Posyandu terus meningkatkan kreativitas, keaktifan, dan inovasi dalam menjalankan tugasnya. Kader diharapkan tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi secara aktif membangun komunikasi dan melakukan kunjungan dari rumah ke rumah agar tidak ada warga yang terabaikan dalam memperoleh pelayanan dasar.

Rangkaian kegiatan kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas sanitasi komunal di Kantor Desa Songan A. Pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sanitasi lingkungan dan penyediaan sarana penunjang kegiatan masyarakat, termasuk pelayanan Posyandu.

Pembangunan fasilitas sanitasi komunal direncanakan mulai dilaksanakan pada November 2026. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat sekaligus meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan serta merawat sarana sanitasi secara berkelanjutan.

Fasilitas sanitasi komunal di Desa Songan A merupakan salah satu dari sepuluh fasilitas sanitasi yang dialokasikan untuk Provinsi Bali. Dari jumlah tersebut, tiga fasilitas dialokasikan bagi Kabupaten Bangli, masing-masing di Desa Songan A, Desa Songan B, dan Desa Belandingan. Pembangunan fasilitas ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan sarana sanitasi yang lebih memadai. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Sambut Pangdam IX/Udayana Mayjen Putra Widiastawa, Perkuat Sinergi Jaga Bali

Published

on

By

Gubernur Koster Sambut Pangdam IX/Udayana
SAMBUT: Gubernur Bali Wayan Koster menyambut kedatangan Mayjen TNI Putra Widiastawa sebagai Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana yang baru yang berlangsung di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (20/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyambut kedatangan Mayjen TNI Putra Widiastawa sebagai Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana yang baru. Gubernur Koster berharap kepemimpinan putra daerah asal Buleleng tersebut semakin memperkuat sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan serta kondusivitas Bali.

Penyambutan berlangsung di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (20/10/2026). Mayjen TNI Putra Widiastawa hadir didampingi Ny. Desak Putra Widiastawa selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah IX/Udayana.

Kedatangan Pangdam IX/Udayana yang baru ditandai dengan tradisi Tepung Tawar sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang. Prosesi berlangsung khidmat, dipimpin pemuka agama Hindu, setelah rangkaian acara diawali penampilan Tari Sekar Jagad.

Tradisi Tepung Tawar mengandung makna ungkapan syukur sekaligus permohonan doa. Prosesi tersebut diharapkan membawa keselamatan, menjauhkan pejabat yang baru dari berbagai rintangan, serta memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa selama menjalankan tugas.

Acara penyambutan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali, para pejabat utama Kodam IX/Udayana, serta pengurus Persit KCK Daerah IX/Udayana.

Mayjen TNI Putra Widiastawa resmi menjabat Pangdam IX/Udayana menggantikan Mayjen TNI Piek Budyakto. Pejabat sebelumnya mendapat penugasan baru sebagai Pangdam V/Brawijaya.

Serah terima jabatan keduanya dilaksanakan bersama sejumlah pergantian jabatan Pangdam di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (16/10). Upacara tersebut dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Sebagai putra daerah Bali, Mayjen TNI Putra Widiastawa diharapkan melanjutkan kesinambungan kepemimpinan Kodam IX/Udayana. Ia juga diharapkan meningkatkan profesionalisme prajurit dan memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, Polri, serta masyarakat.

Mayjen TNI Putra Widiastawa menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan jajaran pimpinan daerah di Bali, khususnya Gubernur Wayan Koster. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan dan stabilitas wilayah Pulau Dewata.

Baca Juga  Wawali Agus Arya Wibawa Resmikan TPS-3R Pertiwi Kerthi Desa Dauh Puri Kaja

Dalam kesempatan itu, Mayjen Putra juga menyebut Gubernur Koster sebagai senior atau kakak kelas karena Gubernur asal Sembiran, Kabupaten Buleleng tersebut pernah menempuh pendidikan di sekolah menengah yang sama di Singaraja. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gala Dinner ICANN87 Annual General Meeting, Gubernur Koster Tunjukkan Komitmen Dukung Pelestarian Aksara Bali

Published

on

By

Penyerahan Keyboard Aksara Bali di ICANN87
SERAHKAN KEYBOARD: Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan Keyboard Aksara Bali kepada Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam Gala Dinner ICANN87 Annual General Meeting pada Senin (19/10) Petang di Heritage Beach Garden, The Westin Resort Nusa Dua. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian Aksara Bali sebagai identitas kultural yang wajib dimuliakan oleh seluruh masyarakat Bali. Upaya itu ditunjukkan dengan penyerahan Keyboard Aksara Bali kepada Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam Gala Dinner ICANN87 Annual General Meeting pada Senin (19/10) Petang di Heritage Beach Garden, The Westin Resort Nusa Dua.

Kegiatan gala dinner tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran Second Level Domain (SLD) Aksara Bali, Jawa dan Pegon oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) untuk mendigitalisasi warisan budaya bangsa serta memastikan identitas bangsa dan budaya lokal tetap hidup, relevan dan digunakan secara nyata dalam ekosistem internet global.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya untuk mengekspresikan identitas daerah melalui digitalisasi aksara nusantara dalam infrastruktur digital global, ” jelas Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.

Inisiatif digitalisasi aksara nusantara diharapkan dapat menghidupkan aksara daerah di ruang digital. Aksara daerah nantinya tidak sekadar menjadi dokumen sejarah atau pajangan masa lalu, melainkan benar-benar hidup dan relevan digunakan dalam aktivitas digital sehari-hari.

Selain itu digitalisasi aksara nusantara dapat menjadi pengakuan dan standardisasi global yang membawa identitas budaya Indonesia ke ranah internasional sehingga sistem internet global dapat mengenali bahasa dan tulisan lokal tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Koster pada Kamis (11/12/2025) di Gedung Ksirarnawa Denpasar telah meluncurkan Second Level Domain (SLD) .bali beraksara Bali. Gubernur Koster menekankan bahwa penggunaan aksara Bali bukan sekadar aktivitas budaya, melainkan bentuk pemuliaan terhadap karya adiluhung leluhur yang memiliki nilai tinggi. Koster berharap ke depan penggunaan aksara Bali semakin luas dan masif, termasuk di tanah digital, pemerintahan, pendidikan hingga sektor usaha. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkot Denpasar Percepat Pendistribusian Bag Komposter bagi Masyarakat

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca