Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rapat Paripurna Ke-16 DPRD Bali, Fraksi-fraksi Apresiasi Raihan Opini WTP dan Soroti PPKM Darurat Covid-19

BALIILU Tayang

:

de
SERAHKAN PANDANGAN UMUM FRAKSI: Ketua Dewan Adi Wiryatama menyerahkan pandangan umum fraksi-fraksi kepada Gubernur Bali Wayan Koster, saat rapat paripurna ke-16 DPRD Bali, Selasa (6/7) di ruang sidang utama gedung DPRD Bali, Renon Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Rapat Paripurna Ke-16 masa persidangan II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali dengan agenda utama pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Provinsi Bali tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2020 digelar Selasa, 6 Juli 2021 di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Bali Jalan Dr. Kusuma Atmaja No. 3 Niti Mandala Renon Denpasar.

Rapat rapipurna yang digelar secara hibryd, offline dan online dibuka oleh Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos, M.Si. didampingi Wakil Ketua I Sugawa Korry, Wakil Ketua II I Nyoman Suyasa dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, segenap anggota dewan, anggota Forkopimda Provinsi Bali, Sekda Bali dan jajaran OPD Provinsi Bali.

Lima fraksi mendapat kesempatan menyampaikan pandangan umumnya di depan rapat paripurna yang terbuka untuk umum. Di antaranya menyampaikan apresiasi atas raihan opini WTP dari BPK-RI atas laporan keuangan Pemprov Bali TA 2020 sekaligus raihan delapan tahun berturut-turut, dan juga menyoroti masalah penerapan PPKM Darurat Covid-19.

I Made Rai Warsa menyampaikan pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan. (Foto:Ist)

Seperti yang dilontarkan Fraksi PDI Perjuangan melalui I Made Rai Warsa, S.Sos. yang memberikan apresiasi atas raihan 8 tahun berturut-turut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), atas penilaian yang diraih oleh Pemerintah Provinsi Bali dari Laporan Hasil Pemeriksaan BPK – RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Bali Tahun Anggaran 2020. Pencapaian opini WTP yang kedelapan kali ini merupakan prestasi, kerja keras, tulus, ikhlas dan fokus dari Pemerintah Provinsi Bali dalam melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing.

‘’Kami Fraksi PDI Perjuangan, tetap berharap opini WTP ini semakin memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntable. Kami mendorong pencapaian predikat WTP ini tidak hanya sebagai prestasi administrasi normatif, tetapi harus dimaknai sebagai sebuah penghargaan terhadap integritas, taat asas, profesionalisme, dan transfaransi Pemerintahan Provinsi Bali dalam tata kelola keuangan,’’ ujar Rai Warsa.

Baca Juga  Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Bali Mengucapkan Rahajeng Rahina Galungan lan Kuningan

Fraksi PDI Perjuangan, lanjut Rai Warsa juga menerima dan memberi apresiasi terhadap Neraca Pemerintah Provinsi Bali, yang menyajikan informasi posisi keuangan daerah mengenai aset, kewajiban dan ekuitas yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Bali pada akhir Tahun Anggaran 2020. Serta memberikan apresiasi terhadap laporan arus kas yang menyajikan informasi mengenai sumber, penggunaan, perubahan kas dan setara kas selama tahun 2020.

‘’Namun kami prihatin atas laju kasus Corona di Bali sedang meningkat antara lain imbas penularan dari Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dan transmisi lokal dan memberikan dukungan sepenuhnya atas upaya Gubernur menerapkan sejumlah strategi yang disiapkan untuk menekan peningkatan ini,’’ ujar Rai Warsa.

Rawan Atmaja dari Fraksi Partai Golkar

Sementara itu, pandangan umum Fraksi Golkar yang disampaikan Rawan Atmaja lebih banyak melontarkan pertanyaan dan usul saran di antaranya pertama, soal kelemahan dalam menyusun laporan keuangan serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan untuk diperhatikan, mengingat Provinsi Bali berturut-turut mendapat WTP. Kedua, terkait pelaksanaan pupuk organik bersubsidi pada Distanpangan memastikan pupuk sebanyak 19 ton telah didistribusikan dan dimanfaatkan pada masing-masing subak mengingat sektor pertanian adalah sektor yang survival di tengah badai pandemi Covid-19. Ketiga, berkenaan dengan rencana pembangunan dan pengembangan kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Sarbagita dalam Perda RTRW menyarankan  pengembangan dilakukan dalam upaya keseimbangan pertumbuhan ekonomi baru  Bali Utara, Barat dan Timur.

Fraksi Golkar juga menyoroti pandemi Covid-19 yang di samping berdampak pada bidang kesehatan juga melumpuhkan sektor ekonomi, dan akan sangat berdampak pada sektor lainnya seperti pendidikan. ‘’Atas kondisi ini agar Gubernur bisa melakukan antisipasi jangan sampai sektor pendidikan lumpuh karena pendidikan sangat menentukan masa depan bangsa,’’ ujar Rawan Atmaja seraya menegaskan Fraksi Golkar sangat mendukung wacana pembukaan pariwisata pada Juli ini dengan tetap mematuhi secara sungguh-sungguh kebijakan dan aturan pemerintah pusat.   

Baca Juga  Humas DPRD Bali dan Forward Belajar Tata Kelola Sampah dari Jatim
I Ketut Juliarta menyerahkan pandangan umum Fraksi Gerindra

Sedangkan Fraksi Gerindra melalui I Ketut Juliarta, S.H. menyampaikan fraksinya mengapresiasi capaian opini WTP. Namun, Fraksi Gerindra berharap capaian WTP yang bersifat administratif tersebut bisa linear dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. ‘’Untuk itu kami mengingatkan saudara Gubernur agar benar-benar memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, berintegritas, profesional, transparan, dan akuntabel,’’ ujarnya.

Fraksi Gerindra juga menyoroti masalah pandemi Covid-19 yang telah berjalan selama 1 tahun lebih membuat pertumbuhan ekonomi Bali terpuruk ke jurang yang dalam. Pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali yang saat ini minus 9 lebih, artinya ada pengangguran 1,350 juta sampai 1,8 juta orang. ‘’Untuk itu, kami menyarankan agar  mengalokasikan anggaran untuk meng-cover tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan tersebut, bukan saja dengan stimulus BLT, tetapi juga memberikan pelatihan kewirusahaan dan menyalurkan hasil usaha mereka. Kurangi proyek-proyek fisik yang bersifat mercusuar, focus kepada pemberdayaan  ekonomi rakyat,’’ ujarnya seraya mengapresiasi program vaksinasi kepada seluruh warga masyarakat Bali.

I Komang Nova Sewi Putra dari Fraksi Demokrat

Fraksi Demokrat melalui I Komang Nova Sewi Putra, SE juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 berjalan dengan lancar walaupun terjadi beberapa kali refocusing akibat adanya pandemi Covid-19 dan capaian Opini WTP atas penilaian yang diraih dari Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Bali Tahun Anggaran 2020 secara berturut-turut selama 8 kali.

Fraksi Demokrat juga menyoroti situasi penerapan PPKM Darurat Covid-19, dimana rakyat tidak tahu mesti berbuat apa di dalam mempertahankan hidupnya yang cenderung membuat masyarakat semakin kehilangan harapan hidup. Oleh karena itu, pemberlakuan PPKM Darurat yang saat ini sangat membebani masyarakat krama Bali khususnya masyarakat kecil atau IKM-UKM, Fraksi Partai Demokrat menyarankan kepada Gubernur untuk duduk bersama mencari solusi yang bijak untuk kepentingan krama Bali sehingga mana yang menjadi lebih penting antara sakit karena Covid atau sakit karena kelaparan.    

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-17 DPRD Bali soal Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda APBD 2020, Ada Usulan PPDB
Grace Anastasia serahkan pandangan umum Fraksi Nasdem-Hanura-PSI

Pandangan umum Fraksi Nasdem-Hanura-PSI melalui Grace Anastasia WS, SE menyampaikan apresiasi atas pencapaian Opini WTP yang kedelapan kalinya secara berturut-turut. Dengan meraih opini WTP, artinya kinerja Pemerintah Provinsi Bali dalam membuat laporan keuangannya adalah baik, rinci dan sesuai aturan. ‘’Namun kami mengingatkan agar opini WTP tidak dijadikan tujuan utama. Karena yang jadi tujuan utama itu tetap saja anggaran yang terserap dan sesuai peruntukan seperti yang tercantum dalam perencanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali,’’ ujar Grace.

Selanjutnya Ketua Dewan Adi Wiryatama menyerahkan pandangan umum fraksi-fraksi kepada Gubernur Bali Wayan Koster. (gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Wamendikdasmen Hadir di Tabanan, Tinjau Pembangunan dan Revitalisasi Beberapa Sekolah

Published

on

By

Wamendikdasmen
DAMPINGI WAMEN: Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan di beberapa sekolah di Kabupaten Tabanan, Kamis (4/6). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan terus diperkuat di Kabupaten Tabanan. Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan di beberapa sekolah di Kabupaten Tabanan, Kamis (4/6). Turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan, Wakapolres Tabanan, pimpinan perangkat daerah terkait, serta undangan lainnya.

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Tabanan, pihaknya melaksanakan Peresmian SMP Muhammadiyah 1 Tabanan, juga meninjau pembangunan SDN 3 Sembung Gede di Mandung, Sembung Gede, Kerambitan dan resmikan revitalisasi SMP Negeri 6 Tabanan, Penandatanganan Mock Up Revitalisasi Sekolah dan Ramah Tamah di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Adat Kota Tabanan, serta mengunjungi Sekolah Rakyat Tabanan di Sentra Mahatmiya Kediri, Tabanan. Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan atas dukungan dan pelayanan yang cepat dalam proses pengajuan sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

“Saya sangat mengapresiasi semangat inklusivitas dari pemerintah daerah Kabupaten Tabanan. Tentu ini mencerminkan semangat keterbukaan pemerintah daerah dan kesadaran bahwa urusan pendidikan tidak bisa dipikul sendiri oleh pemerintah pusat juga oleh pemerintah daerah,” ujar Riza.

Sementara itu, Bupati Tabanan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wabup Dirga, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pihak terkait atas kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta pembangunan karakter umat dan bangsa di Kabupaten Tabanan.

Wabup Dirga juga menegaskan bahwa kehadiran sekolah tersebut merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta berakhlak mulia.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mendukung setiap setiap upaya yang dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas,” imbuh Dirga.

Baca Juga  Humas DPRD Bali dan Forward Belajar Tata Kelola Sampah dari Jatim

Lebih lanjut, Wabup Dirga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran Wamendikdasmen di Kabupaten Tabanan. Menurutnya, perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan akan semakin memperkuat langkah bersama dalam mewujudkan generasi Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.

Diharapkan dengan turun ke lapangan agar memastikan bahwa kualitas pelayanan makin hari makin baik. Intinya bagaimana program-program Bapak Presiden, baik revitalisasi sekolah maupun MBG, bisa mengena pada sasaran dan memperbaiki ekosistem pendidikan kita, dengan memastikan infrastruktur pendidikan semakin baik, gizi anak-anak terjamin, dan kesejahteraan guru melalui program PPG.

Wamendikdasmen bersama Wakil Bupati Tabanan, dan jajaran dalam kunjungannya di Sekolah Rakyat Tabanan di Sentra Mahatmiya, bertemu dengan para siswa sekaligus meninjau ruang kelas dan laboratorium IPA. Pada kesempatan itu, diserahkan bantuan mikroskop sebagai sarana pendukung pembelajaran guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan potensi peserta didik. Kunjungan tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan pemerataan akses pendidikan serta peningkatan mutu layanan pendidikan bagi seluruh anak bangsa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat Unit Lantas Polsek Kutsel, Kecelakaan di Jalan Goa Gong Diselesaikan secara Kekeluargaan

Published

on

By

kecelakaan di goa gong
RESPONS LAPORAN: Unit Lalu Lintas Polsek Kuta Selatan bergerak cepat merespons laporan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan roda empat di Jalan Goa Gong, Jimbaran. (Foto: Hms Polresta Dps)  

Badung, baliilu.com – Unit Lalu Lintas Polsek Kuta Selatan bergerak cepat merespons laporan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan roda empat di Jalan Goa Gong, Jimbaran.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penanganan awal dengan mengamankan situasi, mengatur arus lalu lintas, serta mengumpulkan keterangan dari para pihak yang terlibat. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, peristiwa tersebut terjadi saat salah satu kendaraan tidak kuat menanjak sehingga bergerak mundur dan menyenggol kendaraan yang berada tepat di belakangnya.

Akibat kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Insiden hanya mengakibatkan kerusakan ringan pada kendaraan yang terlibat dengan kerugian bersifat material.

Dengan mengedepankan pendekatan humanis dan problem solving, petugas Unit Lantas Polsek Kuta Selatan memfasilitasi komunikasi antara kedua pengemudi. Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dan saling menerima hasil kesepakatan yang telah dibuat.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H.,M.H., kehadiran personel Polri di lokasi mendapat apresiasi dari masyarakat karena mampu memberikan pelayanan secara cepat, profesional, dan humanis sehingga situasi tetap aman serta kondusif tanpa menimbulkan kemacetan maupun perselisihan berkepanjangan.

Polri akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kecelakaan lalu lintas dan permasalahan di jalan raya, guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polsek Kuta Selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dewan Tanggapi Pendapat Gubernur Bali Berkenaan dengan Raperda Inisiatif DPRD Bali tentang Retribusi Perizinan Tertentu
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat 110, Satpolairud Polresta Denpasar Evakuasi Pemancing yang Terjebak di Rumah Apung Perairan Serangan

Published

on

By

Polresta Denpasar
EVAKUASI: Personel Satpolairud Polresta Denpasar berhasil evakuasi seorang pemancing yang terjebak di sebuah rumah apung di Perairan Serangan, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Kamis (4/6/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kesigapan personel Satpolairud Polresta Denpasar kembali terbukti dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seorang pemancing yang terjebak di sebuah rumah apung di Perairan Serangan, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, berhasil dievakuasi dengan selamat oleh personel Pos Serangan Satpolairud Polresta Denpasar pada Kamis (4/6/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama Sielma Claudia Fortuna (26), warga Kabupaten Gianyar, yang saat itu sedang memancing bersama dua rekannya di rumah apung yang berada di Perairan Serangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 00.30 Wita korban bersama dua temannya berangkat menuju rumah apung menggunakan jukung sewaan yang dikemudikan oleh saksi Rois Akhmadi. Saat sedang memancing, sekitar pukul 02.30 Wita, korban menggunakan cahaya lampu telepon genggam untuk menerangi permukaan laut guna melihat ikan.

Namun akibat guncangan ombak, telepon genggam milik korban terjatuh ke laut. Karena nomor kontak pengemudi jukung yang akan menjemput mereka tersimpan di perangkat tersebut, korban tidak dapat menghubungi pemilik jukung untuk kembali ke daratan. Dalam kondisi tersebut, korban kemudian menggunakan telepon genggam milik temannya untuk menghubungi layanan darurat Call Center 110 Polresta Denpasar guna meminta bantuan.

Mendapat laporan dari operator 110, personel Pos Serangan Satpolairud Polresta Denpasar yang sedang melaksanakan piket langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Mengingat kondisi perairan saat itu tidak memungkinkan menggunakan kapal patroli dan demi mempercepat waktu respons, petugas memanfaatkan boat sekoci milik warga setempat untuk melakukan penyelamatan.

Dua personel Pos Serangan Satpolairud Polresta Denpasar, yakni Aipda I Wayan Eka Suartama dan Bripda Ngakan Gede Agus Oka Purnama, segera menuju titik lokasi yang dikirimkan korban melalui fitur berbagi lokasi. Setelah tiba di rumah apung, petugas langsung melakukan evakuasi terhadap korban beserta dua rekannya dan membawa mereka kembali ke tepi pantai dengan aman.

Baca Juga  Rapat Paripura Ke-15 DPRD Bali, Gubernur Koster Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2020

Berkat respons cepat dan koordinasi yang baik, proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala. Korban dan kedua rekannya berhasil diselamatkan dalam keadaan sehat serta tidak mengalami luka-luka. Setelah dievakuasi, ketiganya langsung kembali ke rumah masing-masing.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H. mengapresiasi kesigapan personel Satpolairud yang dengan cepat merespons laporan masyarakat dan berhasil melakukan evakuasi secara aman.

“Kejadian ini menunjukkan pentingnya layanan Call Center 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk meminta bantuan dalam kondisi darurat. Begitu laporan diterima, personel Satpolairud langsung bergerak cepat melakukan evakuasi sehingga korban bersama dua rekannya dapat diselamatkan dengan selamat,” ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah perairan agar selalu mengutamakan keselamatan dan mempersiapkan sarana komunikasi cadangan saat berada di laut.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di perairan, termasuk memastikan alat komunikasi dalam kondisi aman dan dapat digunakan sewaktu-waktu. Polri akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama 24 jam,” tambahnya.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti nyata komitmen Polresta Denpasar dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan situasi darurat di wilayah perairan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca