Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

BRI Cup Liga 1 Bali United Vs Persik Kediri, Gubernur Koster: Penonton Tidak Dipungut Biaya Alias Gratis

BALIILU Tayang

:

Gubenur Koster saat jumpa pers jelang BU Vs Persik Kediri didampingi Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gede Mayun, dan pemilik Bali United Pieter Tanuri di Gedung Gajah, Jaya Sabha Denpasar, Minggu (27/3). (Foto: eka)

Denpasar, baliilu.com – Berkenaan dengan rangkaian penyelenggaraan BRI Liga 1 yang sudah memasuki babak akhir, Gubernur Bali Wayan Koster menggelar jumpa pers didampingi Bupati Gianyar yang diwakili Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gede Mayun, dan pemilik Bali United Pieter Tanuri di Gedung Gajah, Jaya Sabha Denpasar, Minggu (27/3).

Dalam Jumpa Pers Gubernur Wayan Koster menyampaikan, serangkaian dengan BRI Liga 1, pertandingan terakhir akan dilaksanakan pada 31 Maret 2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta di Kabupaten Gianyar. Yang bertanding adalah Bali United dengan Persik Kediri. Akan tetapi pencapaian skor Bali United selama pertandingan sudah mendapat juara 1, dan ini merupakan juara yang kedua.

“Ini merupakan suatu prestasi. Atas prestasi yang dicapai Bali United, saya sebagai Gubernur Bali mewakili Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali memberi apresiasi dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada para pemain Bali United, para pelatih, dan tentu saja kepada Manajemen Bali United. Oleh karena itu sebagai apresiasi dan penghargaan yang dicapai oleh Bali United dalam kejuaraan ini, maka saya mengupayakan perijinan penyelenggaraan pertandingan terakhir ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gubernur asal Desa Sembiran Buleleng ini mengungkapkan, pertandingan ini tidak lagi mengubah posisi di mana Bali United yang sudah juara akan tetap menjadi juara, karena pertandingan tidak lagi untuk menentukan posisi juara maka dimungkinkan pertandingannya dilakukan di Stadion Wayan Dipta.

Selain mengupayakan tempat di Stadion Wayan Dipta, Gubernur Koster juga memberi kesempatan kepada para penonton untuk melihat pertandingan ini. “Mengapa saya memberanikan diri mengundang penonton, karena Bali sudah pada capaian Level 2 di dalam pencapaian pandemi Covid-19 dimana menurut aturan, diperbolehkan jumlah penonton yang hadir adalah 75 persen dari kapasitas. Karena itu, Stadion Dipta yang kira- kira menampung 25.000 penonton maka batasan pengunjung yang bisa ditolerir adalah kira- kira 15 ribuan,” urai Gubernur Koster sembari mengatakan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan Ketua PSSI.

Baca Juga  Cabut Sanksi Pelanggaran PPKM, Gubernur Koster Terbitkan Pergub Nomor 1 Tahun 2023

Adapun untuk penonton, lanjut Gubernur Koster, ditentukan beberapa persyaratan yakni, harus sudah vaksin Booster, harus menunjukkan surat keterangan negatif swab antigen, memakai masker, serta harus datang dengan tertib dan disiplin. Dalam artian untuk membuktikan sudah vaksin Booster harus menunjukkan aplikasi Peduli Lindungi atau membawa surat keterangan yang bisa dipertanggungjawabkan yang menyatakan sudah mengikuti vaksin Booster, dan membawa surat keterangan bukti hasil negatif swab antigen.

“Hal ini bertujuan agar pertandingan ini bisa disaksikan dengan nyaman, aman, dan damai. Penonton tidak akan dipungut biaya alias gratis, hal ini sebagai kompensasi karena harus membawa surat keterangan negatif swab antigen. Tentu saja nanti begitu stadion penuh maka kawasan akan ditutup sehingga tidak terjadi over capacity, akan tetapi diluar kawasan akan kami sediakan layar tancap untuk bisa nonton bareng, di wilayah -wilayah tertentu yang tersedia di Kabupaten Gianyar,” paparnya dan menyampaikan bahwa mengenai pengamanan sudah dibicarakan dengan Kapolda Bali yang akan melakukan pengamanan secara berlapis pada titik- titik yang menjadi alur dari pergerakan para penonton serta di wilayah Stadion Kapten Dipta sendiri.

Diimbau juga bagi yang akan menonton karena masih ada waktu, yang belum melakukan vaksin Booster, segera ikuti vaksin Booster, H-1 ikuti test antigen sehingga ketika diperiksa pada saat acara persyaratannya sudah lengkap.

“Jangan lupa selalu tertib dan disiplin. Sehingga pertandingan bisa berlangsung dengan aman, nyaman, damai, serta sukses. Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada Bali United yang telah menorehkan prestasi yang membanggakan dan mengangkat dunia olahraga kita di Bali yang akan terus kita dorong dalam rangka memajukan olahraga di Bali serta menjadikan olehraga itu sebagai bagian dari pariwisata yakni sport tourism. Ini adalah sebagai salah satu momentum untuk Pariwisata Bali yang berbasis olahraga,” tandas Gubernur Koster. (eka/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Hadiri Pelantikan DPC PERADI SAI Denpasar

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Berikut Aturan Baru Dalam Kompetisi Musim 2026/27, Pecinta Sepak Bola Wajib Tahu

Published

on

By

Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar dalam laga pembuka BRI Super League 2026/27
Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026), dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Kompetisi BRI Super League 2026/27 akhirnya bergulir dengan dimulainya laga pembukaan antara Bali United FC dengan PSS Sleman. Pertarungan kedua tim dengan basis suporter yang besar itu terjadi pada Jumat (4/9) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Kompetisi liga kasta teratas di Indonesia ini akan berlangsung dari bulan September 2026 hingga awal Juni 2027 mendatang.

Adapun beberapa perubahan aturan penyesuaian Laws of the Game yang mengatur terkait perilaku pemain hingga perluasan kewenangan Video Assistant Referee (VAR). Perubahan aturan ini bahkan sudah diterapkan lebih dulu saat pagelaran Piala Dunia 2026 lalu yang kini akan dijalankan pada pelaksanaan Super League 2026/27.

  1. Aturan Hitung 5 Detik

Setiap kesempatan lemparan atau tendangan gawang telah dibatas maksimal 5 detik sesuai hitungan wasit. Jika melanggar, lemparan-lemparan ke dalam akan berpindah ke lawan dan tendangan gawang yang melebihi batas waktu akan diberikan tendangan sudut bagi lawan.

  1. Batas Waktu Pergantian Pemain

Pemain yang diganti harus meninggalkan pertandingan lapangan paling lambat 10 detik setelah papan pergantian diangkat. Jika streaming, pemain yang menggantikan tidak diizinkan masuk arena pertandingan hingga waktu aktif bertanding telah melewati 60 detik / 1 menit kemudian.

  1. Jeda 1 Menit untuk Pemain Cedera

Pemain yang mengalami cedera tanpa penjaga gawang, harus mendapat perawatan medis luar arena lapangan. Pemain tersebut boleh kembali masuk setelah satu menit aktif berlangsungnya pertandingan.

  1. Protes Potensi Kartu Merah yang Berlebihan

Pemain atau pejabat yang keluar dari area lapangan atau melakukan tindakan provokatif terhadap keputusan wasit dapat langsung menerima kartu merah.

  1. Konfrontasi = Kartu Merah

Pemain yang menutup mulut dengan tangan atau jersey saat melakukan konfrontasi provokatif dengan lawan dapat langsung dihukum kartu merah.

  1. Peninjauan VAR
Baca Juga  Gubernur Koster Laporkan Raperda Penyertaan Modal BPD Bali ke Mendagri, Dirjen Otda Siap Proses

VAR saat ini memiliki cakupan kewenangan yang lebih luas, termasuk kejadian tendangan sudut, kartu kuning kedua berujung kartu merah dan pelanggaran tim menyerang sebelum terjadinya situasi bola mati.

Dengan beberapa perubahan dalam Laws of the Game ini diharapkan para pecinta sepak bola termasuk Semeton juga dapat memahami dan bijak dalam menikmati setiap pertandingan sepak bola di Super League 2026/27.

Semoga perjuangan Bali United FC di musim ini juga menuai hasil positif dibandingkan musim sebelumnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Dihadiri 16.000 Suporter, Bali United Menang 2-1 Atas PSS Sleman

Published

on

By

Pemain Bali United FC rayakan kemenangan 2-1 atas PSS Sleman dalam laga BRI Super League 2026/27 di Stadion Kapten I Wayan Dipta
MENANG: Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27 dengan meraih skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026). (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. Pasukan Serdadu Tridatu meraih hasil positif dengan skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026).

Dua gol Bali United dicetak melalui tendangan penalti Teppei Yachida menit 40 dan sepakan Queven Inacio menit 66 memanfaatkan kesalahan lini belakang PSS Sleman. Sementara tim tamu memperkecil ketertinggalan pada penghujung babak kedua melalui sundulan Melvyn Lorenzen.

Dengan hasil kemenangan tuan rumah 2-1 menampilkan belasan ribu penonton, pelatih kepala Bali United FC memberikan komentarnya.

“Situasi yang sangat luar biasa melalui atmosfer suporter yang fantastik. Kehadiran tim tamu juga menambah nuansa yang indah ini. Tim juga bermain dengan sangat baik, menghadirkan atmosfer yang bagus dan meraih tiga poin kemenangan,” ucap Coach Johnny.

Bali United sebenarnya mencetak hingga 4 gol, dimana gol lainnya dari Jort van der Sande dan Irfan Jaya dianulir oleh hakim garis yang dianggap offside lebih dulu. Kendati demikian, hasil kemenangan ini menjadi modal Serdadu Tridatu menampilkan musim kompetisi yang baru.

Striker Bali United, Jort Van Der Sande turut memberikan komentar positifnya. “Saya pikir atmosfer pertandingan yang luar biasa di Stadion Dipta. Kami bisa mengontrol pertandingan dengan mencetak dua gol. Namun sayang, kami kebobolan satu gol di menit akhir. Tapi secara keseluruhan, pertandingan yang luar biasa ini,” ungkap Jort.

Dengan hasil positif di pekan pertama, Bali United akan melanjutkan laga pekan kedua dengan menjamu Isenmulang FC. Laga pekan kedua tersebut mengalami perubahan status mengingat harusnya Bali United melakoni laga tandang.

Baca Juga  Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Cok Ace Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2574

Meski begitu, hasil ini memotivasi para pemain untuk kembali meraih hasil terbaik pekan kedua mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Adi Arnawa Buka Bhakti Negara Cup I 2026

Bidik Pembentukan Tim Bayangan Porprov dan PON

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9/2026).
BUKA KEJUARAAN: Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali yang juga Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9). Ajang regional bertajuk “Berjiwa Pendekar Sejati” ini diproyeksikan sebagai instrumen evaluasi komprehensif sekaligus wadah pembinaan atlet secara sistematis dan berkelanjutan.

Seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Adi Arnawa, didampingi Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, dan Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat PSPS Bhakti Negara, Bagus Alit Sucipta. Acara ini juga dihadiri oleh anggota DPD RI I Komang Merta Jiwa, jajaran Anggota DPRD Badung, perwakilan KONI Badung, Pengprov IPSI Bali, Camat Kuta Utara, serta Lurah Kerobokan.

Kejuaraan yang akan berlangsung selama lima hari (4-8 September 2026) ini diikuti oleh 364 pesilat muda dari kontingen DPC PSPS Bhakti Negara seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Para atlet akan saling bersaing di kategori Remaja dan Dewasa demi memperebutkan total 41 medali emas, 41 perak, dan 82 perunggu.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi kepada DPC PSPS Bhakti Negara Badung atas komitmennya menyelenggarakan turnamen level provinsi ini. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini memegang peran taktis yang lebih besar daripada sekadar berburu podium juara.

“Kejuaraan ini merupakan langkah taktis dalam ruang lingkup keolahragaan. Kita tidak hanya mencari pemenang, tetapi menjadikannya sebagai sarana evaluasi kualitatif terhadap pola latihan yang selama ini diterapkan di masing-masing DPC,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adi Arnawa mengingatkan para atlet untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan integritas di atas matras. Kepatuhan pada regulasi dan penghormatan terhadap lawan adalah esensi dari kemenangan sejati. Turnamen ini juga dibidik sebagai batu loncatan strategis menuju kompetisi yang lebih masif.

Baca Juga  Selain Tim Korsel, Bali United Dipastikan Bertemu Wakil Vietnam, Ini Penilaian Teco Terhadap Tim Vietnam

“Sportivitas berada pada tingkatan tertinggi dalam tata kelola event olahraga. Kejuaraan ini diproyeksikan sebagai media pra-conditioning atau pemanasan bagi atlet, sekaligus untuk membentuk tim bayangan guna menghadapi kejuaraan bereputasi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali di Buleleng maupun Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT,” tegasnya.

Disisi lain, Ketua DPC PSPS Bhakti Negara Kabupaten Badung, Ketut Artana, dalam laporan panitianya memaparkan bahwa kejuaraan ini dirancang secara terstruktur guna menjaring potensi terbaik di kategori tanding maupun seni (jurus). Melalui kompetisi ketat ini, Bali diharapkan mampu melahirkan generasi pesilat tangguh dan berkarakter yang siap bersinar di panggung nasional hingga internasional. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca