Sunday, 14 April 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tes SKD CPNS Bali 86% Lulus, Dewa Indra Ingatkan yang Boleh Ikut SKB Cuma 3 Kali Jumlah Formasi

BALIILU Tayang

:

de
SEKDA DEWA INDRA: Pastikan perangkingan yang ikut tes SKB yang dilakukan Panselnas transparan

Denpasar, baliilu.com –  Tes pertama Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Bali yang dimulai per Selasa 28 Januari 2020 hingga berakhir Senin 3 Februari 2020, kurang lebih sebanyak 86% lulus, atau hasilnya di atas passing grade atau di atas ambang batas.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali Ketut Lihadnyana kepada awak media di hari terakhir pelaksanaan tes pertama SKD CPNS untuk Provinsi Bali di Gedung BPSDM Provinsi Bali, Senin (3/2-2020) sore.

Setelah tes untuk Provinsi Bali berakhir, Dewa Indra mengatakan tes akan dilanjutkan besok untuk Pemkot Denpasar dan seterusnya sampai terakhir. Untuk Provinsi Bali dari total jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 36.193 orang, hanya 12.376 yang mengikuti tes dan sebanyak 1044 orang tidak hadir.  

‘’Selanjutnya supaya tidak simpang siur, saya tegaskan persyaratan untuk mengikuti tes tahap kedua yaitu seleksi kompetensi bidang (SKB), persyaratannya lulus passing grade. Nilainya harus di atas passing grade,’’ terang Dewa Indra.

Tetapi, Dewa Indra menegaskan, itu tidak cukup. Karena yang boleh mengikuti SKB adalah 3 kali jumlah formasi. Jumlah formasi untuk Bali adalah 676, berarti yang boleh mengikuti SKB sebanyak 676 dikalikan 3 atau total 2028 orang. ‘’Jadi yang lulus SKD ini kan jumlahnya banyak. Nanti akan dirangking lagi oleh panitia seleksi nasional untuk mencari nilai terbesar dalam jumlah 3 kali formasi,’’ tegasnya.

Dikatakan lebih lanjut, perangkingan dilakukan  sangat terbuka dan bisa dilihat oleh siapa pun. Kalau ada yang merasa harusnya posisinya lebih tinggi ditaruh di bawah silakan komplin. Karena ini terbuka semua, bisa dilihat di komputer langsung. ‘’Bagi para peserta perlu saya informasikan bahwa meskipun sudah lulus passing grade tidak berarti secara otomatis bisa mengikuti seleksi kompetensi bidang tahap kedua. Melainkan akan dirangking lebih dahulu oleh panselnas,’’ ungkapnya.

Baca Juga  Dewa Indra: Laboratorium RS PTN Unud Siap 95%, Lab Univ Warmadewa Menyusul

Lanjut, untuk perangkingan ada parameternya. Pertama akan dilihat nilai secara keseluruhan. Kemudian ada tiga bidang tes yakni tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU) dan tes karakteristik pribadi (TKP). ‘’Semuanya transparan. Tidak ada yang ditutupi karena setiap orang bisa melihat parameternya, susunan rangkingnya dan bisa menggugat,’’ ujar Dewa Indra.

Meskipun seluruh peserta sudah menyelesaikan tes dan sudah mengetahui nilainya, tetapi proses perangkingan akan diumumkan 22 Maret dan selanjutnya tes SKB akan dilaksanakan 31 Maret. ‘’Ini semua yang memutuskan bukan kami panitia di daerah tetapi panselnas. Meskipun panselnas, dijamin semuanya transparan,’’ katanya.

Menyinggung passing grade yang sampai lulus 86 persen, Dewa Indra menilai hal yang baik. ‘’Kami sudah mengangkat persyaratannya. IPK kalau dulu 2,75 boleh sekarang sudah dinaikkan 3 minimum. Sudah naik tapi pelamarnya cukup banyak dan ternyata yang lulus passing grade tembus 86 persen. Secara umum kita boleh mengatakan kualitas SDM yang mengikuti seleksi ini cukup baik. Itu gambaran umumnya. Kalau ini kita tarik ke belakang bahwa kualitas tamatan perguruan tinggi cukup baik,’’ ujarnya.

Ia juga memaparkan, sampai tes terakhir tidak ada peserta yang mencurigakan. ‘’Astungkara tidak ada. Kita sudah membuat SOP yang sedemikian ketat clearen administrasi, clearen wajah. Kalau persoalan di dalam ruangan tidak bisa diapa-apain. Komputer tidak bisa diaktifkan sebelum passwordnya diberikan. Tidak bisa tanya kanan kiri atau muka belakang karena berbeda formasi soalnya,’’ tegasnya seraya menambahkan termasuk juga tidak boleh memakai giwang, anting dll karena bisa diduga dipasangi alat-alat perekam.

Begitu juga soal jimat, Dewa Indra menekankan jimat itu tidak akan mempan. Bagaimana jimat membantu menjawab kalau di dalam memorinya tidak tersimpan jawaban. Tapi kalau jimat diyakini bisa membuat dirinya lebih PD ya silakan.

Baca Juga  Jaya Negara Apresiasi Pembangunan Gedung MDA Denpasar, Realisasi Komitmen Besar dalam Bidang Adat dan Kebudayaan Bali

Yang tidak kalah penting, Dewa Indra mengimbau kepada masyarakat baik pelamar maupun orangtua untuk tidak mempercayai siapa pun  yang mengaku bisa menolong. ‘’Tidak usah percaya kalau dia menyatakan dirinya dekat dengan pejabat Pemerintah Provinsi Bali bakal bisa menolong. Tidak juga bisa dipercaya kalau menggunakan uang bisa menolong. Sama sekali tidak bisa. Jadi mohon imbauan saya sebagai ketua pansel kepada seluruh peserta dan orangtuanya untuk tidak mempercayai ada orang yang bisa menolong dengan menggunakan apapun, kedekatan, uang atau menggunakan yang lain. Pasti tidak bisa karena yang bisa menolong hanya nilai dan itupun sudah sangat transparan. Jika nanti dengan imbauan ini masih ada yang juga terkena saya boleh mengatakan merekalah orang-orang yang kurang mendapat informasi dengan baik,’’ pungkasnya. (*/balu1)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ciptakan Tertib Administrasi Kependudukan, Tim Gabungan Kelurahan Penatih Gelar Pendataan Penduduk Non Permanen

Published

on

By

pendataan penduduk penatih
PENDATAAN: Tim Gabungan dari Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur saat menggelar pendataan penduduk non permanen di Lingkungan Tembau Kaja Kelurahan Penatih pada Jumat (12/4) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Tim Gabungan dari Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur menggelar pendataan penduduk non permanen. Pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka menciptakan tertib administrasi kependudukan yang juga melibatkan Tim Gabungan dari Linmas, Polsek Denpasar Timur, dan Pecalang yang berlangsung di Lingkungan Tembau Kaja Kelurahan Penatih pada Jumat (12/4) malam.

Kepala Kelurahan Penatih I Wayan Murda, S.Ag mengatakan, dalam kegiatan yang menjadi titik fokus pelaksanaan sidak adalah rumah kontrakan dan kos-kosan. Tercatat sebanyak 24 orang dari Nusa Tenggara Timur (NTT) tinggal di Lingkungan Tembau Kaja.

“Mereka telah terdata dan memiliki Surat Keterangan Penduduk Non Permanen, meskipun demikian kami tetap memberikan sosialisasi agar mentaati aturan yang berlaku,” ungkap Murda.

Pendataan akan dilaksanakan secara bertahap di satu lokasi, dan selanjutnya akan rutin dilakukan, dengan harapan setiap penduduk non permanen agar tertib melaporkan kepada kelian setempat, sehingga tercipta tertib administrasi serta keamanan bersama.

Dengan dilaksanakan pendataan ini, Mudra berharap kedepan di wilayah Kelurahan Penatih khususnya dan Denpasar pada umumnya semakin kondusif dan tertib administrasi kependudukan.

Sementara itu, Maria, salah satu warga yang terdata mengaku tak keberatan dengan langkah yang dilakukan instansi terkait.

Menurutnya sidak ini langkah yang tepat guna menciptakan tertib administrasi penduduk non permanen karena dapat bermanfaat juga dalam mencegah gangguan kamtibmas di lingkungan Tembau Kaja. “Diharapkan kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan,” harapnya. (gs/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Jaya Negara Apresiasi Pembangunan Gedung MDA Denpasar, Realisasi Komitmen Besar dalam Bidang Adat dan Kebudayaan Bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Buka Festival Beraban 2024 “Saguna Prawerthi”

Harapkan Jadi Langkah Pelestarian Seni Budaya Kalangan Muda

Published

on

By

festival beraban 2024
HADIRI FESTIVAL: Walikota Jaya Negara saat menghadiri Festival Beraban tahun 2024 yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Nusakambangan, Banjar Beraban, Desa Dauh Puri Kauh pada Sabtu (13/4). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi membuka Festival Beraban tahun 2024 bertema “Saguna Prawerthi”, yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Nusakambangan, Banjar Beraban, Desa Dauh Puri Kauh, Sabtu (13/4). Festival tersebut bertabur sederet acara kesenian dan Jaya Negara berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah penting dalam melestarikan seni dan budaya di kalangan anak muda Kota Denpasar.

Selain Walikota Jaya Negara, tampak hadir pada kesempatan itu, Anggota DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, pemilik Krisna Oleh Oleh, Gusti Ngurah Anom atau Ajik Krisna, Senator DPD RI Terpilih Periode 2024-2029 Arya Wedakarna, serta Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara.

Dalam kesempatan itu, Jaya Negara juga menyampaikan, Pemkot Denpasar sangat mendukung ajang kreatifitas anak muda yang dikemas dalam bentuk festival berbalur kesenian seperti ini.

“Pemkot Denpasar sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kreatifitas anak-anak muda Banjar Beraban dalam menyelenggarakan Festival Beraban Tahun 2024 ini. Hal ini tentu merupakan langkah pelestarian budaya yang terus harus didukung,” ujarnya.

Ketua Panitia Festival Beraban, Yoga Diputra menjelaskan, kegiatan ini sendiri diawaki oleh Sekaa Truna (ST) Dharmaputra. Beberapa artis kondang Bali, lanjutnya, seperti Bagus Wirata, dan Lintang Band turut meramaikan puncak festival ini.

“Festival Beraban merupakan wahana untuk menyatukan pemuda dan krama banjar, serta memberikan dampak positif bagi para pemuda Banjar Beraban, serta pemuda Kota Denpasar secara umum,” ujarnya.

Puncak Festival Beraban sendiri menurut Yoga akan berlangsung pada 13 dan 14 April 2024. Beragam kegiatan dan perlombaan juga diselenggarakan serangkaian acara ini.  Antara lain lomba ogoh-ogoh, pertandingan tenis meja, lomba gayor mini, kontes layangan, dan Lomba Baleganjur Bebarongan.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Minta Guru PAUD dan TK Mendidik Karakter dan Budi Pekerti Usia Dini

Khusus pada pelaksanaan Lomba Ogoh-Ogoh Mini, kata Yoga, seluruh peserta akan bersaing untuk memperebutkan piala bergilir Walikota Denpasar sebagai upaya untuk meningkatkan semangat peserta dalam berlomba.

“Kami berharap semangat penyelenggaraan festival ini nantinya akan dapat menular pada rekan rekan ST banjar lainnya. Sehingga, upaya pelestarian seni budaya dan kreatifitas anak-anak muda tetap terjaga,” tutupnya. (gs/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Libur Lebaran, Polda Bali Amankan Kawasan Pantai Kuta

Published

on

By

polda bali
PENGAMANAN: Personel Pamwisata (Tourism Police) Polda Bali saat melaksanakan pengamanan di kawasan obyek wisata Pantai Kuta. (Foto: Hms Polda Bali)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka upaya pengamanan obyek vital khususnya destinasi pariwisata saat libur lebaran, personel Polda Bali yang terlibat dalam Ops Ketupat Agung-2024 melaksanakan pengamanan pada kawasan obyek wisata Pantai Kuta.

Keberadaan personel Pamwisata (Tourism Police) di Pantai Kuta sejalan dengan program Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri tentang penguatan fungsi polisi pariwisata guna memberikan pelayanan yang terbaik untuk wisatawan domestik maupun internasional yang berlibur di Pulau Dewata.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H. menjelaskan, ada 10 personel yang ditugaskan tiap harinya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan di Pantai Kuta.

“Kegiatan ini merupakan upaya Polda Bali dan jajaran untuk menjamin dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya wisatawan yang liburan di Pulau Dewata saat libur hari raya lebaran 1445 H,” kata Kabid Humas pada Jumat (12/4/2024).

“Personel Polisi Pamwisata ini juga mempunyai tugas untuk penegakan hukum, hanya saja mereka dibekali kemampuan bahasa asing,” sambungnya. (gs/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Soal Kerumunan di Kampung Jawa, Gubernur Koster: Hormati Proses Hukum yang Berlangsung
Lanjutkan Membaca