Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster-Wagub Cok Ace Sampaikan Laporan Dua Tahun Capaian Kinerja Memimpin Bali

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati

Denpasar, baliilu.com – Sabtu, 5 September 2020 ini, tepat dua tahun kepemimpinan pasangan  Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Ace) menahkodai Pemerintah Provinsi Bali. Dalam dua tahun kepemimpinan pasangan gubernur dan wakil gubenur Bali  yang dilantik  Presiden Joko Widodo di Jakarta pada 5 September 2018 ini, telah menghasilkan berbagai kemajuan berarti bagi Pulau Dewata.

Hal ini terungkap saat Gubernur Koster dan Wagub Cok Ace menyampaikan laporan pencapaian kinerja yang telah dilakukan kepada seluruh masyarakat Bali yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar dan disiarkan secara daring/online, Sabtu (5/9).

Dalam laporannya, Gubernur Koster menyampaikan bahwa sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2018-2023, visi Pembangunan Daerah Bali yaitu “NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju BALI ERA BARU, berisi arah kebijakan dan program lima bidang prioritas. Yaitu meliputi, pertama adalah bidang pangan, sandang, dan papan. Kedua, bidang kesehatan dan pendidikan. Ketiga, bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Keempat,  bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Dan kelima adalah bidang pariwisata. Kelima bidang prioritas itu didukung dengan pembangunan infrastruktur darat, laut, dan udara secara terintegrasi dan terkoneksi.

Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati

Gubernur Koster juga melaporkan bahwa dalam dua tahun ini telah berhasil menyelesaikan 40 regulasi terdiri dari 15 peraturan daerah (Perda) dan 25 peraturan gubernur (Pergub). Keseluruhan peraturan tersebut merupakan landasan hukum untuk meletakkan dasar-dasar dalam rangka menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan Bali. Norma yang diatur dalam peraturan-peraturan itu bersifat progresif, transformatif, dan inovatif yang memberi kepastian untuk menyelenggarakan kebijakan lima bidang prioritas agar berjalan dengan tatanan yang baik secara permanen dan berkelanjutan. “Jadi tahapan selanjutnya harus dilakukan sosialisasi, edukasi, dan implementasi agar visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana benar-benar terwujud dalam memasuki Bali Era Baru,” ujarnya.

Bersamaan dengan itu pula, Gubernur Bali asal Sembiran Buleleng ini juga menyatakan bahwa selama dua tahun kepemimpinannya telah berhasil mencapai kinerja yang menjadi target pelaksanaan program lima bidang prioritas. Sejumlah pencapaian kinerja itu di antaranya adalah menurunkan angka kemiskinan menjadi 3,78% dengan menempati peringkat satu dalam kelompok provinsi dengan angka kemiskinan terendah secara nasional. Ini merupakan prestasi pertama kali melampaui Provinsi DKI Jakarta.

Capain kinerja berikutnya ialah menurunkan angka pengangguran terbuka menjadi 1,21% dengan menempati peringkat satu terendah dalam kelompok provinsi dengan angka kemiskinan terendah secara nasional. Selanjutnya, mempertahankan Bali sebagai pulau dengan predikat destinasi pariwisata terbaik di dunia versi Trip-Advisor untuk tahun 2020. Kemudian capain dengan memperoleh peringkat terbaik dua secara nasional dalam Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK). Disusul, peringkat satu dari lima provinsi terbaik nasional dalam pelaksanaan program Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (STRANAS PK) dari KPK RI.

Baca Juga  Transmisi Lokal Cenderung Meningkat, Gubernur Koster: Mari Bersatu Padu Bangun Optimisme Demi Keselamatan Kita Bersama

Sedangkan khusus bidang adat telah diwujudkan secara nyata program menyeluruh untuk penguatan kedudukan, fungsi, tugas, dan kewenangan desa adat. Di antaranya, pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Desa Adat beserta peraturan pelaksanaannya. Kemudian mengalokasikan anggaran bersumber dari APBD Provinsi Bali untuk tiap desa adat sebesar Rp 300 juta dengan total alokasi mencapai Rp 447,9 miliar untuk 1.493 desa adat.

Tak hanya itu, dibentuk pula Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang secara khusus mengurus desa adat. Sejalan dengan hal itu, juga telah dibangun dan diresmikan Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali. Juga sedang dibangun Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Jembrana, Karangasem, Bangli, Tabanan, dan Gianyar, serta Kota Denpasar.

“Pembangunan Kantor Majelis Desa Adat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali menggunakan lahan milik Pemerintah Provinsi Bali dengan dana yang dihimpun dari CSR. Kecuali Kabupaten Gianyar menggunakan dana APBD. Pembangunan ini akan selesai pada bulan Desember 2020. Untuk Kabupaten Badung dan Klungkung akan dibangun tahun 2021,” sebut Gubernur Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Provinsi Bali.

Selain itu, ia menyatakan juga telah dicapai kemajuan dalam berbagai bidang. Antara lain, meningkatnya produksi dan omzet penjualan produk busana adat Bali yang merupakan hasil nyata dari penerapan Pergub Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Penggunaan Busana Adat Bali. Disusul capaian berkurangnya sampah plastik sekali pakai mencapai 90% pada pasar modern, hotel, serta restaurant, dan 35% pada pasar tradisional. Ini merupakan hasil nyata dari penerapan Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Koster-Ace melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan fokus, tulus, dan lurus.

Yang tak kalah penting adalah keberpihakan nyata pada kearifan lokal, yaitu mulai menggeliat usaha destilasi arak Bali sebagai buah penerapan Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali. Hal tersebut, ia sebut sebagai kado istimewa kepada kaum Marhaen petani arak Bali.

Selanjutnya, disampaikan pula pencapaian baru untuk memenuhi impian dan harapan krama Bali dalam program pembangunan infrastruktur. Pertama, telah selesai pembangunan shortcut ruas jalan Singaraja – Mengwitani titik 3, 4, 5, dan 6, yang akan dilanjutkan pada titik 7, 8, 9, dan 10. Pembebasan lahan bersumber dari APBD Semesta Berencana Provinsi Bali sebesar Rp 193,5 miliar. Sedangkan pembangunan konstruksi jalan bersumber dari APBN Kementerian PUPR sebesar Rp 968 miliar. Kedua, telah dimulai pembangunan pelabuhan segitiga Sanur, Nusa Penida, dan Nusa Ceningan yang akan selesai pada tahun 2021. Pembangunan menggunakan dana dari APBN Kementerian Perhubungan dengan Pagu Anggaran Rp 450 miliar. Ketiga, telah dimulai tahapan pelaksanakan Program Pelindungan Kawasan Suci Besakih, yang meliputi pembangunan gedung parkir dan penataan kawasan Bencingah. Pembangunan dengan total anggaran Rp 900 miliar ini bersumber dari APBD Semesta Berencana Provinsi Bali sebesar Rp 400 miliar dan APBN Kementerian PUPR Rp 500 miliar. Keempat, telah mulai tahapan pelaksanaan pembangunan kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Kabupaten Klungkung. Tahun 2020 ini dimulai program normalisasi Tukad Unda, pembebasan lahan, dan penyusunan desain. Sumber pendanaan dari APBD Semesta Berencana Provinsi Bali, dan APBN Kementerian PUPR. Dan Kelima Telah mulai pelaksanaan pengembangan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, sebagai tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 Tahun 2021. Sumber pendanaan dari APBN Kementerian PUPR.

Baca Juga  Tumbuhkan Rasa Persaudaraan dan Sifat Gotong-royong untuk Menepis Paparan Radikalisme dan Terorisme

Melihat dari capaian tersebut, menurutnya patut disyukuri bahwa di tengah- tengah masa pandemi Covid-19, pembangunan infrastruktur yang membutuhkan dana besar dari APBN dan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali tetap dapat dilaksanakan sesuai rencana. Hal ini terwujud berkat perhatian dan dukungan kuat Presiden RI Bapak Ir. Joko Widodo beserta jajaran Kabinet Indonesia Maju.

“Hal penting yang perlu titiang sampaikan terkait penanganan pandemi Covid-19, Bali memperoleh penilaian baik dari Pemerintah Pusat. Mencakup, pengendalian jumlah kasus baru positif, peningkatan angka kesembuhan, dan pengendalian angka kematian. Keseluruhan program penanganan Covid-19 dialokasikan anggaran Rp 756 miliar pada APBD Semesta Berencana Provinsi Bali untuk penanganan kesehatan, penanganan dampak terhadap ekonomi, dan masyarakat. Yang sangat membanggakan kita semua, bahwa Bali menjadi percontohan dalam penanganan Covid-19 dengan memberdayakan desa adat melalui pembentukan Satgas Gotong-Royong yang bersinergi dengan relawan desa/ kelurahan, aparat TNI, dan Polri,” paparnya.

Sedangkan dalam rangka meningkatkan penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 46 Tahun 2020 yang ditindaklanjuti dengan keluarnya Peraturan Walikota dan Peraturan Bupati se-Bali sesuai Instruksi Presiden RI Nomor 6 Tahun 2020 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 4 Tahun 2020. Dengan berlakunya peraturan tersebut, Gubernur Koster menghimbau agar masyarakat tertib dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan dengan menaati peraturan tersebut. Hal tersebut sangat penting mengingat munculnya kasus baru positif Covid-19 terus meningkat beberapa waktu belakangan ini.

Selanjutnya, Gubernur Koster menyampaikan bahwa dari semua pencapaian itu, baik dari sisi penguatan desa adat, pelindungan Kawasan Suci Besakih, Pusat Kebudayaan Bali, pembangunan infrastruktur short cut Singaraja – Mengwitani, serta pembangunan pelabuhan segitiga Sanur – Nusa Penida – Nusa Ceningan pada abad ke-21 ini, didedikasikan untuk kebangkitan kembali dan kesinambungan kejayaan peradaban Bali sebagai Padma Bhuwana, dari era Kerajaan Bali Kuno dengan Raja Udayana abad ke-11, dan era Kerajaan Gelgel dengan Raja Dalem Waturenggong abad ke-15. Gubernur Koster menyadari sepenuhnya bahwa seluruh keberhasilan dan pencapaian tersebut adalah berkat doa restu, dukungan, dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat.

Baca Juga  Bupati/Walikota Se-Bali Sepakat Tatanan Kehidupan Era Baru Dimulai 9 Juli

Untuk itu pada momen yang penting tersebut, ia  menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Presiden RI Bapak Ir. Joko Widodo beserta jajaran Kabinet Indonesia Maju, DPRD Provinsi Bali, aparatur Pemerintahan Provinsi Bali, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, Bupati/Walikota, Camat, Kepala Desa/Lurah dan Bandesa Adat se-Bali, serta seluruh komponen masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung mendukung pemerintah dalam mewujudkan pencapaian tersebut.

“Ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada para pihak yang telah memberi saran konstruktif maupun kritik sebagai tambahan energi. Kritik keras dan pedas yang disampaikan melalui media sosial, titiang pandang sebagai kepedulian dan tanggung jawab para pihak dalam pembangunan Bali yang titiang pimpin. Titiang Wayan Koster bersama Tjok Oka Sukawati ngayah wawu dua tahun, siap ngayah secara total, lascarya niskala-sakala, untuk memimpin pembangunan Bali, melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan fokus, tulus, dan lurus. Selanjutnya, titiang tetap mengajak semeton krama Bali sareng sami untuk berpartisipasi aktif, solid bergerak, demi menyukseskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana untuk memasuki Bali Era Baru,” pungkasnya.

Acara yang juga dihadiri oleh Bupati/Wali Kota se-Bali, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Bali, Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Bali, dilakukan penyerahan piagam penghargaan  kepada para atlet Bali yang meraih penghargaan dalam ajang Sea Games 2019 lalu. Penyerahan tersebut juga turut disaksikan oleh Ny. Putri Suastini Koster dan Ny. Putri Hariyani Ardhana Sukawati. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Kapal Terbakar di Selat Lombok, Tim SAR Kerahkan 3 Kapal dan 1 Helikopter

Published

on

By

Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok.
PENCARIAN: Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban insiden terbakarnya kapal penumpang di perairan Selat Lombok, Jumat (14/8). (Foto: Hms SAR)

Mataram, baliilu.com – Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban insiden terbakarnya kapal penumpang di perairan Selat Lombok, Jumat (14/8). Operasi SAR ini dipusatkan melalui Posko SAR di Pelabuhan Lembar.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi dalam keterangannya menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat harus bekerja secara maksimal dan terkoordinasi agar proses pencarian dan pertolongan dapat berjalan cepat dan lancar.

“Kami mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada, baik personel, alut (alat utama) laut maupun udara, dengan membagi sektor pencarian secara terarah. Sinergi lintas sektoral ini sangat krusial untuk mempercepat penemuan korban di tengah tantangan kondisi perairan,” ujar Muhamad Hariyadi.

Hariyadi menambahkan, untuk memaksimalkan pencarian pada hari ketiga ini, tim SAR gabungan mengerahkan kekuatan alut yang terbagi ke dalam beberapa area pencarian. KN SAR 220 Mataram, KAL Belongas, dan KAL Lembar melaksanakan pencarian di perairan. Sedangkan Helikopter SGi Air Bali didukung Finns Search and Rescue dan personel Kantor SAR Denpasar melakukan pencarian udara. Adapun area pencarian yaitu arah barat daya, selatan, dan sebelah timur dari lokasi kejadian.

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayor Jenderal TNI (Mar) Edy Prakoso turut memantau langsung jalannya operasi SAR di lapangan melalui Posko SAR dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur SAR, meliputi Kantor SAR Mataram & Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Kru SGi Air Bali & Finns Search and Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.

Baca Juga  Tumbuhkan Rasa Persaudaraan dan Sifat Gotong-royong untuk Menepis Paparan Radikalisme dan Terorisme

Selain unsur SAR, pergerakan tim di lapangan juga didukung oleh armada tambahan yang ekstensif, di antaranya KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, Helikopter Finns SGi Air Bali, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, Kapal Polair KP XXI – 2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD Provinsi NTB.

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

​Perkembangan terbaru operasi SAR terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok mencatat perubahan jumlah korban yang hilang. Dari lima orang yang sebelumnya dicari, satu di antaranya dipastikan selamat setelah dikonfirmasi tidak berada di dalam kapal saat insiden terjadi.

​Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyampaikan keterangan tersebut dalam konferensi pers pada Jumat (14/8) sore. Korban selamat atas nama I Ratu Agung Ayu Sekar (21), warga Mataram, telah dilaporkan kembali ke rumahnya dengan selamat oleh pihak keluarga.

​”Berdasarkan informasi yang diterima Posko SAR, saudari Ayu memang sempat membeli tiket KMP Putri Yasmin sehingga namanya tercatat di manifes. Namun, karena ada perubahan rencana, ia berangkat lebih awal pada 9 Agustus 2026 menggunakan kapal lain,” jelas Hariyadi.

​Dengan adanya kejelasan informasi tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian Tim SAR gabungan kini tersisa empat orang. Seluruh korban merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), dengan rincian identitas sebagai berikut: ​1. Yasir Arafat (37) — Asal Mataram; ​2. Selvina Rambu Mayi (28) — Asal Sumba; ​3. I Made Sutarjana (55) — Asal Denpasar; dan ​4. Slamet Yulianto (41) — Asal Denpasar.

Baca Juga  Bupati/Walikota Se-Bali Sepakat Tatanan Kehidupan Era Baru Dimulai 9 Juli

​Hariyadi menambahkan, pencarian dihentikan sementara pada Jumat sore dan akan kembali dilanjutkan pada Sabtu pagi untuk memfokuskan pencarian terhadap empat korban yang belum ditemukan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pascagempa M 7,7 Nagekeo, Kodam IX/Udayana Gerak Cepat Evakuasi Pasien RSUD TC Hillers Maumere

Published

on

By

Prajurit Kodim 1603/Sikka membantu evakuasi pasien RSUD TC Hillers Maumere pascagempa Magnitudo 7,7 di NTT.
RESPONS CEPAT: Respons cepat jajaran TNI di wilayah terdampak gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari. (Foto: Pendam IX)

Maumere, baliilu.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari, langsung direspons cepat jajaran TNI di wilayah terdampak. Guncangan kuat yang berpusat di sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, tersebut dirasakan di sejumlah wilayah dan sempat memicu kepanikan masyarakat.

Situasi semakin membutuhkan kewaspadaan setelah gempa tersebut memicu peringatan dini tsunami bagi sejumlah wilayah pesisir NTT dan sekitarnya. Mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan maupun gempa susulan, unsur TNI bersama seluruh komponen terkait segera meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan pemantauan di wilayah masing-masing.

Merespons kondisi tersebut, Kodam IX/Udayana langsung menggerakkan jajarannya di wilayah terdampak untuk membantu masyarakat, termasuk melaksanakan pemantauan, pengamanan, serta dukungan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan.

Salah satu aksi tanggap darurat ditunjukkan prajurit Kodim 1603/Sikka yang bergerak membantu evakuasi pasien menuju RSUD TC Hillers Maumere. Dalam situasi yang penuh keterbatasan dan membutuhkan kecepatan, para prajurit bersama tenaga medis dan unsur terkait bahu-membahu memindahkan pasien menuju lokasi yang lebih aman agar proses pelayanan dan penanganan medis dapat terus berlangsung.

Evakuasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi dengan tetap memperhatikan kondisi masing-masing pasien. Kehadiran prajurit TNI di tengah situasi darurat tersebut menjadi bagian penting dalam membantu tenaga kesehatan, memperlancar proses pemindahan pasien, sekaligus menjaga kondisi lingkungan rumah sakit tetap aman dan kondusif.

Langkah tersebut menjadi bukti bahwa dalam situasi bencana, TNI tidak hanya hadir untuk melakukan pemantauan, tetapi bergerak langsung memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan seperti pasien yang berada di fasilitas kesehatan.

Baca Juga  Wabup Suiasa Beri Pengarahan kepada Guru di Abiansemal dan Petang

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap respons kedaruratan yang dilakukan jajaran Kodam IX/Udayana.

“Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto langsung menginstruksikan seluruh jajaran di wilayah terdampak untuk bergerak sigap melakukan pemantauan dan membantu masyarakat. Dalam situasi seperti ini, keselamatan warga menjadi prioritas utama, termasuk memastikan pasien di fasilitas kesehatan seperti RSUD TC Hillers Maumere dapat dievakuasi dan mendapatkan penanganan secara aman,” ujar Kapendam IX/Udayana.

Menurutnya, gerak cepat prajurit di lapangan merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk selalu hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya ketika terjadi situasi darurat yang membutuhkan respons cepat.

“Prajurit di lapangan akan terus membantu semaksimal mungkin sesuai kemampuan dan kondisi yang ada. Kami juga terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, BPBD, Polri, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait agar setiap kebutuhan masyarakat dapat segera direspons,” tambahnya.

Sementara itu, jajaran Kodam IX/Udayana terus melakukan pemantauan perkembangan situasi, mengidentifikasi dampak gempa serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Personel TNI juga tetap disiagakan untuk memberikan bantuan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, termasuk dalam penanganan evakuasi dan dukungan terhadap masyarakat.

Kodam IX/Udayana mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, namun tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

TNI akan terus hadir di tengah masyarakat, bergerak cepat membantu setiap warga yang membutuhkan, serta bersinergi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan penanganan dampak gempa di wilayah NTT berlangsung cepat, aman dan terkoordinasi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kodam IX/Udayana Kerahkan Prajurit Bantu Evakuasi Warga Pascagempa M7,7 di NTT

Published

on

By

Personel Kodam IX/Udayana memantau situasi pascagempa Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Mbay, Nagekeo, NTT.
SITUASI PASCAGEMPA: Kodam IX/Udayana terus memantau perkembangan situasi pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari. (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Kodam IX/Udayana terus memantau perkembangan situasi pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari.

Gempa yang terjadi pada pukul 04.58.24 WIB dengan kedalaman 15 kilometer tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah NTT dan kawasan sekitarnya. Seiring perkembangan situasi, BMKG telah menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa tersebut berakhir. Meski demikian, masyarakat di wilayah terdampak tetap diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari BMKG, BPBD, pemerintah daerah, dan aparat keamanan.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. Amrizal Nasution mengatakan, menyikapi kejadian tersebut, jajaran TNI di wilayah NTT bergerak cepat membantu masyarakat dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait dalam penanganan dampak bencana.

“Begitu terjadi gempa, prajurit TNI di wilayah terdampak langsung bergerak membantu masyarakat. Prioritas utama kami adalah keselamatan warga, membantu proses evakuasi menuju tempat yang aman, memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan, serta mendukung pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana,” ujar Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. Amrizal Nasution.

Personel dari Kodim 1603/Sikka, Kodim 1612/Manggarai, Kodim 1602/Ende, serta Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/WM turut berada di tengah masyarakat untuk membantu proses evakuasi, mendirikan dan mendukung pos-pos pengungsian, memberikan pertolongan kesehatan kepada warga yang membutuhkan, serta mengarahkan masyarakat menuju lokasi yang lebih aman.

Kapendam menegaskan, keberadaan prajurit di lapangan merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir dan membantu masyarakat, khususnya dalam situasi tanggap darurat bencana.

“Prajurit TNI tidak hanya bertugas dalam konteks pertahanan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. Saat ini personel terus berkoordinasi dengan Pemda, BPBD dan unsur terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani,” tegasnya.

Baca Juga  Sasar Warung dan Toko Kelontong, Diskop UKM Denpasar Sosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan

Menurut Kapendam, pendataan terhadap dampak gempa, baik korban maupun kerusakan materiil, masih terus dilakukan dan dikonfirmasi bersama pemerintah daerah serta instansi terkait. Oleh karena itu, data yang disampaikan kepada publik akan terus diperbarui berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, dan selalu mengikuti perkembangan serta arahan resmi dari BMKG, BPBD, pemerintah daerah maupun aparat di lapangan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas,” pungkas Kolonel Inf Amrizal Nasution.

Kodam IX/Udayana bersama jajaran kewilayahan akan terus memonitor perkembangan situasi di wilayah NTT dan memastikan kesiapsiagaan personel tetap terjaga untuk memberikan bantuan apabila sewaktu-waktu diperlukan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca