Tuesday, 16 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tak Ada Lagi Penolakan Tempat Karantina dan PMI, Dewa Made Indra: Terimakasih kepada Masyarakat Bali

BALIILU Tayang

:

de
KETUA HARIAN GUGUS TUGAS COVID-19 BALI DEWA MADE INDRA: Bersinergi dengan pihak keamanan cek di pintu masuk Bali.

Denpasar, baliilu.com – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Bali. Karena, beberapa hari terakhir sudah tidak ada lagi laporan tentang penolakan masyarakat terhadap tempat karantina, begitu juga penolakan atau pengucilan yang dilakukan terhadap para pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru saja pulang dari tempat kerjanya di luar negeri.

‘’Ini satu indikasi masyarakat kita sudah semakin paham terhadap resiko dari Covid-19. Mereka sudah menunjukkan pemahaman yang semakin baik, mudah-mudahan kondisi ini terus berjalan ke depan sehingga tidak ada penolakan terhadap tempat karantina maupun PMI,’’ ujar Dewa Indra saat video conference, Senin (27/4-2020) di Kantor Dinas Kominfos Provinsi Bali Renon Denpasar.

Sebagai kompensasi daripada sikap masyarakat yang semakin kondusif, Dewa Indra selaku Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali meminta perhatian kepada para PMI dimana pun berada, karena masyarakat Bali sudah menunjukkan sikap yang positif, maka seluruh PMI baik yang dikarantina oleh pengelola kabupaten/kota maupun karantina mandiri di rumah masing-masing harus menunjukkan sikap dan perilaku yang disiplin mengikuti karantina itu dengan sebaik-baiknya.

Dewa Indra meminta di tempat karantina PMI harus disiplin mencuci tangan, disiplin menggunakan masker, menjaga jarak dan juga disiplin menjaga kesehatan dan kebugaran. Itu adalah kompensasi PMI yang harus diberikan kepada masyarakat atas sikap masyarakat yang semakin kondusif ini.

‘’Menjelang berakhir mengikuti karantina, sebelum 14 hari, saya meminta terutama sekali yang melakukan karantina mandiri agar melakukan rapid test dengan jalan melapor ke puskesmas yang terdekat. Kalau puskesmas tidak menyediakan atau kekurangan rapid test, silakan menghubungi Dinas Kesehatan kabupaten/kota setempat. Saya pastikan rapid test tersedia dalam jumlah yang cukup di kabupaten/kota. Jadi tidak ada alasan untuk tidak melakukan rapid test,’’ ujar Dewa Indra.

Baca Juga  Satgas Penanggulangan Covid-19, Pintu Masuk Bali Dijaga Sangat Ketat

Kalau puskesmas kekurangan rapid test, lanjut Dewa Indra silakan puskesmasnya meminta ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Bisa juga PMI-nya berkomunikasi ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota untuk dilakukan rapid test. Jangan sampai tidak melakukan rapid test sebelum berakhir masa karantina. Karena ini penting untuk memastikan ketika para PMI ini berada di tengah-tengah masyarakat, maka PMI itu tidak menjadi sumber resiko yang menginfeksi orang lain.

Dewa Indra menyatakan, kedisiplinan para PMI akan menambah kepercayaan masyarakat terhadap PMI itu sendiri. Karena itu sekali lagi berpesan pastikan mengikuti rapid test sebelum masa karantina berakhir.

Jika hasilnya reaktif atau positif Covid-19, pasti Dinas Kesehatan setempat akan melanjutkan melakukan tes berikutnya menggunakan metode PCR dengan mengambil sampel swabnya. Sehingga upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat bisa menjadikan pada titik yang terendah, tidak perlu lagi ada transmisi lokal.

Dewa Indra juga meminta kepada seluruh masyarakat Bali untuk tidak mudik, baik ke daerah lain demikian juga masyarakat Bali yang bertempat tinggal di luar Bali dimohon untuk menunda kepulangannya. ‘’Silakan bertahan di tempat bekerja, di kediaman, nanti setelah Covid-19 berhenti silakan kembali. Demikian juga kepada warga masyarakat Bali yang berada di Bali mohon untuk tidak mudik dulu, karena ini adalah upaya untuk terus menguatkan pencegahan penyebaran Covid-19. Jika memaksakan diri untuk mudik, saya pastikan akan mengalami kesulitan di jalan karena banyak sekali ada titik-titik pemeriksaan yang akan mengecek, maka pasti akan diminta putar balik oleh petugas yang ada di jalan. Daripada balik di tengah jalan sebaiknya tidak mudik,’’ ujar Dewa Indra. (*/gs)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Disdikpora Buka MPLS Kabupaten Badung 2024

Published

on

By

mpls badung
BUKA MPLS: Kadisdikpora Badung I Gusti Made Dwipayana memimpin pembukaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Kabupaten Badung yang dipusatkan di SMPN 1 Petang. (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung, pada Senin, 15 Juli 2024 membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Kabupaten Badung yang dipusatkan di SMPN 1 Petang. Pembukaan yang langsung dipimpin oleh Kadisdikpora Badung I Gusti Made Dwipayana mengangkat tema ‘‘Melalui MPLS Bergerak Bersama Lanjutkan Merdeka Belajar Sesuai Minat, Bakat dan Potensi Peserta Didik‘‘.

Dwipayana mengatakan, MPLS secara serentak di Kabupaten Badung ini sebagai momentum penting untuk mempercepat pendidikan yang merata dan berkualitas bagi setiap anak bangsa. Utamanya dalam melihat peluang, mendorong kemajuan, menumbuhkan karakter, dan memberikan kejernihan dalam menata dan menyiapkan masa depannya.

“Maka saya minta kepada semua pihak yang terkait dalam penyelenggaraannya agar tetap mengacu kepada Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016,” ujarnya.

Menurutnya, platform merdeka belajar yang telah diluncurkan oleh Kemendikbudristek menjadikan semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hajar Dewantara. Para kepala sekolah dan kepala daerah sekarang dapat memonitor kualitas pendidikannya dengan menggunakan data hasil asesmen nasional di platform rapor pendidikan. “Sehingga dapat melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan. Diharapkan kedepannya Kabupaten Badung mampu bersaing dan berprestasi baik akademik maupun non-akademik,” jelasnya.

Dwipayana juga menyampaikan, MPLS ini akan digelar selama tiga hari, yakni pada 15-18 Juli 2023. Peserta MPLS di tingkat SD 4.374 siswa dan SMP 5.779 siswa. “Melalui MPLS ini anak-anak dapat lebih berkembang, jadi mereka dapat mengenal lingkungan barunya di sekolah masing-masing. Sehingga harapannya nanti pembelajaran dapat berjalan dengan lebih baik,” harapnya.

Sementara Ketua Panitia MPLS Kabupaten Badung 2024, I Nyoman Agus Satwika Ariada menyampaikan, tujuan pelaksanaan MPLS adalah untuk menggali potensi diri peserta didik baru, membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menumbuhkan motivasi, semangat dan cara belajar efektif, mengembangkan interaksi positif antar-siswa dan warga sekolah, serta menumbuhkan perilaku positif. “Kami ucapkan selamat kepada siswa baru yang sudah diterima baik di sekolah negeri maupun di sekolah swasta,” ucapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Bersama Kaling Se-Benoa, Wabup Suiasa Ajak Masyarakat Waspadai Munculnya Klaster Baru

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Adi Arnawa Pantau Pelaksanaan Pemeriksaan Katarak di Desa Baha

Published

on

By

Sekda Adi Arnawa
PANTAU PEMERIKSAAN KATARAK: Sekda Wayan Adi Arnawa saat memantau pelaksanaan pemeriksaan katarak dan operasi katarak yang diselenggarakan oleh John Fawcett Foundation yang bekerjasama dengan KKN. UGM, di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Baha, Selasa (16/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus memantau langsung pelaksanaan pemeriksaan katarak dan operasi katarak yang diselenggarakan oleh John Fawcett Foundation (JFF) yang bekerjasama dengan KKN Universitas Gadjah Mada (UGM), bertempat di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Baha, Selasa (16/7). Turut hadir Ketua Pengda KAGAMA Bali, I Gusti Ngurah Agung Diatmika, Perbekel Desa Baha, Kelian Dinas se-Desa Baha, Pengurus JFF, Mahasiswa KKN UGM serta masyarakat setempat.

Seusai pemantauan, Sekda Adi Arnawa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada JFF yang merupakan salah satu lembaga sosial sudah melaksanakan kegiatan pemeriksaan katarak serta operasi katarak sekaligus membagikan kacamata gratis kepada masyarakat Kabupaten Badung khususnya masyarakat Desa Sobangan dan Baha.

“Ini merupakan langkah yang sangat luar biasa dan ke depan kerja sama ini pasti akan tetap dilanjutkan antara Pemkab Badung dengan JFF. Untuk memperhatikan kesehatan masyarakat Pemerintah tidak akan bisa sendiri pasti diperlukan kerja sama dan dukungan dari lembaga-lembaga sosial seperti JFF dan langkah ini ke depan akan terus berlanjut ke seluruh desa-desa yang ada di Kabupaten Badung,” ucapnya.

Sementara Ketua Pengda KAGAMA Bali, I Gusti Ngurah Agung Diatmika mewakili JFF menyampaikan, seluruh pelayanan yang diadakan JFF diberikan secara gratis tidak dipungut biaya. Setiap orang baik secara pribadi atau instansi pemerintah dan swasta dapat membawa pasien untuk memperoleh pelayanan kesehatan dari JFF dengan kategori pasien tidak mampu. JFF tidak pernah memungut bayaran baik uang maupun barang kepada keluarga, pengantar pasien dan panitia penyelenggara dalam melakukan pelayanan, apabila ada yang memungut biaya dengan mengatasnamakan JFF maka akan dituntut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (gs/bi)

Baca Juga  Wagub Cok Ace Isi Data Sensus Penduduk Online 2020, Dorong Masyarakat Ikut Sensus

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Adi Arnawa Kembali Serahkan Santunan Pensiunan bagi Anggota KORPRI Badung

Published

on

By

Sekda Adi Arnawa
SERAHKAN SANTUNAN: Sekda I Wayan Adi Arnawa menyerahkan dana santunan kepada 50 orang anggota KORPRI Kabupaten Badung yang telah purna tugas di Ruang Rapat Kriya Gosana Puspem Badung, Selasa (16/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sekda I Wayan Adi Arnawa selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI Badung menyerahkan dana santunan kepada 50 orang anggota KORPRI Kabupaten Badung yang telah purna tugas (pensiun) dan sumbangan dana kematian kepada 1 orang yang diwakili oleh ahli waris.

Penyerahan dilaksanakan di Ruang Rapat Kriya Gosana Puspem Badung, Selasa (16/7). Turut hadir Sekretaris KORPRI Kabupaten Badung I Wayan Wijana beserta anggota Dewan Pengurus KORPRI Badung, serta pensiunan dan ahli waris.

Sekda Adi Arnawa menyampaikan, kegiatan penyerahan santunan pensiun dan sumbangan dana kematian/tali kasih ini merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten Badung melalui salah satu program dari KORPRI Badung. Untuk pensiunan ASN Gol IV dan III sebanyak 42 orang diberikan santunan sebesar Rp. 3,5 juta, Gol II dan I sebanyak 8 orang diberikan santunan sebesar Rp. 3 juta, serta 1 orang yang meninggal sebesar Rp. 5 juta. Adapun dananya bersumber dari dana suka duka KORPRI Badung.

“Kita jangan melihat dari besaran dana yang diserahkan, namun dibalik itu kita dapat meningkatkan tali silaturahmi dan kebersamaan antara Pemkab Badung dengan pensiunan KORPRI Badung dan atas nama Pemerintah Kabupaten Badung sangat berterima kasih kepada pensiunan ASN yang telah berdedikasi untuk pelayanan publik dan pembangunan di Badung. Ke depan kami harapkan pula pemikiran, masukan dari para pensiunan bagi Pemerintah Kabupaten Badung demi terwujudnya pelayanan yang prima bagi masyarakat,” harapnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bersama Kaling Se-Benoa, Wabup Suiasa Ajak Masyarakat Waspadai Munculnya Klaster Baru
Lanjutkan Membaca