Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pamedek Dukung Gubernur Wayan Koster Wujudkan Kawasan Suci Besakih Bersih dari Sampah Plastik

Jalan ke Besakih Tidak Macet, Sopir Bus Beri Gubernur Koster 2 Jempol

Loading

BALIILU Tayang

:

latra
I Ketut Latra bersama keluarga saat akan bersembahyang ke Pura Agung Besakih. (Foto: ist)

Karangasem, baliilu.com – Pembangunan Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih yang dilaksanakan Gubernur Bali Wayan Koster betul – betul memberikan manfaat untuk masyarakat Bali. Manfaat positif yang diterima masyarakat, membuat Gubernur Bali sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini kembali dibanjiri ucapan apresiasi dan terimakasih dari masyarakat Bali.

Apalagi rasa nyaman, aman, tertib, hingga bersih dan indah di Kawasan Suci yang memiliki pesona Gunung Agung ini benar – benar dirasakan oleh Pamedek saat melaksanakan persembahyangan pada Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih.

Saking bangganya ingin bersama menjaga Pura Agung Besakih ini agar bersih dan tertata rapi, pamedek dengan sadarnya mengajak seluruh Krama Bali yang bersembahyang ke Besakih agar mengikuti ajakan Gubernur Bali Wayan Koster dengan tertib dan disiplin menjalankan Surat Edaran Nomor : 03 Tahun 2023 tentang Tatanan Baru Bagi Pamedek/Pengunjung Saat Memasuki dan Berada di Kawasan Suci Pura Agung Besakih Selama Pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh.

erick
Komang Erik Margayasa dari Singaraja. (Foto: ist)

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Komang Erik Margayasa dari Singaraja. Ia menyampaikan cukup terkejut dengan adanya perubahan di Kawasan Suci Pura Agung Besakih. Pembangunan ini sungguh – sungguh membuat Saya kagum. Baru Saya masuk sampai menuju area parkir, ke kamar mandi, hingga area Pura dan di tempat kuliner, ternyata luar biasa penataan yang dilakukan dan terlihat sangat rapi seperti di mall. “Saya apresiasi kerja Bapak Gubernur Wayan Koster yang sudah menata Kawasan Suci Pura Agung Besakih ini, dan sangat bangga Saya sebagai warga Bali, khususnya warga Singaraja karena Pak Wayan Koster sudah mewujudkan pembangunan ini. Terimakasih Pak Wayan Koster, Saya cukup puas,” kata Komang Erik. Adanya larangan plastik sekali pakai di Kawasan Suci Pura Agung Besakih ini, kata Komang Erik ini adalah kebijakan cukup bagus. Saya sudah lihat pamedek yang sembahyang tidak ada lagi membawa plastik dan sampah plastik juga sudah mulai berkurang. “Pamedek juga sudah tertib membuang sampah pada tempat yang disediakan,” ungkapnya.

Baca Juga  Gubernur Koster: WHDI Bali Berperan Vital Jaga Adat dan Tradisi
sukasana
I Nyoman Sukasana. (Foto: ist)

I Nyoman Sukasana mengatakan Besakih yang sekarang sangat luar biasa, pembangunannya luar biasa, di samping itu juga pelayanannya luar biasa dalam artian tidak ribet seperti yang dulu lagi. Yang jelas untuk Besakih jaman sekarang sangat luar biasa kemajuannya di segala bidang, terutama parkirnya sangat lengkap. “Satu lagi, tentang sampah, Saya mengajak Krama Bali yang tangkil untuk bersama – sama memperhatikannya, agar Pura Agung Besakih lebih bersih lagi, walaupun sekarang sudah mulai ditertibkan masalah sampahnya. Saya pribadi mengucapkan terimakasih buat Gubernur Bali, Pak Wayan Koster atas usahanya yang sudah menata Kawasan Suci Pura Agung Besakih ini dengan luar biasa,” ujar I Nyoman Sukasana.

I Ketut Latra mengungkapkan saat ini parkir di Besakih sudah terlihat rapi, tertib dan tertata. Hal ini membuat kami merasa sangat bangga serta bersyukur atas program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Bali. “Kami mengucapkan banyak terimakasih ke Pak Gubernur Bali Wayan Koster. Kami sebagai lansia merasa dibantukan oleh adanya kendaraan buggy, sambil melihat suasana Besakih yang bagus seperti sekarang ini,” kata Ketut Latra.

made
Pak Made. (Foto; ist)

Sementara salah satu pamedek yang mengatasnamakan dirinya Bapak Made, secara spontan menyampaikan, tiang senang sekali ada mobil cas listrik buggy yang disediakan secara gratis untuk melayani anak – anak dan lansia. “Semoga kedepannya bisa semakin baik lagi pelayanan di Pura Agung Besakih, terimakasih Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster,” ungkapnya.

wayan
Sopir Bus Gugana Trans yang akrab dipanggil Pak Wayan dari Selemadeg. (Foto: ist)

Sedangkan Sopir Bus Gugana Trans yang akrab dipanggil Pak Wayan dari Selemadeg, Tabanan menyatakan penataan Parkir Kedungdung sudah sangat bagus, jauh dari sebelumnya. Sekarang lebih nyaman, lebih luas dan jalan dari Rendang ke Besakih sudah tidak ada kemacetan. “Kalau dulu setiap Karya di Besakih macetnya sampai wilayah Menanga, Rendang. Tetapi sekarang sudah bagus,” kata Pak Wayan seraya memberikan dua jempol kepada Gubernur Bali, Wayan Koster yang sudah memfasilitasi perbaiki Parkir Bus di Kedungdung. Suksma Pak Wayan Koster. (gs/bi)

Baca Juga  Tiga Ranperda Disetujui Dewan, Gubernur Koster Kembali Ajukan Lima Ranperda Baru

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Ngobrol Lebih Dekat, Kadisdikpora Badung Dengarkan Langsung Curhatan Guru di Safari Pendidikan

Published

on

By

safari pendidikan badung
MENYAPA: Kepala Disdikpora Kabupaten Badung, I Gusti Made Dwipayana saat menyapa para guru pada kegiatan Safari Pendidikan yang digelar di SMPN 5 Abiansemal, Jumat (8/5/2026). (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Di balik tugas mengajar dan tanggung jawab membentuk generasi muda, banyak guru menyimpan cerita yang jarang terdengar. Mulai dari tantangan di sekolah, kebutuhan fasilitas pendidikan, hingga harapan agar proses belajar mengajar bisa berjalan lebih maksimal.

Lewat Safari Pendidikan yang digelar di SMPN 5 Abiansemal, Jumat (8/5/2026), para guru akhirnya memiliki ruang untuk menyampaikan semuanya secara langsung kepada Kepala Disdikpora Kabupaten Badung, I Gusti Made Dwipayana.

Kegiatan yang diselenggarakan Disdikpora Badung bersama PGRI Kecamatan Abiansemal dalam rangka Hardiknas 2026 ini menjadi ajang dialog terbuka antara pemerintah dan tenaga pendidik. Tidak hanya hadir untuk menyapa, Kadisdikpora Badung juga duduk bersama para guru mendengarkan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.

Dalam sesi talkshow interaktif, para guru menyampaikan aspirasi mulai dari kondisi sarana prasarana sekolah, pola kerja di lingkungan pendidikan, hingga tantangan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar sekolah.

Kadisdikpora Badung, I Gusti Made Dwipayana, mengatakan Safari Pendidikan di Kecamatan Abiansemal menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan tenaga pendidik di lapangan.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan Safari Pendidikan di Kecamatan Abiansemal yang diselenggarakan oleh PGRI Kecamatan Abiansemal dan didukung oleh seluruh guru di Kabupaten Badung serta PGRI Badung. Dalam rangka memperingati Hardiknas, tadi pagi kegiatan diawali dengan bersih-bersih lingkungan di wilayah Desa Gerih dan dilanjutkan dengan talkshow. Di sesi ini saya ingin mendengar langsung keluh kesah para guru, apakah ada kendala di sekolah, persoalan sarana prasarana, ataupun masalah lainnya,” ujarnya.

Menurut Dwipayana, komunikasi langsung seperti ini penting agar pemerintah mengetahui kondisi nyata yang dihadapi para guru setiap hari. Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kerja sama yang kuat di lingkungan sekolah agar proses pembelajaran berjalan lebih baik.

Baca Juga  Gubernur Koster: WHDI Bali Berperan Vital Jaga Adat dan Tradisi

“Guru-guru harus menjadi tim yang solid di sekolah. Kepala sekolah harus mampu memanage teman-temannya agar bisa menjadi tim yang kuat sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang baik di sekolah. Selain itu, sekolah juga harus bisa menyatu dengan desa ataupun lingkungan di sekitarnya, karena sebagian besar sekolah berada di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Disdikpora Badung akan terus mendorong peningkatan kualitas guru agar mampu melahirkan generasi muda Badung yang unggul dan siap bersaing di masa depan.

“Kedepannya kita akan terus meningkatkan kualitas guru-guru di Kabupaten Badung sehingga mampu mendidik anak-anak Badung menjadi generasi unggul yang siap bersaing, baik di Kabupaten Badung maupun Bali secara umum,” tambahnya.

Selain talkshow, kegiatan Safari Pendidikan juga diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan di wilayah Desa Adat Gerih, penyerahan tanaman dari Ketua PGRI Abiansemal untuk Perbekel Desa Gerih dan Kepsek SMPN 5 Abiansemal, serta pemberian apresiasi kepada guru-guru yang mengikuti lomba di tingkat kecamatan, kabupaten hingga nasional.

Lewat kegiatan ini, Disdikpora Badung ingin menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya soal kurikulum dan ruang kelas. Mendengar guru, memahami keresahan mereka, lalu mencari solusi bersama juga menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan yang lebih kuat di Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Rancang Penataan Besar Kuta

Trotoar 4 Meter hingga Transportasi Listrik

Loading

Published

on

By

bupati adi arnawa
TINJAU LAPANGAN: Bupati Wayan Adi Arnawa saat meninjau langsung kondisi lapangan usai kegiatan Kurve Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan di Kelurahan Kuta, Jumat (8/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menegaskan komitmennya untuk merevitalisasi kawasan Kuta secara menyeluruh. Penataan ini mencakup pembenahan tata ruang, pengentasan kemacetan, hingga restorasi kawasan pantai guna mengembalikan citra Kuta sebagai ikon pariwisata dunia.

Hal tersebut ditegaskan Bupati saat meninjau langsung kondisi lapangan usai kegiatan Kurve Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan di Kelurahan Kuta, Jumat (8/5). Menurutnya, solusi tepat sasaran hanya bisa lahir dengan melihat realita di lapangan, bukan sekadar koordinasi di balik meja.

Pemkab Badung telah merancang transformasi besar ini untuk mulai dieksekusi pada tahun 2026. Fokus awalnya adalah menciptakan estetika kawasan yang rapi melalui pelebaran jalur pedestrian dan penataan kabel utilitas bawah tanah.

“Kita tidak bisa bekerja di atas meja saja, tetapi harus langsung ke lapangan melihat kondisi sebenarnya sekaligus menentukan langkah-langkah solusi yang harus dilakukan. Kita akan buat estetika kawasan ini secantik mungkin. Pedestrian akan diperlebar kurang lebih sampai 4 meter, dilengkapi taman dan landscape hijau sehingga suasananya nyaman dan layak menjadi kawasan tujuan wisata,” jelasnya.

Selain estetika, Bupati Adi Arnawa menyoroti kemacetan kronis yang dipicu oleh sempitnya ruas jalan dan maraknya parkir liar. Sebagai solusi, ia telah menginstruksikan jajaran terkait untuk segera menyediakan kantong-kantong parkir terpusat. Langkah ini akan diikuti dengan penerapan kawasan bebas parkir di sepanjang ruas jalan utama Kuta. Sebagai kompensasi mobilitas, Pemkab Badung berencana memperkenalkan sistem transportasi publik berbasis listrik.

“Dengan kondisi jalan yang sempit seperti sekarang, ditambah parkir liar di sepanjang jalan, tentu akan memperparah kemacetan. Ini yang akan kita tata. Saya sudah perintahkan Bapak Sekda untuk menyiapkan kantong-kantong parkir. Setelah itu baru kita berlakukan kawasan bebas parkir di sepanjang ruas jalan ini. Nanti akan ada jalur khusus transportasi publik listrik, mungkin dibuat dengan penanda warna tertentu. Jadi masyarakat maupun wisatawan bisa menikmati kawasan Kuta dengan lebih nyaman,” imbuhnya.

Baca Juga  DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Mengucapkan Rahajeng Tumpek Landep

Di sektor pesisir, penanganan abrasi menjadi prioritas utama. Saat ini, pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai sedang membangun breakwater dari wilayah Tuban hingga Kuta. Melengkapi hal tersebut, Pemkab Badung telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 250 miliar untuk melanjutkan penanganan abrasi hingga ke wilayah Canggu.

Rencana besarnya adalah membangun jalur pedestrian pesisir raksasa dengan lebar 8 meter yang menghubungkan Tuban hingga Canggu. Jalur ini nantinya akan memisahkan area jogging track dan jalur khusus sepeda listrik. “Setelah breakwater selesai dan pasir kembali ditata, pantai akan lebih lebar dan nyaman. Setelah itu kita rancang pedestrian pesisir dari Tuban sampai Canggu dirancang memiliki lebar hingga sekitar 8 meter dan dibagi menjadi jalur jogging track serta jalur sepeda listrik. Nantinya wisatawan maupun masyarakat dapat menikmati kawasan pesisir dengan sistem transportasi modern berbasis digital,” katanya.

Bupati Adi Arnawa meminta masyarakat untuk bersabar karena proses penataan ini akan dilakukan secara bertahap. Ia memastikan koordinasi dengan desa adat dan tokoh masyarakat akan terus diperkuat demi kesuksesan visi ini.

“Kita ingin mengembalikan Kuta seperti dulu, sebagai ikon pariwisata, turisme, dan surfing yang menjadi kebanggaan Bali,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Horeka Pilah Sampah, Bupati Badung Turun Langsung ke Kuta

Wabup Pantau Pengelolaan Sampah di Kelurahan Tuban

Loading

Published

on

By

bupati adi arnawa
AKSI PENGAWASAN: Bupati Wayan Adi Arnawa memimpin aksi Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan pada sektor Horeka serta sektor perdagangan di wilayah Kelurahan Kuta, Jumat (8/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin aksi Kurve Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan pada sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) serta sektor perdagangan di wilayah Kelurahan Kuta, Jumat (8/5). Di saat yang sama, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta juga memantau pelaksanaan kegiatan pengelolaan sampah di wilayah Kelurahan Tuban.

Hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung IB Surya Suamba bersama jajaran Kepala OPD, Camat Kuta D. Ngurah Bayudhewa, Lurah Kuta Putu Dedik Ardiana, serta jajaran TNI dan ASN di lingkungan Pemkab Badung.

Seusai kegiatan, Bupati Adi Arnawa menyampaikan bahwa secara umum wilayah Kuta sudah terlihat bersih. Meski demikian, ia mencatat masih adanya oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan di lokasi tertentu. Sebagai solusi, pihak Kelurahan Kuta telah menginisiasi titik penampungan sampah sementara di Kantor Kelurahan.

“Saya melihat di Kantor Lurah Kuta, upaya yang dilakukan oleh Lurah adalah mencoba mengedukasi masyarakat untuk memastikan bahwa sampah-sampah yang ada di Kuta ini memang sudah dipilah. Jadi, Bapak Lurah sudah menyiapkan tempat di Kantor Lurah sekaligus dia memastikan bahwa itu sudah dipilah. Dan dari pihak DLHK sudah siapkan truk yang standby untuk membawa sampah ke TPST,” ujarnya.

Bupati memberikan apresiasi kepada jajaran Kecamatan, Kelurahan, Kepala Lingkungan (Kaling), serta masyarakat Kuta yang mulai sadar akan pentingnya pemilahan sampah. Untuk mendukung gerakan ini, Pemkab Badung berkomitmen menyediakan infrastruktur penampungan sampah terpilah yang lebih memadai di Kelurahan Kuta.

“Dan sekaligus juga nanti kita akan siapkan petugas untuk memastikan bahwa sampah-sampah yang dibawa ke sana itu memang sudah-sudah terpilah. Sambil itu juga, kami juga sudah perintahkan tadi Lurah, untuk segera melaksanakan pemantauan secara rutin. Karena masyarakat masih nyari celah-celah untuk menempatkan sampah di pinggir jalan, yang mana tidak ada pengawasan. Karena seiring dengan itu, kita akan melakukan penegakan hukum. Penegakan hukum bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Baca Juga  Gubernur Koster: WHDI Bali Berperan Vital Jaga Adat dan Tradisi

Selain memantau lingkungan warga, Bupati Adi Arnawa beserta jajaran juga meninjau langsung beberapa unit usaha Horeka di wilayah Kuta. Berdasarkan pantauannya, sektor Horeka secara umum telah melakukan pemilahan sampah, meski belum sepenuhnya melakukan pengolahan secara mandiri di lokasi usaha.

“Harapan kita adalah semua Horeka itu mengolah sampah sendiri di tempat usahanya masing-masing, sehingga tidak perlu ada lagi membuang sampah ke TPST, atau ke TPA Suwung sudah tidak ada lagi, mudah-mudahan dengan kegiatan semacam ini rutin melakukan turun ke lapangan seperti ini kita langsung melihat situasi di lapangan,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca