Denpasar, baliilu.com – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana mengadakan Kuliah Kerja Veteriner (KKV) ke-34 tahun 2022 dengan tema “Sewagati Aryaguna Sangkara”, pada 22-24 Januari 2022 di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.
Ketua Panitia KKV 2022 Wayan Sangi mengatakan, sebelum kegiatan puncak dilaksanakan persiapan untuk memberikan informasi kepada peserta KKV terkait hal-hal yang harus disiapkan beserta penugasannya. Demi kelancaran kegiatan, panitia memberikan pembekalan kepada peserta Kuliah Kerja Veteriner 2022 terkait cara berkomunikasi ketika akan turun ke lapangan. Tidak hanya materi komunikasi, peserta juga mendapatkan materi mengenai Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang menjadi salah satu luaran dari kegiatan ini. Kegiatan pembekalan menghadirkan tiga pembicara sekaligus, yaitu Dr. drh. Hapsari Mahatmi, MP, drh. I Wayan Nico Fajar Gunawan, M.Si, dan drh. Putu Henrywaesa Sudipa, M.Si.
Dekan FKH Unud Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si. membuka secara resmi Kuliah Kerja Veteriner yang ditandai pengalungan nametag kepada peserta. Dekan Suartha dalam sambutannya mengingatkan kembali luaran yang harus dicapai oleh para peserta, yaitu berupa Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan pentingnya untuk memiliki wawasan masyarakat.
Kuliah Kerja Veteriner yang dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan berlangsung di Lapangan Balai Banjar Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung yang dihadiri oleh pihak dekanat, para dosen pembimbing, perangkat Desa Pelaga, dan perwakilan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, serta perwakilan UPTD Puskeswan Petang, Dinas Pertanian dan Pangan.
Kegiatan KKV ini dikemas dengan beberapa rangkaian diantaranya pendataan ternak pada hari pertama, lalu dilanjutkan dengan kegiatan magang di peternakan warga, outbond, dan malam keakraban pada hari kedua, serta diakhiri gotong-royong pada hari ketiga.
Kegiatan KKV terbagi menjadi 15 gugus yang setiap gugusnya didampingi oleh satu dosen pembimbing. Saat pendataan ternak, setiap gugus dibagi menjadi beberapa kelompok kecil agar mempermudah peserta dalam mengumpulkan data ternak. Peserta pun mengunjungi setiap rumah untuk melakukan wawancara singkat terkait ternak atau hewan peliharaan yang dimiliki oleh warga. Kegiatan pendataan ternak pun berlangsung selama tiga jam dan diakhiri dengan pengumpulan formulir data ternak kepada masing-masing penanggung jawab gugus.
Esok harinya, kegiatan dilanjutkan dengan magang di peternakan warga. Kegiatan magang ini bertujuan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat setempat sekaligus melatih cara berkomunikasi peserta saat turun ke lapangan. “Saat magang kita melakukan wawancara dengan peternak, bantu kasih makan, dan dikasih lihat proses pemotongan rumput yang menggunakan mesin disana,” ungkap Olivya Okky, selaku peserta.
Setelah kegiatan magang, peserta pun diajak untuk melakukan outbond. Kegiatan ini dibagi menjadi lima pos yang harus dilalui peserta. Setiap pos berisikan permainan games yang harus diikuti oleh peserta. “Saat outbond, aku kira bakal dimarah ternyata seru banget. Ini salah satu kegiatan paling menyenangkan,” ungkap I Made Yudhara selaku peserta Kuliah Kerja Veteriner 2022.
Kegiatan hari kedua diakhiri dengan agenda yang tidak kalah serunya, yaitu pelaksanaan malam keakraban. Setiap gugus secara bergilir mempersembahkan suatu pentas seni, mulai dari drama, flashmob, dan pantomim. Malam keakraban itu diakhiri dengan pemberian hadiah bagi pentas seni terbaik, yel-yel terbaik, gugus terbaik, dan gugus terkompak. Kegiatan KKV diakhiri dengan gotong-royong membersihkan area sekitar dan dilanjutkan dengan penutupan secara simbolis. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas563-Kenalkan-Profesi-Dokter-Hewan-FKH-Udayana-Gelar-Kuliah-Kerja-Veteriner-2022.html (lef/gs/bi)