Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jelang Galungan, Distan Denpasar Gelar Pemeriksaan Daging Babi, Pastikan Aman dan Layak Konsumsi

BALIILU Tayang

:

Jelang Galungan
Staf Dinas Pertanian Kota Denpasar saat melakukan pemeriksaan Post Mortem pada daging babi yang dijual di pasaran. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Rangkaian Hari Suci Galungan dan Kuningan di Bali yang identik dengan nampah mewajibkan masyarakat memperhatikan kesehatan daging. Kali ini, Dinas Pertanian Kota Denpasar menerjunkan sedikitnya 10 dokter hewan dan 10 staf lainnya untuk melakukan pemeriksaan Post Mortem pada daging babi yang dijual di pasaran. Pemeriksaan dilaksanakan selama dua hari pada Senin (31/7) dan Selasa (1/8) bertepatan dengan Rahina Penampahan Galungan dengan menyasar 36 pasar tradisional di Kota Denpasar.

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, Ir. AA. Gde Bayu Brahmasta, MMA saat diwawancarai di sela pemeriksaan pada Senin (31/7) menjelaskan, pelaksanaan Hari Suci Galungan dan Kuningan di Bali yang akan segera tiba  memang memiliki keunikan tersendiri. Seperti halnya tradisi Nampah atau memotong hewan yang biasa dilaksanakan sehari sebelum pelaksanaan Hari Suci Galungan yang dikenal dengan istilah Penampahan Galungan. Sehingga masyarakat diharapkan ikut andil memperhatikan kesehatan hewan sebelum disembelih menjelang Hari Suci Galungan. Hal ini dapat dilakukan dengan pengecekan hewan sebelum dan sesudah disembelih oleh dokter hewan berwenang.

“Pemkot Denpasar melalui Dinas Pertanian dan UPT. Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Denpasar mengimbau masyarakat agar memeriksa kesehatan hewan sebelum disembelih dan daging yang hendak dikonsumsi nantinya,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, petugas yang diterjunkan juga melakukan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat agar pengolahan daging babi dilakukan dengan baik dan benar. Sedangkan untuk penjual diimbau untuk memotong daging di Rumah Potong Hewan Kota Denpasar di Pesanggaran. Karena dijamin telah memiliki sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan diawasi langsung oleh dokter hewan baik itu ante mortem maupun post mortem.

“Pemeriksaan ini untuk menjamin masyarakat Kota Denpasar dapat mengonsumsi daging babi yang aman, sehat dan utuh,” ujar Bayu Brahmasta.

Baca Juga  Sekda Alit Wiradana Dampingi Presiden Joko Widodo Tinjau Lokasi KTT G20 di Tahura Ngurah Rai

Dikatakannya, daging babi aman dikonsumsi sepanjang pengolahannya tepat dan dimasak sempurna dengan suhu di atas 70 derajat celcius. Selain itu, Distan Kota Denpasar melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan juga rutin melaksanakan pengecekan kesehatan hewan di peternakan, kesehatan daging di pasar dan pengecekan post morthem dan ante morthem.

“Semua pihak agar selalu meningkatkan koordinasi, informasi dan edukasi agar pengolahan daging dapat dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan aturan sanitasi yang ada, serta kepada konsumen agar tidak mengonsumsi daging mentah (belum dimasak), sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam mengonsumsi daging saat perayaan Hari Suci Galungan,” jelasnya.

“Hal ini tidak lain adalah untuk menjamin keamanan dan ketenteraman batin masyarakat dalam mengonsumsi pangan asal hewan (PAH), khususnya daging babi yang sehat, aman dan utuh,” imbuhnya.

Untuk diketahui, berdasarkan Rumah Potong Hewan Kota Denpasar di Pesanggaran, mulai Minggu (30/7) telah memotong babi sebanyak 127 ekor sedangkan hari Senin (31/7) memotong babi 240 ekor, perkiraan sampai hari Selasa RPH Kota Denpasar telah menerima pesanan pemotongan sebanyak 517 ekor babi. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sekda Bali Pimpin Renungan Suci, Kenang Jasa 805 Pejuang di TMP Pancaka Tirta

Published

on

By

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta, Tabanan.
RENUNGAN SUCI: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Tabanan, Minggu (16/8/2026) tengah malam. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Tabanan, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Tabanan, Minggu (16/8/2026) tengah malam.

Apel dimulai tepat pukul 24.00 WITA dan berlangsung hingga dini hari, Senin (17/8/2026), dalam suasana khidmat. Prosesi diawali dengan penyalaan obor dan pemadaman lampu di kawasan TMP Pancaka Tirta, dilanjutkan dengan pembacaan renungan suci serta doa untuk para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Dalam amanatnya, Dewa Made Indra yang membacakan teks renungan suci menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan atas pengorbanan dan dedikasi mereka bagi bangsa dan negara.

“Para pahlawan telah berjuang dengan ikhlas dan suci demi kemerdekaan bangsa dan negara serta masa depan generasi penerus,” ujarnya saat membacakan renungan suci.

“Atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian demi perjuangan untuk kebahagiaan negara dan bangsa, kami bersumpah dan berjanji perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami juga, dan jalan kebaktian yang saudara-saudara tempuh adalah jalan bagi kami pula,” ucapnya.

TMP Pancaka Tirta menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi para pejuang yang gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Tercatat 196 pejuang TNI dan Polri, 601 pejuang rakyat, serta delapan pahlawan tak dikenal dimakamkan di TMP tersebut.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci kemudian ditutup dengan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan dan pembacaan doa.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Wakil Ketua DPRD Bali, Wakapolda Bali, Kasdam IX/Udayana, Wakajati Bali, perwakilan Pengadilan Tinggi, Wakil Bupati Tabanan, para perwira menengah TNI/Polri, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Sekda Alit Wiradana Dampingi Presiden Joko Widodo Tinjau Lokasi KTT G20 di Tahura Ngurah Rai

Pelaksanaan renungan suci tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi momentum untuk meneguhkan kembali penghormatan terhadap jasa para pahlawan dan melanjutkan perjuangan mereka melalui pengabdian kepada bangsa dan negara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Bangsa

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster memimpin upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.
PIMPIN UPACARA: Gubernur Bali Wayan Koster memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin (17/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin (17/8). Upacara berlangsung khidmat dan semarak, diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah, TNI/Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan serta masyarakat.

Momentum peringatan kemerdekaan ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang terdiri dari Pasukan 17, Pasukan 8 dan Pasukan 45. Pengibaran Sang Merah Putih berlangsung lancar dan menjadi salah satu rangkaian utama dalam upacara yang diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk membangkitkan semangat bersama dalam membangun bangsa dan negara Indonesia.

Menurutnya, semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui kerja nyata dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk dalam upaya penanganan kemiskinan dan pengangguran.

Gubernur Koster menyampaikan, Bali saat ini memiliki angka kemiskinan dan pengangguran yang relatif rendah dibandingkan daerah lainnya di Indonesia.

“Namun demikian tetap harus kita upayakan supaya angka pengangguran dan kemiskinan dapat mencapai angka serendah-rendahnya,” tegasnya.

Pada momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Koster juga berpesan kepada generasi muda agar tidak melupakan jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan Indonesia menjadi bangsa yang merdeka.

“Harus selalu ingat jasa dan perjuangan para pahlawan kita. Jas Merah. Terus bangun Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali” pesannya.

Ia menambahkan, peringatan HUT Kemerdekaan RI di Bali juga menjadi momentum yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan. Sejumlah perwakilan negara sahabat turut diundang, sementara sejumlah wisatawan asing juga tampak menyaksikan pelaksanaan upacara dan berbagai atraksi yang disuguhkan.

Baca Juga  Pemkot Boyong UMKM Unggulan Kota Denpasar Berpameran di Ajang INACRAFT 2025

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan di Bali memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mengatakan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Ia menekankan pentingnya generasi penerus memahami dan mengamalkan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

“Semoga ke depan ini bisa mewarisi api perjuangan dari para pendiri bangsa kita,” harapnya.

Lebih lanjut, Giri Prasta menyebut masih terdapat berbagai tantangan pembangunan yang harus disempurnakan di Bali. Di antaranya penanganan kemiskinan, peningkatan kesehatan dan pendidikan, pembangunan infrastruktur jalan, hingga persoalan sampah.

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Bali menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus meneguhkan komitmen menjaga Bali berdasarkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Bali Era Baru. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Pimpin Apel HUT Ke-81 RI

Ajak Warga Denpasar Perkuat Kepedulian dan Gotong-royong

Loading

Published

on

By

Walikota Denpasar Jaya Negara menjadi Inspektur Upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Lumintang, Denpasar.
INSPEKTUR UPACARA: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Denpasar, Senin (17/8), di Lapangan Lumintang, Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan Apel Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Kota Denpasar, Senin (17/8), di Lapangan Lumintang, Denpasar. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, memimpin langsung rangkaian peringatan hari kemerdekaan tersebut.

Upacara turut dihadiri Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, pimpinan dan anggota DPRD Kota Denpasar, Forkopimda Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkot Denpasar, para penglingsir puri di Kota Denpasar, serta undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari kebersamaan dalam memperingati momentum kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat persatuan.

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibraka Kota Denpasar. Selanjutnya, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Kementerian Agama Kota Denpasar bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Dalam doa tersebut, turut disampaikan rasa duka dan kepedulian atas musibah gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta berbagai bencana ekologis yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Usai memimpin upacara, Jaya Negara mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar dan masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan memperkuat kepedulian terhadap sesama. Jaya Negara mengajak masyarakat untuk bergotong-royong membantu warga yang terdampak bencana alam di NTT, dan sebagian wilayah di Indonesia.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan seluruh masyarakat turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Bersama jajaran terkait, kami berkomitmen bergerak secara bergotong-royong untuk meringankan beban mereka agar saudara-saudara kita di sana dapat segera bangkit,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Jaya Negara Nyangging Massal di Desa Adat Pedungan

Selain pesan kemanusiaan, Jaya Negara menegaskan komitmen Pemkot Denpasar dalam mengawal arahan dan kebijakan pemerintah pusat. Efisiensi anggaran menjadi salah satu fokus utama, dengan tetap memastikan pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat terus diperkuat, khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan, dan sosial.

Di bidang kesehatan, Pemkot Denpasar terus mendorong peningkatan akses serta kualitas layanan masyarakat melalui pembenahan fasilitas dan pelayanan rumah sakit daerah, termasuk RSUD Wangaya. Sementara di sektor pendidikan dan sosial, pemerintah berkomitmen memperluas akses pendidikan secara merata sekaligus mempercepat berbagai program penanggulangan kemiskinan. Dari sisi penguatan fiskal, efisiensi anggaran turut memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan pembiayaan pembangunan yang diprioritaskan untuk mendukung penanganan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, dan sektor pendidikan.

Sejumlah indikator pembangunan Kota Denpasar juga menunjukkan perkembangan positif. Tingkat pengangguran tercatat berada pada angka 1,4 persen, sementara tingkat kemiskinan berada di kisaran 2,14 persen. Meski demikian, Jaya Negara menegaskan capaian tersebut bukan alasan bagi pemerintah untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu menjadi dorongan untuk terus bekerja lebih keras menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dirgahayu Ke-81 Republik Indonesia. Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur dapat menjadi semangat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, saling peduli, dan bergotong-royong. Mari bersama-sama memberikan yang terbaik untuk membangun bangsa dan mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera,” ujar Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca