Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 Minggu (5/4) di Bali, PDP Nambah 5 Orang, Positif Nambah 3 Orang

BALIILU Tayang

:

de
KASATGAS COVID-19 DEWA INDRA: Lakukan kunjungan ke Tabanan (5/4).

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Dewa Made Indra menyampaikan melalui press release (5/4) di Denpasar update perkembangan Penanggulangan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali sampai dengan Minggu malam (5/4-2020) kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 188 orang atau bertambah 5 orang warga negara Indonesia. Dari  188 sampel yang telah diuji, telah keluar hasil sampel 167 orang yaitu 132  orang negatif, 35 orang positif atau ada tambahan 3 orang positif dari data kemarin yang total berjumlah 32 orang.

Kasatgas Covid-19 yang juga Sekda Bali Dewa Indra menandaskan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam upaya penguatan pencegahan penyebaran Covid-19 yakni membangun benteng pertahanan di pintu masuk Bali. Satgas melaksanakan pemeriksaan baik pengecekan suhu dan rapid test di Bandara Ngurah Rai bagi penumpang yang datang ke Bali. Bagi warga pendatang di Pelabuhan Gilimanuk dilaksanakan rapid test dan Pelabuhan Padangbai dilaksanakan pemeriksaan pengecekan suhu dan riwayat perjalanan.

Menangggulangi dampak ekonomi akibat wabah Covid-19, Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan bantuan kepada masyarakat miskin. Bantuan ini dapat berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai dan hal lainnnya.  

Di samping itu, Kasatgas Dewa Indra mengimbau agar Satgas Gotong Royong Berbasis Desa Adat dan Satgas Penanggulangan Covid-19 di tingkat Desa (Desa Dinas) agar bersinergi di antaranya menyatukan posko dan bersama-sama melakukan pengawasan dan edukasi kepada seluruh masyarakat khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru datang ke Bali. Diharapkan tidak ada dualisme posko di tingkat desa, dan berharap penanggulangan Covid-19 menjadi efektif.

Bagi warga masyarakat yang baru pulang dari luar negeri yang dijuluki pahlawan devisa dan dari luar daerah, Dewa Indra mengimbau untuk melaksanakan karantina mandiri/isolasi diri sendiri di rumah masing-masing minimal 14 hari dengan menerapkan protokol  isolasi diri sendiri dengan penuh disiplin dan tanggung jawab untuk keselamatan masyarakat. Dengan melaksanakan hal ini merupakan wujud dari pahlawan kemanusiaan.  

Baca Juga  Kasus Positif Menurun di Denpasar, Imbang dengan Pasien Sembuh 6 Orang

Satgas juga senantiasa mengimbau kepada seluruh masyarakat Bali agar menggunakan masker, untuk tetap waspada bahkan meningkatkan kewaspadaannya karena penyebaran Covid-19 menunjukkan trend peningkatan di tingkat nasional. Covid-19 bukan sesuatu yang ditanggapi dengan remeh, tetapi harus dengan kewaspadaan yang tinggi.

Kepada seluruh masyarakat, Dewa Indra meminta untuk tetap tenang, meyakini bahwa Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota), segenap unsur TNI, Polri dan instansi-instansi lainnya sedang bekerjasama, sedang bergotong royong melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19. (*/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati dan Wabup Badung Serahkan Bantuan Rp 2 Juta/KK untuk Umat Islam

Published

on

By

bantuan hari raya badung
SERAHKAN BANSOS: Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta secara simbolis menyerahkan Bantuan Sosial keagamaan sebesar Rp. 2 juta per KK menjelang Hari Raya Idul Fitri kepada masyarakat yang beragama Islam, di Musholla Nurul Hikmah, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Senin (9/3) (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa beserta Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyerahkan Bantuan Sosial berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK menjelang Hari Raya Keagamaan Idul Fitri secara simbolis kepada masyarakat di Kabupaten Badung yang beragama Islam, bertempat di Musholla Nurul Hikmah, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Senin (9/3).

Acara ini dirangkaikan dengan penyerahan tong komposter ke-9 dan kompos bag 49 kepada perwakilan 9 masjid yang berada di Kecamatan Kuta Utara, sebagai dukungan dan komitmen dalam pengelolaan sampah berbasis sumber yang terpola dan terpadu.

Bupati Wayan Adi Arnawa yang ditemui seusai acara menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud komitmen dari Pemkab Badung untuk meringankan beban masyarakat khususnya yang beragama Islam di Kabupaten Badung menjelang hari raya Idul Fitri yang akan datang.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini beban masyarakat Muslim kami bisa sedikit teratasi. Ketika menjelang hari-hari besar keagamaan, itu sering terjadi inflasi dan kami hadir disini melakukan intervensi dalam rangka menumbuhkan daya beli masyarakat sehingga masyarakat masih bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhannya untuk menghadapi hari besar Idul Fitri. Dan mudah-mudahan juga nanti dengan kondisi ini untuk kondusifitas, kerukunan, kesejahteraannya akan semakin bagus, karena bagaimanapun juga itu akan menjadi satu ukuran indikator bagi keberhasilan daripada Badung sebagai daerah pariwisata internasional,” ujarnya

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan bahwa dalam menyikapi malam takbiran yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, FKUB Badung bersama tokoh lintas agama sudah menyepakati bahwa umat Muslim yang berada dalam radius 500 meter di sekitar tempat ibadah boleh melaksanakan malam takbiran dan tanpa menggunakan pengeras suara.

Baca Juga  Update Covid-19 di Denpasar, 1 Pasien Meninggal, Kasus Positif Bertambah 24 Orang

“Kebetulan di tahun 2026 ini, bertepatan dengan Hari Raya Nyepi itu ada pelaksanaan malam takbiran yang merupakan rangkaian daripada pelaksanaan Idul Fitri. Saya sudah mengimbau, mengajak kepada saudara-saudara umat Muslim, termasuk kita juga, untuk bersama-sama menjaga, bagaimana caranya agar malam takbiran diatur. Bapak Wakil Bupati selaku Ketua FKUB Badung sudah koordinasi dengan para tokoh-tokoh lintas agama untuk membuat kesepakatan bahwa bagi warga yang akan melakukan malam takbiran dimungkinkan dengan jarak 500 meter dari tempat ibadah, jadi jalan kaki tidak boleh memanfaatkan pengeras suara, nah ini kan bagian daripada kita menjaga kerukunan umat beragama kita di Badung,” ungkapnya.

Kadis Sosial Badung I Gde Eka Sudarwitha dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah total KK Penerima Bantuan Sosial untuk Idul Fitri di Kabupaten Badung adalah sebanyak 6.518 KK dengan rincian Kecamatan Abiansemal  186 KK, Kecamatan Kuta 1.887 KK, Kecamatan Kuta Selatan 2.470 KK, Kecamatan Kuta Utara 1.278 KK, Kecamatan Mengwi 542 KK dan Kecamatan Petang 155 KK.

“Adapun rincian penerima di Kecamatan Kuta Utara sebagai berikut, Desa Canggu 14 KK, Desa Dalung 509 KK, Kelurahan Kerobokan Kaja 439 KK, Kelurahan Kerobokan 69 KK, Kelurahan Kerobokan Kelod 24 KK dan Desa Tibubeneng 223 KK,” jelasnya.

Turut hadir pada kesempatan ini, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Sekda Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, Perwakilan Polres Badung, Tim Perumus Kebijakan Kabupaten Badung, Ketua MUI Badung Faisol Tantowi, para Ketua Organisasi Kewanitaan di lingkungan Pemkab. Badung, Kepala Cabang BPD Mangupura Ida Bagus Made Surawan, Camat Kuta Utara I Putu Eka Parmana beserta unsur tripika kecamatan, Lurah/Perbekel beserta Kaling dan Kelian dinas se-Kuta Utara, dan Ketua Yayasan Nurul Hikmah Usman Atapukan. (gs/bi)

Baca Juga  Penuhi Komitmen, Bupati Giri Prasta Serahkan HGB kepada Banjar Lebah Pangkung Mengwi

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Badung Çaka Fest 2026 Sukses Digelar, Bupati Apresiasi Kreativitas dan Inovasi Ogoh-ogoh Generasi Muda

Published

on

By

Badung Caka Fest
TUTUP LOMBA: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti secara resmi menutup Lomba Ogoh-ogoh "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti secara resmi menutup Lomba Ogoh-ogoh “Badung Çaka Fest 2026” yang telah berlangsung selama tiga hari. Menampilkan 21 karya ogoh-ogoh terbaik dari para Sekaa Teruna se-Kabupaten Badung di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3).

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta lomba yang telah menampilkan kreativitas dan inovasi seni sekaligus menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Badung bersama seluruh jajaran menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta lomba ogoh-ogoh yang telah menunjukkan kreativitasnya serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban. Sehingga pelaksanaan lomba ogoh-ogoh dalam rangka Badung Çaka Festival ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan tertib,” ucap Bupati.

Adi Arnawa juga memberikan apresiasi kepada masyarakat dan para penonton yang sejak pembukaan hingga malam penutupan tetap menjaga ketertiban dan disiplin selama menyaksikan jalannya lomba. Menurutnya, partisipasi masyarakat yang tertib merupakan indikator penting keberhasilan sebuah penyelenggaraan festival budaya.

“Sejak awal pembukaan lomba ogoh-ogoh ini saya melihat para penonton duduk dengan tertib dan rapi. Ini luar biasa. Mari kita berikan tepuk tangan untuk masyarakat kita yang telah menunjukkan kedewasaan dalam menikmati sebuah pertunjukan seni budaya,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival pada tahun-tahun mendatang. Ia bahkan berjanji akan menghadirkan konsep penyelenggaraan yang lebih spektakuler pada Badung Çaka Festival 2027.

“Saya berjanji pada Badung Çaka Festival tahun 2027 nanti akan kami tampilkan yang lebih wah lagi. Tempat pelaksanaan lomba ogoh-ogoh ini akan kami tata lebih baik sehingga penonton bisa lebih nyaman dan menikmati setiap penampilan dengan lebih maksimal,” jelasnya.

Baca Juga  Pulihkan Ekonomi Bali, Gubernur Koster Lepas Ekspor Kakao Fermentasi 10 Ton ke Osaka Jepang

Sebagai bagian dari peningkatan fasilitas, pemerintah juga merencanakan penambahan layar LED berukuran besar di area venue agar seluruh masyarakat dapat menyaksikan penampilan ogoh-ogoh dengan lebih jelas.

“Nanti di sisi kiri dan kanan venue akan kami pasang layar LED yang besar, sehingga masyarakat yang berada di berbagai sudut tetap bisa menyaksikan penampilan ogoh-ogoh dengan baik,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan. Ia berharap evaluasi yang dilakukan dapat menjadi landasan penyempurnaan festival pada masa mendatang.

“Pada malam terakhir ini kami menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan Badung Çaka Fest masih terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Mudah-mudahan ke depan festival ini bisa kita selenggarakan dengan lebih baik, lebih meriah dan lebih membanggakan,” ungkapnya.

Usai acara penutupan, Bupati Adi Arnawa kepada awak media menilai kualitas ogoh-ogoh yang ditampilkan tahun ini sangat luar biasa. Bahkan menurutnya, tingkat kreativitas yang tinggi membuat tim juri menghadapi tantangan dalam menentukan pemenang.

“Hari ini adalah hari terakhir pelaksanaan Lomba Ogoh-ogoh Badung Çaka Fest 2026. Saya melihat karya-karya ogoh-ogoh yang ditampilkan benar-benar luar biasa. Bahkan mungkin tim juri juga sedikit kebingungan menentukan siapa yang menjadi pemenangnya karena semuanya menampilkan kreativitas yang sangat tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kualitas karya ogoh-ogoh tersebut menjadi bukti bahwa Kabupaten Badung memiliki potensi besar generasi muda di bidang seni dan budaya. Ini membuktikan bahwa di Badung ternyata banyak talenta-talenta muda yang sangat luar biasa di bidang seni. Anak-anak muda kita mampu menampilkan karya ogoh-ogoh yang kreatif, inovatif dan memiliki nilai artistik yang tinggi,” katanya.

Baca Juga  KWT Puspasari Klungkung: Pasar Gotong-Royong Menyemangati Petani

Lebih lanjut dijelaskan bahwa penyelenggaraan lomba ogoh-ogoh tidak hanya dimaknai sebagai tradisi menjelang Nyepi, tetapi juga menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, gagasan dan ekspresi seni yang konstruktif.

“Badung Çaka Fest ini bukan hanya bagian dari rangkaian perayaan Nyepi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda khususnya Sekaa Teruna untuk menampilkan ide-ide kreatifnya yang sejalan dengan visi pemerintah dalam melestarikan seni dan budaya,” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan pesan kepada para pemenang maupun peserta yang belum berhasil meraih juara agar tetap menjadikan ajang ini sebagai motivasi untuk terus berkarya.

“Bagi yang nantinya menjadi pemenang saya ucapkan selamat, tetapi jangan jumawa. Teruslah berkarya dan berinovasi. Sementara bagi yang belum mendapat kesempatan menjadi juara, jadikan ini sebagai motivasi untuk terus melangkah maju dan memunculkan ide-ide kreatif yang lebih baik lagi,” pesannya.

Sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pengembangan seni tradisi, Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan bantuan hibah kepada karya ogoh-ogoh yang dinilai layak tampil di Puspem Badung, meskipun tidak meraih juara.

“Ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada karya seni yang dibuat oleh sekaa teruna. Bukan hanya juara yang kami hargai, tetapi semua karya yang memiliki kualitas dan kreativitas tinggi. Pemerintah ingin memberikan ruang dan posisi bagi para seniman muda kita untuk terus berkembang,” tegasnya.

Acara penutupan turut dihadiri anggota DPRD Badung I Made Yudana, I Wayan Loka Astika dan I Made Rai Wirata, Forkopimda Badung, Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab. Badung, Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Ketua WHDI Badung Ny. Yunita Alit Sucipta serta Ketua Gatriwara Badung Ny. Gusti Ayu Trisna Dewi Anom Gumanti. (gs/bi)

Baca Juga  Dinsos P3A Bali Serahkan 261 Paket Sembako kepada Atlet Disabilitas

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

TP PKK Kota Denpasar Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Banjar-banjar 

Juga Bagikan Ratusan Compost Bag Gratis bagi Warga 

Loading

Published

on

By

TP PKK Denpasar
BAGIKAN COMPOST BAG: Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat hadir di Banjar Kedaton untuk membagikan Compost Bag, Minggu (8/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar melakukan sosialisasi dan pembagian Compost Bag di banjar-banjar yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Denpasar, Minggu (8/3).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen untuk mendukung program Pemerintah Kota Denpasar terkait dengan pengolahan sampah berbasis sumber.

Adapun 7 banjar tersebut adalah Banjar Kedaton, Kelurahan Sumerta, Banjar Padang Gria, Kelurahan Padangsambian, Banjar Pande Kelurahan Pedungan, Banjar Kebon Kuri Lukluk Kelurahan Kesiman, Banjar Plagan Kelurahan Penatih, serta Banjar Abasan dan Banjar Kayumas Kelod di Kelurahan Dangin Puri.

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang hadir di Banjar Kedaton, menyampaikan, sosialisasi yang menyasar para anggota PKK yang ada di banjar-banjar diharapkan akan mampu mengedukasi masyarakat tentang pengolahan dan pemilahan sampah berbasis sumber utamanya dari skala rumah tangga.

Sagung Antari juga menekankan, sebagai garda penting dalam rumah tangga, para ibu juga dapat berperan sebagai penggerak di rumah untuk kebiasaan memilah sampah bagi seluruh anggota keluarga.

“Kami di TP PKK Kota Denpasar sebagai mitra pemerintah berkomitmen untuk ikut mengedukasi masyarakat terkait dengan program ini. Mudah-mudahan dengan penerapan mulai dari rumah kita sendiri, ini juga akan berdampak bagi pengelolan sampah di Kota Denpasar,” kata Sagung Antari.

Sementara itu, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa di lokasi lainnya, yakni Banjar Pande Kelurahan Pedungan, mengemukakan, semangat gotong-royong dan kepedulian kolektif diharapkan juga dapat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kota Denpasar.

“Selain pembagian Compost Bag kami juga tadi memberikan edukasi tentang cara penggunaan, jenis bahan yang dapat diolah, hingga tips penempatan komposter di rumah,” jelas Ayu Kristi.

Baca Juga  Dinsos P3A Bali Serahkan 261 Paket Sembako kepada Atlet Disabilitas

Lurah Dangin Puri, I Wayan Swi Putra menyampaikan, mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya mengungkapkan, para ibu PKK yang ada di wilayahnya, berkomitmen untuk mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber mulai dari rumah masing-masing.

“Hari ini kami membagikan masing-masing 100 buah komposter di dua Banjar, yakni Banjar Abasan dan Banjar Kayumas Kelod. Nanti secara berkelanjutan banjar lainnya juga akan mendapatkan komposter, sehingga nantinya pengelolan sampah berbasis sumber di skala rumah tangga dapat berjalan dengan optimal,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca