Tuesday, 5 March 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster: Pemasangan Atap Solar Panel di Area PT Indonesia Power Bali Pangkas Nilai Emisi Hingga 41T CO2

BALIILU Tayang

:

de
GUBERNUR KOSTER: Bersama FX Sutijasto, Dirut Indonesia Power M Ahsin Sidqi beserta jajaran direksi dan komisarisnya. (Foto:Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali I Wayan Koster turut meresmikan PLT Surya Atap Kapasitas 226 kWp Bali PGU di PT Indonesia Power Bali, Power Generation Unit, Denpasar Senin (24/2) pagi. Pengembangan dan pemasangan atap solar panel ini dilakukan di area perkantoran PT Indonesia Power Bali yang masing-masing berdaya 130 Kwp di PLTDG Pesanggaran dan 96 kWp di PLTG Pemaron yang diperkirakan akan mampu memangkas nilai emisi hingga 41T CO₂.

Gubernur Koster berterimakasih atas undangan dan peresmian pemasangan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap yang disebutnya sebagai implementasi kebijakan yang akan dijalankan di Provinsi Bali. Ini kebijakan yang sangat penting, yang harus dipahami lebih dahulu, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. ‘’Acara ini menyuarakan program dengan spirit baru yang sedang kami gaungkan di Bali,’’ ujar Gubernur Koster.

Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini menceritakan selama 3 periode di DPR RI sering berdiskusi tentang penyediaan energi baru dan terbarukan. Dan setelah menjadi Gubernur, ia lebih dalam lagi mempelajari nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan leluhur. Ternyata Bali punya nilai yang luar biasa, suatu filosofi yang sangat konkret untuk dijalankan. ‘’Itulah yang saya jalankan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru. Hal tersebut bermakna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera sekala dan niskala. Menjaga alam beserta isinya, supaya senantiasa suci dan bersih, harmonis,’’ terang Gubernur Koster.

Inilah filosofi dasarnya. Yang dituangkan dalam berbagai kebijakan yang tak hanya untuk memenuhi kebutuhan skala lokal, tetapi juga kebutuhan bagi Bali sebagai destinasi wisata dunia yang terbaik.

Baca Juga  Update Covid-19 (13/6) di Denpasar, 4 Pasien Sembuh, Kasus Positif Bertambah 11 Orang

Kebijakan tersebut antara lain kebijakan pembatasan timbulan sampah plastik hingga pengolahan sampah berbasis sumber. Kebijakan-kebijakan ini mendapatkan apresiasi yang luas dari dalam dan luar negeri bahkan ada 5 duta besar yang datang langsung untuk menyampaikan apresiasinya, untuk selanjutnya akan belajar bagaimana untuk bisa menerapkan di negaranya masing-masing.

‘’Energi adalah kebutuhan vital kita. Harus bersih yang kita supply. Selama ini banyak yang menggunakan bahan bakar yang tidak ramah lingkungan, menghasilkan polusi udara. Maka saya berinisiatif untuk mengeluarkan suatu kebijakan Bali energi bersih dan Bali mandiri energi,’’ ungkap Koster.

Lebih lanjut ditegaskan, ‘’Kebutuhan energi Bali saat ini 350 mW datang dari Paiton, Jawa Timur. Sedangkan pembangkitnya masih menggunakan batubara. Padahal kebijakan kami di Bali ingin menggunakan energi baru terbarukan. Untuk itu kami canangkan kebijakan energi baru terbarukan, minimum dengan bahan bakar gas. Maka pembangkit listrik yang menggunakan minyak dan batubara akan kami sudahi jika kami sudah siap. Harus diikuti arah kebijakan kami di Bali.’’

Ini juga sebagai pendukung citra pariwisata yang berkualitas, bukan pariwisata murahan. Respons negara luar saat ini sangat bagus. Setelah dikembangkan dan dijalankan dahulu, baru akan dikembangkan lebih besar lagi.

Fenomena sekarang, orang akan kembali ke sesuatu yang lebih sehat, sehingga paradigma ke depan arahnya akan menuju ke sana semua termasuk di sektor energi. Dan kita harus mampu menangkap arah fenomena ini menjadi satu kebijakan baru.

Demikian juga di hilir, kata Gubernur Koster, penggunaan kendaraan pun harus menggunakan energi bersih. ‘’Untuk itu telah saya canangkan pergub penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai. Akan kita kurangi sepeda motor dengan BBM. Tak hanya itu, kita akan kembangkan industrinya di sini sehingga kita juga jadi produsen kendaraan listrik,’’ ujar Gubernur.

Baca Juga  Ny Putri Koster Ajak Bangkitkan Budaya Literasi di Pulau Dewata

Lanjut, ‘’Kami akan tancap gas, segera kumpulkan semua bupati, hotel, supermarket, properti, untuk mengintruksikan penggunaan panel tenaga surya (rooftop) sebagai persyaratan. Saya akan gelar rakor untuk sosialisasi program ini dan mulai jalankan. Saya akan dukung penuh kebijakan ini, termasuk rencana solar cell di tol Bali Mandara. Tak hanya itu juga di lahan-lahan kosong, kantor pemerintahan, dll. Saya mohonkan rencana aksi konkretnya untuk gerakan itu. Rencana ini akan saya percepat dalam waktu setahun hingga 2 tahun. Ini soal perubahan perilaku lama ke perilaku baru. Saya punya keyakinan ini akan bisa. Konversi kayu bakar ke kompor gas saja bisa berjalan,’’ ucap Gubernur penuh yakin.

Gubernur kembali menegaskan terutama ke industri wisata, supaya Bali ini keren. Tidak hanya ramah lingkungan tapi juga efisien. Plus ditambah lembaga riset dan diklat energi baru terbarukan di Bali. ‘’Saya kira dari hulu hingga hilir bisa dijalankan di Bali dan Bali bisa jadi percontohan untuk daerah lainnya. 5 tahun kepemimpinan saya harus progresif penerapannya,’’ katanya.

Sementara itu, Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi Kementrian ESDM FX Sutijastoto mengatakan Pergub No. 45 Tahun 2019 Provinsi Bali adalah langkah awal yang penting untuk mendukung program pemerintah di bidang energi baru terbarukan. Juga menjadi bagian dari kebijakan keberlangsungan di aspek lingkungan, sebagai komitmen nasional kita dan rangkaian aksi mitigasi iklim global.

Energi baru terbarukan di Indonesia baru mencapai 8,85 persen di tahun 2019 dan itu masih jauh dari target. Keberadaan energi baru terbarukan di Bali sangat penting artinya karena Bali adalah show case Indonesia di mata dunia, dengan potensi yang sangat besar.

Baca Juga  Dampak Ekonomi Covid-19, Desa Adat Bedulu Bantu Sembako Warganya

Teknologi energi terbarukan sekarang sudah demikian berkembang, contohnya teknologi pembangkit listrik tenaga surya harganya sudah sedemikian terjangkau, hingga 5 sen per kWh, tidak semahal dahulu. Aplikasinya pun mudah, murah dan bisa dilakukan sendiri oleh masyarakat

‘’Kondisi ini bisa jadi jalan yang lancar untuk kebijakan bapak Gubernur Bali dan mari kita dukung bersama, bersinergi dengan PLN,’’ ajak Sutijastoto.

Gerakan pemasangan solar cell akan menyasar terlebih dahulu gedung-gedung pemerintahan, rumah ibadah dengan kontribusi dari APBN. Sudah ada surat edaran kari kementrian ESDM untuk itu. Dan jika nantinya proyek ini berhasil, Bali pun bisa jadi produsen solar panel dan sekaligus menjadikan Bali sebagai center of excelent energi baru terbarukan di Indonesia.

Hadir pula dalam acara tersebut, Dirut Indonesia Power M Ahsin Sidqi beserta jajaran direksi dan komisaris PT Indonesia Power. (*/balu1)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pj. Gubernur Mahendra Jaya Hadiri Rakornas Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang HBKN

Published

on

By

Rakornas Pengamanan harga pangan
HADIRI RAKOR: Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (4/3). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (4/3).

Rakornas yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, M. Tito Karnavian tersebut membahas upaya bersama dalam pengendalian stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Ramadan dan Idul Fitri 1446 H tahun 2024.

Seperti ditekankan Mendagri bahwa Gubernur sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sehingga harus bergerak cepat dalam memastikan ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. “Juga pada bupati dan walikota se-Indonesia agar juga melakukan pengendalian pangan dengan berkoordinasi dengan sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah masing-masing,” tukasnya.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bappanas) Arief Prasetyo Adi, mengatakan Rakornas digelar sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang meminta Bappanas terus menjaga pangan sehingga bisa tetap stabil secara pasokan dan harga terjangkau di masyarakat terutama menjelang HBKN Idul Fitri.

“Juga sebagai upaya membentuk sinergi secara menyeluruh antara kementerian dan lembaga bidang pangan, kepala daerah se-Indonesia, hingga pelaku usaha untuk menyeimbangkan harga pangan dengan baik, yang tidak memberatkan petani, pengusaha, hingga masyarakat,” paparnya.

Rakornas yang diinisiasi Badan Pangan Nasional ini menghadirkan berbagai stakeholder, termasuk Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Bank Indonesia, Mabes Polri, Perum Bulog, Badan Pusat Statistik, Kepala Daerah se-Indonesia serta para pengusaha dan asosiasi di bidang pangan serta pihak terkait lainnya. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Tiba di Bali, Presiden Resmikan Pasar Seni Sukawati
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ikuti Gertam Cabai Serentak Se-Indonesia, TP PKK Gianyar Taman 1.300 Bibit Cabai

Published

on

By

TP PKK Gianyar
TANAM CABAI: Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Widiastuti Wirasa bersama jajaran saat mengikuti “Gerakan Tanam Cabai Serentak Se-Indonesia” secara daring di Puspa Aman Desa Buruan, Gianyar, Senin (4/3) pagi. (Foto: gianyarkab.go.id)

Gianyar, baliilu.com – Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Widiastuti Wirasa bersama jajaran mengikuti “Gerakan Tanam Cabai Serentak Se-Indonesia” secara daring di Puspa Aman Desa Buruan, Gianyar, Senin (4/3) pagi.

Kegiatan Gerakan Tanam Cabai Serentak se-Indonesia merupakan serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 yang bertujuan untuk memasyarakatkan gerakan tanam cabai kepada warga dan sebagai salah satu langkah untuk menangani komoditas cabai yang saat ini sedang mengalami kenaikan harga. Sebab cabai merupakan salah satu komoditas yang kerap menyebabkan terjadinya inflasi setiap tahunnya. Dimana, kegiatan ini akan dapat membantu menstabilkan harga bahan pokok, khususnya cabai.

Acara dibuka Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Istri Wakil Presiden Wury Estu Handayani dengan penanaman bibit cabai dan diikuti serentak oleh TP PKK se-Indonesia. Setidaknya sebanyak 1.300 pohon bibit cabai ditaman di beberapa titik yang ada di Kabupaten Gianyar.

Staf Ahli TP PKK Kabupaten Gianyar, Ngakan Putu Darmajati ditemui ketika penanaman bibit cabai mengatakan serangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52, TP PKK menggagas Gerakan Tanam Cabai Serentak se-Indonesia guna memasyarakatkan gerakan tanam cabai. Khususnya di Gianyar kegiatan ini dipusatkan di Puspa Aman Desa Buruan, Gianyar.

Dimana pada kegiatan tersebut, dilakukan penanaman 1.300 pohon bibit cabai di beberapa Puspa Aman yang ada di Kabupaten Gianyar. “Jadi kita di PKK Gianyar kita menanam 1.300 bibit cabai yang tersebar di tempat-tempat berkembang seperti di beberapa Puspa Aman,” ujar Ngakan Darmajati. Dan untuk keberlanjutannya pengadaan bibit cabai difasilitasi oleh pemerintah desa dengan menggunakan dana APBDes.

Selain itu, melihat situasi harga-harga kebutuhan pokok di pasaran yang menunjukkan peningkatan harga diharapkan kegiatan ini nantinya dapat menurunkan harga khususnya cabai, sehingga inflasi dapat ditekan dan dikendalikan. “Nantinya, dalam situasi harga cabai yang melonjak, kita berharap dengan menanam cabai secara serentak, sebagai salah satu langkah untuk menekan inflasi,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ny Putri Koster Ajak Bangkitkan Budaya Literasi di Pulau Dewata

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Padukan Lingkungan dengan Teknologi, SMPN 5 Singaraja Buat Inovasi Tanaman Barcode

Published

on

By

inovasi barcode smpn 5 singaraja
SISTEM BARCODE: SMP Negeri 5 Singaraja tengah menggarap proyek inovatif berupa informasi tentang berbagai tanaman di lingkungan sekolah dengan sistem barcode. (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Perkembangan teknologi menjadi ladang kreativitas bagi pendidikan di SMP Negeri 5 Singaraja. Sekolah ini tengah menggarap proyek inovatif berupa informasi tentang berbagai tanaman di lingkungan sekolah dengan sistem barcode.

Ketut Ngurah Yasa, S. Pd., M.Pd., Kepala Sekolah SMPN 5 Singaraja, Senin (4/3) menjelaskan bahwa rancangan sistem ini, yang melibatkan kolaborasi dengan guru TIK, terinspirasi dari minat siswa untuk mengetahui manfaat dan lokasi tanaman di sekitar mereka. Melalui proyek ini, SMPN 5 Singaraja berharap bisa memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan aplikatif bagi para siswa, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.

Langkah ini juga sejalan dengan prestasi baru-baru ini SMPN 5 Singaraja dalam mewujudkan status Adiwiyata Mandiri, yang menekankan prinsip “Tri Hita Karana” dalam pendidikan. Menurutnya, pendidikan bukan hanya tentang akademis, tetapi juga moral dan kepedulian terhadap alam.

“Saat ini, kami menekankan hal ini melalui kegiatan ekstrakurikuler anak-anak, sehingga kesadaran ini tumbuh secara alami,” ungkapnya.

Inovasi ini sedang dalam proses pendaftaran dan pemenuhan syarat administrasi melalui web SIDIA, Sistem Informasi Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. SMPN 5 Singaraja berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta mengintegrasikan teknologi informasi sebagai alat pembelajaran yang efektif dan inklusif.

Diharapkan, dengan implementasi sistem barcode ini, siswa tidak hanya akan terbiasa peduli lingkungan, tetapi juga terampil menggunakan teknologi. Informasi yang tersedia setelah pemindaian barcode akan mencakup koordinat tanaman, nama ilmiah, jenis, foto tanaman, dan manfaatnya.

“Nantinya, informasi tentang tanaman di sekolah bisa diakses langsung melalui smartphone. Ini merupakan langkah kecil namun signifikan dalam menyebarkan kesadaran lingkungan dan meningkatkan literasi teknologi di kalangan siswa,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Update Covid-19 (18/9) di Bali, 5 Pasien Meninggal, Sembuh Bertambah 94 Orang

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca