Sunday, 25 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Gencarkan Sosialisasi Pilwali 2020, KPU Denpasar Bersinergi dengan Kominfos dan Humas

BALIILU Tayang

:

de
RAPAT VIRTUAL, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya saat rapat virtual dengan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfos) Kota Denpasar I Dewa Made Agung, SE, MS.Si dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota I Dewa Gede Rai, S.Sos, M.Si Senin (6/7-2020) siang.

Denpasar, baliilu.com – Mewabahnya virus Corona (Covid-19), berdampak pada berbagai sektor kehidupan masyarakat. Salah satunya pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Tahun 2020  sebagai bagian dari pilkada serentak melibatkan 270 kabupaten/kota se-Indonesia.

“Pilwali diundur menjadi Rabu 9 Desember 2020 yang tadinya 23 September 2020,” jelas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya saat rapat virtual dengan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfos) Kota Denpasar I Dewa Made Agung, SE, MS.Si dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota I Dewa Gede Rai, S.Sos, M.Si Senin (6/7-2020) siang. Hadir pula Divisi Hukum KPU Kota Denpasar Sibro Mulissyi dan anggota Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Dewa Ayu Sekar.

Lebih jauh Ketua KPU Wayan Arsa menambahkan pelaksanaan Pilwali 2020 harus dimulai karena pimpinan daerah definitif diperlukan untuk kesinambungan pelaksanaan program pembangunan, apalagi di tengah krisis yang terjadi.

“Kalau ditunda lagi berpotensi terjadi pelaksana tugas atau pejabat yang tentunya sulit melaksanakan keputusan strategis dan penting, khususnya bagi penanggulangan wabah Covid-19,” jelas aktifis mahasiswa ini. Pelaksanaan Pilwali menjadi 9 Desember 2020 sesuai Perppu Nomor 2 Tahun 2020 dan Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang tahapan, program dan jadwal pilkada serentak 2020, sehingga menjadi dasar hukum yang kuat untuk pelaksanaannya.

“Setiap tahapan Pilwali 9 Desember 2020 itu tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai motto: kesehatan dan keselamatan yang utama,” jelas pria asal Yangbatu Denpasar ini. Salah satunya dengan memaksimalkan media online, media cetak, media elektronik dan media sosial dalam sosialisasi dan mengurangi model-model sosialisasi yang menimbulkan keramaian dan kerumunan. 

Pihaknya berharap dapat menjalin kerjasama dan sinergi dengan Dinas Kominfos dan Bagian Humas & Protokol Pemerintah Kota Denpasar untuk mensukseskan karya agung ini. “Khususnya dalam sosialisasi dan publikasi agar pemahaman dan partisipasi masyarakat makin meningkat,’’ jelasnya. Sinergi sosialisasi sudah dilaksanakan mulai akhir Juni lalu dan dengan rakor ini makin mengoptimalkan berbagai media yang dimiliki Dinas Kominfos dan Bagian Humas Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Juga  Karya Pemelepeh lan Pemahayu Jagat 23 Februari di Besakih, Seimbangkan Alam setelah Musibah

Kadis Kominfos Kota Denpasar I Dewa Made Agung didampingi Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Gde Wirakusuma, menyambut baik sinergi tersebut. “Sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri saat rapat virtual 18 Juni lalu bahwa jajaran Kominfos se-Indonesia diharapkan mendukung sosialisasi dan publikasi pilkada serentak,” jelas birokrat asal Ubud ini.

Semua jenis media di Kominfos akan dimaksimalkan agar sosialisasi bisa menjangkau semakin banyak masyarakat. Mulai dari media online, media sosial, media luar ruang, TV publik, Radio Pemkot, mobil keliling dan media alternatif lain akan digunakan. “Kami siap bersinergi dan mendukung penuh pelaksanaan Pilwali 2020 yang dilaksanakan KPU Kota Denpasar, khususnya di bidang sosialisasi dan publikasi,” tambah alumni FE Unud ini. Termasuk berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah hingga ke desa/lurah untuk mengoptimalkan sosialisasi dan publikasi tersebut. Pihaknya juga siap membantu penggunaan media online dalam tahapan pelaksanaan Pilwali tersebut.

“Termasuk memfasilitasi rapat virtual dengan jajaran KPU hingga ke bawah serta penggunaan aplikasi untuk mencegah penyebaran Covid,” jelasnya.

Dukungan untuk bersinergi juga disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, S.Sos, M.Si. “Humas Pemkot Denpasar siap mendukung dan memaksimalkan semua potensi media yang ada, agar karya agung Pilwali 2020 bisa terlaksana dengan baik,” jelas birokrat asal Klungkung ini. Mulai dari media massa cetak dan elektronik hingga ke media online dan media sosial yang dimiliki Bagian Humas dan Protokol Kota Denpasar akan dimaksimalkan. Diharapkan dengan sosialisasi yang masif dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan Pilwali tersebut. 

Menindaklanjuti koordinasi virtual tersebut Ketua KPU Kota Denpasar akan menyusun perjanjian kerjasama antara KPU Kota Denpasar dengan Dinas Kominfos dan Bagian Humas Protokol Pemerintah Kota Denpasar. “Perjanjian kerjasama ini diharapkan menjadi landasan hukum bagi pelaksanana sinergi yang selama ini sudah berjalan dengan baik,” jelasnya. (*/eka)

Baca Juga  Sebaran Covid-19 Meningkat, Walikota Keluarkan SE, Sistem Kerja ASN Ikuti Zona Resiko Wilayah

galungan
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Sekda Dewa Indra Sambut Baik Bali Jadi Lokasi Observasi Pemilu dari Parlemen Negara-negara Sahabat

Published

on

By

dewa indra
SERAHKAN CINDERAMATA: Sekda Bali Dewa Made Indra menyerahkan cinderamata kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar dalam acara Gala Dinner EVP 2024 di Gedung Kerta Sabha, Denpasar, pada Senin (12/2) malam. (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menyambut baik dipilihnya Bali sebagai lokasi Election Visit Program (EVP) 2024 oleh wakil-wakil dari 18 parlemen negara sahabat dan 3 organisasi internasional saat momen Pemilu 2024. “Kami gembira, kalangan Parlemen negara sahabat mengunjungi Bali dan menyaksikan langsung praktek pemilihan umum di Bali,” ujar Sekda Dewa Indra dalam Gala Dinner EVP 2024 di Gedung Kerta Sabha, Denpasar, pada Senin (12/2) malam.

Menurut Sekda Dewa Indra, dengan pemilihan Bali sebagai tempat studi komparasi, para peserta pastinya akan memperoleh pengalaman dan situasi yang berbeda dengan negara lain dalam prosesi pemilihan umum serta tata cara masyarakat berdemokrasi. “Ada karakter yang berbeda dalam Pemilu dua hari lagi. Akan Sangat kompleks karena ada pemilihan Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Ini hal spesifik dan jarang di negara-negara lain,” tukasnya.

Pun demikian, Sekda Dewa Indra mengungkapkan secara umum di Bali pemilu sudah disiapkan dengan baik dan akan melibatkan seluruh pihak yang berwenang guna menyukseskan gelaran politik lima tahunan tersebut di Pulau Dewata.

Sementara itu Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar mengatakan dipilihnya Bali sebagai tempat observasi Pemilu 2024 karena Bali dianggap melambangkan kekayaan warisan budaya Indonesia dan semangat persatuan yang mendasari prinsip-prinsip demokrasi yang kita junjung tinggi. “Bali itu simbol harmoni dan respek dalam kehidupan sehari-hari. Dan di Bali, pemilu dirayakan dengan sukacita dan bersinergi dengan kreativitas terutama oleh anak muda,” kata Indra.

Ajang EVP 2024 diharapkan pula sebagai upaya mempererat kerja sama bilateral dan multilateral antara Indonesia dengan negara-negara sahabat. “Kita jadikan acara ini sebagai tonggak positif dalam membangun demokrasi yang kuat, inklusif, serta mendukung kemajuan ekonomi dan pariwisata di Bali,” tutupnya.

Baca Juga  Ikuti Imbauan Pemerintah Terkait Covid-19, Toya Devasya Natural Hot Spring Ditutup Sementara

Program EVP merupakan hasil kesepakatan AIPA Parlemen ASEAN bahwa setiap negara yang sedang melaksanakan Pemilu agar mengundang anggota AIPA Parlemen ASEAN untuk menjadi observer Pemilu. Para observer ini nantinya akan meninjau langsung proses pemungutan dan penghitungan suara di tiga lokasi di Provinsi Bali, yaitu di Desa Penglipuran, di kawasan Jimbaran dan di kawasan Garuda Wisnu Kencana. (gs/bi)

galungan
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Masa Kampanye Selesai, Pj. Gubernur Bali Ajak Masyarakat Datang ke TPS Salurkan Hak Pilih

Published

on

By

mahendra
PENUTUPAN KAMPANYE: Pj. Gubernur Bali, S.M.Mahendra Jaya berfoto bersama saat menghadiri acara Penutupan Kampanye Damai Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali di Gedung Dharma Alaya, Lumintang, Denpasar, Sabtu (10/2). (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Setelah memasuki hari ke-75 pelaksanaan tahapan kampanye Pemilu Tahun 2024 yang sudah dimulai sejak tanggal 28 November 2023, mulai 11 Februari 2024 kita akan memasuki masa tenang sampai dengan tanggal 13 Februari 2024. Selanjutnya, pada tanggal 14 Februari 2024 kita bersama-sama akan ke TPS melakukan pencoblosan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota legislatif, seperti anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota.

Untuk itu, Penjabat (Pj.) Gubernur Bali mengajak seluruh masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilihnya. Harapan tersebut disampaikan Pj. Gubernur Bali, S.M.Mahendra Jaya dalam sambutannya dalam acara Penutupan Kampanye Damai Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali di Gedung Dharma Alaya, Lumintang, Denpasar, Sabtu (10/2).

Lebih jauh dalam sambutannya, Pj. Gubernur Bali menyampaikan bahwa kita semua patut bersyukur tahapan kampanye yang diprediksi terdapat kerawanan-kerawanan dengan kedewasaan peserta Pemilu, tim sukses, masyarakat, dan pengaturan oleh penyelenggara Pemilu, pengamanan dan juga ASN telah menjaga netralitasnya, serta adanya peran serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda yang berperan sebagai cooling system menjadikan tahapan kampanye berjalan dengan aman dan damai, sehingga situasi Kamtibmas di Bali sangat kondusif.

“Atas capaian dan situasi Kamtibmas Bali yang sangat kondusif tersebut, saya atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Bali menyampaikan terima kasih. Pada saat pelaksanaan kampanye para peserta Pemilu didukung tim sukses telah menyampaikan visi, misi, dan program kerjanya. Saya juga melihat masyarakat antusias, gembira dan damai hadir atau mengikuti kegiatan kampanye tersebut. Tidak ada peristiwa yang mengganggu keamanan dan kedamaian, dari tahapan pelaksanaan kampanye,” imbuhnya.

Baca Juga  Ikuti Imbauan Pemerintah Terkait Covid-19, Toya Devasya Natural Hot Spring Ditutup Sementara

Pj. Gubernur Mahendra Jaya menambahkan sebagaimana kita ketahui salah satu indikator keberhasilan Pemilu adalah tingkat partisipasi publik. Semakin tinggi tingkat partisipasi publik menunjukkan kuatnya legitimasi terhadap pemimpin. Terkait hal tersebut KPU Provinsi Bali telah menargetkan partisipasi publik dalam Pemilu Tahun 2024 adalah 83%. Suatu angka yang realistis kalau melihat partisipasi publik di Bali pada Pemilu sebelumnya (tahun 2019) di atas 80%. Pemilihan Umum selain memilih calon pemimpin dan calon legislatif untuk keberlanjutan pemerintahan, secara esensi juga merupakan proses pembelajaran dan ujian bagi seluruh elemen bangsa seberapa jauh nilai-nilai demokrasi, keanekaragaman telah menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia.

“Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih untuk datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya. Penggunaan hak pilih adalah swadarma terhadap Negara yang sangat penting guna keberlanjutan pemerintahan, kemajuan bangsa dan negara,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Pj. Gubernur mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan mempertahankan suasana kondusif seperti ini sehingga perhelatan Pemilu Serentak 2024 dapat berjalan aman, lancar dan damai.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan dimana pihaknya telah memastikan seluruh penyelenggara Pemilu tidak main-main dan mengikuti aturan yang ada dan tidak ada tendensi apapun. Pihaknya juga memastikan bahwa logistik pemilu telah siap untuk didistribusikan ke masing-masing desa.

Ketua KPU Provinsi Bali juga meminta agar mulai besok seluruh atribut kampanye baik spanduk, umbul-umbul atau alat kampanye lainnya agar dibersihkan dan tidak ada pelaksanaan kampanye di luar jadwal.

Di akhir sambutannya, Ketua KPU Bali juga mengajak semua pihak untuk bekerjasama dalam mengawal semua kegiatan dan mengajak masyarakat untuk datang ke TPS  sehingga target 83% partisipasi pemilih di tahun ini dapat tercapai dan zero sengketa ke Mahkamah Konstitusi.

Baca Juga  HUT Ke-75 MPB: Wabup Suiasa Ajak Generasi Muda Teladani Patriotisme Pejuang Kemerdekaan

“Dalam demokrasi, gesekan dan perbedaan itu pasti ada, tapi semua dilakukan dengan cara-cara yang baik sesuai peraturan yang ada, saya harap kita semua damai, demokrasi boleh berbeda tetapi kedamaian yang utama,” pungkasnya.

Dalam acara yang bertajuk “Harmoni dalam Demokrasi Bali Shanti” turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Bali, Brigjen TNI Agus M Latief, S.I.P, Ketua Bawaslu Provinsi Bali I Putu Agus Tirta Saguna, Jajaran Forkopimda Provinsi Bali, kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemprov Bali, tokoh agama, para pengurus partai dan undangan lainnya. Acara juga diisi dengan doa lintas agama serta persembahan “Nyanyian Dharma”. (gs/bi)

galungan
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Puluhan Ribu Masyarakat Bangli Suarakan Ganjar-Mahfud Menang Total di ‘’Creative Fun Walk’’ dan Konser Gotong-royong

Masyarakat Bangli, Lolot Band dan Joni Agung ‘’Pekikkan’’ Coblos Nomor 3 Ganjar-Mahfud Presiden 2024

Published

on

By

koster
Konser Gotong-royong bertajuk ‘’Menangkan Ganjar - Mahfud di Pilpres 2024’’ berlangsung meriah pada Rabu (Buda Wage, Warigadean) 7 Februari 2024 di Alun - Alun Kota Bangli. (Foto: Hms PDIP Bali

Bangli, baliilu.com – Gemuruh suara Ganjar-Mahfud menang, menang, menang satu putaran coblos nomor 3 menggema di acara Creative Fun Walk dan Konser Gotong-royong bertajuk ‘’Menangkan Ganjar – Mahfud di Pilpres 2024’’ pada, Rabu (Buda Wage, Warigadean) 7 Februari 2024 di Alun – Alun Kota Bangli.

Meski hujan mengguyur Kabupaten Bangli, namun puluhan ribu masyarakat bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., Ketua DPC PDI Perjuangan Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bangli, I Wayan Diar, pengurus Partai PDI Perjuangan dan tokoh masyarakat tetap solid menyuarakan kemenangan Ganjar – Mahfud dengan salam metal tiga jari sembari menyanyikan lagu berjudul ‘’Salam M3tal’’ yang dirilis oleh grup band Slank, lagu ‘’Untuk Indonesia’’ yang dirilis oleh Yenny Wahid & Once, hingga lagu ‘’Coblos Ganjar – Mahfud MD’’ yang dirilis oleh Lolot Band, Joni Agung, Yong Sagita, Bayu KW, Jun Bintang, dan Leong Sinatra.

Animo puluhan ribu masyarakat Kabupaten Bangli yang memadati Alun – Alun Kota Bangli dengan mengenakan seragam kaos Ganjar – Mahfud nomor 3 semakin semarak, saat grup band lokal Bali Lolot Band, Banreg, dan musisi Joni Agung & Double T tampil menghibur masyarakat di Konser Gotong-royong Menangkan Ganjar – Mahfud.

Di akhir konser, masyarakat menggemakan suara tiga, tiga, tiga sebanyak tiga kali saat mengikuti simulasi pencoblosan surat suara Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2024, Ganjar – Mahfud Nomor 3. (gs/bi)

galungan
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ikuti Imbauan Pemerintah Terkait Covid-19, Toya Devasya Natural Hot Spring Ditutup Sementara
Lanjutkan Membaca