Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 (1/5) Positif Nambah 13 Orang, 126 Hasil Uji Swab Warga Serokadan Negatif

BALIILU Tayang

:

de
KETUA HARIAN GUGUS TUGAS COVID-19 BALI DEWA MADE INDRA

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali, melalui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dewa Made Indra menyampaikan update Covid-19 sampai Jumat (1/5-2020) ini ada penambahan 13 orang kasus positif Covid-19 (WNI), terdiri dari 4 orang PMI dan 9 orang transmisi lokal. Sehingga, jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 mencapai 235 orang. Mereka terdiri dari 8 WNA dan 227 WNI.

Menurut dimana mereka terinfeksi, imported case sebanyak 141 orang atau 63,40%. Sedangkan yang terinfeksi dari daerah terjangkit sebanyak 20 orang atau 8,51%. Yang terinfeksi melalui transmisi lokal sebanyak 66 orang atau 28,08%.

Jumlah pasien yang telah sembuh sejumlah 121 orang atau bertambah 8 orang WNI, terdiri dari 7 orang PMI dan 1 orang non-PMI. Jumlah pasien yang meninggal sejumlah 4 orang. Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 114 orang yang berada di 11 rumah sakit, dan di karantina di Bapelkesmas.

Dewa Indra dalam video conference di Kantor Kominfos Provinsi Bali Renon Denpasar, Jumat (1/5-2020), menyatakan jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 66 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

Dewa Indra juga menyampaikan perkembangan terakhir kasus Covid-19 di Banjar Serokadan, Desa Abuan Bangli. Dikatakan, telah dilaksanaan rapid test di Banjar Serokadan Desa Abuan Bangli sejak Kamis (30/4) berawal adanya kasus transmisi local di Banjar Serokadan yang terkonfirmasi positif dalam jumlah yang cukup banyak, 8 orang. ‘’Kemudian saya berkoordinasi langsung atas perintah Bpk Gubernur, berkomunikasi dengan Bupati Bangli untuk melakukan rapid test dan pengambilan spesimen swab,’’ ujar Dewa Indra.

Baca Juga  118 Orang Jalani Rapid Test di Desa Pemecutan Kelod,7 Reaktif Langsung Diisolasi Mandiri

Gugus Tugas Provinsi dan Kabupaten Bangli hadir ke Desa Abuan untuk melakukan rapid test dan pengambilan swab. Untuk yang kemarin telah dilakukan sebanyak 1.210 orang. Dari 1.210 orang hasilnya reaktif atau positif rapid 443 orang.

‘’Dari 443 orang yang reaktif atau positif menurut hasil rapid, dilanjutkan pengambilan spesimen swabnya untuk diuji di laboratorium. Dari 443 itu, telah diambil swabnya 126 orang. Kemudian tadi pagi dilakukan uji lab di Labkes RSUP Sanglah menggunakan metode PCR dan tadi sore hasilnya keluar, astungkara negatif,’’ ujar Dewa Indra.

Dikatakan, hasil ini telah disampaikan kepada Bupati Bangli, melaporkan kepada gubernur selanjutnya tadi pagi dilakukan rapid test lanjutan, sebanyak 669 warga Abuan. Dari 669 orang terdapat reaktif atau positif rapid sebanyak 4 orang. Kemudian dilakukan swab yang akan diuji besok di lab. Tim Gugus Tugas Bali juga kembali mengambil swab sebanyak 183 spesimen. Besok diupayakan bisa diuji di lab meskipun tidak semuanya karena kapasitas lab tidak bisa dalam satu hari menguji sedemikian banyak tentu dilakukan bertahap. ‘’Mudah-mudahan hasilnya negatif,’’ ujar Dewa Indra berharap.

Terkait isolasi yang diberlakukan di Desa Abuan, dibuka dapur umum untuk memenuhi logistik masyarakat yang dikarantina mandiri di Br. Serokadan. Disiapkan di SMP 2 Susut, Br. Abuan oleh Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali yang melibatkan Alkap dan Personil dari Bekangdam dibantu personil Polres Bangli dan Kodim 1626 Bangli.

Hal yang sama di Desa Padangkerta Karangasem. Ada transmisi local sebanyak 4 orang, maka juga dikomunikasikan dengan wakil bupati Karangasem dan juga pejabat sekda Karangasem untuk melakukan rapid test di Banjar Kaleran Desa Padangkerta Karangasem. Telah dilakukan rapid test sebanyak 181 orang kedapatan reaktif 12 orang. Dari 12 orang ini kebetulan anak balita berusia 4 tahun. Swabnya sudah diambil dan hasilnya negatif, sementara 11 orang lagi belum keluar. Tapi 11 orang ini sudah berada di tempat karantina dikelola Pemprov Bali.

Baca Juga  Dari Webinar, Wabup Suiasa Paparkan Percepatan Transformasi Digital di Badung

Kabupaten Karangasem juga melakukan kebijakan berupa isolasi terhadap Banjar Kaleran, mulai Kamis sore. Oleh karena itu, kebutuhan sembakonya dipenuhi Gugus Tugas Kabupaten Karangasem.

Dewa Indra juga menginformasikan Gubernur Bali telah menetapkan keputusan Gubernur untuk memperpanjang status tanggap darurat penanganan Covid-19, dengan Keputusan Gubernur 303/04. G/HK/2020, masa tanggap darurat diperpanjanag dari 30 April sampai 30 Mei.

Penetapan masa tanggap darurat ini akan mengikuti realitas di lapangan karena perpanjangan masa tanggap darurat ini dapat diperpanjang atau juga dapat diperpendek sesuai situasi lapangan yang dihadapi.

Terkait Surat Gubernur Bali Nomor 511/3222/Dishub, tentang Pengendalian Pintu Masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2020, pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriyah mulai berlaku dari tanggal 1 Mei 2020.

Yang boleh melakukan perjalanan dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan logistik penanganan Covid-19. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mengimbau masyarakat Bali untuk menaati peraturan tersebut dengan penuh disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Berkaitan kebijakan ini pula melalui Gugus Tugas dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri dan pemerintah  pusat di daerah bersama-sama menegakkan peraturan Menteri Perhubungan tersebut dengan melakukan upaya penebalan penjagaan di pintu-pintu masuk  Pulau Bali yaitu di Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Benoa dan Pelabuhan Padangbai. Kalau masyarakat akan melintasi jalur-jalur ini maka  pada pintu masuk akan dijaga petugas.

Untuk itu dimohon pengertian masyarakat untuk mematuhi peraturan dan lebih baik tetap di tempat. Masyarakat Bali yang akan mudik lebih baik mempertimbangkannya. Pengetatan ini tidak hanya dilakukan Pemprov Bali namun juga pemerintah daerah lain juga melakukan hal yang sama. Untuk itu sebaiknya tidak mudik tetap di tempat. Begitu pula krama Bali yang ada di luar daerah khususnya di daerah yang melakukan PSBB atau daerah zona merah dimohon agar tetap di tempat jangan dulu pulang ke Bali. Kepulangan krama Bali bisa berdampak negatif pada anda, keluarga dan masyarakat Bali, karena kita tidak tahu jika kita terinfeksi atau tidak sampai dilakukan tes. Untuk itu masyarakat Bali diminta tetap tinggal di tempat dulu kecuali ada hal yang sangat penting atau mendesak. (*/gs)

Baca Juga  Update Covid-19 (4/6) Positif Nambah 20 Orang, Sembuh 15 Orang, Dewa Indra: Kurangi Risiko Corona, Utamakan Prosedur Kesehatan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tanggap Darurat Insiden KMP Virgo Transport 8, Kemenhub Koordinasikan Operasi SAR dan Evakuasi Korban

Published

on

By

KMP Virgo Transport 8 Alami Listing di Masalembo
KECELAKAAN: Insiden kecelakaan kapal penumpang KMP Virgo Transport 8 yang mengalami listing (kemiringan) dan lost contact di perairan Laut Jawa. (Foto: Hms SAR)

Banjarmasin, baliilu.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin menyampaikan informasi awal terkait insiden kecelakaan kapal penumpang KMP Virgo Transport 8 yang mengalami listing (kemiringan) dan lost contact di perairan Laut Jawa.

Kapal Roro Penumpang KMP Virgo Transport 8 dengan bendera Indonesia berukuran 8.540 GT yang dinakhodai oleh Nakhoda Arief Yunianto serta dioperasikan oleh PT. Virgo Karya Shipping ini sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 LT dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin langsung melakukan langkah-langkah penanganan darurat. Salah satunya dengan mendirikan posko di Terminal Penumpang Bandarmasih Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Posko ini bertujuan untuk penanganan serta membangun koordinasi intensif dengan pihak terkait seperti Basarnas, BUP PT. Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Banjarmasin (VTS), Kepanduan PT. Pelindo III Banjarmasin, pihak keagenan kapal serta pihak keluarga.

Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, menjelaskan kronologi awal kejadian di mana kapal tersebut mengalami kondisi listing dan kehilangan kontak (lost contact) di sekitar perairan Masalembo (Laut Jawa) pada tanggal 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 LT. Berdasarkan data manifes, kapal membawa total 243 orang di atas kapal (30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, 1 anak-anak, serta 126 sopir dan kernet) beserta 89 unit muatan kendaraan.

“Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KMP Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi,” ujar Heri Purwanto.

Baca Juga  GM Toya Devasya DR. I Ketut Mardjana: Atasi Dampak Virus Corona, Manfaatkan Waktu Jeda untuk Berbenah

Sementara itu, upaya evakuasi dan penanggulangan di lapangan langsung dilaksanakan oleh unsur SAR gabungan bersama BASARNAS Banjarmasin, serta dibantu oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, yakni KM. Hai Da, MT. Mau Ha, dan TB. TCP. Selain itu, Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin turut mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk membantu proses evakuasi.

“Data sementara, sebanyak 107 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, 6 orang meninggal dunia, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung,” ungkapnya.

Terkait dugaan sementara penyebab kecelakaan baik dari faktor alam, faktor teknis, maupun faktor manusia serta dampak terhadap muatan, potensi pencemaran lingkungan, dan harta benda lainnya, pihak KSOP menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam tahap investigasi serta konfirmasi lanjutan.

“KSOP Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan insiden ini secara berkala dan akan menyampaikan pembaruan informasi resmi kepada masyarakat seiring dengan progress di lapangan,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bawa 243 Orang, Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Area Masalembo

Published

on

By

Infografis Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Masalembo
Infografis Kapal Virgo Transport 8. (Foto: SAR)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya memberangkatkan KN SAR 249 Permadi dan Helikopter HR-3601 dalam rangka mendukung pencarian kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak saat dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9).

Kapal Virgo Transport 8 dengan data penumpang 243 orang tersebut diketahui hilang kontak sekitar pukul 01.00 WIB setelah sebelumnya dilaporkan sedang menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan menuju Banjarmasin.

Kantor SAR Banjarmasin yang menerima informasi ini langsung memberangkatkan satu tim rescue menuju Dermaga SAR Basirih pada pukul 04.30 WITA untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju lokasi perkiraan posisi terakhir menggunakan KN SAR Laksmana 241, dengan estimasi waktu tempuh sekitar lima jam.

Guna mendukung upaya pencarian tersebut, Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M. memberangkatkan KN SAR 249 Permadi dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak pada Minggu (13/9) pukul 08.30 WIB untuk menuju area pencarian Kapal Virgo Transport 8.

“KN SAR 249 Permadi berangkat diawaki oleh 11 orang kru kapal dan membawa 4 orang rescuer Kantor SAR Surabaya juga 2 orang Polairud Polda Jatim” jelas Nanang.

Tidak hanya KN SAR 249 Permadi, Helikopter HR 3601 juga diberangkatkan dari Skuadron 400 Lanudal Juanda pada pukul 08.22 WIB untuk mendukung Kantor SAR Banjarmasin dalam pencarian Kapal Virgo Transport 8. Helikopter dengan lima kru dan 2 rescuer Kantor SAR Surabaya diperkirakan tiba di Banjarmasin sekitar pukul 10.31 WIB dan akan berkoordinasi dengan SAR Mission Coordinator (SMC) operasi SAR ini yakni I Putu Sudayana, S.E., M.A.P., Kepala Kantor SAR Banjarmasin.

Sementara itu, update KM Virgo Transport 8 pada Minggu, 13 September 2026 pukul 11.35 WIB,

Baca Juga  Update Covid-19 (30/7) di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 77 Orang, Persentasenya Capai 82,98%

Kapal KM Virgo Transport 8 (RORO) tersebut melakukan perjalanan rute Surabaya ke Banjarmasin yang berangkat Sabtu, 12 September 2026 pukul 10.13 WIB. Kemudian hilang kontak Minggu, 13 September 2026 pukul 02.00 WITA / 01.00 WIB.

Dari informasi SAR bahwa kapal terbalik karena dihantam cuaca buruk yang mengakibatkan kapal miring ekstrem, lalu terbalik. Posisi terakhir kapal: 4°31’51.82″S 114°02’06.88″E — ±80 mil laut dari Banjarmasin (area Masalembo). Total di atas kapal: 243 orang (penumpang + ABK).

Data terkini jumlah korban dan berhasil dievakuasi yakni selamat dievakuasi 115 orang, ditemukan meninggal dunia 1 orang, dan masih dalam pencarian ±127 orang. Masih diverifikasi/diproses 70 orang (data awal).

SAR menginformasikan bahwa angka masih berkembang karena pendataan belum final. Perbedaan angka berasal dari proses verifikasi yang masih berlangsung di lapangan.

Sedangkan kapal yang membantu evakuasi di antaranya TB TCP sebanyak 38 orang, TB Majuhan IX sebanyak 16 orang (15 selamat + 1 meninggal) dan MV Handa sebanyak 32 orang.

Tim SAR Gabungan yang dikerahkan yakni KN SAR Laksmana 241 (Banjarmasin), KN SAR 249 Permadi + helikopter (Surabaya), Helikopter Dauphin AS 365 N3+ dari Lanudal Juanda, dan Posko keluarga: Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya & Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin melalui SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana menyampaikan bahwa pencarian akan dilakukan secara optimal dengan melibatkan seluruh unsur terkait. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Buka Pangkung Karung Kite Festival III, Dorong Tabanan Jadi Titik Kumpul Komunitas

Published

on

By

Bupati Sanjaya Buka Pangkung Karung Kite Festival III
BUKA PKKF 2026: Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat membuka Pangkung Karung Kite Festival III Tahun 2026 di Area Subak Serongga, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan, Minggu (13/9). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mendukung pelestarian adat, budaya, dan kreativitas masyarakat kembali diwujudkan melalui kehadiran Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya sekaligus membuka Pangkung Karung Kite Festival III Tahun 2026 di Area Subak Serongga, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan, Minggu (13/9). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan permainan tradisional sekaligus mendorong aktivitas positif yang mampu menggerakkan masyarakat dan perekonomian lokal.

Pembukaan festival turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta anggota, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Kerambitan bersama unsur Forkopimcam, Perbekel Desa Pangkung Karung, Ketua Pelangi Tabanan, serta para peserta festival. Sejak pagi, Area Subak Serongga telah dipadati antusiasme masyarakat dan peserta yang datang untuk mengikuti maupun menyaksikan festival layang-layang yang telah memasuki penyelenggaraan tahun ketiga.

Tahun ini, sebanyak 920 peserta dari Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar, Jembrana, dan Kota Denpasar turut ambil bagian dalam perlombaan. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah tersebut menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat Bali terhadap permainan tradisional layang-layang, sekaligus memperlihatkan bahwa kegiatan budaya di tingkat desa mampu menjadi ruang berkumpul bagi berbagai komunitas.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, tokoh masyarakat, serta para pemekas di Desa Dinas dan Desa Adat Pangkung Karung yang telah konsisten menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, jumlah peserta yang hampir mencapai seribu orang menjadi bukti bahwa festival ini memiliki daya tarik yang kuat dan mampu menghadirkan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota ke Tabanan.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, para tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan Pangkung Karung Kite Festival ini. Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki daya tarik yang luar biasa. Ribuan masyarakat datang ke Desa Pangkung Karung, dan tentu ini menjadi kebanggaan bagi kita sebagai masyarakat Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya.

Baca Juga  Terjadi Banyak Modifikasi, Ny. Putri Koster Harapkan Pengusaha Tata Rias Ikut Pikul Tanggung Jawab Pelestarian

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan terus membuka ruang bagi berbagai komunitas untuk menjadikan Tabanan sebagai tempat berkumpul dan melaksanakan kegiatan positif. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan karakter masyarakat Tabanan yang terbuka dan ramah terhadap masyarakat dari berbagai daerah.

“Kami ingin Tabanan menjadi salah satu titik berkumpul bagi berbagai komunitas, baik komunitas layang-layang, mancing, otomotif, maupun komunitas lainnya. Silakan datang dan berkegiatan di Tabanan. Pemerintah bersama masyarakat Tabanan tentu sangat terbuka dan menyambut kehadiran masyarakat dari berbagai daerah. Inilah bagian dari keramahan dan semangat kebersamaan yang kita miliki,” ungkapnya.

Menurut Bupati Sanjaya, kegiatan yang mampu menghadirkan masyarakat dari berbagai daerah tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan. Lebih dari itu, festival layang-layang menjadi ruang untuk mempertahankan hobi, budaya, kearifan lokal, serta nilai gotong royong yang diwariskan secara turun-temurun.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mampu menghidupkan perekonomian masyarakat, terutama UMKM di sekitar lokasi. Membuat sebuah layang-layang hingga dapat diterbangkan tinggi membutuhkan proses yang panjang, kreativitas, kerja sama, dan gotong royong. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga,” jelasnya.

Bupati Sanjaya berharap Pangkung Karung Kite Festival dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun dan berkembang menjadi event yang mampu menarik lebih banyak pecinta layang-layang, bahkan hingga tingkat dunia. Ia juga mengapresiasi pemanfaatan hamparan persawahan sebagai lokasi kegiatan yang sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pangkung Karung Kite Festival III, I Wayan Arjawa, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, khususnya Bupati Sanjaya, terhadap pelestarian permainan tradisional layang-layang. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai wadah pelestarian permainan tradisional, mempererat tali silaturahmi antarwarga, serta menumbuhkan kreativitas dan sportivitas generasi muda.

Baca Juga  Update Covid-19 (30/7) di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 77 Orang, Persentasenya Capai 82,98%

Dalam festival ini, terdapat 17 kategori layangan yang dilombakan dengan penilaian secara objektif oleh dewan juri. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga menyiapkan dua piala bergilir Desa Pangkung Karung, piagam penghargaan bagi para juara, satu piala bagi pengirim peserta terbanyak, serta enam piala untuk masing-masing kategori dan penghargaan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca