Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 (23/6) Bali, Kasus Transmisi Lokal Nambah lagi 36, Dewa Indra: Tekan TL, Masyarakat harus Sadar dan Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

BALIILU Tayang

:

de

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, menyampaikan perkembangan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali, Selasa (23/6-2020) kembali terjadi penambahan kasus positif sebanyak 36 orang WNI yang seluruhnya karena transmisi lokal (TL). Dengan demikian jumlah kumulatif pasien positif sebanyak 1.116 orang.

Sementara jumlah pasien yang sembuh juga semakin bertambah. Hari ini pasien sembuh sebanyak 24 orang WNI. Terdiri dari 1 orang PMI dan 23 orang transmisi local. Sehingga jumlah pasien yang telah sembuh sebanyak 639 orang.

Jumlah pasien yang meninggal sebanyak 9 orang (terdiri dari 7 orang WNI dan 2 orang WNA). Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 468 orang yang berada di 11 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah dan BPK Pering. 

Sekda Bali Dewa Made Indra melalui siaran persnya Selasa (23/6) mengatakan jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara kumulatif sejumlah 771 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

Berdasarkan Surat Edaran Nomor: 270/GugasCovid19/VI/2020 tanggal 18 Juni 2020 tentang Evaluasi Screening PPLN dengan ini disampaikan beberapa penyesuaian pengaturan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) sebagai berikut : a) Seluruh PPLN akan tetap dilakukan swab test dengan PCR oleh Gugus Tugas Provinsi Bali, kecuali yang sudah memiliki Surat Keterangan Sehat (Klirens) dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nasional yang menyatakan sudah mengikuti test PCR dengan hasil negatif. b) Penanganan PPLN diatur melalui mekanisme sebagai berikut : 1. Gugus Tugas Provinsi Bali bertugas mengkoordinasikan keterlibatan pihak agen tenaga kerja dalam pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Anak Buah Kapal (ABK), antara lain untuk menyediakan akomodasi/penginapan selama waktu tunggu hasil swab test PCR. 2. PPLN yang tidak ada agennya, maka setelah dilakukan swab di provinsi mohon dijemput langsung oleh kabupaten/kota dan dikarantina sampai dengan keluarnya hasil swab test PCR. 3. PPLN yang sudah memiliki Surat Keterangan Sehat (Klirens) dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nasional yang menyatakan sudah mengikuti test PCR dengan hasil Negatif, setibanya di Bali mohon dijemput langsung oleh kabupaten/kota untuk selanjutnya dapat diserahkan ke Satgas Gotong-Royong Desa Adat masing-masing untuk melakukan karantina mandiri. 4. Untuk hasil swab test PCR positif tetap akan ditangani langsung oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali. 5. PPLN yang tidak memiliki KTP wilayah Bali namun dengan alasan khusus tinggal di Bali maka Gugus Tugas Provinsi Bali mengijinkan yang bersangkutan untuk melakukan karantina mandiri dengan syarat memiliki hasil swab test PCR negatif dan melengkapi Surat Pernyataan serta Surat Jaminan (diunduh dari http://cekdiri.baliprov.go.id).

Baca Juga  Update Covid-19 (10/8) di Bali, Total Pasien Sembuh Capai 3.308 Orang atau 86,66%

Berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Provinsi Bali Nomor : 281/GugasCovid19/VI/2020 tanggal 21 Juni 2020, Hal : Tim Penanganan Jenasah Covid-19 dengan meningkatnya kasus konfirmasi positif Covid-19 dan jumlah pasien yang dirawat, maka dipandang perlu melakukan peningkatan kesiapsiagaan terhadap penanganan jenasah. Terkait hal ini, disampaikan hal sebagai berikut : a). Seluruh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten/Kota se-Bali dimohon menyiapkan tim untuk menangani jenasah yang meninggal akibat Covid-19. b). Tim penanganan jenasah dimaksud dapat diatur dalam 2 (dua) tim yaitu tim pemulasaran jenasah dan tim evakuasi/pemakaman. c). Seluruh rumah sakit rujukan Covid-19, wajib membentuk tim pemulasaran jenasah. d). Tim evakuasi/pemakaman dibentuk dari unsur luar rumah sakit dengan tugas pokok antara lain: Membantu evakuasi ke instalasi penanganan/pemulasaran jenasah, mengkoordinasikan pihak-pihak yang terkait seperti keluarga korban, keamanan dan/atau tempat pemakaman atau crematorium, mengkoordinasikan mobil jenasah, membantu evakuasi dari kamar jenasah dan di tempat pemakaman, tim penanganan jenasah agar melibatkan TNI dan Polri.

Untuk itu dimohon pengertian masyarakat untuk mematuhi peraturan dan lebih baik tetap di tempat. Masyarakat Bali yang akan mudik lebih baik mempertimbangkannya. Pengetatan ini tidak hanya dilakukan Pemprov Bali namun juga pemerintah daerah lain juga melakukan hal yang sama. Untuk itu sebaiknya tidak mudik tetap di tempat. Begitu pula krama Bali yang ada di luar daerah khususnya di daerah yang melakukan PSBB atau daerah zona merah dimohon agar tetap di tempat jangan dulu pulang ke Bali. Kepulangan krama Bali bisa berdampak negatif pada anda, keluarga dan masyarakat Bali, karena kita tidak tahu jika  kita terinfeksi atau tidak sampai  dilakukan tes. Untuk itu masyarakat Bali diminta tetap tinggal di tempat dulu kecuali  ada hal yang sangat penting atau mendesak.

Baca Juga  Update Covid-19 Minggu (10/5) Positif Nambah 5 Sembuh 7, Dewa Indra: Semakin Disiplin Transmisi Lokal Bisa Dihentikan

Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin kita semua dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19 yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapa pun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19 sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain. (*/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Lepas Peserta Jambore Nasional 2026, Gus Bem: Banggalah Jadi Warga Gianyar

Published

on

By

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Gianyar Gus Bem melepas peserta Jambore Nasional 2026 di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar
LEPAS PESERTA JAMNAS: Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gianyar menggelar Pemberian Tanda Pramuka Penggalang Garuda sekaligus Pelepasan Peserta Jambore Nasional Tahun 2026 di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Sabtu (8/8). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gianyar menggelar Pemberian Tanda Pramuka Penggalang Garuda sekaligus Pelepasan Peserta Jambore Nasional Tahun 2026 di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Sabtu (8/8). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para Pramuka Penggalang yang berhasil mencapai predikat Penggalang Garuda sekaligus melepas peserta yang akan mewakili Kwarcab Gianyar dalam Jambore Nasional 2026.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama atau yang akrab disapa Gus Bem, menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang menerima Tanda Pramuka Penggalang Garuda. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang membutuhkan kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, serta dukungan dari para pembina dan orang tua.

“Atas nama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gianyar, saya mengucapkan selamat kepada adik-adik yang hari ini menerima Tanda Pramuka Penggalang Garuda. Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, serta bimbingan para Pembina dan dukungan penuh dari orang tua,” ujarnya.

Gus Bem berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi motivasi bagi para Pramuka Penggalang untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga sikap, serta menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Kepada peserta yang akan mengikuti Jambore Nasional 2026, Gus Bem berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana belajar, memperluas wawasan, membangun persahabatan, sekaligus membawa nama baik Kabupaten Gianyar.

“Kesempatan ini adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah untuk mewakili Gianyar. Tunjukkan semangat persaudaraan, disiplin, kemandirian, dan karakter Pramuka yang sejati. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana belajar, memperluas wawasan, menjalin persahabatan dengan Pramuka dari seluruh Indonesia, serta membawa nama baik Kabupaten Gianyar,” pesannya.

Baca Juga  Percepat Hasil Uji Swab-PCR, Gugus Tugas Covid-19 Bali Tambah Dua Laboratorium Lagi

Lebih lanjut, Gus Bem berpesan agar seluruh peserta mampu membawa nama besar Gianyar selama mengikuti Jambore Nasional. Ia meminta para peserta menunjukkan karakter sebagai generasi muda yang membanggakan serta menjunjung tinggi nilai kedisiplinan dan tanggung jawab.

“Di Jambore Nasional nanti, bawalah nama besar Gianyar. Jadilah anak-anak yang membanggakan dan tunjukkan bahwa kalian adalah generasi muda serta warga Gianyar yang memiliki karakter, disiplin, semangat, dan tanggung jawab,” lanjutnya.

Ia juga mengajak para peserta untuk melihat berbagai perkembangan pembangunan di Kabupaten Gianyar sebagai motivasi untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus. Menurutnya, pemerintah terus memberikan perhatian terhadap berbagai sektor yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kita patut bersyukur karena Gianyar terus bergerak. Pelayanan kesehatan terus kita hadirkan, termasuk kesehatan gratis bagi masyarakat. Infrastruktur kita juga terus menggeliat, dan pendidikan menjadi salah satu fokus pemerintah. Semua ini harus menjadi semangat bagi generasi muda untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus,” ungkapnya.

Gus Bem juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pembina, pelatih, orang tua, serta seluruh pihak yang telah berperan dalam proses pembinaan dan persiapan peserta. Menurutnya, keberhasilan para Pramuka Penggalang hingga mampu mencapai prestasi dan kesiapan mengikuti Jambore Nasional tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama seluruh pihak.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan Jambore Nasional dapat berjalan lancar dan aman, serta memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.

“Jadikan Jambore Nasional sebagai pengalaman berharga. Banggalah menjadi warga Gianyar, jaga nama baik daerah, dan kembalilah dengan membawa ilmu, pengalaman, dan semangat baru yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan Gianyar,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Khidmat, Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75 di Lapangan Puspem Badung

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kobarkan Jiwa 45, 19 Regu Gerak Jalan Buleleng Rebutkan Hadiah Rp 405 Juta

Published

on

By

Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. melepas peserta Lomba Gerak Jalan 45 Kilometer Tingkat Dewasa Putra di Lapangan Sepak Bola Desa Celukan Bawang.
LEPAS LOMBA: Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. saat melepas lomba Gerak Jalan 45 Kilometer Tingkat Dewasa Putra pada Sabtu (8/8/2026) malam. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali memicu semangat patriotisme generasi muda melalui pelepasan Lomba Gerak Jalan 45 Kilometer Tingkat Dewasa Putra pada Sabtu (8/8/2026) malam. Berlokasi di Lapangan Sepak Bola Desa Celukan Bawang, ajang bernilai sejarah tinggi ini resmi dibuka langsung oleh Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG.

Lomba yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Kegiatan yang didanai penuh oleh APBD Kabupaten Buleleng Tahun 2026 tersebut diikuti oleh 19 regu pilihan. Angka tersebut terbagi dalam dua kelompok kompetisi, yakni Kategori Pelajar sebanyak 14 regu dan Kategori Umum sebanyak 5 regu.

Dalam sambutannya, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menegaskan pentingnya memaknai kemerdekaan bukan sekadar agenda rutin tahunan. Ia mengingatkan seluruh hadirin bahwa kemerdekaan Indonesia diraih atas pengorbanan, doa, dan air mata para pahlawan bangsa.

“Peristiwa bersejarah yang diproklamasikan 81 tahun lalu hendaknya tidak sekadar menjadi seremonial biasa, melainkan momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme dan jiwa patriotisme di tengah masyarakat,” tegas Bupati Sutjidra di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Sutjidra menyoroti peran vital pemuda Buleleng sebagai tulang punggung masa depan daerah. Ia mengimbau generasi muda untuk menjadikan ketahanan fisik dan mental dalam ajang gerak jalan ini sebagai refleksi perjuangan dalam mengisi kemerdekaan melalui kedisiplinan dan proses belajar yang berkelanjutan.

“Kami mengajak seluruh pemuda untuk terus mengembangkan diri melalui proses belajar dan kedisiplinan yang dilandasi semangat Jiwa 45, serta menyatukan langkah untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera berlandaskan kearifan lokal Tri Hita Karana,” tutur Sutjidra.

Baca Juga  Update Covid-19 (17/9) di Bali, 6 Pasien Meninggal, Sembuh Bertambah 92 Orang

Guna memacu daya juang para peserta, Ketua Panitia Lomba Gerak Jalan 45 Km, Putu Ariadi Pribadi, S.STP, M.A.P., melaporkan bahwa panitia menyiapkan total hadiah bernilai fantastis. Total dana yang disiapkan mencapai ratusan juta rupiah untuk mengapresiasi keikutsertaan para peserta.

“Hadiah total yang diperebutkan dalam lomba gerak jalan 45 Km Tingkat Dewasa Putra tahun ini, termasuk dana pembinaan, adalah sebesar Rp 405.000.000 (empat ratus lima juta Rupiah),” ungkap Putu Ariadi Pribadi.

Seluruh regu akan menempuh rute menantang sepanjang 45 kilometer yang terbagi ke dalam tiga etape utama, dimulai dari Celukan Bawang, melintasi wilayah Seririt, Pantai Lovina, dan berakhir di titik finish Depan GOR Bhuwana Patra Singaraja. Sebelum melepas bendera start, Bupati Sutjidra berpesan agar seluruh peserta menjaga stamina dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas sepanjang rute perlombaan.

Peserta nomor dada 1 dari SMAN 1 Seririt berkesempatan memulai lomba gerak jalan 45 km dengan pengibasan bendera start oleh Bupati Buleleng kemudian peserta penutup nomor dada 19 dari Pasikian Yowana Kecamatan Kubutambahan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dorong Kreativitas Anak Muda Bali Melalui Kompetisi Mixology & Flair Bartender

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama para pemenang Kompetisi Mixology & Flair Bartender di Gedung Kertha Saba, Rumah Jabatan Gubernur Bali
FOTO BERSAMA: Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama para pemenang Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati HUT ke-68 Provinsi Bali yang digelar di Gedung Kertha Saba, Areal Rumah Jabatan Gubernur Bali pada Minggu (9/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Wayan Koster menaruh perhatian besar pada potensi generasi muda Bali yang memiliki bakat dan kemampuan meracik rasa koktail (mixology) yang didukung penguasaan teknik menghibur lewat aksi akrobatik melempar botol dan alat bar (flair bartending).

Guna mewadahi bakat dan mengasah kemampuan para calon bartender muda ini, Gubernur Bali menggelar Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati HUT ke-68 Provinsi Bali.

Lomba yang digelar di Gedung Kertha Saba, Areal Rumah Jabatan Gubernur Bali pada Minggu (9/8) melibatkan 23 calon bartender berbakat.

Di hadapan dewan juri dan tamu undangan yang hadir, mereka adu bakat dalam menyajikan koktail berbahan dasar arak yang dipadu dengan buah serta rempah khas Bali. Mereka juga tampil memukau memainkan botol dan alat peracik minuman.

Gubernur Koster dalam arahannya menyampaikan bahwa ini merupakan kegiatan spontan dan sederhana yang ia gagas pasca menerima audiensi Eka Darmawan dan Rico Ardiana, dua bartender Bali yang akan berlaga dalam kompetisi di Las Vegas Amerika dan Polandia.

“Saya tertarik karena ini keterampilan unik dan langka. Menurut saya ini adalah potensi besar, karena anak-anak kita dianugerahi keterampilan seperti itu. Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia punya ekosistem yang baik,” ujarnya.

Masih dalam arahannya, Gubernur menyinggung dampak positif keterampilan mixology bagi pemasaran arak Bali dan produk lokal lainnya yang terkait seperti buah-buahan dan rempah.

“Kita harus urus dan beri perhatian serius karena dapat memajukan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja baru,” sebutnya.

Ia berkeyakinan, didukung ekosistem sebagai daerah tujuan wisata dunia, Bali unggul dalam bidang bartender.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Serahkan Bantuan Sembako dan Masker ke Yayasan Pendidikan Dria Raba

“Ini peluang bagi anak-anak kita. Selain punya nilai tawar di hotel atau restoran, dengan kemampuan yang dimiliki, mereka juga bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Harus kita urus dari hulu hingga hilir,” urainya.

Guna meningkatkan nilai tawar para bartender, Gubernur Bali dua periode ini mengintruksikan OPD terkait menerbitkan sertifikat bagi mereka yang sudah mengikuti kompetisi. Juga memfasilitasi bantuan modal bagi mereka yang ingin membuka usaha. Lebih dari itu, ia berharap kejuaraan Mixology & Flair Bartender lebih sering dilaksanakan. Bahkan, ia mendorong kejuaraan tingkat nasional dan Bali bertindak sebagai tuan rumah.

Setelah melalui persaingan yang ketat dan penilaian dewan juri, Kadek Suniantara dengan racikan ‘Dewan Kemangi’ keluar sebagai juara dalam Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati HUT ke-68 Provinsi Bali. Pemuda yang akrab disapa Kadek Suni ini meracik arak Dewan dengan kemangi, jahe, sirup markisa dan lime, ditambah toping sprite. Selain unggul dalam rasa dan perpaduan bahan racikan, Kadek Suni juga memukau penonton dengan kemampuan akrobatik memainkan botol dan alat peracik minuman. Ia berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp. 15 juta dan peluang dikirim ke Polandia untuk mengikuti kejuaraan bartender. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca