Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tekan Covid-19 makin Meluas, Satpol PP Denpasar Tertibkan Pasar Rakyat dan Pasar Tumpah

BALIILU Tayang

:

de
TERTIBKAN, Satpol PP Kota Denpasar lakukan penertiban di pasar tumpah.

Denpasar, baliilu.com – Memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal, Satpol PP Kota Denpasar melakukan penertiban terhadap kepatuhan penerapan protokol kesehatan di pasar rakyat dan pasar tumpah yang ada di Kota Denpasar. Kali ini  penertiban dilakukan di Pasar Sanglah, Pasar Pemeregan dan Pasar Ketapian. Hal ini disampaikan Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga saat dihubungi Jumat (10/7).

Lebih lanjut ia mengatakan, penertiban ini merupakan bagian dari penegakan peraturan tentang protokol kesehatan  untuk menekan penularan Covid-19.  Pihaknya membuat pos pantau di beberapa titik pasar terutama yang sulit untuk dikendalikan, dengan melibatkan unsur-unsur terkait lainnya seperti babinsa, bhabinkambtibmas, pengelola pasar dan unsur desa adat yang mewilayahi pasar rakyat tersebut.

Saat ini penertiban pasar tumpah pihaknya dibantu oleh pihak Palang Merah Indonesia dengan melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan mobil. Menurutnya pembubaran pasar tumpah atau kerumunan yang tidak bisa terkendali sangat efektif dilakukan  dengan penyemprotan disinfektan. “Ketika ada kerumunan yang tidak kendali upaya yang efektif membubarkan adalah dengan penyemprotan desinfektan,” ungkapnya.

Bagi melanggar pihaknya telah melakukan pembinaan, meskipun demikian ternyata ada masih pedagang yang membandel. Sebagai efek jera maka langkah selanjutnya yang dilakukan adalah sidang tipiring. Dari sekian kali penertiban Sayoga mengaku ada 5 orang yang akan disidang tipiring. Dari 5 orang tersebut Sayoga mengaku telah melakukan pelanggaran beberapa kali dan telah mendapat pembinaan dari berbagai pihak seperti Disperindag Kota Denpasar, Dinas Perhubungan.

Menekan penularan Covid-19 Sayoga mengaku terus melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan yakni selalu menggunakan masker, menjaga jarak, rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. (*/eka)

Baca Juga  Walikota Rai Mantra Dukung Penuh Lomba Layangan Virtual

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

NEWS

Cadangan BBM Nasional Aman, Presiden Prabowo Perintahkan Bangun Storage Baru Perkuat Ketahanan Energi

Published

on

By

cadangan BBM
SAMPAIKAN KETERANGAN: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangannya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, pada Rabu, 4 Maret 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan bahkan telah melampaui standar minimal cadangan nasional. Menurut Bahlil, kapasitas daya tampung cadangan BBM Indonesia selama ini masih terbatas, yakni maksimal sekitar 25 hari. Namun demikian, cadangan BBM nasional saat ini tetap berada dalam kisaran aman.

“Saya sampaikan bahwa kemampuan daya tampung BBM kita sudah sejak lama hanya maksimal di 25 hari, maksimal. Sehingga cadangan nasional kita itu minimal 20 sampai 23 hari. Sekarang BBM kita itu sudah 23 hari. Jadi sudah di atas standar minimal cadangan nasional yang sebagaimana lazimnya,” ujar Bahlil dalam keterangannya kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, pada Rabu, 4 Maret 2026.

Bahlil menjelaskan bahwa keterbatasan kapasitas penyimpanan menjadi salah satu tantangan yang harus segera diperbaiki. Oleh karena itu, Presiden Prabowo memberikan arahan agar pemerintah segera membangun fasilitas penyimpanan baru guna memperkuat cadangan energi nasional.

“Jadi kita tidak bisa katakan lah, teman-teman menganggap harus Pak kita stok 60 hari. Mau isi taruh di mana? Kita tidak punya storage. Makanya sekarang arahan Bapak Presiden segera kita membangun storage. Jadi bukan kita tidak punya cadangan untuk mengisi minyak. Tapi sekarang mau taruh di mana?” lanjutnya.

Bahlil juga menegaskan bahwa pembangunan fasilitas penyimpanan tersebut menjadi langkah penting agar cadangan energi nasional dapat ditingkatkan hingga mencapai tiga bulan. Terkait rencana pembangunan fasilitas penyimpanan tersebut, Bahlil mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi.

Baca Juga  Lindungi Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut, Gubernur Koster Terbitkan Pergub Nomor 24 Tahun 2020

“Kita rencana salah satu alternatif terbaiknya ada di wilayah Sumatra,” ungkapnya.

Bahlil juga menyinggung potensi dampak konflik global terhadap pasokan energi. Ia memastikan bahwa hingga saat ini pasokan energi nasional masih dalam kondisi aman.

“Kalau sampai dengan sekarang belum terganggu. Tapi ke depan kan pasti kalau perangnya lama pasti akan berdampak. Itu sudah pasti. Sampai dengan 1-2 bulan ke depan insyaallah kita masih clear. Insyaallah tidak ada masalah,” tuturnya.

Pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi guna mengantisipasi potensi gangguan pada jalur pasokan energi global. Salah satunya dengan melakukan diversifikasi sumber impor minyak mentah.

“Jadi kalau menyangkut LPG nggak ada masalah. Jadi relative clear lah. Kalau menyangkut BBM yang kita impor kan tinggal bensin. Dan itu kita belinya di Asia Tenggara, tidak ada di Middle East. Jadi relatif insya Allah clear,” pungkasnya.

Langkah penguatan cadangan energi dan pembangunan fasilitas penyimpanan baru tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama dibulan Ramadan dan jelang Hari Raya Idulfitri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tiga Lembaga Rating Beri Outlook Negatif, Muhammad Kholid Ingatkan Pemerintah Disiplin Lindungi Fiskal Negara

Published

on

By

surat utang Indonesia
Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Kholid. (Foto : Ist/Andri/dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Peringatan dari tiga lembaga pemeringkat internasional terhadap surat utang Indonesia dinilai sebagai sinyal penting bagi pemerintah untuk menjaga disiplin fiskal dan kredibilitas kebijakan ekonomi. Respons yang hati-hati dan terukur diperlukan agar pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap stabil di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Kholid mengingatkan pemerintah agar tidak menganggap ringan keputusan tiga lembaga rating global yakni Moody’s, Standard & Poor’s dan Fitch Ratings yang memberikan outlook negatif terhadap surat utang Indonesia. Menurutnya, sinyal tersebut harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk memastikan arah kebijakan fiskal tetap pruden dan disiplin.

“Peringatan dari tiga lembaga rating global tersebut tidak boleh dianggap sepele. Ini merupakan alarm serius agar pemerintah menjaga disiplin fiskal dan memastikan arah kebijakan ekonomi tetap kredibel,” ujar Kholid dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (5/3/2025).

Ia juga menegaskan bahwa tugas utama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa adalah memastikan disiplin fiskal tetap terjaga, terutama agar defisit anggaran tidak melampaui batas yang telah ditetapkan oleh undang-undang. “Pemerintah harus memastikan defisit APBN tidak melampaui batas maksimal 3 persen dari PDB sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Keuangan Negara. Batas ini adalah pagar penting untuk menjaga stabilitas fiskal dan kepercayaan pasar,” tegas Politisi Fraksi PKS itu.

Kholid juga mengingatkan bahwa tantangan fiskal ke depan akan semakin berat seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Pasalnya, konflik yang memanas antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat berpotensi memicu gejolak besar di pasar energi dunia. “Perang Iran versus Israel-AS berpotensi mendorong kenaikan harga minyak internasional, yang pada akhirnya dapat memberikan tekanan tambahan terhadap APBN kita,” jelasnya.

Baca Juga  Lindungi Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut, Gubernur Koster Terbitkan Pergub Nomor 24 Tahun 2020

Sebab itu, menurut Kholid, pemerintah harus mewaspadai dua risiko utama yang dapat berdampak langsung pada kondisi fiskal nasional, yaitu pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan kenaikan harga minyak dunia yang terjadi bersamaan. “Pelemahan rupiah akan meningkatkan beban pembayaran utang dan biaya impor energi. Di sisi lain, kenaikan harga minyak dapat memperbesar beban subsidi dan kompensasi energi dalam APBN. Karena itu semuanya harus dihitung secara sangat cermat,” ujar legislator dapil Jawa Barat VI tersebut.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa gejolak energi global dapat menimbulkan tekanan inflasi, terutama pada sektor energi dan pangan yang sangat sensitif terhadap perubahan harga komoditas dunia. “Ancaman kenaikan inflasi energi dan pangan juga harus diantisipasi dengan serius. Gejolak harga minyak biasanya akan merambat pada biaya transportasi, distribusi, hingga harga bahan pokok,” kata Kholid.

Dalam keterangan resminya, Ia menegaskan bahwa dalam situasi global yang semakin tidak menentu, kebijakan fiskal harus bersifat adaptif, responsif, dan berbasis kehati-hatian. “Kebijakan fiskal perlu terus beradaptasi dengan dinamika global. Jika diperlukan, pemerintah harus berani melakukan perbaikan atau koreksi kebijakan untuk mengantisipasi gejolak eksternal tersebut,” ujarnya.

Baginya, langkah antisipatif sangat penting untuk memastikan kesinambungan fiskal tetap terjaga, sekaligus mempertahankan kepercayaan investor terhadap pengelolaan keuangan negara.

“Kepercayaan pasar adalah modal utama stabilitas ekonomi. Karena itu pemerintah harus memastikan kebijakan fiskal tetap pruden, disiplin, dan kredibel, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik global saat ini,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Junjung Tinggi Toleransi, Pemkab Gianyar Gelar Buka Puasa Bersama

Published

on

By

buka puasa bersama di gianyar
BUKA PUASA: Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun saat menghadiri buka puasa bersama di Taman Maheswara, halaman belakang Kantor Bupati Gianyar, Rabu (4/3). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar buka puasa bersama di Taman Maheswara, halaman belakang Kantor Bupati Gianyar, Rabu (4/3). Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Gianyar, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kabupaten Klungkung dan Bangli, Forkopimda Kabupaten Gianyar, Pengadilan Negeri Gianyar, Danyon Zipur 18 YKR,  FKUB Gianyar, MUI Gianyar, Dewan Masjid Indonesia Gianyar, Baznas Gianyar, para anggota DPRD Kabupaten Gianyar, Kepala OPD Kabupaten Gianyar, serta perwakilan umat Muslim di Kabupaten Gianyar.

Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menyampaikan bahwa Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat Muslim, bulan yang penuh berkah, penuh ampunan, dan mengajarkan arti kesabaran, keikhlasan, kepedulian terhadap sesama.

“Acara Buka Puasa dan Safari Ramadhan seperti ini memiliki makna yang sangat penting. Selain sebagai momentum ibadah dan rasa syukur, juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Gianyar yang kita cintai,” ujarnya.

Lebih lanjut Wabup Agung Mayun mengungkapkan bahwa keberagaman adalah hal yang patut kita pertahankan, karena keharmonisan dan toleransi antarumat beragama dapat terjaga dengan baik. Hal tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan.

“Saya percaya, kekuatan terbesar Kabupaten Gianyar terletak pada persatuan dan gotong-royong masyarakatnya. Ketika kita mampu menjaga kebersamaan, saling mendukung, dan bekerja sama, maka berbagai tantangan pembangunan dapat kita hadapi dengan lebih baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Agung Mayun juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya mewujudkan masyarakat Gianyar yang aman, maju, inklusif, berdaya saing, berbudaya dan berkelanjutan.

Baca Juga  FKUB Bali Terima 25 Ribu Masker dari BTID, Bersinergi Percepat Penanggulangan Covid-19

“Kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Gianyar, saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga ibadah yang dijalankan senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, dan keberkahan, serta kita semua dapat dipertemukan kembali dengan hari kemenangan dalam keadaan penuh kebahagiaan,” tutupnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali I Gusti Made Sunartha menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan pengendalian diri. Ia juga menekankan bahwa perayaan hari raya yang waktunya berdekatan dengan Imlek dan Nyepi mencerminkan keberagaman serta kerukunan umat beragama di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, turut dibagikan bantuan sembako kepada umat Muslim yang kurang mampu sebagai bentuk kepedulian dan dukungan sosial di bulan suci Ramadhan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca