Tuesday, 5 March 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tak Ada Lagi Penolakan Tempat Karantina dan PMI, Dewa Made Indra: Terimakasih kepada Masyarakat Bali

BALIILU Tayang

:

de
KETUA HARIAN GUGUS TUGAS COVID-19 BALI DEWA MADE INDRA: Bersinergi dengan pihak keamanan cek di pintu masuk Bali.

Denpasar, baliilu.com – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Bali. Karena, beberapa hari terakhir sudah tidak ada lagi laporan tentang penolakan masyarakat terhadap tempat karantina, begitu juga penolakan atau pengucilan yang dilakukan terhadap para pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru saja pulang dari tempat kerjanya di luar negeri.

‘’Ini satu indikasi masyarakat kita sudah semakin paham terhadap resiko dari Covid-19. Mereka sudah menunjukkan pemahaman yang semakin baik, mudah-mudahan kondisi ini terus berjalan ke depan sehingga tidak ada penolakan terhadap tempat karantina maupun PMI,’’ ujar Dewa Indra saat video conference, Senin (27/4-2020) di Kantor Dinas Kominfos Provinsi Bali Renon Denpasar.

Sebagai kompensasi daripada sikap masyarakat yang semakin kondusif, Dewa Indra selaku Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali meminta perhatian kepada para PMI dimana pun berada, karena masyarakat Bali sudah menunjukkan sikap yang positif, maka seluruh PMI baik yang dikarantina oleh pengelola kabupaten/kota maupun karantina mandiri di rumah masing-masing harus menunjukkan sikap dan perilaku yang disiplin mengikuti karantina itu dengan sebaik-baiknya.

Dewa Indra meminta di tempat karantina PMI harus disiplin mencuci tangan, disiplin menggunakan masker, menjaga jarak dan juga disiplin menjaga kesehatan dan kebugaran. Itu adalah kompensasi PMI yang harus diberikan kepada masyarakat atas sikap masyarakat yang semakin kondusif ini.

‘’Menjelang berakhir mengikuti karantina, sebelum 14 hari, saya meminta terutama sekali yang melakukan karantina mandiri agar melakukan rapid test dengan jalan melapor ke puskesmas yang terdekat. Kalau puskesmas tidak menyediakan atau kekurangan rapid test, silakan menghubungi Dinas Kesehatan kabupaten/kota setempat. Saya pastikan rapid test tersedia dalam jumlah yang cukup di kabupaten/kota. Jadi tidak ada alasan untuk tidak melakukan rapid test,’’ ujar Dewa Indra.

Baca Juga  Hiburan Bondres, Cara Unik Kelurahan Pemecutan Sosialisasikan Covid-19

Kalau puskesmas kekurangan rapid test, lanjut Dewa Indra silakan puskesmasnya meminta ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Bisa juga PMI-nya berkomunikasi ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota untuk dilakukan rapid test. Jangan sampai tidak melakukan rapid test sebelum berakhir masa karantina. Karena ini penting untuk memastikan ketika para PMI ini berada di tengah-tengah masyarakat, maka PMI itu tidak menjadi sumber resiko yang menginfeksi orang lain.

Dewa Indra menyatakan, kedisiplinan para PMI akan menambah kepercayaan masyarakat terhadap PMI itu sendiri. Karena itu sekali lagi berpesan pastikan mengikuti rapid test sebelum masa karantina berakhir.

Jika hasilnya reaktif atau positif Covid-19, pasti Dinas Kesehatan setempat akan melanjutkan melakukan tes berikutnya menggunakan metode PCR dengan mengambil sampel swabnya. Sehingga upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat bisa menjadikan pada titik yang terendah, tidak perlu lagi ada transmisi lokal.

Dewa Indra juga meminta kepada seluruh masyarakat Bali untuk tidak mudik, baik ke daerah lain demikian juga masyarakat Bali yang bertempat tinggal di luar Bali dimohon untuk menunda kepulangannya. ‘’Silakan bertahan di tempat bekerja, di kediaman, nanti setelah Covid-19 berhenti silakan kembali. Demikian juga kepada warga masyarakat Bali yang berada di Bali mohon untuk tidak mudik dulu, karena ini adalah upaya untuk terus menguatkan pencegahan penyebaran Covid-19. Jika memaksakan diri untuk mudik, saya pastikan akan mengalami kesulitan di jalan karena banyak sekali ada titik-titik pemeriksaan yang akan mengecek, maka pasti akan diminta putar balik oleh petugas yang ada di jalan. Daripada balik di tengah jalan sebaiknya tidak mudik,’’ ujar Dewa Indra. (*/gs)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pj. Gubernur Mahendra Jaya Hadiri Rakornas Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang HBKN

Published

on

By

Rakornas Pengamanan harga pangan
HADIRI RAKOR: Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (4/3). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (4/3).

Rakornas yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, M. Tito Karnavian tersebut membahas upaya bersama dalam pengendalian stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Ramadan dan Idul Fitri 1446 H tahun 2024.

Seperti ditekankan Mendagri bahwa Gubernur sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sehingga harus bergerak cepat dalam memastikan ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. “Juga pada bupati dan walikota se-Indonesia agar juga melakukan pengendalian pangan dengan berkoordinasi dengan sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah masing-masing,” tukasnya.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bappanas) Arief Prasetyo Adi, mengatakan Rakornas digelar sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang meminta Bappanas terus menjaga pangan sehingga bisa tetap stabil secara pasokan dan harga terjangkau di masyarakat terutama menjelang HBKN Idul Fitri.

“Juga sebagai upaya membentuk sinergi secara menyeluruh antara kementerian dan lembaga bidang pangan, kepala daerah se-Indonesia, hingga pelaku usaha untuk menyeimbangkan harga pangan dengan baik, yang tidak memberatkan petani, pengusaha, hingga masyarakat,” paparnya.

Rakornas yang diinisiasi Badan Pangan Nasional ini menghadirkan berbagai stakeholder, termasuk Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Bank Indonesia, Mabes Polri, Perum Bulog, Badan Pusat Statistik, Kepala Daerah se-Indonesia serta para pengusaha dan asosiasi di bidang pangan serta pihak terkait lainnya. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Tingkatkan Nasionalisme, Sekda Dewa Indra Minta Masyarakat Hentikan Aktivitas Sejenak Mengikuti Peringatan Detik-Detik Proklamasi
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ikuti Gertam Cabai Serentak Se-Indonesia, TP PKK Gianyar Taman 1.300 Bibit Cabai

Published

on

By

TP PKK Gianyar
TANAM CABAI: Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Widiastuti Wirasa bersama jajaran saat mengikuti “Gerakan Tanam Cabai Serentak Se-Indonesia” secara daring di Puspa Aman Desa Buruan, Gianyar, Senin (4/3) pagi. (Foto: gianyarkab.go.id)

Gianyar, baliilu.com – Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Widiastuti Wirasa bersama jajaran mengikuti “Gerakan Tanam Cabai Serentak Se-Indonesia” secara daring di Puspa Aman Desa Buruan, Gianyar, Senin (4/3) pagi.

Kegiatan Gerakan Tanam Cabai Serentak se-Indonesia merupakan serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 yang bertujuan untuk memasyarakatkan gerakan tanam cabai kepada warga dan sebagai salah satu langkah untuk menangani komoditas cabai yang saat ini sedang mengalami kenaikan harga. Sebab cabai merupakan salah satu komoditas yang kerap menyebabkan terjadinya inflasi setiap tahunnya. Dimana, kegiatan ini akan dapat membantu menstabilkan harga bahan pokok, khususnya cabai.

Acara dibuka Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Istri Wakil Presiden Wury Estu Handayani dengan penanaman bibit cabai dan diikuti serentak oleh TP PKK se-Indonesia. Setidaknya sebanyak 1.300 pohon bibit cabai ditaman di beberapa titik yang ada di Kabupaten Gianyar.

Staf Ahli TP PKK Kabupaten Gianyar, Ngakan Putu Darmajati ditemui ketika penanaman bibit cabai mengatakan serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52, TP PKK menggagas Gerakan Tanam Cabai Serentak se-Indonesia guna memasyarakatkan gerakan tanam cabai. Khususnya di Gianyar kegiatan ini dipusatkan di Puspa Aman Desa Buruan, Gianyar.

Dimana pada kegiatan tersebut, dilakukan penanaman 1.300 pohon bibit cabai di beberapa Puspa Aman yang ada di Kabupaten Gianyar. “Jadi kita di PKK Gianyar kita menanam 1.300 bibit cabai yang tersebar di tempat-tempat berkembang seperti di beberapa Puspa Aman,” ujar Ngakan Darmajati. Dan untuk keberlanjutannya pengadaan bibit cabai difasilitasi oleh pemerintah desa dengan menggunakan dana APBDes.

Selain itu, melihat situasi harga-harga kebutuhan pokok di pasaran yang menunjukkan peningkatan harga diharapkan kegiatan ini nantinya dapat menurunkan harga khususnya cabai, sehingga inflasi dapat ditekan dan dikendalikan. “Nantinya, dalam situasi harga cabai yang melonjak, kita berharap dengan menanam cabai secara serentak, sebagai salah satu langkah untuk menekan inflasi,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  4 Band Pohon Tua Creatorium Unjuk Aksi Sabtu Petang ini di Rumah Sanur

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Padukan Lingkungan dengan Teknologi, SMPN 5 Singaraja Buat Inovasi Tanaman Barcode

Published

on

By

inovasi barcode smpn 5 singaraja
SISTEM BARCODE: SMP Negeri 5 Singaraja tengah menggarap proyek inovatif berupa informasi tentang berbagai tanaman di lingkungan sekolah dengan sistem barcode. (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Perkembangan teknologi menjadi ladang kreativitas bagi pendidikan di SMP Negeri 5 Singaraja. Sekolah ini tengah menggarap proyek inovatif berupa informasi tentang berbagai tanaman di lingkungan sekolah dengan sistem barcode.

Ketut Ngurah Yasa, S. Pd., M.Pd., Kepala Sekolah SMPN 5 Singaraja, Senin (4/3) menjelaskan bahwa rancangan sistem ini, yang melibatkan kolaborasi dengan guru TIK, terinspirasi dari minat siswa untuk mengetahui manfaat dan lokasi tanaman di sekitar mereka. Melalui proyek ini, SMPN 5 Singaraja berharap bisa memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan aplikatif bagi para siswa, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.

Langkah ini juga sejalan dengan prestasi baru-baru ini SMPN 5 Singaraja dalam mewujudkan status Adiwiyata Mandiri, yang menekankan prinsip “Tri Hita Karana” dalam pendidikan. Menurutnya, pendidikan bukan hanya tentang akademis, tetapi juga moral dan kepedulian terhadap alam.

“Saat ini, kami menekankan hal ini melalui kegiatan ekstrakurikuler anak-anak, sehingga kesadaran ini tumbuh secara alami,” ungkapnya.

Inovasi ini sedang dalam proses pendaftaran dan pemenuhan syarat administrasi melalui web SIDIA, Sistem Informasi Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. SMPN 5 Singaraja berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta mengintegrasikan teknologi informasi sebagai alat pembelajaran yang efektif dan inklusif.

Diharapkan, dengan implementasi sistem barcode ini, siswa tidak hanya akan terbiasa peduli lingkungan, tetapi juga terampil menggunakan teknologi. Informasi yang tersedia setelah pemindaian barcode akan mencakup koordinat tanaman, nama ilmiah, jenis, foto tanaman, dan manfaatnya.

“Nantinya, informasi tentang tanaman di sekolah bisa diakses langsung melalui smartphone. Ini merupakan langkah kecil namun signifikan dalam menyebarkan kesadaran lingkungan dan meningkatkan literasi teknologi di kalangan siswa,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Tetap Jadi Destinasi Favorit MICE Dunia, Wagub Cok Ace: Harus Berinovasi dan Ikuti Protokol Kesehatan

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca