Tuesday, 16 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Salurkan Stimulus Ekonomi untuk 43 Ribu UKM dan Sektor Informal Se-Bali

BALIILU Tayang

:

SERAHKAN BANTUAN, Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan bantuan stimulus ekonomi. (Foto:gs)

Denpasar, baliilu.com – Sebanyak 43 ribu lebih pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Industri Kecil dan Menengah (IKM), dan Sektor Informal se-Bali menerima bantuan stimulus sektor ekonomi dari Gubernur Bali Wayan Koster.

Penyerahan bantuan stimulus ekonomi membantu masyarakat kecil terdampak pendemi Covid-19 itu diserahkan langsung oleh Gubernur Koster secara simbolis kepada perwakilan 9 kabupaten/kota se-Bali, pada Jumat (3/7-2020) di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar.

Sebelumnya anggaran stimulus  terdampak ekonomi pandemi berupa bantuan sosial tunai bagi siswa SD, SMP, SMA/SMK/SLB swasta se-Bali dan Bantuan Tidak Terduga (BTT) untuk koperasi se-Bali serta lainnya telah diserahkan oleh Gubernur Koster pada beberapa waktu lalu.

Dalam sambutannya, Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini mengingatkan Dinas Koperasi Provinsi Bali  agar bantuan yang disalurkan senilai Rp 1,8 juta per penerima harus diterima bersih tanpa potongan apa pun.

“Bantuan ini tujuannya meringankan masyarakat, dengan niatan yang baik, tulus dan lurus. Mereka ini ada yang penjual tipat santok, pedagang nasi, pedagang canang, dan sebagainya. Keluhannya usahanya susah, jadi harus diterima utuh tanpa potongan apa pun. Masyarakate nak be keweh, de biin gaenange keweh. Masyarakat be keweh, maan bantuan misi potongan, biin misi keweh. Jangan sampai seperti itu,” pinta Gubernur Koster.

de
GUBERNUR BALI WAYAN KOSTER

Selain itu, Gubernur Koster juga menginstruksikan langsung Kepala Dinas Koperasi Provinsi Bali segera memfasilitasi pengajuan bantuan stimulus agar dapat direalisasikan secepatnya. “Pak Kadis, saya minta segera direalisasikan, jangan lama-lama, jangan ribet-ribet,” tegasnya disambut riuh tepuk tangan dari para penerima.

Kenapa harus segera direalisasikan? Sebab kata Gubernur Koster, anggaran keseluruhan yang disiapkan mencapai Rp 78 miliar lebih untuk bantuan ini dananya telah tersedia. Hanya tinggal menunggu kelengkapan persyaratan agar segera bisa dicairkan.

Baca Juga  BRI Sumbang 10 Ton Beras, Gubernur Koster: Penyaluran akan Libatkan Desa Adat

“Saya sebelumnya sudah cek, dananya sudah siap, Pemprov Bali punya anggaran cash (tunai, red). Pang sing gaya-gayaan misi program kene-kene, tapi pisne sing ade. Rp 1,8 juta per penerima, ini semoga bisa membantu. Tapi tenang uangnya sudah ada, saya selalu pastikan mana yang harus dibayar duluan, mana yang belakangan. Makanya segera penuhi syaratnya,” pinta Gubernur Koster.

Selebihnya batuan itu diharapkan bisa bermanfaat  bagi para pelaku UMKM, IKM dan sektor informal dalam menanggulangi biaya-biaya operasional yang dikeluarkan selama menjalankan usahanya di masa pandemi virus Corona ini. 

“Saat situasi seperti ini, terimbas bencana, usaha terganggu, tapi mereka harus tetap memenuhi kewajiban seperti membayar air, membayar listrik dan sebagainya, semoga ini bisa sedikit membantu. Kanggoang pade abedik, pang ajak liunan maan,” sebut Gubernur Koster seraya mengingatkan peserta untuk tetap disiplin dan waspada akan penyebaran Covid-19 dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Provinsi Bali Wayan Mardiana dalam laporannya menambahkan bantuan kepada kelompok usaha informal, pelaku UMKM dan IKM dalam bentuk uang non-tunai yang ditransfer ke rekening masing-masing penerima sebesar Rp 600 ribu per bulan yang diberikan dalam jangka waktu tiga bulan terhitung mulai Mei sampai Juli 2020.

Pemberian bantuan stimulus ekonomi kepada sektor informal, pelaku UMKM dan pelaku IKM menurutnya bertujuan untuk kelangsungan hidup usaha mereka akibat terdampak wabah Covid-19. (*/gs)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jadi Narasumber Kuliah Tamu Poltekkes Kemenkes Denpasar

Wawali Arya Wibawa Rangkul Kolaborasi, Selesaikan Permasalahan Kesehatan

Published

on

By

kuliah tamu poltekkes denpasar
KULIAH TAMU: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat sebagai pembicara dalam kuliah tamu di Poltekkes Kemenkes Denpasar yang berlangsung di Auditorium Poltekkes Denpasar, Selasa (16/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didapuk sebagai pembicara dalam kuliah tamu bagi seluruh Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Denpasar yang berlangsung di Auditorium Poltekkes Denpasar, Selasa (16/7).

Kuliah tamu bertajuk ‘‘Dukungan dan Kebutuhan Pemerintah Kota Denpasar Dalam Peningkatan SDM Kesehatan dan Pendayagunaan Lulusan Poltekes Kemenkes Denpasar‘‘. Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Sri Rahayu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar, IB. Alit Adhi Merta, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Agung Candrawati serta undangan lainnya.

Dalam kuliah tamu tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa memaparkan, berbagai program inovasi  dan profil Kota Denpasar. Di antara pemaparan tersebut dijelaskan pentingnya pendidikan, dan kesehatan sebagai program utama dalam pembangunan di Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengajak mahasiswa untuk terus belajar, dan memperkaya pengalaman. Pihaknya juga mengajak mahasiswa untuk berkolaborasi dan bersama- sama menyeleseaikan permasalahan kesehatan di Kota Denpasar.

“Anak muda harus banyak pengalaman, dan dari situ akan bisa belajar banyak hal. Mari bersama berlajar dan terus belajar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Arya Wibawa juga berpesan agar semua mahasiswa Poltekkes Kemenkes Denpasar harus berkualitas, dan menjadi teladan bagi semua. “Membangun bangsa butuh SDM yang bagus. Di mana SDM unggul, maka kota dan negara akan maju. Tapi kalau tidak, akan dekat dengan kemiskinan,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Poltekkes Kemenkes Denpasar serta mahasiswa yang terus terjun langsung bersama pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Bali, dan Denpasar pada khususnya.

Baca Juga  Satgas Sumerta Gelar Tertib Administrasi Penduduk Non-Permanen di Banjar Abian Kapas Kaja

Sementara Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Sri Rahayu mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dukungan dan kebutuhan Pemerintah Kota Denpasar dalam peningkatan kualitas SDM Kesehatan. Di samping itu pendayagunaan lulusan Poltekkes Kemenkes Denpasar, sehingga dapat dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat.

“Poltekkes Kemenkes Denpasar selalu berupaya bersinergi dan berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Denpasar di dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan, mengelola tenaga kesehatan, serta berbagai kegiatan lainnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan piagam kepada Pemerintah Kota Denpasar dan juga kepada Poltekkes Kemenkes Denpasar sebagai salah satu patner di dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan di Kota Denpasar. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wujudkan Ketertiban dan Kenyamanan, Satpol PP Denpasar Tertibkan Pedagang Kaki Lima di Jalan Tukad Badung

Published

on

By

Satpol PP Denpasar
TERTIBKAN PKL: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar saat menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan badan Jalan Tukad Badung, Selasa (16/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan badan Jalan Tukad Badung, Selasa (16/7).

Penertiban ini melibatkan Kelurahan Renon beserta Tim Gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Regu Cakra Camat Denpasar Selatan, dan Regu Induk.

Kasatpol PP Kota Denpasar, AA Ngurah Bawa Nendra, menjelaskan bahwa dalam aksi ini, pihaknya menertibkan 8 pelanggar. Dari jumlah tersebut, 5 orang diberikan pembinaan sementara 3 orang lainnya mendapatkan Surat Peringatan (SP) karena sudah pernah melanggar sebelumnya.

“3 orang yang mendapatkan SP akan mengikuti Sidang Pidana Ringan atau Tipiring di Pengadilan Negeri Jumat 19 Juli mendatang,” ungkap Agung Nendra.

Bawa Nendra menegaskan bahwa berjualan di atas trotoar dan badan jalan merupakan melanggar Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Untuk itu pihaknya akan terus melakukan penertiban guna menciptakan kenyamanan dan keamanan di wilayah Kota Denpasar, khususnya bagi pejalan kaki.

“Kami terus berupaya menjaga ketertiban dan kenyamanan di Kota Denpasar. Kami berharap masyarakat dapat mematuhi aturan yang berlaku demi kebaikan bersama,” ujar Ngurah Bawa Nendra. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Hidupkan Vibrasi Kepahlawanan, Wagub Cok Ace Minta PPM Lakukan Regenerasi
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Jokowi dan PM Marape Bahas Kerja Sama Bilateral dan Kawasan Pasifik

Published

on

By

presiden jokowi
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini James Marape memberikan keterangan pers bersama di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 16 Juli 2024. (Foto: BPMI Setpres/Vico)

Bogor, baliilu.com – Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini (PNG) James Marape membahas berbagai isu penting terkait kerja sama bilateral dan Kawasan Pasifik. Dalam pertemuan yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 15 Juli 2024, Presiden Jokowi menekankan pentingnya memperkuat kerja sama antara Indonesia dan PNG antara lain dalam bidang pertahanan, energi, hingga perdagangan.

“Berlakunya perjanjian kerja sama pertahanan sangat penting untuk memperkuat keamanan kedua negara. Indonesia juga menyambut baik pelaksanaan joint business forum yang kedua dan penandatanganan dua MoU lintas batas darat untuk angkutan penumpang dan barang yang penting untuk meningkatkan ekonomi dan mempererat hubungan antara warga di perbatasan,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangan pers bersama PM Marape di Ruang Teratai Istana Kepresidenan Bogor, dikutip dari presidenri.go.id.

Presiden Jokowi juga menyoroti pentingnya kelanjutan pembahasan preferential trade agreement. Hal tersebut penting untuk meningkatkan perdagangan antara Indonesia dan PNG.

“Pembaharuan perjanjian kerja sama kesehatan dan penandatanganan kerja sama pendidikan untuk mempererat kolaborasi dua negara,” ungkap Presiden.

Menurut Presiden, salah satu pencapaian konkret dari pertemuan ini adalah dimulainya pembangunan jaringan listrik oleh PLN di perbatasan Skouw-Wutung. Presiden memastikan bahwa Wutung telah mendapatkan aliran listrik mulai hari ini.

“Terkait pembangunan jaringan listrik oleh PLN di perbatasan Skouw-Wutung, dapat saya sampaikan bahwa kerja sama ini dimulai hari ini dan listrik sudah menyala di Wutung pada hari ini,” jelas Presiden.

Selain itu, Presiden juga mengatakan bahwa Indonesia juga berkomitmen untuk mendukung pembangunan Papua Nugini dan negara-negara Pasifik lainnya melalui berbagai program hibah yang telah dilakukan dan masih terus berjalan. Di antaranya adalah renovasi rumah sakit di Port Moresby dan pembangunan fasilitas publik di wilayah Sepik Barat.

Baca Juga  Update Covid -19 (25/8) di Denpasar, Kasus Sembuh dan Positif kembali Tunjukkan Tren Fluktuatif

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan PM Marape turut membahas terkait pentingnya kerja sama Kawasan Pasifik. Presiden menyebut bahwa Indonesia mengapresiasi dan mengharapkan dukungan PNG dalam kerja sama Pasifik.

“PNG sebagai tetangga dekat dan mitra strategis Indonesia, Indonesia mengapresiasi dan terus mengharapkan dukungan PNG dalam meningkatkan kerja sama dengan Pasifik termasuk MSG (Melanesian Spearhead Group) dan PIF (Pacific Island Forum),” ucap Presiden Jokowi. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca