Thursday, 20 June 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 Kamis (14/5), Dewa Indra: Banyak Warga Tak Disiplin, Gubernur Bali Keluarkan Imbauan Gunakan Masker

BALIILU Tayang

:

de
KETUA HARIAN GUGUS TUGAS COVID-19 BALI DEWA MADE INDRA

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali, melalui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, menyampaikan perkembangan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali sampai Kamis malam (14/5-2020) jumlah kumulatif pasien positif 337 orang. Bertambah 5 orang WNI, terdiri dari 1 orang PMI, 3 orang transmisi lokal dan 1 orang pelaku perjalanan dalam negeri / daerah terjangkit di Indonesia.

Sedangkan jumlah pasien yang telah sembuh sebanyak 224 orang. Bertambah 4 orang WNI, terdiri dari 2 orang PMI dan 2 orang non-PMI)

Jumlah pasien yang meninggal tetap 4 orang. Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 109 orang yang berada di 8 rumah sakit rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah dan BPK Pering.

Dewa Indra yang juga selaku Sekda Bali menyatakan jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 129 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

Lebih lanjut ditegaskan, mengingat masih banyak warga masyarakat yang tidak menggunakan masker, Gubernur Bali mengeluarkan imbauan yang ditandatangani Sekda Prov Bali Nomor 149/Gugascovid19/V/2020 Tanggal 14 Mei 2020 tentang Penggunaan Masker yang menegaskan bahwa : a. Mengharuskan setiap tamu/ pengunjung/pemohon pelayanan publik di kantor/instansi untuk menggunakan masker;  b. Bagi tamu/pengunjung/pemohon pelayanan publik yang tidak menggunakan masker agar ditolak atau ditunda proses permohonan pelayanan publiknya;  c. Apabila pemohon pelayanan publik merupakan penyandang disabilitas atau orang yang kurang mampu secara ekonomi agar dibantu diberikan masker sehingga dapat dilayani permohonan pelayanan publiknya.

Baca Juga  Pedagang Positif Covid-19, Akses Jalan Gunung Kawi dan Jalan Gunung Raung Ditutup untuk Umum

Untuk maksud tersebut, pada unit-unit pelayanan publik perlu disiapkan masker untuk diberikan kepada pemohon pelayanan publik sesuai kategori di atas.

Terkait Surat Gubernur Bali Nomor 511/3222/Dishub, tentang Pengendalian Pintu Masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2020, pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriyah mulai berlaku dari tanggal 1 Mei 2020. Dewa Indra menegaskan, yang boleh melakukan perjalanan dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan logistik penanganan Covid-19. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mengimbau masyarakat Bali untuk  menaati peraturan tersebut dengan penuh disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Berkaitan kebijakan ini pula melalui Gugus Tugas dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri dan pemerintah  pusat di daerah bersama-sama menegakkan Peraturan Menteri Perhubungan tersebut dengan melakukan upaya penebalan penjagaan di pintu-pintu masuk Pulau Bali yaitu di Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Benoa dan Pelabuhan Padangbai. Kalau masyarakat akan melintasi jalur-jalur ini maka pada pintu masuk akan dijaga petugas.

Untuk itu dimohon pengertian masyarakat untuk mematuhi peraturan dan lebih baik tetap di tempat. Masyarakat Bali yang akan mudik lebih baik mempertimbangkannya. Pengetatan ini tidak hanya dilakukan Pemprov Bali, namun juga pemerintah daerah lain juga melakukan hal yang sama. Untuk itu sebaiknya tidak mudik tetap di tempat. Begitu pula krama Bali yang ada di luar daerah khususnya di daerah yang melakukan PSBB atau  daerah zona merah dimohon agar tetap di tempat jangan dulu pulang ke Bali. Kepulangan krama Bali bisa berdampak negatif pada anda, keluarga dan masyarakat Bali, karena kita tidak tahu jika kita terinfeksi atau tidak sampai dilakukan tes. Untuk itu masyarakat Bali diminta tetap tinggal di tempat dulu kecuali ada hal yang sangat penting atau mendesak.

Baca Juga  Rai Mantra Terima 1.300 Kantong Beras Bantuan Asosiasi Korea Bali, Harapkan Kerjasama Recovery di Masa Pandemi

Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin kita semua dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19 yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian,  melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan.

‘’Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapa pun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19 sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain,’’ ujar Dewa Indra. (*/gs)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ny. Antari Jaya Negara Serahkan PMT bagi Lansia di Denut dan Denbar

Upaya Mencegah Kemiskinan Ekstrem di Kota Denpasar

Published

on

By

bantuan pmt denpasar
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara saat menyerahkan sejumlah paket bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi lansia dan balita, di dua kecamatan, yakni Denpasar Utara dan Denpasar Barat, Kamis (20/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka mencegah dan menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kota Denpasar, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara kembali menyerahkan sejumlah paket bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi lansia dan balita, di dua kecamatan, yakni Denpasar Utara dan Denpasar Barat, Kamis (20/6).

Adapun paket bantuan yang diserahkan kepada masyarakat tersebut berisi antara lain beberapa kebutuhan pokok, seperti biskuit, telur, susu, dan juga ayam segar.

Dalam arahannya Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara yang didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana menyampaikan, sebagai mitra pemerintah, TP PKK Kota Denpasar selalu berkoordinasi untuk dapat bersama mengentaskan kasus kemiskinan ekstrem, dan juga upaya persoalan stunting di Kota Denpasar.

“Berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan TP PKK Kota Denpasar, selain upaya menurunkan stunting, juga adalah langkah dalam pengentasan kemiskinan ekstrem. Upaya tersebut antara lain, edukasi penanaman bibit sayuran dan buah-buahan yang ditanam di halaman rumah, dan juga program pembagian PMT bagi lansia, ibu hamil, dan balita yang membutuhkan,” katanya.

Sebagai informasi, kegiatan pembagian PMT ini diadakan di 2 lokasi terpisah yakni lokasi pertama kantor Kecamatan Denpasar Utara dan lokasi kedua dilaksanakan di Kantor Kecamatan Denpasar Barat.

Salah seorang orang tua balita penerima PMT, Ni Luh Putu Eka, mengucapkan terima kasih kepada TP PKK Denpasar yang telah memberikan bantuan ini.

“Kami berterima kasih atas bentuk perhatian Pemerintah Kota Denpasar kepada anak-anak kami. Tentu bantuan PMT ini akan bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari,” katanya. (eka/bi)

Baca Juga  Gusti Putu Artha Mohon Polda Bali Larang Demo Mahasiswa Papua

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Arya Wibawa Paparkan Strategi Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem di Kota Denpasar

Dari Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

Published

on

By

wawali Arya Wibawa
EVALUASI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa hadiri kegiatan Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Reformasi Birokrasi Tahun 2024, yang diselenggarakan secara daring oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Kamis (20/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memaparkan strategi Pemerintah Kota Denpasar dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem, yang disampaikannya dalam Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Reformasi Birokrasi Tahun 2024, yang diselenggarakan secara daring oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Kamis (20/6).

Dalam paparan tersebut, Wawali Arya Wibawa menyampaikan, saat ini Pemkot Denpasar berkomitmen terhadap pengurangan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Adapun salah satu Upaya pencegahan dan penanggulangan kemiskinan ekstrem adalah lewat Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi sejumlah lansia dan balita, pada empat kantor kecamatan di Kota Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskannya, ada juga beberapa upaya yang dilakukan dalam pengentasan kemiskinan ekstrem, yakni melalui pemberian program bedah rumah PUPR, layanan kesehatan, dan juga pembagian PMT bagi lansia dan balita. Untuk menambah kemampuan masyarakat, sejumlah program juga dilakukan melalui Dinas Sosial dan Dinas Ketenagakerjaan, yaitu pemberian  pelatihan keterampilan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pekerjaan sehingga dapat keluar dari kemiskinan ekstrem.

“Saat ini kami sedang berfokus untuk dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kota Denpasar melalui berbagai langkah. Pemkot Denpasar juga menargetkan di tahun 2024 kita harapkan kemiskinan ekstrem di Kota Denpasar dapat menyentuh angka 0 persen,” ungkapnya.

Wawali Arya Wibawa juga menyatakan, mengurangi angka kemiskinan merupakan salah satu sasaran dalam mewujudkan kemakmuran masyarakat, bersama dengan tiga sasaran lainnya, yakni meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Seluruh OPD di Pemkot Denpasar akan berkolaborasi untuk mewujudkan percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Denpasar,” lanjutnya lagi. (eka/bi)

Baca Juga  Gusti Putu Artha Mohon Polda Bali Larang Demo Mahasiswa Papua

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

IGTKI-PGRI Denpasar Gelar Seminar Nasional Strategi PAUD

Bunda PAUD Ny. Antari Jaya Negara Ajak Bangun PAUD Berkualitas

Published

on

By

bunda paud denpasar
BUKA SEMINAR: Bunda PAUD Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat membuka seminar ditandai dengan pemukulan gong, Kamis (20/6) di ruang Graha Sarwa Guna, BPMP Provinsi Bali. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara membuka secara resmi pelaksanaan Seminar Nasional “Strategi Pembelajaran Kreatif dan Inovatif untuk Anak Usia Dini di Era Pembelajaran Abad 21” yang berlangsung, di ruang Graha Sarwa Guna, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali, Kamis (20/6).

Seminar Nasional yang berlangsung satu hari secara daring dan tatap muka ini diselenggarakan dalam sinergitas Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kota Denpasar, Bunda PAUD Denpasar, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Denpasar, dan PT. Intan Pariwara pusat. Tampak hadir pula pada kesempatan itu, Ketua GOW Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua GOPTKI Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, OPD Terkait Pemkot Denpasar, dan Bunda PAUD Kecamatan di Kota Denpasar.

Bunda PAUD Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara dalam sambutannya menyampaikan, visi yang disepakati bersama PAUD adalah menciptakan PAUD berkualitas di seluruh satuan yang ada. Tanpa ada pendidikan dan tenaga kependidikan yang berkompeten, peserta didik tidak akan mendapatkan pelayanan yang baik. Sehingga, sebagai sebuah pondasi dari PAUD berkualitas, pendidikan PAUD perlu terus meningkatkan kompetensi menghadapi perubahan alam dan zaman yang terus berkembang.

“Utamanya dalam menghadapi era Abad 21, di mana kita dihadapkan dengan teknologi yang semakin berkembang pesat, sehingga strategi pembelajaran harus inovatif dan berlangsung menyenangkan serta tercapai tujuan pembelajaran,” ujarnya.

Lebih lanjut Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan, peran IGTKI-PGRI diharapkan akan membangun PAUD berkualitas di Denpasar yang dimulai dari kontribusi peningkatan kualitas PAUD. Seminar Nasional ini menjadi sangat relevan bagi para pendidik PAUD untuk meningkatkan kompetensi dan menambah wawasan tentang pembelajaran kreatif dan inovatif.

Baca Juga  Di Tengah Pandemi, Denpasar Rangking I TEPRA Tingkat Provinsi Bali

“Kita berharap IGTKI-PGRI Kota Denpasar selalu bergandengan tangan dengan stakeholder terkait untuk terus berkreativitas dalam meningkatkan kompetensi guru PAUD,” ujarnya.

Sementara Ketua IGTKI-PGRI Kota Denpasar, Nyoman Puspitawati dalam laporannya menyampaikan, di era yang serba digital dan cepat berubah ini, guru dituntut untuk mampu mengembangkan strategi pembelajaran yang tidak hanya kreatif, namun juga inovatif. Hal ini guna menyiapkan anak-anak usia dini menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

“Seminar ini memiliki arti penting bagi kita semua dalam memahami tentang strategi pembelajaran, kita dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi anak usia dini sebagai generasi penerus yang akan menentukan arah masa depan bangsa ini,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca