Connect with us

NEWS

LKPJ Bupati Badung 2020, Putu Parwata: Dana 3,8 Triliun Program yang Sudah Dirancang Nampaknya Semua Terlaksana

BALIILU Tayang

:

de
Ketua DPRD Kabupaten Badung Dr. Drs. I Putu Parwata MK, M.M. menerima LPJP Bupati Badung Tahun 2020 dari Bupati I Nyoman Giri Prasta saat Rapat Paripurna DPRD Badung, Senin (12/4) di ruang Sidang Utama Gosana DPRD Badung.

Badung, baliilu.com – Ketua DPRD Kabupaten Badung Dr. Drs. I Putu Parwata MK, M.M. membuka secara resmi Rapat Paripurna DPRD Badung masa Persidangan Pertama Tahun 2021, Senin, 12 April 2021, di Ruang Sidang Utama Gosana Sekretariat DPRD Badung dalam acara Penyampaian Penjelasan Bupati Badung terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban  (LKPJ) Bupati Badung Tahun 2020.

Rapat Paripurna yang digelar masih dalam suasana pandemi Covid-19 ini dilaksanakan secara terbatas sesuai protokol kesehatan, dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa.

Ketua DPRD Putu Parwata dalam kata pengantarnya mengucapkan selamat menyambut hari raya Galungan dan Kuningan yang jatuh pada 14 dan 24 April 2021. Semoga dengan perayaan hari raya tersebut, Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sang Hyang Widi Wasa melimpahkan kesehatan dan keselamatan pada kita semua sehingga dalam situasi pandemi ini kita tetap dapat melaksanakan tugas sebagaimana kewajiban sesuai swadharma masing-masing.

Putu Parwata lanjut mengatakan atas nama segenap pimpinan dan anggota DPRD menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Bupati Badung serta seluruh jajaran meski di tengah situasi saat ini telah dapat memenuhi kewajiban konstitusinya, dimana laporan LKPJ Bupati Badung 2020 dapat diserahkan sebelum batas terakhir penyampaian yang dipersyaratkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tetang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Sementara itu, Bupati Badung Giri Prasta dalam laporannya menyatakan sekalipun dihadapkan pada situasi Covid-19 yang berimplikasi terhadap berbagai sektor pembangunan, namun kita juga mencatat adanya berbagai keberhasilan dan prestasi yang diraih Pemerintah Kabupaten Badung selama kurun waktu 2020. Hal ini menunjukkan komitmen dan sinergitas yang kuat serta keharmonisan antara pihak pemerintah daerah dengan DPRD Badung dalam memantapkan arah pembangunan Badung berlandaskan Tri Hita Karana menuju masyarakat yang maju, damai dan sejahtera.

Baca Juga  Wujud Akuntabilitas, Bupati Giri Prasta Sampaikan LKPJ 2020

Giri Prasta memaparkan pemerintah telah menetapkan tema pembangunan daerah Kabupaten Badung 2020 adalah “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Inovasi Pelayanan Dasar dan Infrastruktur Berwawasan Lingkungan” yang di dalamnya terdapat 9 prioritas pembangunan daerah di antaranya pendidikan, kesehatan, pembangunan ekonomi, tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, sarana prasarana wilayah, perumahan dan permukiman, perlindungan sosial dan pengarusutamaan gender, penataan ruang dan lingkungan hidup, pariwisata, pertanian dan kebudayaan, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. ‘’Guna mewujudkan capaian kinerja terhadap sembilan prioritas pembangunan tersebut maka telah dirancang dan dilaksanakan berbagai program dan kegiatan, yang sesungguhnya juga telah mendapat persetujuan DPRD Badung melalui penetapan APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2020,’’ tegasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Badung Dr. Drs. I Putu Parwata MK, M.M.

Usai rapat paripurna, Putu Parwata menjelaskan dari matrix APBD 4,8 triliun bisa dilaksanakan 3,8 triliun, karena satu kondisi pandemi Covid-19.  Ada beberapa hal pemerintahan kabupaten wajib dasar melaksanakan program seperti pendidikan, kesehatan, tata ruang dan PU serta lain sebagainya.

‘’Tapi saya melihat dari mandatory itu sudah dilaksanakan karena itu yang pokok. Bagaimana masalah pendidikan, kesehatan dan pekerjaan umum itu merupakan bagian kebutuhan daripada masyarakat secara fisik, sosial, dan ekonomi,’’ paparnya.

Putu Parwata melihat postur itu sudah bagus. Nah kemudian ada kewajiban dasar yang sifatnya tidak wajib seperti penanganan tenaga kerja, sosial semuanya sudah dilakukan. Sehingga, dengan dana 3,8 triliun program yang sudah dirancang di 2020 nampaknya semua terlaksana. Tetapi ada yang tidak wajib yang memang tidak wajib dilaksanakan. Seperti ibah-ibah ke masyarakat itu tidak wajib. Tetapi kewajiban pemerintah daerah yang sifatnya mandatori dan yang sifatnya mendasar, kewajiban wajib dan kewajiban dasar, kewajiban yang tidak dasar itu semua terlaksana. ‘’Dan itu matrix yang saya lihat dari laporan pertanggungjawaban bupati,’’ ungkap politisi asal Dalung Dapil Kuta Utara ini.

Baca Juga  BKPSDM Badung Tindaklanjuti Surat Kemendagri tentang Penyederhanaan Birokrasi, Batas Akhir Juni 2021

‘’Setelah penyampaian penjelasan laporan keterangan pertanggungjawaban 2020 maka akan dilakukan pembahasan secara internal di DPRD Badung dan selanjutnya akan diterbitkan keputusan DPRD tentang rekomendasi dewan sebagai bahan dalam penyusunan perencanaan dalam tahun berjalan dan tahun berikutnya. Penyusunan anggaran tahun berjalan dan tahun berikutnya serta penyusunan peraturan daerah, peraturan kepala daerah dan atau kebijakan strategis daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan tugas-tugas kemasyarakatan,’’ pungkas Putu Parwata. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali

NEWS

Sekda Dewa Indra Tinjau Sentra Vaksinasi Covid-19 untuk Bali Bangkit

Published

on

By

MEMBUKA SENTRA VAKSINASI: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya membuka sentra vaksinasi Covid-19 untuk Bali bangkit yang dilaksanakan di Gedung Mahapuri Inna Heritage Hotel, Jalan Veteran Nomor 3 Denpasar, Jumat (25/6/2021).

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya meninjau sentra vaksinasi Covid-19 untuk Bali bangkit yang dilaksanakan di Gedung Mahapuri Inna Heritage Hotel, Jalan Veteran Nomor 3 Denpasar, Jumat (25/6/2021).

Vaksinasi yang berlangsung selama dua dari tanggal 25 hingga 26 Juni 2021 ini difasilitasi AXA Mandiri dengan sasaran 2.000 peserta.
Dalam arahan singkatnya saat membuka pelaksanaan vaksinasi, Sekda Dewa Indra menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran lembaga jasa keuangan.

Menurutnya, ini merupakan kontribusi luar biasa karena lembaga keuangan ikut ambil bagian dalam upaya mempercepat program vaksinasi bagi masyarakat Bali. “Kami berterima kasih, karena elemen perbankan tak hanya fokus pada urusan keuangan, tapi ikut sibuk ngurus vaksin. Saya rasa ini didasari kepedulian dan rasa tanggung jawab untuk ikut andil dalam menyehatkan masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya berhenti sampai di sini, untuk mempercepat penuntasan target vaksinasi, ia masih terus mengharapkan kerjasama jajaran lembaga jasa keuangan di bawah koordinasi BI Perwakilan Bali.

Sementara itu, Regional CEO Bali Nusra PT. Bank Mandiri Hendra Wahyudi menginformasikan bahwa pihaknya menargetkan vaksinasi untuk 2.000 orang. Dari target tersebut, yang terdaftar hingga hari pertama pelaksanaan vaksinasi sudah mencapai 1.600 orang. Ditambahkan olehnya, vaksinasi yang difasilitasi AXA Mandiri ini menyasar masyarakat umum dan Warga Negara Asing (WNA). Sedangkan untuk pegawai Bank Mandiri wilayah Bali yang berjumlah 1.278 orang, 1.212 sudah divaksin.

“Sisanya sebanyak 66 orang memang masuk kelompok yang belum memenuhi syarat vaksin. Ada yang sedang hamil dan penyintas Covid-19 yang status negatifnya belum mencapai tiga bulan,” terangnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Serap Aspirasi dan Serahkan Bantuan Beras di Sibang Kaja

Menambahkan penjelasan Hendra Wahyudi, Direktur PT AXA Mandiri Joshua Rudi Nugraha menyampaikan bahwa jajarannya ingin turut berperan aktif membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi, khususnya di Pulau Dewata. Menurutnya, percepatan program vaksinasi adalah kunci bagi pemulihan perekonomian Bali. “Jika semakin banyak kawasan di Bali yang menjadi kawasan hijau, secara bertahap pariwisata Bali akan mulai bisa dibuka,” ujarnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bali I Wayan Widia yang ditemui di sela-sela pelaksanaan vaksin menyebutkan bahwa hingga saat ini sebanyak 2.040.595 penduduk Bali telah divaksin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 729.408 telah memperoleh vaksin lengkap sebanyak dua kali.

Pelaksanaan vaksinasi di Inna Heritage Hotel juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Trisno Nugroho, Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Giri Tribroto dan Plt. Sekda Kota Denpasar I Made Toya.

Dalam kesempatan itu, Sekda Dewa Indra bersama undangan lainnya juga sempat meninjau pelaksanaan vaksinasi dan berbincang dengan para peserta. Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat vaksinasi kepada empat orang perwakilan peserta. Pihak penyelenggara juga menyerahkan cendera mata kepada Sekda Dewa Indra dan undangan lainnya yang telah membantu kelancaran kegiatan vaksinasi. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sebanyak 18 Orang Sembuh di Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Masih Tinggi

Published

on

By

de
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

Denpasar, baliilu.com – Meski kasus sembuh secara konsisten terus mengalami penambahan, penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi.  Berdasarkan data resmi pada Kamis (24/6), kasus positif baru tercatat bertambah sebanyak 46 orang dan kasus sembuh hanya mengalami peningkatan sebanyak 18 orang. Sementara itu, kasus meninggal dunia bertambah 1 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia  bertambah 1 orang, kasus sembuh bertambah 18 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 46 orang, kita wajib waspada dan disiplin prokes,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Kamis (24/6).

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 15.376 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 14.723 orang  (95,75 persen), meninggal dunia 353 orang (2,29 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 300 orang (1,96 persen).

Terkait kasus meninggal dunia, pasien merupakan seorang perempuan usia 60 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sesetan.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam tiga hari terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Dukung Yayasan LBH CES yang Bergerak secara Sosial

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

  “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Laksanakan Wasev TMMD Ke-111, Aster Kasad Kunjungi Kodam Udayana

Published

on

By

de
KUNKER: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 yang dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Nurcahyanto, M.Sc., di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana, Kamis (24/6/2021).

Denpasar, baliilu.com  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 yang dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Nurcahyanto, M.Sc., di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana, Kamis (24/6/2021).

Kedatangan Tim Wasev TMMD ke-111 tersebut dalam rangka melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) program TMMD ke-111 di Kodam IX/Udayana tepatnya di wilayah Kodim 1623/Karangasem yaitu di Dusun Bukit Galah, Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.

Saat berada di Ruang Tamu Pangdam, Mayjen TNI Nurcahyanto, M.Sc., selaku Ketua Tim menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayana beserta staf atas penyambutan dan sudah berkenan menerima kedatangannya bersama tim di tengah kesibukan Kodam IX/Udayana dalam melaksanakan tugas.

Kemudian Ketua Tim menyampaikan maksud kedatangannya adalah selain untuk bersilaturahmi juga dalam rangka melaksanakan tugas kegiatan pengawasan dan evaluasi (Wasev) kegiatan TMMD ke-111 di wilayah Kodam Udayana khususnya di Kodim Karangasem.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam Udayana mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran Tim Wasev TMMD ke-111 di Kodam Udayana, serta memperkenalkan para pejabat yang mendampinginya di antaranya Kasdam Udayana, Aster Kasdam Udayana, dan Dandim Karangasem.

Pangdam juga menyampaikan Kodam Udayana akan mendukung tugas-tugas yang hendak dilaksanakan oleh Tim Wasev TMMD ke-111 di Provinsi Bali. “Semoga tugas Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) yang dilaksanakan tersebut berjalan dengan  aman dan lancar,” tutup Pangdam.

Acara yang berlangsung dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan tersebut diakhiri dengan foto bersama. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Baca Juga  Rapat Dengar Pendapat dengan Bappeda, Komisi III DPRD Badung Soroti Rasionalisasi Anggaran
Lanjutkan Membaca