Tuesday, 16 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 (29/5) di Bali, Kasus Positif Melonjak 23 Orang, Sembuh hanya 6 Orang

BALIILU Tayang

:

de

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali, melalui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali Dewa Made Indra menyampaikan perkembangan penanganan  Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali Jumat (29/5) terjadi lonjakan penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 23 orang WNI. Mereka terdiri dari 12 orang PMI dan 11 orang transmisi lokal. Sehingga jumlah kumulatif pasien positif 443 orang.

Sedangkan dari laporan pihak rumah sakit jumlah pasien sembuh bertambah 6 orang WNI, terdiri dari 1 orang PMI dan 5 orang transmisi lokal. Sehingga jumlah pasien yang telah sembuh mencapai 320 orang.

Jumlah pasien yang meninggal tetap 4 orang. Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 119 orang yang berada di 8 rumah sakit rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah dan BPK Pering. 

Dewa Indra yang juga selaku Sekda Bali menegaskan jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case. Sedangkan yang transmisi lokal secara kumulatif berjumlah 193 orang dan terus mengalami kenaikan. Hal ini juga berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau tidak melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti disiplin dalam penggunaan masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, jaga jarak fisik dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam upaya menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini. 

Terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Dewa Indra menegaskan yang boleh melakukan perjalanan dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan logistik penanganan Covid-19.  Berkaitan dengan hal ini, Gubernur Bali selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 11525 tahun 2020 tentang Persyaratan Administrasi Tambahan Bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Pada Pintu Masuk Wilayah Bali.

Baca Juga  Angka BPS Berperan Penting, Sekda Dewa Indra Berharap ke Depan Data Statistik makin Akurat

Dengan surat edaran ini semua pelaku perjalanan yang masuk Bali harus melampirkan persyaratan administrasi tambahan, yaitu Surat Keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR bagi yang lewat bandara atau Surat Keterangan hasil negatif Covid-19 dari uji rapid test bagi yang lewat pelabuhan penyeberangan/laut, Surat Pernyataan mengenai tujuan keberadaan selama di Bali dan Surat Pernyataan dari Pemberi Jaminan yang bertanggung jawab terhadap orang tersebut selama di Bali. Format Surat Pernyataan dapat diunduh di website https://cekdiri.baliprov.go.id

Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengimbau masyarakat Bali untuk menaati peraturan tersebut dengan penuh disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Berkaitan kebijakan ini pula melalui Gugus Tugas dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, TNI, Polri dan pemerintah pusat di daerah bersama-sama menegakkan peraturan tersebut dengan melakukan upaya penebalan penjagaan di pintu-pintu masuk Pulau Bali yaitu di Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk,  Pelabuhan Benoa dan Pelabuhan Padangbai. Jika masyarakat akan melintasi jalur-jalur ini maka pada pintu masuk akan dijaga petugas. 

Untuk itu dimohon pengertian masyarakat untuk mematuhi peraturan dan lebih baik tetap di tempat. Masyarakat Bali yang akan mudik lebih baik mempertimbangkannya. Pengetatan ini tidak hanya dilakukan Pemprov Bali namun juga pemerintah daerah lain juga melakukan hal yang sama. Untuk itu sebaiknya tidak mudik tetap di tempat.

Begitu pula krama Bali yang ada di luar daerah khususnya di daerah yang melakukan PSBB atau daerah zona merah dimohon agar tetap di tempat jangan dulu pulang ke Bali. Kepulangan krama Bali bisa berdampak negatif pada anda, keluarga dan masyarakat Bali, karena kita tidak tahu jika  kita terinfeksi atau tidak sampai  dilakukan tes. Untuk itu masyarakat Bali diminta tetap tinggal di tempat dulu kecuali  ada hal yang sangat penting atau mendesak.

Baca Juga  Gubernur Koster Tunjuk RS PTN Unud Jadi RS Khusus Covid-19

Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin kita semua dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19 yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapa pun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19 sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain. (*/gs)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jadi Narasumber Kuliah Tamu Poltekkes Kemenkes Denpasar

Wawali Arya Wibawa Rangkul Kolaborasi, Selesaikan Permasalahan Kesehatan

Published

on

By

kuliah tamu poltekkes denpasar
KULIAH TAMU: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat sebagai pembicara dalam kuliah tamu di Poltekkes Kemenkes Denpasar yang berlangsung di Auditorium Poltekkes Denpasar, Selasa (16/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didapuk sebagai pembicara dalam kuliah tamu bagi seluruh Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Denpasar yang berlangsung di Auditorium Poltekkes Denpasar, Selasa (16/7).

Kuliah tamu bertajuk ‘‘Dukungan dan Kebutuhan Pemerintah Kota Denpasar Dalam Peningkatan SDM Kesehatan dan Pendayagunaan Lulusan Poltekes Kemenkes Denpasar‘‘. Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Sri Rahayu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar, IB. Alit Adhi Merta, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Agung Candrawati serta undangan lainnya.

Dalam kuliah tamu tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa memaparkan, berbagai program inovasi  dan profil Kota Denpasar. Di antara pemaparan tersebut dijelaskan pentingnya pendidikan, dan kesehatan sebagai program utama dalam pembangunan di Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengajak mahasiswa untuk terus belajar, dan memperkaya pengalaman. Pihaknya juga mengajak mahasiswa untuk berkolaborasi dan bersama- sama menyeleseaikan permasalahan kesehatan di Kota Denpasar.

“Anak muda harus banyak pengalaman, dan dari situ akan bisa belajar banyak hal. Mari bersama berlajar dan terus belajar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Arya Wibawa juga berpesan agar semua mahasiswa Poltekkes Kemenkes Denpasar harus berkualitas, dan menjadi teladan bagi semua. “Membangun bangsa butuh SDM yang bagus. Di mana SDM unggul, maka kota dan negara akan maju. Tapi kalau tidak, akan dekat dengan kemiskinan,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Poltekkes Kemenkes Denpasar serta mahasiswa yang terus terjun langsung bersama pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Bali, dan Denpasar pada khususnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Tunjuk RS PTN Unud Jadi RS Khusus Covid-19

Sementara Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Sri Rahayu mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dukungan dan kebutuhan Pemerintah Kota Denpasar dalam peningkatan kualitas SDM Kesehatan. Di samping itu pendayagunaan lulusan Poltekkes Kemenkes Denpasar, sehingga dapat dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat.

“Poltekkes Kemenkes Denpasar selalu berupaya bersinergi dan berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Denpasar di dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan, mengelola tenaga kesehatan, serta berbagai kegiatan lainnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan piagam kepada Pemerintah Kota Denpasar dan juga kepada Poltekkes Kemenkes Denpasar sebagai salah satu patner di dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan di Kota Denpasar. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wujudkan Ketertiban dan Kenyamanan, Satpol PP Denpasar Tertibkan Pedagang Kaki Lima di Jalan Tukad Badung

Published

on

By

Satpol PP Denpasar
TERTIBKAN PKL: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar saat menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan badan Jalan Tukad Badung, Selasa (16/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan badan Jalan Tukad Badung, Selasa (16/7).

Penertiban ini melibatkan Kelurahan Renon beserta Tim Gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Regu Cakra Camat Denpasar Selatan, dan Regu Induk.

Kasatpol PP Kota Denpasar, AA Ngurah Bawa Nendra, menjelaskan bahwa dalam aksi ini, pihaknya menertibkan 8 pelanggar. Dari jumlah tersebut, 5 orang diberikan pembinaan sementara 3 orang lainnya mendapatkan Surat Peringatan (SP) karena sudah pernah melanggar sebelumnya.

“3 orang yang mendapatkan SP akan mengikuti Sidang Pidana Ringan atau Tipiring di Pengadilan Negeri Jumat 19 Juli mendatang,” ungkap Agung Nendra.

Bawa Nendra menegaskan bahwa berjualan di atas trotoar dan badan jalan merupakan melanggar Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Untuk itu pihaknya akan terus melakukan penertiban guna menciptakan kenyamanan dan keamanan di wilayah Kota Denpasar, khususnya bagi pejalan kaki.

“Kami terus berupaya menjaga ketertiban dan kenyamanan di Kota Denpasar. Kami berharap masyarakat dapat mematuhi aturan yang berlaku demi kebaikan bersama,” ujar Ngurah Bawa Nendra. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gubernur Koster Tunjuk RS PTN Unud Jadi RS Khusus Covid-19
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Jokowi dan PM Marape Bahas Kerja Sama Bilateral dan Kawasan Pasifik

Published

on

By

presiden jokowi
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini James Marape memberikan keterangan pers bersama di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 16 Juli 2024. (Foto: BPMI Setpres/Vico)

Bogor, baliilu.com – Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini (PNG) James Marape membahas berbagai isu penting terkait kerja sama bilateral dan Kawasan Pasifik. Dalam pertemuan yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 15 Juli 2024, Presiden Jokowi menekankan pentingnya memperkuat kerja sama antara Indonesia dan PNG antara lain dalam bidang pertahanan, energi, hingga perdagangan.

“Berlakunya perjanjian kerja sama pertahanan sangat penting untuk memperkuat keamanan kedua negara. Indonesia juga menyambut baik pelaksanaan joint business forum yang kedua dan penandatanganan dua MoU lintas batas darat untuk angkutan penumpang dan barang yang penting untuk meningkatkan ekonomi dan mempererat hubungan antara warga di perbatasan,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangan pers bersama PM Marape di Ruang Teratai Istana Kepresidenan Bogor, dikutip dari presidenri.go.id.

Presiden Jokowi juga menyoroti pentingnya kelanjutan pembahasan preferential trade agreement. Hal tersebut penting untuk meningkatkan perdagangan antara Indonesia dan PNG.

“Pembaharuan perjanjian kerja sama kesehatan dan penandatanganan kerja sama pendidikan untuk mempererat kolaborasi dua negara,” ungkap Presiden.

Menurut Presiden, salah satu pencapaian konkret dari pertemuan ini adalah dimulainya pembangunan jaringan listrik oleh PLN di perbatasan Skouw-Wutung. Presiden memastikan bahwa Wutung telah mendapatkan aliran listrik mulai hari ini.

“Terkait pembangunan jaringan listrik oleh PLN di perbatasan Skouw-Wutung, dapat saya sampaikan bahwa kerja sama ini dimulai hari ini dan listrik sudah menyala di Wutung pada hari ini,” jelas Presiden.

Selain itu, Presiden juga mengatakan bahwa Indonesia juga berkomitmen untuk mendukung pembangunan Papua Nugini dan negara-negara Pasifik lainnya melalui berbagai program hibah yang telah dilakukan dan masih terus berjalan. Di antaranya adalah renovasi rumah sakit di Port Moresby dan pembangunan fasilitas publik di wilayah Sepik Barat.

Baca Juga  Gubernur Koster Tunjuk RS PTN Unud Jadi RS Khusus Covid-19

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan PM Marape turut membahas terkait pentingnya kerja sama Kawasan Pasifik. Presiden menyebut bahwa Indonesia mengapresiasi dan mengharapkan dukungan PNG dalam kerja sama Pasifik.

“PNG sebagai tetangga dekat dan mitra strategis Indonesia, Indonesia mengapresiasi dan terus mengharapkan dukungan PNG dalam meningkatkan kerja sama dengan Pasifik termasuk MSG (Melanesian Spearhead Group) dan PIF (Pacific Island Forum),” ucap Presiden Jokowi. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca