Sunday, 25 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Wagub Cok Ace Harapkan Pengelolaan Pura Agung Besakih Semakin Baik

BALIILU Tayang

:

de
WAGUB COK ACE: Persembahyangan bersama hari suci Siwalatri di Pura Agung Besakih, Karangasem, Kamis (23/1) malam. (Foto:Ist)

Karangasem, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengucapkan terima kasih atas kerja keras semua pihak, khususnya Badan Operasional Pura Agung Besakih yang telah menunjukkan hasil kerja yang baik. “Tiga tahun terbentuknya badan operasional, sudah membuktikan bagaimana berkembangnya dan tertatanya kawasan Pura Besakih,” tukas Wagub Cok Ace dalam sembrama wacana-nya di acara persembahyangan hari suci Siwalatri di  Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem pada Kamis (23/1) malam.

Persembahyangan tersebut dirangkaikan pula dengan penandatanganan dan penyerahan perjanjian kerjasama serta dana dari manajemen operasional Pura Agung Besakih kepada Pemkab Karangasem dan Desa Adat Besakih, bertempat di Bale Pesandekan Pura Agung Besakih.

Menurut Wagub Cok Ace, keberadaan Badan Operasional Pura Agung Besakih sejak 2017 lalu, sekarang bisa memberikan manfaat bagi pura, masyarakat desa hingga pemerintah kabupaten. “Pemanfaatan dana yang ada, juga berarti pemasukan APBD Karangasem, bisa ditujukan untuk memperbaiki infrastruktur. Juga untuk pendapatan Desa Adat Besakih. Mari kita kelola bersama dengan baik,” tandas mantan Bupati Gianyar ini. “Apa yang sudah berjalan, jalankan dengan baik. Dipetakan lagi kawasan suci dan kawasan yang bisa dikunjungi wisatawan, sehingga ke depan makin baik lagi,” ujarnya.

Terkait peringatan hari Siwalatri, Wagub Cok Ace menekankan hari paling gelap dalam satu tahun tersebut merupakan momen untuk memohon karunia kepada Ida Hyang Widhi Wasa. “Sekaligus introspeksi tujuh penyebab kemabukan manusia, yakni penampilan, harta, kepandaian, kebangsawanan/kasta/jabatan, kekuatan, minuman memabukkan, kemenangan,” urainya.

Sementara itu Ketua Manajer Operasional Objek Pura Agung Besakih Jro Mangku Ngawit melaporkan, secara umum pengelolaan Pura Agung Besakih sudah cukup baik. “Hal ini terutama terlihat dari pengelolaan kebersihan hingga keamanan, juga pelayanan kepada pemedek serta wisatawan terus meningkat,” tandas Mangku Ngawit.

Baca Juga  Bali Bikers Community Ngumpul di Alam Bali 14/12: Rayakan 7th Anniversary Piston Bali Motor Club

Sejak dijalankan mulai tahun 2017, tim operasional Pura Agung Besakih kini di tahun 2019 mencatatkan kunjungan wisatawan rata-rata 650 orang per hari dan terus meningkat. “Kalau sebelumnya rata-rata hanya 200 orang per hari,” katanya lagi. Sedangkan, wisatawan yang berkunjung didominasi wisman asal negara Eropa seperti Prancis, Spanyol, Jerman dan disusul Rusia.

Untuk tahun 2019, Jro Ngawit menuturkan bahwa Badan Operasional Besakih mendapatkan laba bersih sebesar 3 miliar 685 juta rupiah lebih  yang akan dibagikan sejumlah 50 persen ke Pura Agung Besakih, 25 persen ke desa adat Besakih dan 25 persen ke Pemkab Karangasem. “Ini perkembangan signifikan karena sebelum ada badan operasional, pendapatan nyaris tidak ada,” tutupnya.

Nampak pula dalam kesempatan tersebut, Ny Tjok Putri Haryani Ardhana Sukawati, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Wakil Bupati Karangasem Wayan Artadipha serta jajaran kepala OPD di lingkup Provinsi Bali. (*/balu1)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BUDAYA

Lomba Ogoh-ogoh Tingkat PAUD di Kecamatan Abiansemal

Published

on

By

lomba ogoh-ogoh paud abiansemal
BUKA LOMBA: Bunda PAUD Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta saat membuka Lomba Ogoh-ogoh PAUD bertempat di Taman Mumbul Abiansemal, Senin (19/2). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1946, Kecamatan Abiansemal mengadakan Lomba Ogoh-ogoh PAUD dengan Tema “Pengembangan Kreativitas dan Seni Budaya Mulai Usia Dini” bertempat di Taman Mumbul Abiansemal, Senin (19/2).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Camat Abiansemal Ida Bagus Mas Arimbawa, Camat Petang Anak Agung Ngurah Raka Sukaeling, Perbekel se-Kecamatan Abiansemal serta tokoh masyarakat di Taman Mumbul.

Ny. Seniasih Giri Prasta selaku Bunda PAUD Kabupaten Badung mengucap rasa terimakasih dan mengapresiasi dengan adanya kegiatan Lomba Ogoh-ogoh PAUD se-Kecamatan Abiansemal. Dirinya berharap kegiatan ini dapat diikuti dan terlaksana di 6 kecamatan dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi yang akan datang.

“Kegiatan-kegiatan ini juga diharapkan dapat mengajarkan budi pekerti sedari dini, dengan mengenalkan baleganjur dan ogoh-ogoh. Hal ini dapat mengenalkan bagaimana adat dan budaya kita, melatih mental dan kerja sama bagi anak-anak usia dini,” ujar Ny. Seniasih Giri Prasta di objek wisata Taman Mumbul Desa Sangeh.

Sementara itu Bunda PAUD Kecamatan Abiansemal Ida Ayu Paristyawati Manuaba selaku Panitia melaporkan untuk pelaksanaan Lomba Ogoh-ogoh PAUD yang diikuti 23 Peserta yang ada di Kecamatan Abiansemal.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengenalkan budaya Bali menumbuhkan kreativitas, yang bisa membangkitkan cinta tanah air, rasa nasionalisme, dan mengenalkan ogoh-ogoh sejak dini  sebagai simbol keburukan sifat manusia dan hal-hal negatif alam semesta yang harus dinetralisir,” pungkasnya. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bakti Sosial Bali Custom Bike Club di Cempaga Buleleng 15/12: Salurkan Hobi Sambil Berbagi
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Bupati Sanjaya Hadiri ‘’Karya’’ Dadia Pasek Gelgel Desa Tunjuk

Published

on

By

bupati sanjaya
NGUPESAKSI: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri uleman dan ngupasaksi upacara Pujawali Nyatur, Melaspas Prasasti dan Metatah Bersama yang bertempat di Dadia Pasek Gelgel, Banjar Tunjuk Tengah, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan, Senin (12/2). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Terus bersinergi dengan masyarakat dalam upaya pelestarian tradisi, seni, adat, agama dan budaya di daerah, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri uleman dan ngupasaksi upacara Pujawali Nyatur, Melaspas Prasasti dan Metatah Bersama yang bertempat di Dadia Pasek Gelgel, Banjar Tunjuk Tengah, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan, Senin (12/2).

Dalam kesempatan tersebut, Sanjaya turut didampingi oleh salah satu Anggota DPR RI dan Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Asisten III, Jajaran Pimpinan Kepala OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Tabanan. Kehadiran Sanjaya beserta jajaran siang itu, juga mendapat sambutan positif dari Bendesa Adat, Perbekel dan Krama Adat setempat.

Upacara yang puncaknya pada Selasa, 13 Februari 2024 tersebut dipuput oleh Ida Sang Sulinggih yang merupakan rangkaian upacara Dewa Yadnya, yakni melaspas prasasti yang juga dirangkaikan dengan upacara Manusa Yadnya, yakni Metatah Bersama yang diikuti 14 peserta. Yadnya ini merupakan wujud semangat gotong-royong krama adat Banjar Tunjuk Tengah.

Usai persembahyangan bersama, melalui sambrama wacana selaku Murdaning Jagat Tabanan, Bupati Sanjaya menyampaikan doa restu, apresiasi serta rasa bangganya kepada masyarakat akan kesungguhan krama dalam melaksanakan yadnya. Dimana hal ini sejalan dengan kekompakan masyarakat dalam membangun Tabanan, sekaligus pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam melestarikan tradisi, seni, adat, agama dan budaya.

“Sangat luar biasa semeton titiang disini, satu lihat titiang, semeton titiang disini sudah sangat bhakti, pertama bhakti ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa, itu yang tiang lihat mangkin, tiang berikan apresiasi. Yang kedua, bhakti ring Ida Bhatara Kawitan yang berstana disini, ngewangun yadnya Pujawali lan Metatah. Yang ketiga, bhakti ring guru wisesa, bhakti ring pemerintah, ajak titiang kompak bersatu membangun Tabanan Era Baru ini ke depan,” ujar Sanjaya.

Baca Juga  Bali Bikers Community Ngumpul di Alam Bali 14/12: Rayakan 7th Anniversary Piston Bali Motor Club

Melalui momen sakral tersebut, Sanjaya berharap agar karya yang dibangun oleh keluarga besar Banjar Adat Tunjuk Tengah tersebut dapat berjalan dengan lancar, rahayu dan sida sidaning don. Dalam penutupnya, politisi asal Dauh Pala tersebut menekankan kembali komitmennya dalam mendukung dan mengawal pembangunan serta kehidupan masyarakat di Kabupaten Tabanan.

Di kesempatan yang sama, I Wayan Sugiartana selaku Bendahara Karya menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Bupati Sanjaya, atas kehadirannya dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat untuk bersama-sama dalam membangun yadnya. Hal ini diharapkan terus dapat ditingkatkan guna membangun daerah dan masyarakat menuju Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Komit Lestarikan Seni Budaya, Sekda Adi Arnawa Support Lomba Gender Wayang

Published

on

By

adi arnawa
LOMBA GENDER: Sekda Wayan Adi Arnawa saat membuka Lomba Gender Wayang Berpasangan Kategori SD dan SMP yang digelar oleh Sanggar Sada Suara di Wantilan DPRD Badung, Puspem, Minggu (11/2). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemkab Badung selalu komit terhadap pelestarian seni budaya Bali. Hal itu ditunjukkan dengan memberikan support berupa dana, sekaligus membuka Lomba Kesenian Bali Gender Wayang Berpasangan Kategori SD dan SMP yang digelar oleh Sanggar Sada Suara, bertempat di Wantilan DPRD Badung, Puspem, Minggu (11/2).

Mewakili Bupati, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana Pemkab Badung Rp 30 juta untuk Lomba Gender Wayang diterima Ketua Panitia Ida Bagus Gede Mahendra dan disaksikan langsung oleh seluruh peserta.

“Bupati Badung memang sangat konsisten dan komit dalam upaya pelestarian dan pengembangan seni dan budaya warisan leluhur kita. Lomba ini sangat positif melestarikan seni adat dan budaya warisan leluhur sekaligus mengasah kemampuan seni anak-anak dari usia dini untuk mengenal dan ikut menjaga melestarikan seni dan budaya warisan leluhur kita,” ujar Adi Arnawa.

Ketua Panitia Penyelenggara Ida Bagus Gede Mahendra menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sekda Adi Arnawa. Lomba kali ini bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya serta meningkatkan aktivitas dan kreativitas di bidang seni dan budaya Bali.

”Terima kasih kami sampaikan kepada Sekda Badung yang telah meluangkan waktunya untuk hadir dan membuka kegiatan lomba kesenian Bali ini. Kegiatan lomba Gender Wayang yang diikuti oleh sebanyak 10 pasang kategori SD dan SMP,” lapornya. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bakti Sosial Bali Custom Bike Club di Cempaga Buleleng 15/12: Salurkan Hobi Sambil Berbagi
Lanjutkan Membaca