Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster Puji Ibu Rumah Tangga di Bali tetap Kreatif meski Beban Tanggung Jawab Bertambah di Masa Pandemi

BALIILU Tayang

:

de
Ny. Putri Koster menyambangi Studio Semarapura Radio Bali yang berlokasi di Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.

Klungkung baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster terus berupaya mendorong kreativitas Ibu Rumah Tangga (IRT) di tengah pandemi Covid-19. Ia tak ingin pandemi Covid-19 mematikan kreativitas IRT yang punya peran penting menjaga keharmonisan rumah tangga. Upaya tersebut tercermin dalam kegiatan sosialisasi program unggulan PKK yang gencar dilaksanakannya melalui siaran radio dalam beberapa pekan terakhir.  Setelah sebelumnya melakukan sosialisasi melalui siaran di sejumlah radio, Senin (31/8-2020) Putri Koster menyambangi Studio Semarapura Radio Bali yang berlokasi di Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.

Bicara pada dialog interaktif mengusung tema ‘Kreativitas Ibu-Ibu di Masa Pandemi Covid-19’, Putri Koster memuji daya tahan perempuan Bali dalam menghadapi situasi prihatin yang disebabkan pandemi Covid-19. Putri Koster menyebut, tersebarnya virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan China ini tak hanya menimbulkan dampak bagi kesehatan tapi pula berimbas pada sektor ekonomi. Penerapan protokol kesehatan yang membatasi ruang gerak masyarakat secara global sangat berpengaruh bagi Bali yang selama ini bergantung pada sektor pariwisata. Alhasil, pariwisata terpuruk dan secara tiba-tiba banyak yang kehilangan pekerjaan. Pelaku UMKM pun terkena imbasnya karena sektor perekonomian Bali saling terkait dan bermuara pada sektor pariwisata.

Dalam fase awal di mana semua pihak masih gagap menyikapi dampak Covid-19, perempuan multitalenta ini mengungkap fakta bahwa ibu-ibu cepat menyesuaikan diri. “Saya amati, sejak awal Covid-19, ibu-ibu sudah kreatif. Waktu itu kan kita diharuskan diam di rumah. Secara kodrat, para ibu memikul banyak tanggung jawab. Harus mengajar anak-anak karena sistem belajar online, yang suaminya dirumahkan tentunya lebih berat lagi,” urainya.  Dalam situasi itu, ia mengamati para ibu tak menyerah dan tetap kreatif mencari celah agar kebutuhan keluarga mereka terpenuhi. “Saya melihat bagaimana para ibu-ibu memanfaatkan kemampuan yang mereka miliki. Yang bisa masak, jualan makanan. Yang bisa menjahit, berinisitif membuat masker,” imbuhnya.

Baca Juga  Desa Dauh Puri Kaja Giatkan Patroli Wilayah, Kempeskan Ban Motor Beri Efek Jera Pemain Skateboard

Pada bagian lain, ibu dua putri ini menyebut beberapa program PKK yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tengah pandemi. Dua program itu adalah Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (HATINYA PKK) dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Suatu kebetulan, sejak setahun belakangan, ia intensif mengoptimalkan program HATINYA PKK dengan membuat rumah contoh di setiap kecamatan. Putri Koster menjelaskan, HATINYA PKK merupakan satu program pemanfaatan halaman rumah dengan menanam tanaman yang bermanfaat bagi keluarga, seperti sayur-mayur, bumbu hingga tanaman obat-obatan. Jika bisa diterapkan di seluruh halaman rumah masyarakat Bali, ia yakin kebutuhan keluarga akan bisa terpenuhi di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi oleh sebagian besar rumah tangga.

Selain itu, PKK juga punya program UP2K yang bertujuan mendorong terbentuknya usaha berbasis rumah tangga yang bertujuan meningkatkan pendapatan keluarga. “Dimana ada kemauan di situ ada jalan. Kalau sudah kreatif, saya yakin tak akan ada keluh tapi yang ada adalah peluh,” ucapnya puitis.

Pada kesempatan itu, perempuan yang dikenal sebagai penyair berbakat ini mengingatkan masyarakat agar mengikuti aturan pemerintah terkait penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah. Menurutnya, tujuan dari aturan ini untuk melindungi masyarakat. “Tak ada pemimpin yang ingin mencederai rakyatnya,” tandasnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta menyampaikan bahwa masyarakat bumi serombotan menyambut positif program-program PKK. Menindaklanjuti program HATINYA PKK, setelah terbentuknya rumah contoh di setiap kecamatan, ia telah mengembangkan rumah imbas. Terkait upaya mendorong kreativitas IRT di tengah pandemi, ia selalu ingat dengan pesan Putri Koster agar seluruh kader PKK jangan pernah patah semangat. (gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pansus DPRD Badung Gelar Rapat, Masukkan Unsur Budaya Bali dalam Ranperda Ormas

Published

on

By

ranperda ormas badung
RAPAT PANSUS: Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung saat menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung pada Senin, 20 April 2026. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung pada Senin, 20 April 2026 menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Pansus menekankan pentingnya sinkronisasi antara regulasi nasional dengan kearifan lokal Bali.

Rapat yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung tersebut, dipimpin Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara juga dihadiri Wakil Ketua Pansus I Made Ponda Witawan, Sekretaris Pansus I Wayan Puspa Negara dan Anggota Pansus di antaranya I Made Rai Wirata, I Wayan Sandra, I Putu Sika Adi Putra, I Made Yudana, I Made Tomi Martana Putra, serta I Putu Dendy Astra Wijaya. Turut hadir OPD terkait, Tim Penyusun Naskah Akademik, Tim Ahli Komisi dan Tim Ahli Bapemperda.

Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara menyatakan bahwa regulasi ini bertujuan untuk memastikan peran Ormas sejalan dengan program pembangunan daerah. Ia menegaskan agar keberadaan Ormas tidak justru mengganggu stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Badung.

Lanang menyebutkan Bali hanya memiliki sektor pariwisata, terlebih khusus sektor pariwisata itu 80%-nya ada di Kabupaten Badung. Oleh karena itu, pariwisata itu perlu keamanan dan kenyamanan. Sehingga sangat urgent sekali membentuk ranperda tentang pemberdayaan Ormas ini.

“Kita tidak ingin organisasi kemasyarakatan yang tujuannya membantu Pemerintah justru melakukan hal-hal yang tidak diinginkan sehingga mengganggu stabilitas,” ujar Lanang Umbara.

Lebih lanjut, Lanang menjelaskan bahwa penyusunan Ranperda ini wajib berlandaskan pada undang-undang yang lebih tinggi. Namun, ia memberikan catatan khusus mengenai penerapan prinsip Tri Hita Karana dan kearifan lokal sebagai syarat pendaftaran maupun rekomendasi berdirinya sebuah Ormas di Badung.

“Jangan sampai Ormas yang berdiri di Badung tidak mengenali budaya dan kehidupan sosial kita. Jika tidak selaras dengan kearifan lokal, potensi benturan dan gesekan akan besar. Inilah yang kita sinkronisasikan,” katanya.

Baca Juga  Update Covid-19 (11/8) di Bali, Persentase Pasien Sembuh Capai 86,90%

Selain aspek pendaftaran, Pansus juga menyoroti pengaturan sanksi bagi Ormas yang melanggar ketentuan.

Selain merujuk pada PP No. 58 tentang sanksi pembekuan hingga pembubaran, Perda ini nantinya akan memasukkan komponen pelanggaran terhadap kearifan lokal sebagai salah satu dasar pemberian hukuman (punishment).

Melalui regulasi ini, DPRD Badung berharap Ormas dapat tumbuh menjadi mitra pemerintah yang harmonis dengan adat dan budaya Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia

Published

on

By

Presiden Prabowo
PENGARAHAN: Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Magelang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. Acara KPPD ini mengusung tema “Memperkuat peran pimpinan DPRD provinsi/kabupaten/kota guna mendukung Asta Cita menyongsong Indonesia emas 2045.”

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan laporan dari Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia, TB. Ace Hasan Syadzily mengenai pelaksanaan dan tujuan penyelenggaraan KPPD tahun 2026.

“KPPD ini telah berlangsung lima hari Bapak Presiden, sejak tanggal 15 sampai dengan esok hari tanggal 19 April 2026, bertempat di Lembah Tidar Akademi Militer Magelang, tempat para pemimpin nasional ditempa dan digembleng, yang dihadiri oleh 503 Ketua DPRD,” ucap Gubernur Lemhanas.

Setelahnya, turut ditayangkan video dokumentasi kegiatan KPPD yang menggambarkan proses pembelajaran, pembinaan kepemimpinan, serta dinamika interaksi antarpeserta selama mengikuti program.

Dalam pengantar arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kehadiran Kepala Negara didasarkan pada pertimbangan peran strategis dari Ketua DPRD. Forum ini juga menjadi momentum bagi Presiden untuk menyampaikan pandangannya secara langsung kepada para pemimpin legislatif daerah.

“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” ujar Presiden Prabowo.

Bukan hanya sebagai Kepala Negara, tetapi Presiden Prabowo berbicara sebagai sesama anak bangsa. Presiden menyoroti keberagaman latar belakang para peserta, mulai dari daerah asal, suku, pendidikan, hingga partai politik sebagai kekuatan yang menyatukan dalam semangat kebangsaan.

Baca Juga  Ny. Putri Koster: Berupaya Berdayakan Perajin di Masa Pandemi Covid-19

“Sebagai anak bangsa, hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati, saya ingin bicara apa adanya,” tutur Kepala Negara.

“Saya berpendapat sebagai anak bangsa, sebagai patriot, karena saya datang ke sini, saya jumpa saudara-saudara dengan satu praanggapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot,” lanjutnya.

Melalui forum ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya ditentukan di pusat, tetapi justru bertumpu pada kepemimpinan yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat di seluruh daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Kembang Padukan Pembangunan Infrastruktur dan Edukasi Sampah Berbasis Sumber di Baler Bale Agung

Published

on

By

Pemkab Jembrana
TINJAU RENCANA PROYEK: I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), saat meninjau langsung rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mempercepat peningkatan infrastruktur wilayah sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan berbasis masyarakat. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), melakukan peninjauan langsung terhadap rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4).

Proyek peningkatan jalan sepanjang 600 meter ini akan menggunakan pengaspalan jenis hotmix. Pengerjaan fisik dijadwalkan mulai berjalan pada awal Juni 2026 dengan memanfaatkan alokasi anggaran sebesar Rp 900 juta yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali.

Dalam tinjauannya, Bupati menekankan pentingnya aspek teknis untuk kenyamanan pengguna jalan. Rencananya, jalan yang semula hanya memiliki lebar 3,5 meter akan ditingkatkan menjadi 5 meter melalui teknis penutupan saluran drainase menggunakan plat beton di titik-titik kritis. Hal ini dilakukan guna memastikan aksesibilitas kendaraan roda empat tetap lancar saat berpapasan.

“Pembangunan infrastruktur ini harus diimbangi dengan kepedulian lingkungan. Saya mengajak masyarakat agar rutin melaksanakan gotong-royong agar kawasan ini tetap asri dan terawat,” tegas Bupati di sela-sela peninjauan.

Usai meninjau lokasi infrastruktur, Bupati dan Wabup Ipat melanjutkan agenda dengan kegiatan ngampik (berkunjung) ke salah satu rumah warga sekitar. Dalam suasana kekeluargaan yang hangat, Bupati tidak hanya berdialog mengenai kondisi infrastruktur, tetapi juga memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber.

Bupati mengajak warga untuk mulai disiplin memilah sampah dari rumah tangga. Langkah ini kata Bupati penting mengingat kemajuan fisik daerah harus berjalan beriringan dengan kesadaran ekologis masyarakat khususnya persoalan sampah.

“Kesuksesan pembangunan jalan ini tidak akan lengkap tanpa lingkungan yang bersih. Dengan memilah sampah dari sumbernya, kita tidak hanya menjaga kebersihan di Baler Bale Agung, tapi juga membantu keberlanjutan lingkungan di seluruh Kabupaten Jembrana,” tambahnya.

Baca Juga  Kasus Positif masih Terjadi, GTPP Ajak Perbekel/Lurah Rancang Pemetaan Kasus Covid-19 Berbasis Dusun dan Lingkungan

Melalui perpaduan pembangunan fisik dan penguatan kesadaran masyarakat ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap kualitas hidup masyarakat di tingkat lingkungan dapat meningkat, mendukung program kebersihan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca