Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Totalitas Pengabdian, Adi-Parwa Siap Lanjutkan Program Giri Prasta

BALIILU Tayang

:

putu parwata
Ketua DPRD Badung Putu Parwata. (Foto: dok baliilu)

Badung, baliilu.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) diberikan semua kadernya untuk melakukan kerja nyata dan mempromosikan dirinya di masyarakat. Dengan demikian, masyarakat akan bisa melihat kinerja dari kader-kader Partai PDI Perjuangan. Salah satunya pasangan Adi-Parwa atau Wayan Adi Arnawa dan Putu Parwata.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata, saat diwawancarai awak media di rumahnya, Jalan Panji, Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin, 10 Juni 2024.

“Kader-kader yang lain juga diberikan kesempatan yang sama, seperti Bagus Alit Sucipta, Anom Gumanti, Satria, Alit Yandinata,” ucap Putu Parwata.

Sesuai data yang masuk dan sudah memberikan pendaftaran administratif, yang harus dipenuhi oleh Calon Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung. “Calonnya, Pak Bupati Badung itu ada dari ASN, yaitu pak Adi Arnawa, kemudian ada Bagus Sucipta, Anom Gumanti. Namun, ada yang tidak menyetorkan sebagai Calon Bupati Badung adalah Made Sudiarsa,” tegasnya.

Kemudian, untuk posisi Wakil Bupati Badung, Putu Parwata mengakui sudah melakukan pendaftaran. “Selain itu, ada Alit Yandinata dan Nyoman Satria juga sudah melakukan pendaftaran. Untuk pak Sutama juga sudah untuk posisi Bupati Badung,” imbuhnya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk totalitas pengabdian di masyarakat, sekaligus ingin memberikan ruang yang lebih besar buat masyarakat, supaya semakin maju, baik sisi perekonomian, pendidikan dan kesehatan. “Kita totalitas bekerja. Apakah nanti ini menjadi satu kekuatan partai, nanti akan dilihat oleh DPP, lalu Ibu Mega akan memberikan rekomendasi,” bebernya.

Pada prinsipnya, Putu Parwata mengucap terima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan dukungan penuh kepada Adi-Parwa, sehingga dukungannya semakin kuat dan dicintai serta disegani sebagai bentuk bagian dari masyarakat.

Baca Juga  Japem Bupati Badung, Putu Parwata: Berikan Signal Pendapatan atau Belanja masih Bisa Naik

“Jadi, saya mengucapkan terima kasih. Namun yang penting buat saya, kembali kepada nassar dan komitmen untuk bekerja buat rakyat, masyarakat dalam segala hal,” ucapnya menegaskan.

Tak hanya itu, Putu Parwata juga menyebutkan totalitas sisa hidupnya dipakai untuk mengabdi kepada masyarakat. “Itu dimanapun. Toh pun di Wakil Bupati diizinkan dan diberikan peluang oleh Ibu Megawati, siap perintah. Kalau toh pun ditugaskan di tempat yang lain juga siap. Pada prinsipnya, saya sebagai kader PDI Perjuangan siap untuk melakukan  pengabdian totalitas,” tegasnya.

Soal penantang dari kubu sebelah, yang telah mengumumkan bakal Calon Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung disebutkan, bahwa mereka juga punya hak yang sama, sesuai dengan Undang-Undang untuk ikut serta dalam konstelasi Pilkada nanti.

“Silakan saja. Kita khan masing-masing punya strategi sendiri-sendiri, tapi saya yakin dengan pengabdian daripada kami di PDI Perjuangan ini, PDI Perjuangan tetap akan dicintai oleh masyarakat Badung, karena pengabdiannya dan hasil kerja yang sudah bisa kita lihat,” tambahnya.

Meski sejumlah pembangunan harus  diperbaiki, pihaknya dari PDI Perjuangan siap meneruskan dan melanjutkan secara berkelanjutan program Bupati Giri Prasta, demi meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan, keadilan serta selalu ada bersama-sama dengan masyarakat.

Untuk diketahui, Wayan Adi Arnawa merupakan seorang ASN sebagai Sekda Badung, yang kemudian mendaftar sebagai Bacalon Bupati Badung, karena setiap orang juga mempunyai hak masing-masing yang sama, untuk mempromosikan dirinya. “Tentu pak Adi Arnawa sebagai Bacalon di PDI Perjuangan juga tidak ada yang melarang untuk men-endorse dirinya, tapi itu diluar jam kerja yang ditentukan,” ungkapnya.

Jika mereka melakukan tugasnya sehari-hari sebagai ASN, lanjutnya hal tersebut memang merupakan tugas di Pemerintah Kabupaten Badung sebagai Sekda Badung atau mewakili Bupati Badung atau Wakil Bupati Badung, untuk menghadiri acara-acara resmi tentang kegiatan Pemerintah. “Tapi, jika mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang  lain, nah itu juga hak mereka. Tidak ada yang melarang itu, kecuali kampanye. Ini khan belum masa kampanye, boleh aja dia,” kata Putu Parwata.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Fasilitasi Pengabdian Masyarakat Gerakan Pramuka Gudep Badung

Dipaparkan pula, bahwa dia bekerja menunjukkan dirinya dekat dengan masyarakat serta bekerja dengan masyarakat. “Lalu, dia menghadiri acara-acara kedinasan, itu tidak masalah. Saya kira itu belum, mereka itu melakukan tugas yang memang menjadi mandat daripada kedinasan. Saya kira itu tidak ada masalah,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Fasilitasi Pengabdian Masyarakat Gerakan Pramuka Gudep Badung
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Sambut Baik Partisipasi BPR MBM Bantu UMKM Badung

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  DPRD Badung Apresiasi Pemerintah Rancang KUA-PPAS 2025 Sebesar Rp 10,5 Triliun

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca