Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Lampaui Target Response Rate SPN, Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Nasional dari BPS Pusat

BALIILU Tayang

:

de
TERIMA PENGHARGAAN: Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat menerima penghargaan dari BPS Pusat yang diserahkan Kepala BPS Kota Denpasar, Eman Sulaiman di Alaya Dharma Negara, Rabu (5/8-2020).

Denpasar, baliilu.com – Komitmen Pemkot Denpasar bersama seluruh jajaran untuk mensukseskan pelaksanaan Sensus Penduduk Tahun 2020 mendapat apresiasi. Kali ini, ibukota Provinsi Bali ini dianugrahi penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat yang diserahkan Kepala BPS Kota Denpasar Eman Sulaiman kepada Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara dan Sekda AAN Rai Iswara di Selasar Alaya Dharma Negara Denpasar, Rabu (5/8-2020).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS Kota Denpasar Eman Sulaiman menjelaskan pelaksanaan Sensus Penduduk Tahun 2020 dirancang dalam dua tahap. Yakni Sensus Online yang sudah dilaksanakan sejak 15 Februari hingga 29 Mei 2020 lalu, sedangkan tahap kedua akan dilaksanakan sensus lanjutan secara offline dengan sistem wawancara mulai 1-30 September mendatang.

Eman Sulaiman menjelaskan hingga pelaksanaan sensus online berakhir, Kota Denpasar menjadi salah satu kota dengan response rate atau partisipasi masyarakat yang sukses melampaui target BPS Pusat.

“BPS Pusat menargetkan sebesar 20 persen dari jumlah penduduk yang mengikuti sensus penduduk online secara mandiri, dan Kota Denpasar sudah berada pada angka 30 persen, sehingga sangat layak untuk mendapatkan penghargaan,” ujar Eman.

Secara rinci pihaknya menyebutkan di Kota Denpasar sebanyak 42.685 KK telah mengikuti sensus penduduk secara online, atau sebanyak 192.303 penduduk/jiwa sudah berpartisipasi dalam sensus penduduk online tahun 2020.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga memohon dukungan Pemkot Denpasar beserta jajaran untuk mensuskseskan sensus penduduk lanjutan yang akan dilaksanakan September mendatang. Dimana, pelaksanaan sensus yang dikemas secara offline dengan metode wawancara ini dikhususkan untuk mereka yang belum mencatatkan diri saat sensus online.

“Petugas dari BPS akan mengunjungi dan memverifikasi data yang sudah disiapkan oleh masyarakat, mudah-mudahan sensus penduduk dapat memberikan stimulus ekonomi dengan melibatkan 600 orang lebih. Dan saat ini sedang tahapan perekrutan petugas,” jelasnya.

Baca Juga  Ny. Putri Koster: KDRT Rusak Sendi Ketahanan Keluarga

Pihaknya menambahkan BPS dan Pemkot Denpasar saat ini sedang melaksanakan koordinasi dalam rangka turut berpartisipasi dalam penyediaan data pelaksanaan survei dampak Covid-19.

“Sehingga secara umum kita dapat mengetahui tanggapan masyarakat dan perilaku masyarakat selama Covid-19 ini, serta bisa diketahui keinginan dan kebiasaan masyarakat di masa new normal ini sebagai langkah awal merancang kebijakan,” ujarnya.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan kepada Pemkot Denpasar. Tentunya sensus penduduk ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan bank data sebagai dasar dalam menentukan kebijakan dalam menciptakan kesejahteraan rakyat, terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Lebih lanjut Rai Mantra menjelaskan koordinasi dan sinergitas yang sudah terbangun saat ini agar secara berkelanjutan terus diintensifkan, sehingga apa yang menjadi tujuan bersama dapat diwujudkan.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Denpasar mengucapkan terimakasih atas penghargaan ini, tentunya sinergitas yang sudah terbangun agar terus dibina dan diintensifkan untuk mewujudkan validasi data sebagai dasar pengambilan kebijakan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, dan tentunya Pemkot Denpasar beserta jajaran dan masyarakat siap mensukseskan sensus penduduk lanjutan di bulan September mendatang,” ujar Rai Mantra. (*/eka)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

BPR Kanti Gelar Family Gathering 2026

Perkuat Semangat “KANTI Starts at Home”, Bersama Tumbuh, Sejahtera Bersama

Loading

Published

on

By

Direktur Utama BPR Kanti Made Arya Amitaba memberikan keterangan kepada awak media saat KANTI Family Gathering 2026 di Aula Taman Asoka, UNHI Denpasar
FAMILY GATHERING: PT BPR Sukawati Pancakanti (BPR Kanti) menyelenggarakan KANTI Family Gathering 2026 pada Minggu, 9 Agustus 2026, bertempat di Aula Taman Asoka, Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – PT BPR Sukawati Pancakanti (BPR Kanti) pada Minggu, 9 Agustus 2026 menggelar KANTI Family Gathering 2026 bertempat di Aula Taman Asoka, Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar. Dengan mengusung tema KANTI Starts at Home, “Bersama Tumbuh, Sejahtera Bersama”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara perusahaan, karyawan, dan keluarga sebagai bagian penting dari perjalanan BPR Kanti.

Family Gathering yang diikuti oleh keluarga besar BPR Kanti dirancang sebagai ruang kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan. “Melalui berbagai aktivitas yang melibatkan karyawan, pasangan, anak-anak, jajaran manajemen, hingga pemegang saham ini, Family Gathering 2026 menegaskan bahwa dukungan keluarga merupakan salah satu sumber energi bagi karyawan untuk terus berkarya, melayani, dan bertumbuh bersama perusahaan,” ujar Direktur Utama BPR Kanti Made Arya Amitaba, saat memberikan keterangan kepada awak media.

Direktur Utama BPR Kanti Made Arya Amitaba. (Foto: bi)

Amitaba menjelaskan ada perbedaan mendasar pada kegiatan Family Gathering tahun 2026 ini. Saat ini BPR Kanti mulai menerapkan transformasi budaya perusahaan atau budaya Kanti yang dimulai dari rumah.

Rangkaian kegiatan Family Gathering diawali dengan Senam Bergembira, yang diikuti oleh seluruh peserta. Suasana semakin meriah ketika digelar berbagai permainan anak-anak berdasarkan kelompok usia, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga mahasiswa. Kegiatan dilanjutkan dengan KANTI Olympic, yaitu perlombaan antarcabang yang mempertemukan perwakilan dari KPO, KPNO, Sempidi, dan Denpasar.

Tidak hanya karyawan dan anak-anak, kegiatan juga melibatkan jajaran pemegang saham, komisaris, direksi, dan pasangan dalam bermain bersama. Kehadiran seluruh unsur keluarga besar BPR Kanti dalam berbagai permainan tersebut menciptakan suasana yang hangat, akrab, dan penuh keceriaan.

Penandatanganan komitmen bersama oleh para pimpinan kantor pusat, cabang, dan kas dalam menjalankan nilai-nilai dan budaya kerja BPR Kanti secara konsisten. (Foto: bi)

Dalam kesempatan tersebut, BPR Kanti juga menjadikan Family Gathering sebagai momentum penguatan budaya perusahaan. Dalam pembukaan resmi kegiatan, dilakukan penyerahan Buku Saku Orange BPR Kanti dan penandatanganan komitmen bersama oleh para pimpinan kantor pusat, cabang, dan kas. Prosesi tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjalankan nilai-nilai dan budaya kerja BPR Kanti secara konsisten.

Baca Juga  Gubernur Koster Terima Bantuan 500 Paket Bahan Pangan dari Jasa Raharja

Pembekalan mengenai penerapan core values BPR Kanti turut diberikan kepada seluruh peserta melalui sesi bersama narasumber, KS Arsana. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya transformasi budaya perusahaan agar nilai-nilai yang dibangun tidak hanya menjadi pedoman di lingkungan kerja, tetapi juga dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Semangat kebersamaan kemudian dilanjutkan melalui KANTI Got Talent 2026, yang menampilkan berbagai talenta putra-putri keluarga besar BPR Kanti. Mulai dari seni bela diri, menyanyi, hingga tari, dan seni pertunjukan teater, anak-anak diberikan ruang untuk menunjukkan kreativitas dan keberanian mereka di hadapan keluarga besar BPR Kanti.

KS Arsana saat memberikan pembekalan mengenai penerapan core values BPR Kanti. (Foto: bi)

Selain menjadi ajang hiburan, Family Gathering 2026 juga menjadi wadah apresiasi terhadap prestasi anak-anak karyawan melalui KAFAYA (KANTI Family Youth Award). Penghargaan ini diberikan kepada putra-putri keluarga besar BPR Kanti yang telah meraih prestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik, mulai dari tingkat sekolah hingga tingkat nasional. Sebanyak 26 anak tercatat menerima apresiasi KAFAYA dalam berbagai kategori prestasi. Penghargaan tersebut mencakup prestasi di bidang olahraga, seni, akademik, hingga berbagai kompetisi lainnya. Apresiasi ini menjadi bentuk penghargaan BPR Kanti terhadap dukungan keluarga sekaligus upaya untuk mendorong generasi muda agar terus mengembangkan potensi dan prestasinya.

Kegiatan juga diramaikan dengan KANTI Family Video Challenge 2026, yang mengajak keluarga karyawan menuangkan kreativitas melalui karya video.

Salah satu momen yang paling mengharukan dalam kegiatan tersebut hadir melalui sesi kebersamaan antara anak dan orangtua. Anak-anak diajak untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada ayah dan ibu melalui pelukan dan penghormatan kepada orangtua. Dalam momen tersebut, BPR Kanti turut menitipkan beasiswa kepada para orangtua untuk kemudian diserahkan kepada putra-putri mereka.

Baca Juga  Stop Transmisi Lokal, Kelurahan Sanur Mantapkan Pelaksanaan PKM

Prosesi tersebut menjadi simbol bahwa pendidikan dan masa depan anak tidak hanya merupakan bentuk tanggung jawab, tetapi juga buah dari kasih sayang, perjuangan, serta dukungan orang tua. BPR Kanti berharap apresiasi tersebut dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, berkembang, dan meraih prestasi.

Keluarga besar BPR Kanti saat mengikuti senam bergembira. (Foto: bi)

“Melalui KANTI Family Gathering 2026, BPR Kanti ingin menegaskan bahwa keluarga memiliki posisi penting dalam perjalanan perusahaan. Semangat “KANTI Starts at Home” menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kebaikan, dukungan, kepedulian, dan semangat untuk bertumbuh berawal dari rumah, kemudian dibawa ke lingkungan kerja dan diwujudkan dalam pelayanan kepada masyarakat,” paparnya.

Menutup rangkaian kegiatan, BPR Kanti turut memberikan apresiasi kepada pasangan karyawan melalui pemberian titipan dan apresiasi lainnya sebagai bentuk penghargaan atas dukungan keluarga yang selama ini turut menjadi bagian dari perjalanan para karyawan BPR Kanti.

“KANTI Family Gathering 2026 bukan sekadar kegiatan rekreasi bersama, tetapi menjadi momentum untuk merayakan kebersamaan, memberikan apresiasi, dan memperkuat hubungan antara keluarga dan perusahaan. Sebab, di balik karyawan yang hebat, terdapat keluarga yang senantiasa memberikan dukungan,” pungkasnya. (gs/bi)

 

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dorong Nusa Dua Eco Market Jadi Ruang Ekonomi yang Hidup

“UMKM Jangan Pulang Bawa Dagangan”

Loading

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung Adi Arnawa, Direktur Operasi ITDC Troy Reza Waroka, dan Sub Brand Office Head Nusa Dua Risan Hanuraga membuka BRIMo Nusa Dua Eco Market 2026 di kawasan The Nusa Dua.
PEMBUKAAN: Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Direktur Operasi ITDC Troy Reza Waroka, serta Sub Brand Office Head Nusa Dua Risan Hanuraga saat membuka BRIMo Nusa Dua Eco Market 2026 yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026 di Peninsula, kawasan The Nusa Dua. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Suasana kawasan Sidewalk Pulau Peninsula The Nusa Dua, Badung, Bali, terasa berbeda pada Sabtu (8/8) petang. Di tengah kawasan pariwisata berkelas dunia itu, budaya, kreativitas, pelaku UMKM, komunitas, wisatawan, dan masyarakat berbaur dalam satu ruang melalui BRIMo Nusa Dua Eco Market 2026.

Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Direktur Operasi ITDC Troy Reza Waroka, serta Sub Brand Office Head Nusa Dua Risan Hanuraga dengan kompak menimbulkan alu ke lesung sebagai tanda membuka  secara resmi kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026 di Peninsula, kawasan The Nusa Dua.

Bagi Gubernur Wayan Koster, kegiatan tersebut bukan sekadar menghadirkan keramaian baru di kawasan pariwisata. Ia melihat Nusa Dua Eco Market sebagai bentuk nyata bagaimana kawasan pariwisata dapat berinteraksi lebih dekat dengan wisatawan sekaligus masyarakat lokal, khususnya masyarakat di sekitar kawasan Nusa Dua.

“Ini sangat bagus, ini cara ITDC berinteraksi dengan wisatawan dan juga masyarakat di kawasan ini, terutama masyarakat Desa Bualu, agar lebih ramah dengan masyarakat dan juga memberikan wahana yang hidup bagi wisatawan yang berkeinginan keluar dari kamar, ingin duduk-duduk di taman, mungkin juga perlu selingan seperti ini,” ujar Wayan Koster.

Ia bahkan mendorong agar kegiatan semacam itu tidak berhenti pada penyelenggaraan kali ini. Menurutnya, ruang-ruang interaksi seperti Eco Market penting untuk membuat kawasan wisata tetap hidup, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Gubernur Wayan Koster mencontohkan seorang wisatawan asal London yang telah dua minggu berada di Bali dan malam itu keluar bersama anak-anaknya untuk menikmati kegiatan di Nusa Dua Eco Market.

“Jadi malam ini keluar bersama anak-anaknya dan berkesempatan menikmati acara yang tersedia. Di samping itu, dengan wahana begini bisa menolong UMKM yang merupakan basis dari ekonomi kerakyatan kita,” katanya.

Baca Juga  Polsek Densel Serap Aspirasi dan Keluhan Kelompok Petani Desa Sidakarya Saat Jumat Curhat

Pariwisata Bali Harus Terus Dijaga

Dalam kesempatan tersebut, Wayan Koster juga mengingatkan besarnya ketergantungan ekonomi Bali terhadap sektor pariwisata. Ia menyebut sekitar 66 persen ekonomi Bali bertumpu pada pariwisata. Karena itu, ekosistem pariwisata harus dijaga agar tetap aman, berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Kontribusi besar ini harus kita jaga baik-baik. Karena itulah saya bekerja keras mengendalikan situasi di Bali agar tetap kondusif dan aman,” tegasnya.

Menurut Wayan Koster, kondisi pariwisata Bali pada 2026 menunjukkan perkembangan yang semakin berkualitas. Hingga 31 Juli 2026, kunjungan wisatawan mancanegara tumbuh sekitar 0,4 persen secara year on year, dengan rata-rata 22.000 hingga 24.000 wisatawan per hari.

Sebaliknya, kunjungan wisatawan domestik mengalami penurunan sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Salah satu faktor yang disebut Koster adalah meningkatnya harga avtur yang berdampak pada kenaikan harga tiket pesawat menuju Bali.

Namun, di tengah penurunan wisatawan domestik tersebut, terdapat indikator yang menurut Koster cukup menggembirakan. Tingkat hunian hotel berizin justru meningkat, terutama hotel bintang lima dan bintang lima plus. Rata-rata tingkat hunian hotel berizin kini mencapai sekitar 90 persen, sementara di kawasan ITDC bahkan lebih dari 95 persen.

“Jumlah wisatawannya turun, tapi tingkat hunian hotelnya naik,” ujarnya.

Kondisi itu, lanjut Gubernur Bali, juga tercermin dari meningkatnya penerimaan pajak hotel dan restoran (PHR) kabupaten/kota se-Bali. Hingga 31 Juli 2026, PHR telah mencapai sekitar Rp 4,1 triliun, meningkat dibandingkan sekitar Rp 3,8 triliun pada periode yang sama tahun 2025.

Dari angka tersebut, Kabupaten Badung menyumbang sekitar Rp 2,9 triliun atau sekitar 71 persen.

“Kalau di Badung yang lagi kerja keras untuk ngurusin Bali, terutama sekali di Badung, karena mengurus Badung sama dengan mengurus Bali,” kata Wayan Koster.

Ia menilai ketika Badung mampu menjaga kawasan pariwisatanya tetap baik, dampaknya akan sangat besar terhadap perekonomian Bali secara keseluruhan.

Baca Juga  Yang Menang Bangun Pariwisata saat Covid-19, Wagub Cok Ace: Mereka yang Kedepankan Kolaborasi bukan Kompetisi

Minta UMKM Jangan Pulang Membawa Dagangan

Di tengah sambutannya, Wayan Koster juga memberikan pesan khusus kepada ITDC dan BRI agar keberadaan Eco Market tidak hanya menjadi etalase bagi UMKM, tetapi benar-benar memberikan manfaat ekonomi langsung kepada para pelaku usaha.

Ia meminta agar produk UMKM yang dibawa ke Nusa Dua Eco Market tidak berakhir kembali ke daerah asal karena tidak terjual.

“Kalau tutup, dia ada barang sisa jangan sampai dibawa pulang. Bapak tanggung jawab beli semua. Nggak boleh ada yang dibawa pulang,” tegasnya.

Koster mencontohkan UMKM yang datang dari daerah yang cukup jauh seperti Jembrana. Menurutnya, tidak mudah bagi pelaku usaha membawa produk dalam jumlah banyak ke kawasan Nusa Dua jika pada akhirnya sebagian besar barang harus dibawa pulang.

“Dia datang ke sini, jadi bapak tanggung jawab. Ini awas ya, Pak Direktur ITDC sama BRI. Saya nggak mau tahu, barang ini nggak boleh balik lagi,” selorohnya yang mengundang senyum para hadirin dilokasi

Ia bahkan mengusulkan agar semangat tersebut dikembangkan menjadi gerakan “berbelanja dan berbagi”, yakni produk UMKM yang tersisa dibeli kemudian dibagikan kepada masyarakat.

“Bapak yang belanja, terus bapak bagikan kepada masyarakat. Kan lebih bagus,” kata Wayan Koster.

Menurutnya, pola tersebut dapat menciptakan manfaat berlapis. UMKM mendapatkan kepastian pasar, masyarakat menerima manfaat, sementara wisatawan juga dapat diberikan suvenir atau produk lokal sebagai kenang-kenangan selama berkunjung ke Bali.

“Jadi cara kita supaya hidup kita itu harmonis, sama-sama mendapat manfaat, sama-sama bahagia,” ujarnya.

Gubernur Bali juga meminta agar kolaborasi serupa kembali digelar pada Desember 2026. Ia berharap Nusa Dua Eco Market tidak berhenti sebagai agenda dua hari, melainkan menjadi ruang kolaborasi yang terus berkembang.

Nusa Dua sebagai Living Destination

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Waroka mengatakan BRI Nusa Dua Eco Market 2026 merupakan bagian dari program destination activation yang dikembangkan ITDC untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Melayat ke Rumah Alm. Mantan Bupati Badung Wayan Dhana

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirkan 50 tenant UMKM dengan beragam produk kuliner, fesyen, dan produk kreatif lokal. Selain itu, terdapat berbagai kegiatan komunitas, seni, budaya, olahraga, workshop, yoga, zumba, talk show, kuis, tari Nusantara, Bali Blasting Performance, Bali Shelter, Bali Safari Parade, hingga fashion show.

“BRIMo Nusa Dua Eco Market merupakan salah satu program aktivasi kawasan yang diselenggarakan melalui kolaborasi ITDC bersama BRI sebagai upaya untuk menghadirkan pemberdayaan bagi UMKM, pelaku ekonomi, komunitas lokal, sekaligus memperkaya pengalaman berwisata di wilayah Nusa Dua,” ujar Troy.

Menurutnya, ITDC ingin menjadikan Nusa Dua bukan hanya sebagai kawasan akomodasi berkelas dunia, tetapi juga sebagai living destination yang hidup sepanjang tahun dengan menghadirkan budaya, kreativitas, olahraga, hiburan, dan aktivitas komunitas.

Sementara itu, Sub Brand Office Head Nusa Dua Risan Hanuraga menyampaikan bahwa bagi BRI, kegiatan tersebut bukan sekadar festival atau pasar temporer, melainkan ruang untuk mempertemukan budaya, komunitas, UMKM, kreativitas, dan semangat keberlanjutan.

“Kami percaya bahwa UMKM merupakan bagian penting dari kekuatan ekonomi Indonesia,” katanya.

Melalui kolaborasi dengan ITDC, BRI berharap para pelaku UMKM memiliki ruang yang lebih luas untuk memperkenalkan produk, membangun jejaring, dan menjangkau pasar yang lebih luas melalui ekosistem pariwisata Bali.

Pada akhirnya, Gubernur Wayan Koster berharap semangat kolaborasi yang tercipta di Nusa Dua Eco Market dapat terus tumbuh. Sebab, menurutnya, pariwisata tidak cukup hanya menghadirkan wisatawan dan tingkat hunian hotel yang tinggi, tetapi harus mampu menciptakan manfaat yang terasa hingga ke masyarakat.

“Ini cara kita untuk membangun kebersamaan, harmoni dalam membangun perekonomian dan kesejahteraan,” pungkas Wayan Koster. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

RSD Mangusada Gelar Sarasehan Pejuang Dialisis

Bupati Adi Arnawa: Jangan Berputus Asa, Pejuang Dialisis Harus Tetap Semangat

Loading

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Sarasehan Pejuang Dialisis di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung.
BUKA SARASEHAN: Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat membuka Sarasehan Pejuang Dialisis di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (9/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani terapi dialisis, RSD Mangusada menggelar Sarasehan Pejuang Dialisis. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (9/8), menjadi ruang edukasi, berbagi pengalaman, serta saling menguatkan bagi para pasien yang menjalani terapi dialisis.

Kegiatan yang bertemakan “Semangat Kemerdekaan Bersama Menghadapi Permasalahan Dialisis, Mencegah Komplikasi, dan Meningkatkan Kualitas Hidup” ini dihadiri oleh Perwakilan Koordinator wilayah Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) Bali-NTT-NTB dr. Nyoman Paramita Ayu, Wakil Direktur RSD Mangusada Ni Made Sukaryawati beserta dokter, perawat dan para pasien hemodialisis (cuci darah) beserta keluarga pasien.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang hadir langsung bersama Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, Peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat juang dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Yang paling penting juga kita memotivasi bahwa masyarakat yang termasuk di dalam pasien dialisis ini jangan berputus asa, jangan menganggap hidupnya sudah selesai. Harus tetap semangat dalam mengikuti anjuran-anjuran dari dokter dan semangat ini harus kita jaga,” ujar Bupati Adi Arnawa sekaligus membuka kegiatan ini yang ditandai dengan pemukulan gong.

Lebih Lanjut Adi Arnawa menyampaikan, Pemkab Badung akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin mudah diakses, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan pasien.

“Saya juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh dokter, perawat, dan tenaga kesehatan RSD Mangusada yang telah memberikan pelayanan dengan penuh dedikasi dan empati. Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya hari ini saja, tapi juga akan tetap berlanjut setiap tahunnya. Bukan hanya untuk pasien hemodialisis, tapi termasuk pasien-pasien yang lainnya. Yang tujuannya sebagai memotivasi dan memberikan edukasi kepada mereka,” katanya.

Baca Juga  Ny. Putri Koster: KDRT Rusak Sendi Ketahanan Keluarga

Direktur RSD Mangusada Badung dr. I Wayan Darta dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud komitmen dari RSD Mangusada dalam menjalin komunikasi antara dokter, perawat, pasien beserta keluarga pasien untuk meningkatkan kualitas pelayanan di RSD Mangusada khususnya penyandang dialisis.

“Selain sebagai ruang edukasi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi, berbagi pengalaman dan ruang untuk saling mendukung dan motivasi. Kegiatan ini juga diikuti oleh 80 pasien dialisis dengan didampingi keluarga,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca