Thursday, 22 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Transmisi Lokal Cenderung Meningkat, Gubernur Koster: Mari Bersatu Padu Bangun Optimisme Demi Keselamatan Kita Bersama

BALIILU Tayang

:

de
GUBERNUR BALI WAYAN KOSTER, Didampingi Sekda Bali Dewa Made Indra

Denpasar, baliilu.com – Dalam menyikapi perkembangan Covid-19 dalam sepekan terakhir ini, khususnya transmisi lokal yang penyebaran di wilayah kabupaten/kota se-Bali yang cenderung meningkat, begitu juga munculnya kasus positif baru sebagian besar tanpa menunjukkan gejala sakit atau Orang Tanpa Gejala (OTG), dan adanya kecenderungan menurunnya disiplin masyarakat dalam melaksanakan protokol Covid-19, Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan imbauan yang baru Nomor : 215/Gugascovid19/VI/2020, tertanggal 8 Juni 2020.

‘’Saya menyampaikan kepada masyarakat Bali bahwa kondisi pandemi Covid-19 yang tengah kita hadapi saat ini merupakan masalah kita bersama, yang harus dijalani dengan penuh semangat, kebaikan dan ketulusan hati, kesabaran, ketabahan, dan kegigihan, serta  paras-paros, gilik-saguluk, salunglung-sabayantaka, tiada lain adalah demi kepentingan dan keselamatan kita bersama,’’ papar Gubernur Koster didampingi Sekda Bali Dewa Made Indra saat live streaming, di Gedung Jaya Sabha, Senin (8/6-2020).

Gubernur Koster menyatakan memetakan setiap hari perkembangan Covid-19, dimana transmisi lokal mengalami peningkatan khususnya di beberapa wilayah Denpasar, Badung, Tabanan dan Klungkung. Begitu pula munculnya kasus positif yang tanpa menunjukkan gelaja sakit. Sehingga betul-betul tidak kelihatan apakah orang ini dalam status terkena covid atau tidak. ‘’Jadi kalau tidak dilakukan rapid test atau tes swab maka kita tidak tahu orang tersebut terkena covid apa tidak,’’ ujarnya.

Sekarang, lanjut Gubernur Koster,  Provinsi Bali sedang menggiatkan rapid test dan tes swab untuk mengetahui status seseorang terutama yang bersentuhan dengan pasien positif covid. Sehingga kelihatan memang kalau aktif melakukan satu upaya rapid dan swab ketemunya yang positif jadinya meningkat.

‘’Menurut saya satu hal yang bagus, karena kita bisa sejak dini mengetahui kondisi masyarakat yang berpotensi menularkan penyakit kepada para warga yang ada di sekitarnya. Ini hal yang bagus, namun tentu harus mengendalikannya agar proses ini berjalan dengan baik. Walau ada penambahan kalau dibandingkan dengan daerah lain, penambahan di Provinsi Bali relatif kecil,’’ ungkapnya.

Baca Juga  Update Covid-19 (20/9), Dewa Indra: Paling Ampuh Lindungi Diri, Keluarga dan Masyarakat dengan Disiplin Laksanakan Prokes 3M

Hal ini dibuktikan, dulu Bali masuk kelompok sepuluh besar di urutan ketujuh, sekarang berada di urutan ke-13. Artinya, daerah lain lebih cepat pertambahannya. Bali ada nambah tetapi relatif kecil dan bisa kita kendalikan. ‘’Oleh karena itu, ini perlu diikuti satu upaya yang lebih giat dan semangat lagi,  karena ada kecenderungan menurunnya disiplin masyarakat dalam melaksanakan protokol Covid-19. Seperti kerumunan mulai muncul, tidak menggunakan masker, tidak memperhatikan jaga jarak. Sehingga ini bisa menjadi potensi penularan karena adanya orang tanpa gejala yang mungkin saja terjangkit Covid-19,’’ terang Gubernur Koster.

Menghadapi kondisi demikian, Gubernur Koster mengatakan sedikit pun kita tidak boleh merasa bosan. Tidak boleh ada rasa jenuh, tidak boleh ada rasa putus asa, tidak boleh saling menyalahkan, sing dadi bengkung, sing dadi maboya. ‘’Ini harus menjadi sikap kolektif kita bersama agar kita semua bisa selamat demi diri sendiri, demi keluarga, demi sahabat dan demi untuk keselamatan kita semua,’’ papar Gubernur.

de
GUBERNUR KOSTER: Tidak boleh ada rasa jenuh, tidak boleh ada rasa putus asa, tidak boleh saling menyalahkan.

Untuk mengantisipasi dan mewaspadai terjadi penularan yang semakin meluas demi keselamatan kita semua, Gubernur Bali mengimbau: pertama, bagi peserta didik, agar tetap belajar di rumah. Kedua, melarang kegiatan keramaian termasuk tajen. ‘’Saya wanti-wanti ingatkan tidak boleh ada tajen. Kalau ada yang melakukan tajen di satu tempat saya minta penegak hukum untuk menindak, membubarkan dan mengambil tindakan hukum lainnya. Saya mendengar di beberapa wilayah masih ada tajen meskipun kemudian dibubuarkan artinya masyarakat masih punya niat mengadakan tajen. Ini tidak boleh, kita harus disiplin,’’ ujar Gubernur Koster.

Ketiga, melarang  operasional dan aktivitas  objek  wisata, hiburan malam,  dan  kegiatan lainnya yang melibatkan banyak orang.

Keempat, kegiatan adat dan agama hanya boleh dilaksanakan dengan melibatkan paling banyak 25 (dua puluh lima) orang. Karena ada surat edaran Menteri Agama mengenai pembukaan tempat ibadah, dibuka tetapi harus dibatasi maksimum 25 orang berlaku untuk semua tempat ibadah.

Baca Juga  FBN Bali Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk 61 Simpatisan Bela Negara

Kelima, membatasi perjalanan ke luar Bali, khususnya ke daerah yang masuk zona merah Covid-19. ‘’Saya mengimbau masyarakat Bali kalau tidak penting sekali sebaiknya hindari pergi keluar Bali. Terutama sekali menuju daerah zone merah,’’ ujar Koster.

Keenam, mengurangi aktivitas ke luar rumah. Dalam hal melaksanakan aktivitas ke luar rumah, agar masyarakat dengan tertib dan disiplin mengikuti protokol pencegahan Covid-19 yaitu: a). selalu menjaga jarak fisik dan sosial; b).  wajib menggunakan masker. Keluar rumah selama dalam perjalanan dan selama di tempat acara agar selalu menggunakan masker sampai balik ke rumah. Ini penting untuk mencegah penularan. c).  selalu mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir atau menggunakan hand sanitizer.

Ketujuh, selalu melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan cara: a).  meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi suplemen seperti vitamin, madu, ramuan tradisional, dan lain-lain yang menyehatkan tubuh dan memperkuat imunitas; b).  mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi; c). rajin berolahraga secara teratur; dan d).  beristirahat dengan cukup.

Kedelapan, kepada Satgas Gotong-Royong di Desa Adat dan Relawan Covid-19 di Desa/Kelurahan  agar tetap melaksanakan tugas dengan tertib dan disiplin menjaga wilayahnya sesuai dengan surat edaran gubernur yang meliputi a). meningkatkan pengawasan  terhadap  warga  masyarakat  dalam  melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di wilayahnya; b).  meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan warga masyarakat keluar masuk di wilayahnya; dan c).  bertindak dengan cepat dalam melakukan pencegahan munculnya kasus Covid -19.

‘’Saya mengingatkan kepada satgas gotong-royong dan relawan desa/kelurahan bahwa di sejumlah wilayah termasuk katagori merah karena banyak terjadi kasus positif, maka harus selektif di dalam mengawasi masyarakat yang keluar masuk ke wilayah itu,’’ papar Koster.

Baca Juga  Jubir Dewa Rai: Angka Kasus Positif Meningkat di Denpasar, Karena Gelar Testing Massal Covid-19

Kesembilan, kepada bupati/walikota agar : a).  lebih tanggap dan cepat melakukan upaya pengendalian penularan Covid -19;  lebih berani, lebih tegas, lebih cepat dan lebih tanggap di dalam mengendalikan covid di wilayahnya. ‘’Saya lihat ada kecenderungan menurun, jika dilihat dari gejala meningkatnya transmisi lokal. Ini harus betul-betul menjadi perhatian serius, bupati/walikota se-Bali tidak boleh lengah, tidak boleh rileks apalagi membiarkan suatu kejadian di wilayahnya. b).  tetap membatasi waktu beroperasinya pasar tradisional, warung, pasar swalayan, toko modern, pusat perbelanjaan, dan restoran. Boleh dibuka tetapi batasi apakah jamnya atau aktivitas lainnya, metode untuk transaksi, untuk berbelanja dll. c).  agar selalu berkoordinasi secara intensif dengan Gugus Tugas Provinsi dalam menangani masalah  Covid-19.

Gubernur Koster menggarisbawahi, penanganan Covid-19 tidak bisa diselesaikan secara sendiri tetapi harus bersinergi, berkoordinasi dengan jajaran pemerintah secara bertingkat. Di pusat, provinsi dan kab/ kota sehingga bisa mengatasi dengan cepat dan baik. ‘’Saya mengajak marilah kita terus bersatu padu untuk membangun optimisme, seraya terus berdoa dengan cara dan keyakinan masing-masing agar Covid-19 segera berakhir,’’ ajak Gubernur Koster sembari menegaskan kita harus melakukan upaya kongkrit secara sekala dan niskala agar Bali terbebas dari Covid-19. (gs)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Berkas Perkara Kasus Ujaran Kebencian soal Papua TikTokers AB Dinyatakan Lengkap

Published

on

By

ujaran kebencian papua
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Erdi A. Chaniago. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Berkas perkara kasus ujaran kebencian berdasarkan SARA tentang Papua yang dilakukan oleh pemilik, pengguna dan yang menguasai akun media sosial TikTok dengan username “@presiden_ono_niha/Jay Komal” dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Erdi A. Chaniago mengatakan, berkas perkara dinyatakan lengkap pada tanggal 7 Februari 2024 dengan satu orang tersangka.

“Berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/A/21/XII/2023/SPKT.Dittipidsiber/Bareskrim Polri tanggal 30 Desember 2023, penyidikan perkara dugaan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan SARA yang dilakukan oleh pemilik, pengguna dan yang menguasai akun media sosial TikTok dengan username @presiden_ono_niha/Jay Komal telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, sebagaimana telah diterimanya surat P21 dari JPU dengan satu orang tersangka pada tanggal 7 Februari 2024,” kata Erdi dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 22 Februari 2024.

Adapun satu orang tersangka tersebut yaitu atas nama Aperlinus Bu’Ulolo (AB) memiliki peran sebagai pemilik, pengguna dan yang menguasai akun media sosial TikTok @presiden_ono_niha yang membuat konten video dengan durasi 2 (dua) menit, dan juga yang memposting konten video tersebut di media sosial TikTok miliknya pada tanggal 30 Desember 2023.

“Adapun penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap 2 akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2024 di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat,” kata Erdi.

Dalam kasus ini penyidik menyita sejumlah barang bukti dari tersangka yaitu satu buah kartu tanda penduduk atas nama tersangka, akun media sosial tiktok dengan username @presiden_ono_niha, satu buah akun email, satu unit handphone oppo warna biru, satu buah wig/rambut palsu, satu buah kaos warna biru, satu buah blazer warna hitam dan satu buah kaca mata hitam.

Baca Juga  Direktorat Intelkam Polda Bali Bantu Sembako Mahasiswa Manggarai di Bali

Adapun tersangka dijerat dengan Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 9 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 16 Jo Pasal 4 huruf b angka 1 dan 2 UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 156 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Resmikan 27 Ruas Jalan, Presiden Harap Konektivitas Antardaerah dan Antarprovinsi Makin Baik

Published

on

By

inpres jalan daerah sulawesi selatan
RESMIKAN RUAS JALAN: Presiden Joko Widodo meresmikan 27 ruas jalan yang merupakan Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis, 22 Februari 2024. (Foto: BPMI Setpres/Kris)

Sulawesi Selatan, baliilu.com – Presiden Joko Widodo meresmikan 27 ruas jalan yang merupakan Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Sulawesi Selatan. Peresmian tersebut dipusatkan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), pada Kamis, 22 Februari 2024.

“Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini saya resmikan 27 ruas pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Presiden.

Presiden mengatakan bahwa pada tahun 2023 pemerintah pusat telah memberikan anggaran sebesar Rp. 669 miliar untuk Provinsi Sulawesi Selatan. Anggaran tersebut dialokasikan untuk membangun dan memperbaiki 201 kilometer jalan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Ada 27 ruas jalan yang dibangun dan diperbaiki, hari ini telah selesai,” ungkap Presiden.

Presiden menyebut anggaran tersebut akan terus ditingkatkan. Presiden berharap pembangunan ruas-ruas jalan tersebut akan memberikan banyak manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Kita berharap jalan-jalan di seluruh Provinsi Sulawesi Selatan semuanya bisa halus, mulus akan memperbaiki konektivitas antardaerah dan antarprovinsi,” ucap Presiden.

Sementara itu, Indriyani, salah seorang warga sekitar mengaku sangat bersyukur dengan pembangunan ruas jalan tersebut. Menurutnya, jalan yang tadinya rusak dan banyak menimbulkan korban jiwa kini sudah lebih baik.

“Alhamdulillah sudah baik, sudah bersih tidak ada berlubang lagi. (Sebelumnya) parah, rusak-rusak sampai ada korban jiwa meninggal kecelakaan,” tutur Indriyani.

Senada, Syahrir, warga lainnya turut merasakan manfaat dari keberadaan jalan tersebut. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintahan Presiden Jokowi.

“Saya mewakili warga setempat sangat berterima kasih atas Instruksi Presiden programnya jalanan inpres kami masyarakat disini terkhusus Pangkep itu sangat berterima kasih atas program Pak Jokowi ini. Kami sangat menikmati dan terima kasih atas 10 tahunnya Pak Jokowi,” ucap Syahrir.

Baca Juga  Jejak sang Maestro Drama Gong AA Gede Rai Kalam, Pernah Dilempar Batu dan Diberhentikan di Panggung

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin, serta Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Jokowi Resmikan Makassar New Port

Published

on

By

makassar new port
RESMIKAN MAKASSAR NEW PORT: Presiden Joko Widodo meresmikan Makassar New Port di Kota Makassar, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis, 22 Februari 2024. (Foto: BPMI Setpres/Vico)

Makassar, Sulawesi Selatan, baliilu.com – Presiden Joko Widodo meresmikan Makassar New Port di Kota Makassar, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis, 22 Februari 2024. Presiden berharap kehadiran pelabuhan dengan nilai investasi Rp 5,4 triliun tersebut dapat meningkatkan nilai efisiensi bagi biaya logistik di Tanah Air.

“Ini akan menjadi pelabuhan besar di Indonesia bagian timur yang kita harapkan bisa mengefisiensikan biaya-biaya logistik yang ada di Tanah Air kita,” ujar Presiden.

Presiden mengingatkan bahwa persaingan antarnegara saat ini sangat ketat, baik produk-produk hasil dalam negeri maupun negara lain. Oleh karena itu, Presiden menekankan pentingnya efisiensi untuk memenangkan persaingan antarnegara.

“Siapa yang memiliki efisiensi yang baik, itulah yang memenangkan pertandingan, itulah yang akan memenangkan persaingan,” ungkap Presiden.

Presiden menyebut bahwa biaya logistik di Indonesia masih berada di angka 24 persen pada 10 tahun yang lalu. Hal itu dikarenakan lokasi antara pelabuhan, kawasan industri, hingga pabrik-pabrik yang tidak saling terintegrasi sehingga biaya logistik menjadi tidak efisien.

Presiden pun mengapresiasi biaya logistik di Indonesia yang saat ini sudah turun ke angka 14 persen. Meski masih lebih tinggi dibanding dengan negara lain, Presiden meyakini kehadiran Makassar New Port akan membantu menurunkan biaya logistik di Tanah Air.

“Makassar New Port ini adalah terbesar setelah Tanjung Priok. Kedalamannya 16 meter, juga termasuk pelabuhan terdalam yang sangat baik untuk bersandarnya kapal-kapal besar untuk mengangkut kontainer,” ucap Presiden.

Selain biaya logistik, Presiden juga mengapresiasi dwelling time yang turun dari yang semula tujuh hari menjadi dibawah tiga hari. Terkait kapasitas, Makassar New Port juga memiliki kapasitas hingga 2,5 juta TEUs sehingga diharapkan dapat bersaing dengan pelabuhan-pelabuhan besar di negara lain.

Baca Juga  Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

“Inilah kekuatan, potensi yang terus kita perbaiki sehingga competitiveness kita, daya saing kita menjadi lebih baik dari negara-negara lain,” tutur Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, dan Dirut PT Pelindo (Persero) Arif Suhartono. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca