Tuesday, 16 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KESEHATAN

Spraying Disinfektan Serentak Seluruh Bali, Wagub Cok Ace: Pemprov Bali Belum Lakukan Langkah Lockdown

BALIILU Tayang

:

de
WAGUB COK ACE: Bersama Sekda Dewa Inda dan kepala OPD Provinsi Bali gelar spraying disinfektan di Mertasari.

Denpasar, baliilu.com – Terkait langkah isolasi (lockdown)  seperti yang telah dilakukan beberapa wilayah di Indonesia terkait Covid-19, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan dari Pemprov Bali untuk melakukan langkah isolasi atau lockdown. Perkembangan situasi terkait virus corona terus dipantau dan kebijakan serta langkah-langkah pencegahan terus dilakukan dengan prioritas tentunya pada keselamatan dan kesehatan masyarakat Bali.

Hal itu ditegaskan Wagub Cok Ace didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra dan kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali saat melaksanakan spraying disinfektan di dua titik fasilitas umum yaitu di dermaga Penyeberangan Nusa Penida, Pantai Mertasari serta areal sekitar Hotel Griya Santrian Sanur, Minggu (15/3-2020)

Wagub Cok Ace menyampaikan spraying disinfektan sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ini, telah dilakukan beberapa hari sebelumnya dengan menyasar tempat-tempat umum yang ramai dikunjungi wisatawan maupun masyarakat. Spraying disinfektan pada pagi hari ini tidak hanya dilakukan di satu titik melainkan dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten/kota seluruh Bali.

Wagub berharap spraying disinfektan tidak hanya dilakukan pemerintah, namun juga terbangun kesadaran masyarakat untuk melakukan hal serupa secara rutin di tempat kerja atau wilayahnya masing-masing, dengan demikian penyebaran virus corona bisa kita cegah bersama.

de
WAGUB COK ACE: Bagikan masker dan berbincang dengan wisatawan.

‘’Mudah-mudahan kegiatan serentak spraying disinfektan di seluruh Bali hari ini dan secara rutin dilakukan menjauhkan kemungkinan penyebaran virus corona, dan juga memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya para wisatawan di Bali. Kesan sebagian besar wisatawan yang saya wawancarai tidak ada kekhawatiran, mereka mengikuti perkembangan berita di Bali dan mereka mengaku selalu akan hadir menikmati liburan di pulau Bali,’’ ujar Cok Ace seraya mengimbau agar masyarakat selalu menjaga kesehatan badan serta melakukan pola hidup bersih dan sehat.   

Baca Juga  Ni Putu Putri Suastini Koster: Selamat Hari Buruh Sedunia

Wagub Cok Ace juga menyampaikan beberapa even atau kegiatan yang besar yang melibatkan banyak orang  seperti Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG) , sejumlah festival yang rencananya dilakukan pada Maret dan April akan  ditunda penyelenggaraannya. ‘’Bagi kami saat ini yang manjadi prioritas adalah keselamatan dan keamanaan masyarakat Bali,’’ ujarnya.

Sementara itu, Sekda Dewa Indra menyampaikan spraying disinfektan merupakan salah satu  langkah serius dari  pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memulai gerakan ini bersama-sama dan terus-menerus baik itu di lingkungan rumah tangga, lingkungan kerja dan sekitarnya, di samping menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Sekda Dewa Indra menyampaikan bahwa segala upaya pencegahan penyebaran Covid-19 harus dilakukan tanpa kepanikan. Sekda mengajak masyarakat termasuk  awak media membangun situasi kondusif di tengah masyarakat. Media juga diharapkan bisa memberi edukasi ke masyarakat terkait Covid-19.

Senada dengan Wagub Cok Ace, Sekda Dewa Indra menegaskan sampai saat ini Pemprov Bali belum ada kebijakan untuk melakukan lockdown/isolasi. Situasi dan perkembangan ke depan akan terus dipantau dan kita telah memiliki satgas Covid-19 yang akan bekerja optimal sesuai dengan bidangnya masing-masing dalam upaya memberi kenyamanan serta melindungi kesehatan masyarakat dari virus corona.

‘’Setiap kebijakan tidak berdiri sendiri. Kebijakaan  itu ada peristiwa yang melatarbelakangi. Ada peristiwa yang terjadi, data-data yang memperlihatkan kenaikan. Kita lihat di DKI ada trend naik begitu juga daerah lain. Namun perkembangan situasi di Bali sampai hari ini belum ada yang positif Covid-19 selain satu yang sudah meninggal dan hasil lab suami yang positif corona hasilnya dinyatakan negatif. Dari situ logika kita mengambil kesimpulan, orang yang paling dekat intens komunikasi dengan orang yang positif ternyata dia negatif, karena ia saat itu dalam keadaan sehat.  Demikian pula hasil trecking ke-23 orang juga dinyatakan negatif. Ini sangat penting, orang yang paling dekat berinteraksi negatif, orang di sekitarnya juga negatif. Dari situasi yang ada sampai saat ini belum melihat indikasi bahwa ini menginfeksi banyak orang di Bali,’’ ujar Dewa Indra.

Baca Juga  Gus Marhaen: Tahun 47 Bung Karno Diberi Gelar Kehormatan "Wartawan Agung"

Sekda Dewa Indra juga telah mengirimkan surat kepada bupati/walikota se-Bali untuk menunda sementara perjalanan dinas luar daerah khususnya ke kota-kota yang terinfeksi virus corona. Hal ini juga merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini telah ditetapkan  status menjadi  pandemik.

Dari pemantauan situasi  di dermaga penyeberangan di Pantai Mertasari terlihat ramai oleh wisatawan asing dan domestik yang akan berwisata ke Nusa Penida dan Nusa Lembongan. Begitu juga situasi di Hotel Grya Santrian, suasana sangat ramai oleh aktivitas wisatawan yang menginap di sana. Secara umum wisatawan tidak merasakan kekhawatiran berlebihan terkait virus corona, mereka percaya virus ini bisa dihadapi dengan cara menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PBHS). Mereka percaya pemerintah Indonesia, Bali khususnya mampu mengantisipasi dan menyiapkan langkah-langkah terbaik terkait penanganan dan pencegahan Covid-19. (*/balu1)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KESEHATAN

Sekda Alit Wiradana Resmikan RSIA Bali Royal

Dukung Peningkatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Published

on

By

peresmian RSIA bali royal
RESMIKAN RUMAH SAKIT: Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bali Royal yang berlokasi di Jalan Tantular No. 18 Renon Denpasar, Rabu (19/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bali Royal yang berlokasi di Jalan Tantular No. 18 Renon Denpasar telah rampung melaksanakan pembangunan.

Pada Rabu, 19 Juni 2024 pelaksanaan peresmian gedung RSIA dihadiri Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar yang sekaligus melaksanakan peresmian dengan penandatanganan prasasti.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar, Eko Supriadi, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA Ayu Agung Candrawati, Direktur Utama (Dirut) PT. Puja Mulia Utama, Dr. Ida Ayu Oka Purnama Wati, SS., MM,  Dirut RSIA Bali Royal, dr. Ida Ayu Candra Puspita Dewi M.BioMed serta undangan lainnya.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan pelayanan yang berkesinambungan, saling terkait dan kesehatan anak sangat ditentukan sejak berada dalam kandungan.

“Kesehatan ibu dapat berpengaruh terhadap kesehatan bayi dikandungnya, dan upaya penurunan angka kematian ibu dan anak saling berkaitan,” ujar Sekda Alit Wiradana.

Lebih lanjut Sekda Alit Wiradana menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Denpasar selama ini fokus terhadap peningkatan kualitas, serta mutu fasilitas kesehatan yang ada di wilayah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar sangat mendukung dibukanya RSIA Bali Royal yang sejalan dengan komitmen memberikan pilihan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat di Kota Denpasar terkait pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Pemkot Denpasar mendukung telah diresmikannya RSIA Bali Royal dan langkah positif untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak. Ini dapat membantu mengurangi angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan aksesibilitas terhadap perawatan medis yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Koster: Alokasikan 220 M untuk Penanganan Dampak Covid-19 terhadap Ekonomi

Sementara Dirut Utama PT. Puja Mulia Utama, Dr. Ida Ayu Oka Purnama Wati, SS., MM dalam sambutannya mengatakan, pembangunan RSIA Bali Royal telah dimulai sejak bulan Oktober tahun 2022 lalu dan diresmikan pada bulan ini.

“Dari segi perijinan kami telah memenuhi berbagai ketentuan dan dokumen yang ditetapkan oleh dinas terkait, dan ijin telah keluar pada 17 Juni 2024. Kami berterimakasih atas dukungan Pemkot Denpasar sehingga peresmian RSIA Bali Royal dapat dilaksanakan hari ini,” ucapnya.

Sementara Dirut RSIA Bali Royal, dr. Ida Ayu Candra Puspita Dewi, M.BioMed menjelaskan, RSIA Bali Royal memiliki visi menjadi pusat layanan kesehatan untuk wanita dan anak-anak yang unggul, dengan mengutamakan keselamatan pasien dan inovasi di bidang pelayanan.

Ditambahkannya, dari segi fasilitas kami terdiri dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang Radiologi, ruang operasi, ruang bersalin, ruang panoramic, poliklinik. Di samping itu terdapat fasilitas ruang rawat inap, lobby untuk IVF Clinic (Klinik Kesuburan), ruang NICU (penanganan bayi) dan PICU (penanganan anak), ruang ICU (Perawatan Intensif) dan HCU (perawatan yang sudah membaik) , hall pertemuan, area bermain anak, dan Basement parkir yang luas.

“Kami hadir di tengah-tengah masyarakat Kota Denpasar dengan tujuan untuk pemerataan pelayanan kesehatan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan, khususnya perempuan dan anak,” ungkapnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Sinergi RS Bhayangkara dan Pemkot Denpasar, Gelar Bakti Kesehatan

Published

on

By

bakti kesehatan pemkot denpasar
BAKTI KESEHATAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa berkesempatan mengunjungi stand pelayanan kesehatan pada acara Bakti Kesehatan, Minggu (9/6) dipusatkan di Banjar Yang Batu Kauh, Desa Dangin Puri Klod, Denpasar Timur. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Peringati Hari Ulang Tahun ke-78 Bhayangkara, Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar bersinergi dengan Pemkot Denpasar menggelar Bakti Kesehatan, Minggu (9/6) dipusatkan di Banjar Yang Batu Kauh, Desa Dangin Puri Klod, Denpasar Timur.

Bakti Kesehatan kali ini difokuskan pada screening serta penyuluhan terkait stunting. Selain itu juga terdapat pelayanan pemeriksaan untuk lansia yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam kegiatan ini, terlihat dari banyaknya masyarakat mengantri sejak pagi walaupun sedang turun hujan.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa berkesempatan mengunjungi stand pelayanan kesehatan yang ada, serta turut membagikan secara simbolis bantuan enam paket sembako serta paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita stunting.

Di sela kegiatan mengunjungi Bakti Kesehatan ini, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik kolaborasi Polda Bali melalui Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar dalam upaya membantu pemerintah dalam menekan angka stunting di Kota Denpasar.

Di samping itu, Pemkot Denpasar dalam kesempatan yang sama juga menyelanggarakan Posyandu secara serentak di Kota Denpasar. Hal ini dilakukan guna mengetahui data valid terkait stunting yang ada.

“Kami berterima kasih kepada  Polda Bali melalui Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar dalam penyelanggaran Bakti Kesehatan saat ini, apalagi difokuskan untuk pencegahan dan penanganan stunting. Dan kita harapkan kolaborasi seperti ini dapat terus dilaksanakan, khususnya dalam menekan angka stunting di Kota Denpasar,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, dr Suriya, M. Kes, M.Biomed, Sp THT-KL, FISQua mengatakan, kegiatan ini melibatkan dokter,  serta ahli gizi untuk menscreening balita yang terkena stunting. Dari kegiatan ini nantinya akan mendapatkan tindakan sesuai kondisinya, selain itu kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui data valid jumlah balita yang terkena stunting.

Baca Juga  Sosialisasi Saber Pungli Inspektorat Bali di Badung, Sugiada Tegaskan Pungli Rusak Sendi Masyarakat dan Negara

“Kita harapkan untuk ibu-ibu yang memiliki balita untuk senantiasa memperhatikan tumbuh kembang buah hatinya, dengan rutin datang ke posyandu untuk mengecek kondisi kesehatanya, untuk mendapatkan penyuluhan terkait pencegahan hingga penanganannya,” pungkasnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Dekatkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat, Pemkot Gelar Safari Kesehatan di Wilayah Kelurahan Ubung

Published

on

By

safari kesehatan denpasar
SAFARI KESEHATAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa cek tensi saat meninjau giat Safari Kesehatan di Banjar Sari Kelurahan Ubung, Jumat (7/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan kembali menggelar Safari Kesehatan yang menyasar wilayah desa/kelurahan. Safari Kesehatan yang menyasar wilayah Kelurahan Ubung ini ditinjau Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Banjar Sari Kelurahan Ubung, Jumat (7/6).

Tidak sekadar meninjau Safari Kesehatan, Wawali Arya Wibawa juga ikut mengecek tensi dan gula darah. Ia juga menyerahkan kacamata gratis kepada warga yang sudah selesai menerima pelayanan pemeriksaan mata.

Wawali Arya Wibawa yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA. Ayu Agung Candrawati serta Lurah Ubung, Dwi Karyna Paramita ini mengatakan bahwa safari kesehatan sebagai langkah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Dimana, kegiatan ini turut bersinergi dengan Yayasan Kemanusiaan Indonesia, JCC Bali, serta pihak terkait lainnya.

“Kami mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan program Safari Kesehatan untuk mendukung terwujudnya kesehatan masyarakat Kota Denpasar yang berkelanjutan,” ujar Arya Wibawa.

Ia menjelaskan, Pemkot Denpasar terus berupaya mengoptimalkan serta meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat. Pelaksanaan Safari Kesehatan ini penting dilaksanakan guna menyasar masyarakat hingga lapisan terbawah, serta memudahkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dimana, dalam Safari Kesehatan ini berbagai pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat.

“Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapat penyuluhan tentang kesehatan. Dengan demikian masyarakat secara tidak langsung bisa mendapatkan edukasi dalam menjaga kesehatannya,” ujarnya.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA. Ayu Agung Candrawati menambahkan, Safari Kesehatan kali ini turut menghadirkan pemeriksaan mata secara umum, pemeriksanan kesehtaan dan pemberian obat secara gratis, pemberian kacamata minus dan plus sesuai standar tanpa dipungut biaya, serta pelayanan fisioterapi. Dimana, tujuan kegiatan ini adalah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga  Sosialisasi Saber Pungli Inspektorat Bali di Badung, Sugiada Tegaskan Pungli Rusak Sendi Masyarakat dan Negara

“Safari Kesehatan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai upaya promotif, preventif, dan kuratif demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Harapan kami, dengan adanya berbagai pelayanan pada Safari Kesehatan ini, masyarakat diharapkan bisa menjaga kesehatannya dan menjaga pola hidup dan pola makan,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca