Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sosialisasi Pembebasan Lahan PKB di Klungkung, Gubernur Koster: Tak Boleh Ada Calo-calo

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: gs)

Klungkung, baliilu.com – Berbagai upaya sudah dilakukan di bekas galian C Gunaksa Klungkung sebelumnya, di antaranya investasi sejumlah pihak tetapi rupanya tidak jodoh, bahkan sampai menimbulkan kasus hukum. Namun ketika Gubernur Bali Wayan Koster mendedikasikan kawasan ini untuk membangun keluhuran dan kemuliaan budaya Bali, semua proses berjalan lancar dan mulus.

’Astungkara, niat baik bertemu jalan baik, bertemu bupati yang mendukung, dan saya beruntung mendapatkan mitra kerja yang baik-baik, dapat Kakanwil Pertanahan yang baik, Kapolda Bali yang baik, Pangdam yang baik, Kajati baik. Sehingga semua proses ini berjalan lancar dan mulus,’’ ucap Gubernur Koster saat Sosialisasi Pembebasan Lahan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung, Kamis, (Weraspati Umanis Pahang), 16 Desember 2021 di Balai Budaya Ida Idewa Agung Istri Kanya, Semarapura, Klungkung.

Pada sosialisasi yang diawali toast arak Bali bersama seluruh peserta, turut hadir Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si., wakil dari Kodam Udayana, Kakanwil Pertanahan Provinsi Bali, Kajati Bali, Bupati Klungkung, Ketua DPRD Klungkung, Kajari, Kepala BPN Klungkung, serta para pemilik lahan yang terkena pembebasan. Pertemuan ini yang sudah keempat kalinya dalam kaitan rencana pembanguanan kawasan PKB khususnya terkait dengan pembebasan lahan.

Lebih lanjut, Gubernur asal Desa Sembiran Tejakula Buleleng ini menuturkan, astungkara setelah terpilih jadi Gubernur dengan niat baik, dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dengan prioritas pembangunan kebudayaan, Bali memerlukan fasilitas budaya berkelas dunia yang di dalamnya mengandung unsur pelestarian dan perbendaharaan kekayaan, keunikan kebudayaan Bali yang diwariskan leluhur kita. Dan fasilitas itu diyakini di tempat sakral ini, dimana, Klungkung dalam sejarahnya yang merupakan pusat kebudayaan pada masa Kerajaan Gelgel Dalem Waturenggong. Ia merancang kawasan PKB terpadu, terintegrasi sebagai perkembangan perekonomian di wilayah Bali Timur dan Tengah.

Gubernur yang mantan anggota DPR-RI 3 periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini kembali mereview perkembangan dan tahapan pelaksanaan pembangunan kawasan PKB. Dampak letusan Gunung Agung tahun 1963 menjadikan kawasan ini menjadi kawasan galian C yang kemudian terbengkalai berpuluh tahun karena tidak bisa dimanfaatkan untuk pertanian. Total lahan yang dibebaskan 334 ha yang berada di wilayah Desa Tangkas, Gelgel, Sampalan Kelod, Gunaksa, dan Jumpai.

Baca Juga  Gubernur Koster Kawal Terus Pembangunan Bendungan Tamblang dan Ditargetkan Selesai Oktober 2022
Gubernur Bali Wayan Koster dengan latar belakang kawasan PKB. (Foto: gs)

Di lahan inilah yang diyakini sebagai tempat sakral dibangun kawasan PKB. Arsitekturnya secara gratis dikerjakan oleh Popo Danes, dengan konsep filosofi lokal Sad Kerthi yakni atma kerthi, segara kerthi, wana kerthi, jana kerthi, danu kerthi dan jagat kerthi. PKB ini satu-satunya kawasan di Bali yang full bisa menerapkan dengan utuh konsep nilai kearifan lokal Sad Kerthi.

Kawasan PKB ini dibagi menjadi 4 zone yakni zone inti, penunjang, penyangga dan zone pendukung. Di zone inti akan berisi 15 fasilitas pentas seni. Di antaranya panggung terbuka utama dengan kapasitas 15 ribu, panggung terbuka madya kapasitas 4 ribu, kalangan terbuka kapasitas 1.000, panggung semi tertutup multifungsi kapasitas 500, wantilan berbentuk tapal kuda, wantilan berbentuk arena kapasitas 1.000, panggung tertutup dengan auditorium black box untuk tari dan tabuh, gedung teater film, wahana olahraga, permainan tradisional. Ada 12 museum tematik, di dalamnya ada museum raja-raja, museum wastra Bali sesuai arahan Bapak Presiden bersama Ibu Negara Iriana. Museum tari dan gamelan Bali, museum arsitektur Bali, museum seni rupa dan desain klasik, museum seni kontemporer, museum pengupa jiwa dan subak, museum aksara dan sastra Bali serta ritus manusia Bali, museum usadha Bali, museum botanika Bali berbagai tanaman Bali, anjungan kabupaten kota, anjungan nusantara Indonesia, anjungan kebudayaan dunia. Ada lintasan pawai yang bagus seperti di Brasil, bangunan menerima tamu terhormat, kepala negara, duta besar dll. Ada juga kawasan khusus yang lengkap untuk difabel.

Gubernur Bali Wayan Koster dengan latar belakang Bali Internatonal Convention Center. (Foto: gs)

Di zona penunjang ada auditorium Bung Karno dengan kapasitas 3 ribu orang, pertunjukan seni berkelas dunia, dengan fasilitas seni modern, dekorasi, ligthing, panggungnya hidrolik bisa datang dari samping, atas, kanan kiri dll. Ada juga Bali International Convention Center yang berkapasitas 10 ribu orang yang digunakan sebagai sumber perkembangan perekonomian. Ada pusat informasi ekspor dengan memajang produk unggulan Bali. Dibangun juga Bali Eksebhisi Center untuk pameran kapasitas 30 ribu orang, gelanggang tertutup kapasitas 11 ribu bisa digunakan aktivitas tennis, volley, badminton, pentas musik konser dll. Ada hotel, apartemen, ada pusat perbelanjaan, club house. ‘’Itu adalah zone penunjang yang menjadi zone komersial sebagai pelaba Pusat Kebudayaan Bali dengan total 88 ha,’’ ujar Gubernur.

Baca Juga  Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya, Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah
Gubernur Bali Wayan Koster dengan latar belakang Gelanggang Tertutup. (Foto: gs)

Dalam zone penyangga ada hutan wisata, ada taman rekreasi ekologis, bencingah, taman patung, sungai buatan, pelabuhan, dan ada Pura Padma Angelayang menempatkan roh suci korban Gunung Agung meletus, G30 S PKI, roh suci pada waktu peperangan. Para korban diupacarai, rohnya disucikan dan ditempatkan di Pura Padma Angelayang. Sedangkan zone pendukung ada area parkir timur dan barat, pasar dll.

Setelah memaparkan fasilitas di kawasan PKB, Gubernur yang juga menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menyebutkan lahan yang dibebaskan 234 ha dari total 334 ha. Dimana 100 ha merupakan tanah milik provinsi, kabupaten dan sitaan kejaksaan yang sudah disetujui dihibahkan menjadi satu kawasan.  Ini sudah selesai tetapi masih ada proses konsinyasi di pengadilan sekitar 17 miliar dari total 309 miliar yang sudah dibayar, dan akhir bulan ini akan terbayarkan.

Gubernur Bali Wayan Koster bersama Forkopimda Bali, Bupati Klungkung, Forkopimda Klungkung dan pemilik lahan melakukan toust arak Bali. (Foto: gs)

Terkait pembebasan lahan, Gubernur menegaskan harus sesuai peraturan perundang-undangan yang didampingi pihak kejaksaan. Tidak boleh ada yang mengaku-ngaku punya tanah dan menuntut dibayar. ‘’Saya minta kepala pertanahan menjalankan sesuai bukti yang konkret bisa dipertanggungjawabkan. Siapa yang main-main di sini biar dilibas oleh alam. Tak boleh ada calo-calo di sini, kalau salah proses, yang membuat kebijakan, yang membayar, yang menerima itu kena hukum. Jadi harus hati-hati. Saya tak ada kepentingan. Di sini yang saya lakukan memuliakan budaya, tak ada kepentingan pribadi dan saya minta semuanya begitu. Harus jalan dengan damai, proses dengan baik,’’ tukasnya.

‘’Barang siapa yang macam-macam, siapa pun orangnya akan saya hadapi, jeg kelawan. Siapa yang berhak itu ada dokumennya bisa menunjukkan fisiknya,’’ imbuhnya.

Setelah ini selesai, maka selanjutnya pembebasan lahan untuk jalan dari barat dan timur menuju kawasan PKB. Ada lahan, pohon, ada rumah, ada bangunan semua akan dihitung dan akan dilakukan penetapan lokasi. Yang menentukan harganya berapa per are berapa pohonnya, harga bangunannya ditentukan oleh lembaga yang diberi kewenangan oleh undang-undang.

Baca Juga  Sosialisasi Indonesia’s FOLU Net Sink 2023, Bali Komit Dukung Pengurangan Emisi Karbon

Gubernur menegaskan bagi tanahnya yang kena pembebasan, jika ingin membeli tanah akan dibantu administrasinya. Di kawasan ini akan menampung puluhan ribu tenaga kerja. Tenaga kerja mulai dari bawah-menengah akan diprioritaskan dari Desa Gunaksa, Sampalan Kelod, Jumpai, Tangkas dan Gelgel. Juga akan disiapkan zone khusus untuk menampung warga lima desa ini baik untuk IKM maupun UMKM secara gratis.  ‘’Jadi masyarakat di sini akan memiliki sumber penghidupan. Jadi kami ini tidak beli dan putus. Kalau bapak-bapak kaku ngotot harganya pang tegeh di samping kerawanan hukum habis jual selesai. Saya tak mau begitu,’’ ujarnya. Untuk yang ada bangunannya terkena pembebasan, gubernur berjanji akan membiayai bangunan, sanggah sampai melaspas.

Gubernur mengungkapkan, kita patut berbangga karena ini satu kawasan luas dengan sumber ekonomi yang sangat lengkap. ‘’Saya menutup diri untuk swasta nyari-nyari fee, saya dak cari yang begituan. Dari lacur tiwas nektek jadi gubernur apalagi dicari terakhir mati juga, lahir dak bawa duit, mati dak akan bawa duit. Alapagi dipikirin jalan yang lurus saja. Jadi saya minta bapak ibu yang terdampak pikirkan untuk generasi yang akan datang, bapak ibu yang terdampak mohon dukungan dan kerelaan agar prosesnya dengan lancar,’’ ujarnya seraya menegaskan mulai Januari akan ada pematangan lahan.

Pada sesi tanya jawab, beberapa pemilik lahan mengungkapkan berbagai permintaan, di antaranya kehilangan pekerjaan akibat lahan satu-satunya dibebaskan. Gubernur langsung memerintahkan Kadis PUPR untuk memberikan pekerjaan kepada petani yang kehilangan pekerjaannya. (gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah, Satpol PP Buleleng Luncurkan Poster Edukatif

Published

on

By

satpol pp buleleng
Satpol PP Buleleng meluncurkan Poster EdukaPam. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng secara resmi meluncurkan sarana sosialisasi edukatif berupa poster informatif berbasis visual karakter untuk memperkuat implementasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Buleleng Nomor 6 Tahun 2018 tentang pengelolaan sampah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Komang Kappa Tri Aryandono, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/4).

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif dan edukatif guna meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta ketertiban umum di wilayah Kabupaten Buleleng. Melalui pendekatan visual yang lebih humanis, Satpol PP menampilkan karakter personel yang komunikatif dan siap mengayomi masyarakat.

Dalam hal ini disampaikan bahwa inovasi ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat secara lebih efektif.

“Kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih komunikatif dan mudah dipahami masyarakat, sehingga pesan tentang pentingnya pengelolaan sampah bisa diterima dengan baik,” ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, dipaparkan lima poin larangan krusial yang wajib dipatuhi oleh seluruh lapisan masyarakat, yaitu larangan membuang sampah sembarangan, membuang sisa upakara ke sungai atau drainase, membakar sampah tanpa memenuhi standar teknis, melakukan open dumping, serta membawa sampah dari luar daerah ke wilayah Buleleng.

Lebih lanjut, Komang Kappa menegaskan bahwa selain edukasi, pihaknya juga akan tetap mengedepankan penegakan hukum bagi pelanggar.

“Kami tidak hanya mengedukasi, tetapi juga akan menindak tegas pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku demi menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan,” tegasnya.

Berdasarkan Pasal 23 Perda tersebut, pelanggar dapat dikenakan sanksi berupa pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda administratif maksimal sebesar Rp 25.000.000.

Dalam rangka meningkatkan transparansi dan percepatan penanganan laporan, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng menyediakan kanal layanan pengaduan masyarakat melalui WhatsApp 085924222220, Instagram @satpolppbuleleng, website resmi polpp.bulelengkab.go.id, serta layanan tatap muka di kantor yang beralamat di Jalan Kartini No. 4, Singaraja.

Baca Juga  Gubernur Bali Ajukan Raperda Bale Kertha Adhyaksa, Perkuat Penyelesaian Sengketa secara Restoratif di Desa Adat

“Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi objek sosialisasi, tetapi juga menjadi subjek aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Melalui sosialisasi yang masif dan terstruktur ini, diharapkan kesadaran masyarakat Buleleng semakin tinggi untuk dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman bagi generasi mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bunda PAUD Kabupaten Badung Resmikan Gedung Baru TK Kumara Ngurah Rai I Carangsari

Published

on

By

bunda paud badung
RESMIKAN GEDUNG: Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa meresmikan Gedung baru TK. Kumara Ngurah Rai I, Kamis (16/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri Karya Melaspas, Ngenteg Linggih sekaligus meresmikan Gedung baru TK. Kumara Ngurah Rai I yang ditandai dengan pemotongan pita, Kamis (16/4).

Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Artawa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Badung, Luh Suryaniti, perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Badung, Camat Petang, Perbekel Desa Carangsari, serta Kepala Sekolah TK Kumara Ngurah Rai I, seluruh Guru, staf, dan anak-anak.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat hadir sebagai saksi atas penyelesaian pembangunan fasilitas pendidikan ini. Ia menekankan bahwa keberadaan gedung baru ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Badung. “Saya sangat senang dan terhormat dapat hadir untuk menyaksikan prosesi adat serta meresmikan gedung baru ini. Dengan adanya fasilitas yang baru dan lebih baik ini, saya percaya bahwa proses belajar mengajar akan menjadi jauh lebih nyaman, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak didik kita,” ujar Bunda PAUD Badung.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan TK sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas. “Pendidikan anak usia dini dan TK merupakan fondasi yang sangat penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, saya berharap anak-anak TK. Kumara Ngurah Rai I dapat terus belajar dengan gembira, bermain sambil belajar, dan mengembangkan potensi mereka secara holistik. Mari kita bekerja sama untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Baca Juga  Buka FGD "Bangkitkan Baliku", Gubernur Koster Sampaikan Konsep Transformasi Ekonomi Kerthi Bali

Sementara itu, Perbekel Desa Carangsari I Made Sudana dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Badung dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gedung ini. Pihaknya berharap fasilitas baru ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan terjaga keberlangsungannya demi mencerdaskan kehidupan anak-anak di wilayah Desa Carangsari.

Dengan diresmikannya gedung baru ini, diharapkan TK Kumara Ngurah Rai I dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan pendidikan serta menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak untuk menggali kreativitas dan imajinasi mereka. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

Published

on

By

psbs badung
PIMPIN RAPAT: Bupati Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi ASPER PSBS bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Dalam arahannya, Bupati I Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi atas kinerja dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung serta seluruh OPD yang sudah berupaya maksimal dalam menangani permasalahan sampah ini. Dirinya menekankan untuk mengoptimalkan peran Satuan Tugas (Satgas) Pengelolaan Sampah di wilayah masing-masing kecamatan.

“Dengan semakin banyaknya sampah di pinggir-pinggir jalan ini, akibat dari sampah masyarakat yang tidak diambil oleh jasa swakelola sampah di Kabupaten Badung, maka saya perintahkan Plt. Kadis DLHK untuk segera mengambil sampah-sampah tersebut. Dan ternyata teman-teman di DLHK sudah bergerak cepat, saya apresiasi, begitu juga dengan perangkat daerah lainnya. Saya tegaskan peran Satgas di Desa dan Kelurahan harus dimaksimalkan, karena mereka menjadi ujung tombak dalam memastikan pengelolaan sampah berbasis sumber berjalan efektif di masyarakat,” tegasnya.

Plt. Kadis DLHK Badung I Made Agus Aryawan dalam laporannya menyampaikan bahwa Progres Pendataan ASPER PSBS sampai tanggal 15 April 2026 mencapai 65% dari total jumlah KK di Kabupaten Badung, dan pelaku usaha baru mencapai 11%.

“Untuk mengangkut sampah liar yang berada di pinggir jalan, DLHK Badung sudah menyiapkan armada truk yang standby dari jam 05.00-07.00 Wita. Selain armada truk, DLHK Badung juga menyiapkan tim sapu bersih keliling untuk menangani sampah liar tercampur, yang tidak hanya dari rumah tangga namun juga dari pelaku usaha. Untuk penanganan sampah yang ditinggal oleh jasa swakelola sampah swasta, disiapkan Skema Takeover diprioritaskan pada Kelurahan/Desa di Kecamatan Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan dengan menyiapkan Armada Truk, Pickup Dump, dan tenaga pengangkut,” ujarnya.

Baca Juga  Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya, Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

Ia juga menjelaskan, penerapan sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) sudah dilaksanakan oleh Satpol PP Badung kepada pelanggar yang membuang sampah sembarangan dan membakar sampah serta sudah mendapat kekuatan hukum tetap dari Pengadilan Negeri Denpasar. Langkah ini diambil untuk memberikan efek jera dan penertiban kepada masyarakat yang melanggar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca