Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Diah Pradnya Maharani: Perlu Tameng, Jangan Sampai Isu ‘‘Hamil Dulu Baru Nikah‘‘ Jadi Tren yang Dinormalisasi

BALIILU Tayang

:

Maharani
Anggota Komisi IV DPRD Bali Putu Diah Pradnya Maharani saat memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat kerja, Rabu (4/12/2024) di Kantor DPRD Bali. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Anggota Komisi IV DPRD Bali Putu Diah Pradnya Maharani mengharapkan isu soal ‘‘hamil dulu baru nikah‘‘ jangan sampai menjadi sebuah tren yang dinormalisasi di tengah masyarakat. Karena kita tahu bahwa kita mempunyai asas dan norma-norma yang berlaku.

’’Saya dengar dari forum pemuda di nasional mereka mempertanyakan hal ini. Mereka bertanya di Bali memang sering ya? Normal ya? Kalau hamil dulu baru nikah. Nah, saya dengar narasinya sudah sampai nasional. Jadi fenomena-fenomena seperti ini kita harus sebarkan awareness (kesadaran),’’ ujar Pradnya Maharani kepada awak media usai mengikuti rapat pembahasan program kerja dan membangun sinergi Komisi IV DPRD Bali dengan mitra kerja BPBD Provinsi Bali, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, dan Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali yang dipimpin Ketua Komisi IV I Nyoman Suwirta, Rabu (4/12/2024) di ruang Banmus lantai III gedung DPRD Bali.

Politisi PDI Perjuangan Dapil Gianyar yang aktif di organisasi kemasyarakatan ini lanjut menegaskan bahwa untuk menghilangkan isu hamil dulu baru nikah yang sedang marak terjadi ini maka kita membutuhkan tameng dalam hal pendidikan sumber daya manusianya, dan para perempuan harus berani bersuara jangan sampai ditekan dengan sistem patriarki yang masih dominan di Bali.

’’Jadi kalau orangtuanya tidak mempunyai kesiapan secara finansial dan mental, pastinya ini akan berpengaruh pada tingkat kemiskinan yang meningkat. Karena itu kita butuh support pendidikan dari para perempuan-perempuan sejak kecil supaya hal-hal seperti ini tidak menjadi tren yang dinormalisasi,’’ ucapnya.

Pradnya Maharani menyebutkan isu yang sedang marak terjadi ini terutama masyarakat di desa-desa karena faktor sumber daya manusia (SDM) dimana mereka tidak tahu dan tidak berani bersuara yang faktanya banyak terjadi nikah di bawah umur.

Baca Juga  Dinobatkan Sebagai Destinasi Terbaik Dunia, Ketua DPRD Bali: Hasil Kerja Sama Pemerintah dengan Masyarakat

’’Mereka tidak berani bersuara, mereka tidak tahu bagaimana mempersiapkan suatu pernikahan mulai dari kesehatan, kan harus dicek dulu, kita sehat atau tidak. Finansialnya, apakah siap untuk mempunyai anak dan membiayai seluruh keluarga. Mental dari ibu juga sangat penting karena supaya tidak terjadi baby blooms ke depannya,’’ kata Pradnya Maharani menegaskan.

Oleh karena itu, Pradnya Maharani menyampaikan sebelum menuju ke jenjang pernikahan maka perlu mempersiapkan diri, tidak hanya hamil langsung nikah. Ini perlu pembekalan atau tameng supaya hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi dan mereka tahu bertindak, sehingga mereka lebih berhati-hati, lebih bertanggung jawab dan berpikir dua atau tiga kali sebelum menikah.

’’Nah pastinya kita harus spread awareness (menyebarkan kesadaran), tentunya lewat sosial media juga. Kita sosialisasi ke desa-desa yang terus harus kita lakukan dari tingkat paling bawah, supaya teman-teman sekarang, teman-teman pemuda, anak-anak semuanya, perempuan khususnya supaya tahu apa kekuatan mereka yang sebenarnya. Hal-hal apa yang mereka miliki, dan jangan lupakan juga pendidikan itu nomor satu. Jadi supaya kita sesama perempuan harus saling mendukung, kita harus saling bahu-membahu supaya ke depan SDM dari perempuan lebih maju lagi dan lebih meningkat lagi,’’ pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Jalan Santai Milad Ke-37 RWM Al-Hasanah Canggu Permai

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri Milad Ke-37 RWM Al-Hasanah
HADIRI PERINGATAN MILAD: Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri peringatan Milad Ke-37 Rukun Warga Muslim Al-Hasanah di Perumahan Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Minggu (25/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri secara langsung acara puncak peringatan Milad Ke-37 Rukun Warga Muslim (RWM) Al-Hasanah yang dipusatkan di Perumahan Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Minggu (25/10). Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berkesempatan melepas secara resmi ratusan peserta jalan santai yang menjadi bagian utama dari rangkaian perayaan.

Bupati Wayan Adi Arnawa mengucapkan selamat kepada seluruh keluarga besar RWM Al-Hasanah yang telah memasuki usia Ke-37 tahun. Ia berharap momentum hari jadi ini dapat dijadikan sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh semangat persaudaraan antar warga demi terwujudnya tatanan sosial yang harmonis.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, saya mengucapkan selamat atas peringatan Milad Ke-37 ini. Semoga momentum ini mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat persaudaraan serta mendorong lahirnya berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Bupati turut memberikan apresiasi yang tinggi atas peran aktif RWM Al-Hasanah dalam dinamika kehidupan sosial dan keagamaan di daerah. Keberadaan organisasi kemasyarakatan berbasis keumatan seperti ini dinilai memiliki arti penting dalam membangun kepedulian sosial, memperkuat nilai-nilai kebajikan, serta merawat keharmonisan antar umat beragama di Gumi Keris.

“Keberagaman yang dimiliki Kabupaten Badung harus senantiasa dijaga melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan gotong royong. Di mana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Mari kita bersama-sama menjaga daerah kita dan mendukung program pembangunan Kabupaten Badung,” tegas Adi Arnawa.

Sementara itu, Ketua Keluarga Besar Masjid Al-Hasanah Canggu Permai, Nur Hasim, menyampaikan ucapan terima kasih mendalam kepada Bupati Badung atas kehadiran dan perhatian langsung yang diberikan kepada warga. Kehadiran pemimpin daerah dinilai memberi motivasi berlipat bagi warga untuk berkontribusi positif.

Baca Juga  RDP Pansus TRAP DPRD Bali, Wayan Bawa Sentil BTID Soal Mangrove, Adat dan Akses Suci di Serangan

“Kehadiran Bapak Bupati menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar kami. Acara ini terasa semakin berwarna dan bermakna, sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempererat persaudaraan, menjaga toleransi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Kami siap bersama seluruh elemen masyarakat menjaga daerah ini, menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, serta merawat kerukunan. Perbedaan bukan penghalang untuk bersaudara, melainkan kekuatan untuk membangun daerah,” ungkap Nur Hasim.

Agenda peringatan ini turut dihadiri oleh Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa, Perbekel Tibubeneng I Made Kamajaya, Bendesa Adat Tibubeneng, Kelian Dinas Tandeg, Kelian Dinas Canggu Permai, serta tokoh pengurus Rukun Warga Muslim setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

“Karya Ngenteg Linggih“ di Balai Banjar Selat

Bupati Adi Arnawa Ingatkan Warga Optimalkan Ruang Adat dan Budaya

Loading

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Banjar Selat
HADIRI KARYA: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri “Karya Ngenteg Linggih” di Balai Banjar Selat, Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, Minggu (25/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri prosesi upacara (upasaksi) Karya Ngenteg Linggih serangkaian Karya Mamungkah, Mendem Pedagingan, Rsi Gana, Ngenteg Linggih, Ngingkup, dan Padudusan Alit di Balai Banjar Selat, Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, Minggu (25/10) siang.

Rangkaian karya suci tersebut dipuput oleh Ida Ratu Pedanda dari Griya Gede Selat. Agenda keagamaan ini turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Badung Putu Dendi Astra Wijaya, Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan, unsur Tripika, pelingsir Puri Selat, serta krama Banjar Selat. Dalam kesempatan itu, Bupati melaksanakan persembahyangan bersama dan menandatangani prasasti peresmian.

Dalam Sambrama Wacananya, Bupati Wayan Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong-royong warga dalam mensukseskan rangkaian upacara sekaligus meresmikan fasilitas banjar baru. “Saya merasa bersyukur dapat hadir bersama krama Banjar Selat dalam rangkaian karya suci ini. Saya mengapresiasi semangat gotong-royong dan kebersamaan masyarakat yang telah mempersiapkan serta melaksanakan karya ini dengan baik. Semoga seluruh rangkaian upacara berjalan lancar, rahayu, dan memberikan kerahayuan bagi kita semua,” ucapnya.

Bupati berharap gedung Balai Banjar Selat yang baru dapat dioptimalkan sebagai pusat kegiatan adat, budaya, dan sosial guna mempererat semangat kekeluargaan. “Dengan adanya Balai Banjar yang baru ini, saya berharap krama dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan, adat, dan budaya. Mari kita jaga bersama fasilitas ini agar dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat serta menjadi tempat untuk memperkuat persatuan dan semangat menyama braya,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa turut memaparkan program prioritas Pemkab Badung yang pro-rakyat. Di antaranya program santunan khusus lansia berusia 75 tahun ke atas sebesar Rp 3 juta per tahun yang cair saat hari ulang tahun, serta bantuan hari raya keagamaan sebesar Rp 2 juta per Kepala Keluarga (KK). Seluruh bantuan ditegaskan wajib disalurkan secara transparan tanpa pemotongan.

Baca Juga  Dinobatkan Sebagai Destinasi Terbaik Dunia, Ketua DPRD Bali: Hasil Kerja Sama Pemerintah dengan Masyarakat

Sementara itu, Pemucuk Karya yang juga Perbekel Desa Selat, Made Semawan, menjelaskan bahwa pemindahan lokasi balai banjar dilakukan karena lokasi lama berdiri di atas lahan milik pribadi. Berkat dukungan penuh pemerintah daerah dan swadaya warga, pembangunan di lokasi baru berhasil rampung. Upacara pengurip bangunan ini didanai dari APBDes Selat dengan total anggaran mencapai Rp 314.000.000. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-54 STT Giri Kusuma Kelod, Wabup Bagus Alit Sucipta Sebut Pemuda Garda Depan Pembangunan

Published

on

By

Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri HUT Ke-54 STT Giri Kusuma Kelod
HADIRI HUT: Wabup Bagus Alit Sucipta saat menghadiri Perayaan HUT Ke-54 STT Giri Kusuma Kelod di Balai Banjar Negara Kelod, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Sabtu malam (24/10). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-54 Sekaa Teruna Teruni (STT) Giri Kusuma Kelod sekaligus Pelantikan Anggota Baru di Balai Banjar Negara Kelod, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Sabtu malam (24/10).

Kehadiran Wakil Bupati Badung disambut hangat oleh krama banjar, tokoh masyarakat, serta pengurus dan anggota sekaa teruna. Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Suardana, Camat Mengwi beserta unsur Tripika, Lurah Sading Ida Bagus Rai Pujawatra, Wakil Kelian Desa Sading Nyoman Ardika, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta mengapresiasi semangat dan kebersamaan pemuda Banjar Negara Kelod yang aktif menjaga kekompakan serta melestarikan tradisi dan budaya Bali. Menurutnya, Sekaa Teruna merupakan garda terdepan dalam menjaga keharmonisan dan modal sosial pembangunan di Kabupaten Badung.

“Selamat Hari Ulang Tahun Ke-54 untuk STT. Giri Kusuma Kelod dan selamat kepada para anggota baru yang dilantik. Generasi muda adalah tulang punggung desa adat dan penerus masa depan daerah. Tetap jaga persatuan, tingkatkan kreativitas, serta teruslah berkarya untuk kemajuan Banjar Negara Kelod dan Kelurahan Sading,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kelian Desa Sading Nyoman Ardika turut menyampaikan pesan agar seluruh anggota menjadikan momentum ini sebagai ajang pembelajaran dalam berorganisasi secara mandiri.

“Selamat merayakan hari ulang tahun Sekaa Teruna Teruni Giri Kusuma Kelod yang ke-54. Mudah-mudahan apa yang menjadi pengabdian dari anak-anak sekalian bisa terbimbing, bisa pulih. Mari bersama-sama krama sekalian, belajar berorganisasi, dan belajar mandiri,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung menyerahkan bantuan dana kegiatan sebesar Rp 30 juta dan anggota DPRD Badung I Made Suwardana sebesar Rp 5 juta. Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng serta penampilan kreativitas seni dari pemuda setempat. (gs/bi)

Baca Juga  DPRD Provinsi Bali Mengucapkan Rahajeng Rahina Galungan dan Kuningan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca